Viral    Unik    Olahraga    Politik    Ekonomi    SelebNews    Pasang Iklan   
Cintaberita. Diberdayakan oleh Blogger.

Rekomendasi Posts



























Viral Pemandu Karoke Di Bunuh di Kamar Mandi Lalu di Cor



KENDAL - Begal yang juga pelaku pembunuhan sadis di Kendal, Didik (28), mengaku jengkel menjadi alasan di balik aksi kejinya. BERITA BOLA

Dilansir Tribun-Video.com berasal dari Tribun Jateng, peristiwa bermula kala Didik hendak menagih duit utang kepada korban, FA (24).

Menurut pernyataan Didik, FA justru berbicara kasar kala dimintai uang.

Didik yang jengkel langsung mencekik korban sampai kehabisan napas.

Pelaku lalu mengecor jasad korban untuk menyingkirkan bau dan jejak aksinya.

Sementara itu ibunda korban, Sumiyati, mengaku udah kehilangan anaknya sepanjang enam hari. AGEN IBCBET

FA meninggalkan dua anak yang biasa diasuh oleh ibundanya.

Semasa hidupnya, FA bekerja sebagai pemandu karaoke di Boja.

Diberitakan sebelumnya, Polres Kendal berniat menyelidiki tempat tinggal begalbernama Didik (28) di Puguh Boja, Kamis (16/8/2018) siang.

Berawal kala polisi berkunjung ke tempat tinggal pelaku untuk melacak barang bukti usai Didik membegal pada Jumat pagi.

Polisi mencurigai urugan pasir dan semen di kamar mandi belakang tempat tinggal pelaku. HOT GIRL

Setelah dibongkar, polisi justru mendapatkan jasad wanita tak berbusana yang udah dicor di bak kamar mandi.


Seorang Anak Di Bunuh Oleh Orang Tuanya Gara-gara Telat Pulang Saat Bermain




TONDANO - Kepolisian Resor Minahasa mengambil keputusan Fence Solambela (45) sebagai tersangka pembunuhan anaknya, Daud Solambela warga Desa Sendangan, Kakas, Minahasa pada Rabu (15/8/2018). agen togel terpercaya

Daud Solambela, bocah 7 tahun yang ditemukan tewas bersama pisau menancap di perutnya pada Minggu (12/8/2018).

Kapolres Minahasa, AKBP Christ Pusung mengungkapkan, tersangka berada di tempat tinggal duka pada Minggu kurang lebih pukul 13.00 Wita. Tersangka pulang ke tempat tinggal pukul 17.00 Wita dan melihat korban berada di dapur.

"Jamsu (Fence) segera mendorong anaknya bersama tangan kiri, supaya terlempar, jatuh dan terbentur di tembok," kata Christ Pusung didalam konferensi pers pada Rabu Siang.

Korban Daud pun pingsan sebab terbentur. Tersangka mengambil pisau di atas meja lantas mengangkat kaus korban dan menusuk perut korban.

"Membiarkan pisau tertancap di perut, lantas tersangka menggendeong anaknya keluar tempat tinggal smabil berteriak minta tolong," ungkapnya

Kapolres mengungkap hasil penyidikan, tersangka marah pada anaknya sebab bermain benar-benar lama di luar rumah.

"Berdasarkan fakta penyelidikan dan ditemukan alat bukti berbentuk hasil visum dan keterangan saksi dan pernyataan pelaku. Kami berasal dari kepolisian Polres Minahasa mengambil keputusan satu tersangka bersama nama Fence Sontje Solambela dengan sebutan lain Camsu," bebernya

Kapolres Minahasa mengungkap polisi menjerat tersangka bersama pasal 80 ayat 3 dan 4, Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 perihal Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 perihal Perlindungan Anak.

"Ancaman pidana paling lama 15 tahun dan denda Rp 3 miliar ditambah 1/3 andaikata dilakukan," katanya

Katanya polisi segera mengamankan tersangka untuk diperiksa usai pemakanan korban.

"Menurut hasil visum, korban ditusuk sebanyak dua kali. Mungkin cemas sebab anaknya telah pingsan atau bisa saja telah meninggal. dia laksanakan penusukan untuk laksanakan alibi baru. Bahwa anak ini mati dibunuh pelaku pencurian," paham kapolres.

Katanya polisi sejak awal mendengar informasi masalah selanjutnya kecelakaan. Adanya isu pembunuhan membuat dilakukannya autopsi.

Fakta kematian Daud Salombele:

1. Dilempar lantas ditikam

Dari keterangan AKBP Christ Pusung sebelum saat menghabisi nyawa korban, tersangka yang tak lain ayah kandung korban sempat melempar korban.

Saat membentur diding beton korban pingsan, tersangka lantas mengambil pisau di atas meja dan menikam perut korban.

2. Bersandiwara

Saat melihat korban telah tak sadarkan diri, tersangka berlari ke luar tempat tinggal sambil menggendong korban dan menghendaki tolong.

Pelaku bersandiwara seakan anaknya ditemukan didalam keadaan telah meninggal dunia. bandar togel terpercaya

3. Dilarikan ke tempat tinggal sakit

Usai melancarkan aksinya tersangka membawa korban menuju tempat tinggal sakit, sebelum saat akhirnya pilih untuk laksanakan otopsi

Saat dijalankan outopsi tersangka berjaga di area pemulasan jenazah RSUP kandou Malalayang

4. Buat skenario

Penusukan yang dijalankan tersangka sebagai alibi baru bahwa korban tewas sebab pelaku pencurian.

Bahkan tersangka membuktikan ada duit Rp 200 ribu hilang.

Tersangka mencoba menghilangkan jekak bersama menikam perut korban untuk meyakinkan korban telah tewas.

5. Marah sebab telat pulang

Dari pernyataan tersangka, penyabab ia membunuh anak kandungnya cuma sebab telat pulang bermain.

Biasanya korban tak pernah pulang sampai sore hari. 
Saat hari naas tersebut, tersangka kesal sebab korban pulang telah sore hari.

6. Akan periksa kejiwaan tersangka

Menurut Kapolres selanjutnya pihaknya akan laksanakan pengecekan kejiwaan tersangka yang tak lain ayah kandung korban.

7. Tersangka Emosi

Dari pengakuaannya tersangka mengaku emosi melihat perbuatan anaknya.

Tak ada motif lain, ia mengaku cuma emosi sampai pilih membunuh anak kandungnya sendiri. togel online

Ma'ruf Amin Akan Kirim Tim untuk Selidiki Dugaan Aliran Sesat yanSaat ini Sedang Viral




Kelompok 'Kerajaan Ubur-Ubur' viral di fasilitas sosial hingga menghebohkan, apalagi meresahkan warga.

Kelompok warga di Serang, Banten itu dianggap aliran sesat, seprti dilansir Tribun-Video.com dari Tribunnews.com.

Kelompok tersebut didirikan pasutri Rudi Aisyah dan dipimpin oleh Halim.

Terkait kabar 'Kerajaan Ubur-Ubur' Ini, Ketua MUI Ma'ruf Amin menyatakan pihaknya bakal jalankan pemeriksaan. agen togel hongkong

"Nanti dipelajari dulu. Nanti kita kirim tim ya ke tempatnya," ujar Ma'ruf di Kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, Senen, Jakarta Pusat, Kamis (16/8/2018).

Namun, Ma'ruf belum sanggup meyakinkan apakah ajaran 'Kerajaan Ubur-Ubur' juga penodaan agama.

"Belum, belum. Kan' mesti dipelajari pernah seperti apa," kata Ma'ruf.

Dari informasi yang didapatkan kepolisian, markas 'Kerajaan Ubur-Ubur' kerap disambangi pengikutnya setiap malam Jumat hingga Jumat pagi. agen togel terpercaya

Video : 


Tewas Saat Berkelahi Di Sel Tahanan, Polda Kasel Begini Tanggapannnya




BANJARMASIN - Perkelahian antartahanan Polda Kalimantan Selatan terjadi di sel area Perawatan Tahanan dan Barang Bukti (Tahti) di Jalan DI Panjaitan, Banjarmasin Tengah, Minggu (12/8/2018) . Agen Poker Terpercaya

Dalam perkelahian ini, satu tahanan bernama Rahmadi dengan sebutan lain Encek diduga terluka dan lantas meninggal.

Belum diketahui penyebab tentu terjadinya perkelahian berdarah ini yang terjadi Minggu (12/8/2018).

Begitu terjadi perkelahian petugas Tahti segera mendekati sel dan melerai.

Kabarnya Rahmadi dengan sebutan lain Encek terluka dan dilarikan ke RS. Agen Casino Terpercaya

Diduga lukanya kronis ia lantas meninggal.

Kabid Humas Polda Kalsel AKBP M Rifai yang dikonfirmasi Rabu (15/8/2018) pagi tak mengelak ada perihal ini ,

"Ya perkelahian antar tahanan persoalan narkoba," ucap Rifaii yang tengah berada di Manado dikala dihubungi via WA. Bandar Bola

Ia pun tak membantah didalam perihal ini satu tahanan tewas atas nama Rahmadi dengan sebutan lain Encek.


Berita Heboh, Seorang Anak Tega Habisi Nyawa Orang Tuanya

foto : anggota oknum polisi sedang selidiki di rumah kejadian korban



TANJUNGPINANG - Percekcokan seorang anak dan bapaknya menghebohkan di Perumahan Hang Tuah Permai Tanjungpinang Timur. AGEN BOLA

akibat cekcok itu tersebut, sang ayah dilarikan ke rumah sakit.

Ada yang menyebut sang ayah tewas, namun belum terkonfirmasi dari pihak terkait.

Seorang warga menyebutkan, sang ayah yang dikenal bernama Ismail (70) itu terlibat perkelahian bersama anaknya terhadap Selasa sore lebih kurang pukul 16.30 WIB. PREDIKSI PERTANDINGAN

"Ia tadi meninggal bapaknya. Tadi sempat kelahi dekat rumah," kata seorang warga, tetangga Korban, Rabu (15/8/2018).

Di tempat perihal perkaran, Polres Tanjungpinang sedang lakukan olah TKP kejadian.

Kasat Reskrim bersama sejumlah anggota kepolisian nampak berada di lokasi kejadian.

Polisi telah memasang garis polisi. LIVE SCORE

Pelaku dikabarkan terhitung telah diamankan Polres Tanjungpinang .


Seorang Bocah 2,5 Tahun di Sukabumi Hisap 2 Bungkus Rokok Sehari

foto : ilustrasi


Seorang anak di Sukabumi, Jawa Barat, R (2,5 tahun), diduga kecanduan rokok.

Bila sehari saja tidak mengisap rokok, anak bungsu pasangan Misbahudin (36) dengan Maryati (35) warga Desa Tenjojaya, Kecamatan Cibadak, ini bisa mengamuk seharian. SAKONG ONLINE

"Dalam sehari bisa menghabiskan hingga dua bungkus rokok," ungkap Maryati waktu ditemui di rumahnya, Rabu (15/8/2018) siang.

Dia menuturkan, sekiranya anak bungsunya berharap rokok lalu tidak diberi, ia dapat langsung marah dan ngamuk. Ia baru berhenti setelah diberi rokok.

"Selain merokok, anak aku juga bahagia ngopi. Tapi kopinya yang mocacino," tutur dia.

"Sudah teratur tiap-tiap pagi perlu tersedia kopi sama rokok," sambungnya.

Anak bungsu dari empat bersaudara ini menjadi diketahui merokok kira-kira 1,5 bulan yang lalu. Saat itu, anak lelaki hanya satu tersebut berharap rokok.

"Sambil bawa-bawa puntung rokok, tiba-tiba minta rokok. Saat itu aku kaget sekali," ujar Maryati.

"Waktu itu tetap minta rokok, dan gak dikasih akhirnya marah-marah," ucapnya.

Mengetahui anaknya tetap kecanduan merokok dan ngopi, Maryati berharap tradisi orang dewasa yang diikuti anaknya bisa secepatnya berhenti. DOMINO99

"Ya, menghendaki sekali anak aku bisa berhenti merokok dan ngopi, namun gak memahami bagaimana," ingin dia.

Takut pamannya

Meskipun kecanduan merokok, ternyata anak balita ini kuatir pada pamannya. Terlebih sekiranya ketahuan tengah mengisap rokok langsung dimatikan atau dibuang dan kabur langsung bersembunyi.

"Kalau kelihatan sama saya, dia takut. Malah rokoknya dibuang dan langsung sembunyi," aku pamannya, Epi Sumpena (38).

"Saya juga sering melarang jika tepat memandang keponakan aku merokok," sambung dia.

Rumah pasangan Misbahudin yang sehari-hari bekerja sebagai buruh perusahaan pekapuran dengan Maryati itu terkandung sebuah warung kecil.

Warungnya menjajakan berbagai model jajanan makanan ringan. Lokasi rumah simple ini terdapat di kira-kira perkebunan karet yang jarang penduduk. POKER ONLINE

Untuk capai lokasi perlu melalui jalan berbatu sepanjang 1 kilometer dari Kantor Desa Tenjojaya.

Tak Lupa Dengan Pembanguna Rumah Zohri, Jokowi Sempatkan Waktu Untuk Berkunjung



Presiden Joko Widodo meluangkan diri mendatangi tempat tinggal atlet lari asal Lombok, Lalu Muhammad Zohri yang tengah direnovasi. AGEN DOMINO

Hal berikut dijalankan Jokowi di sela peninjauan sejumlah titik pengungsian pascagempa di Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (15/7/2018) pagi.

Wow berasal dari unggahan Jokowi di akun Instagram @jokowi, sang presiden menuliskan, waktu gempa bumi mengguncang Lombok Utara, Zohri tengah berada di Jakarta untuk bersiap mengikuti Asian Games 2018.


Beruntung, tempat tinggal Zohri yang terdapat di dekat pusat gempa di Desa Pemenang Barat, tidak mengalami kerusakan.

Jokowi juga menjelaskan, tempat tinggal berikut dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama dengan TNI sebagai penghargaan atas prestasi Zohri. DOMINO99

Seperti diketahui, Zohri mengharumkan nama Indonesia bersama dengan menjadi juara dunia lari 100 mtr. di kejuaraan atletik dunia U-20 di Finlandia sebagian waktu lalu.

Jokowi, melalui captionnya, juga menuliskan harapannya sehingga Zohri selamanya bisa menorehkan prestasi di tengah bencana yang melanda Lombok.


Semoga Zohri selamanya bisa menorehkan prestasi di tengah duka yang melanda kampung halamannya," tulis @jokowi, Rabu (15/7/2018). DOMINO KIUKIU


Gara-gara Hutang Narkoba, 6 Orang di Bakar Hidup-hidup

foto : ilustrasi


Gara-gara pinjaman narkoba sebesar Rp 10 juta, kartel narkoba di Makassar nekat membakar hidup-hidup 6 orang yang merupakan satu keluarga pas sedang tertidur pulas di dalam rumahnya di Jl Tinumbu. AGEN POKER

Kepala Polrestabes Makassar Kombes Polisi Irwan Anwar dalam keterangannya, Rabu (15/8/2018) mengatakan, otak pembakaran tiga tempat tinggal di Jl Tinumbu yang menewaskan 6 orang masih ditahan di Lapas Kelas 1 Makassar tentang persoalan pembunuhan.

Terpidana Akbar Ampuh (32) yang ditahan di dalam penjara memerintahkan anak buahnya yang berada di luar untuk menagih pinjaman narkoba dan melaksanakan pembakaran.

“Akbar memerintahkan anak buahnya Andi Ilham Agsari dan Rahman dengan kata lain Appang yang masih buron untuk menagih pinjaman hasil penjualan narkoba sebesar Rp 10 juta kepada Muhammad Fahri dengan kata lain Desta yang merupakan keliru satu berasal dari 6 korban tewas.

Fahri tidak mau membayar utangnya,” katanya. DOMINO ONLINE

Irwan melanjutkan, Fahri tidak mau membayar pinjaman narkobanya sebesar Rp 10 juta sehingga bersembunyi ke tempat tinggal kakeknya yang terletak tidak jauh berasal dari rumahnya.

Namun keberadaan Fahri diketahui, orang suruhan Akbar pun melaksanakan pembakaran rumah.

“Di dalam tempat tinggal itu, ada 6 orang satu keluarga yang sedang tidur pulas tewas terpanggang. Termasuk Fahri yang membawa pinjaman narkoba terhadap Akbar.

Lima orang pelaku pembakaran tempat tinggal tiap-tiap Akbar Ampuh (32), Andi Ilham Agsari (23), Wandi (23), Haidir Muttalib (25) dan Riswan Idris (23) sudah ditangkap dan ditahan di sel Markas Polrestabes Makassar,” tegas Irwan.

Sebelumnya sudah diberitakan, tiga tempat tinggal hangus terbakar di Jl Tinumbu, Senin (6/8/2018) kurang lebih pukul 03.45 Wita. Dari kejadian itu, enam warga masih satu keluarga dalam satu tempat tinggal tewas terpanggang. AGEN DOMINO

Mereka terdiri berasal dari kakek, nenek, sepupu dan cucu, H Sanusi (70), Hj Bondeng (60), Hj Musdalifa, (40) Namira Ramadina (21), Muhammad Fahri (25) dan Ijas (5).


Terbongkar Remaja-remaja Putri Terbangun Dengan Tak Berbusana

foto : ilustrasi


"Matahari terbit perlahan untuk kami setiap paginya," kata seorang anak perempuan yang diselamatkan dari panti asuhan di negara bagian Bihar, India kepada seorang penyidik baru-baru ini. Togel Online

Dia manfaatkan ke-2 tangannya untuk menyebabkan bentuk mangkuk dan tersenyum dengan lemas.

Pagi hari berubah menjadi senja, tapi di di dalam tempat tinggal tanpa jendela dan lembab, malam hari sepertinya tidak pernah berakhir.


Pengunjung tidak dikenal, katanya, sering kali nampak di dalam kegelapan dan menyerangnya secara seksual.

Dia adalah satu dari 44 anak perempuan, berumur tujuh hingga 17 tahun yang tinggal di tempat tinggal tiga tingkat di gang pengap di Muzaffarpur, kota jorok yang populer bakal busana murah, gelang pernis dan kejahatan terorganisir.

Mereka adalah yatim piatu, pelarian, korban perdagangan dan warga terbuang dari keliru satu negara bagian termiskin India, di mana 46% penduduknya berumur di bawah 17 tahun.

Pada suatu sore tanggal 30 Mei, para pejabat tiba di tempat tinggal itu dan meminta anak-anak itu keluar.

Mereka berbaris tanpa nada memasuki truk polisi, yang mempunyai mereka ke tiga panti lainnya di area yang berbeda.

Kekhawatiran nampak pada bulan Maret ketika para pejabat terima laporan 100 halaman berkenaan situasi panti asuhan di Bihar dari Tata Institute of Social Sciences (TISS), keliru satu sekolah pengetahuan sosial paling baik India.

Delapan peneliti dari sekolah di Mumbai selanjutnya menghabiskan kala enam bulan di 38 distrik, datang ke 110 panti asuhan, yang sebagain besar, 71 buah adalah area untuk anak-anak. Mereka termasuk datang ke tempat tinggal jompo dan pusat pengangkatan anak.

Laporan rahasia, yang sebagian sempat dicermati penulis, perlihatkan situasi di panti Muzaffarpur, yang dijalankan pemilik surat kabar setempat, Brajesh Thakur, "menyedihkan" dan dijalankan dengan "cara yang terlalu harus dipertanyakan".

Laporan perlihatkan anak-anak perempuan "tidak bisa berada di area terbuka dan bisa dikatakan disekap di aula kecuali kala mereka menyita makanan di kantin".

Yang lebih mengganggu, sejumlah anak perempuan melaporkan diri mereka diserang secara seksual dan mengalami kekerasan di di dalam panti.

Sekarang polisi menjadi menanyai mereka. Yang mereka ungkapkan adalah sebuah cerita mengerikan di mana mereka yang seharusnya menjaga justru menjadi pemangsa.

Terbangun dengan 1/2 telanjang

Kebanyakan penghuni berumur 12 hingga 16 tahun. Para penyelidik dikejutkan dengan "keanehan tingkah laku mereka".

Mereka tertawa dan menangis pada kala yang mirip dan sesudah itu tiba-tiba terdiam. Empat belas anak sepertinya terganggu jiwanya atau terlalu depresi.

Terdapat cukup makanan di panti tersebut, tapi biasanya anak perempuan nampak kelaparan.

Mereka sakit radang paru-paru dan kulit. Sebagian menyakiti diri, menyilet tubuh dengan manfaatkan rautan pensil. Agen Togel Online Terpercaya

"Sebagian anak perempuan," kata keliru satu penyelidik Jyoti Kumar kepada saya," mempunyai 20-25 luka di tubuh mereka".

"Saat malam tiba, kasus utama kami dimulai," kata keliru seorang anak.

Dilaporkan bahwa orang yang seharusnya menjaga mereka justru meracuni makanan dengan obat tidur.

Para pria dari luar, sebagian besar dengan pemberian Thakur, menyelinap ke kamar dan memperkosa, tuduh para anak perempuan itu.

"Kami menjadi tidak memahami atau segera tertidur. Besok paginya, kami sering kali terbangun di dalam situasi 1/2 telanjang, badan kami menjadi sakit," kata seorang anak ke penyelidik.

"Dan para perawat perempuan bakal saling berbisik, 'Lihat mereka sudah menghabisinya'."

Salah satu anak perempuan menyebutkan dirinya menjadi sakit kala para ibu perawat memintanya "memasuki kamar Thakur" yang tinggal bersebelahan.

Rekannya menyebutkan pria yang mirip menendang perutnya.

Ketika dokter memeriksa, mereka mendapatkan 34 dari 42 anak di bawah usia "kemungkinan sudah melakukan hubungan seksual".

Polisi segera bertindak. Selama dua minggu ke depan, mereka menangkap Thakur dan sembilan orang lainnya.

Tujuh orang terduga pelaku adalah perawat perempuan dan konselor yang bekerja di tempat tinggal itu.

Petugas pemberian anak termasuk ditangkap dan polisi menyebutkan mereka tetap melacak seorang petugas, yang memimpin dewan kesejahteraan anak yang sudah melarikan diri.

Banyak anak mengeluh sebab mereka tidak diberikan pakaian, obat dan peralatan mandi.

Mereka diberikan makanan yang jelek kualitasnya dan dipaksa tidur di lantai. Banyak panti bahkan tidak menyimpan obat-obatan.

Di panti asuhan anak laki-laki, penghuninya dilaporkan dipukuli dan dilecehkan para satpam dan perawat.

Laporan perlihatkan para pegawai memandang dirinya berhak memukuli mereka kecuali anak-anak menjadi "nakal" atau "berusaha melarikan diri".

Pada sebuah panti asuhan, dilaporkan anak laki-laki dipaksa memasak dan bekerja untuk para manajer, yang tinggal di area yang sama.

Di panti asuhan yang lain, seorang anak laki-laki bisu tuli perlihatkan "bekas luka lebih tujuh sentimeter di pipinya sebab dirinya dipukul pengawas sebab menolak memasak untuknya".

Seorang anak laki-laki berumur tujuh tahun yang bisu tuli menyebutkan kepada peneliti alat bantu dengarnya direnggut staf. "Dia meminta kami untuk meminta ulang alat tersebut."

Menolak bertindak

Protes meluas mengenai dugaan penyiksaan kepada anak-anak panti asuhan Muzaffarpur sudah mempermalukan pemerintahan di Bihar, yang dijalankan oleh kelompok nasionalis Hindu BJP dan kelompok setempat yang kuat bernama Janata Dal (United)

Menteri utama Nitish Kumar menjanjikan dilakukannya reformasi menyeluruh panti asuhan.

Dia memberhentikan kala puluhan pejabat, dan menyebutkan pemerintah bakal menyita alih panti.

Hanya tujuh panti asuhan negara bagian yang diakui dijalankan dengan baik, menurut dokumen internal.

Di Delhi, pemerintah federal menjanjikan audit semua panti asuhan anak, yang berjumlah 9.000 di India.

Tetapi tindakan ini saja tidak cukup untuk menumbuhkan keyakinan masyarakat.

Setiap distrik di India memiliki seorang petugas pemberian anak, dewan kesejahteraan anak dan badan keadilan anak yang memiliki wewenang menempatkan anak di panti asuhan.

Pejabat senior distrik diberikan mandat untuk melakukan kontrol panti secara teratur.

Salah satu laporan menyebutkan, panti asuhan Muzaffarpur sudah diperiksa puluhan kali di dalam sebagian tahun terakhir, tapi tidak seorangpun mendapatkan pelanggaran - atau menolak untuk menindak.

Ketika Pankaj Sinha, bagian Komisi Hak Anak Bihar, datang ke panti pada musim dingin tahun lalu. Mereka mendapatkan anak-anak yang "suram dan lesu".

"Tempat selanjutnya mirip penjara," katanya kepada saya. "Sehingga kami meminta para pejabat untuk mengeluarkan anak-anak dari area itu."

Tidak ada tindakan yang diambil.

Para peneliti mendapatkan buku catatan penjara pada tumpukan catatan palsu pertemuan harus dengan anak-anak yang tidak pernah terjadi.

Kotak keluhan penuh dengan surat yang tidak diakses dari para napi anak yang mengeluhkan pemukulan dan penyiksaan.

Di Muzaffarpur, dua petugas pemberian anak - keliru satunya yang polisi katakan sudah melarikan diri - adalah terdakwa utama.

Istri petugas pemberian anak yang diduga melakukan pelanggaran yang ditangkap, menyebutkan suami dari seorang menteri pemerintah seringkali melakukan pemeriksaan. Namun menteri itu sendiri sudah mengundurkan diri minggu ini. Agen Togel Online

"Inilah bukti kegagalan India di dalam menangani anak-anak," seorang penyelidik yang seringkali mempunyai anak-anak ke panti, tapi tidak pernah diizinkan masuk, menyebutkan kepada saya.

"Tingkat kekejaman, kebejatan dan kolusi para petugas di dalam menyiksa anak-anak tidak bisa terbayangkan."

 
Copyright © 2014 Cinta Berita. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger