Viral    Unik    Olahraga    Politik    Ekonomi    SelebNews    Pasang Iklan    FILM   

Rekomendasi Posts





















Kisah Polwan Menyaru Jadi PSK, Mengaku Risih Dandan Seksi, Kaget Bosnya Orang Terkenal



CINTABERITA - Masih ingat aksi polwan cantik Rochana Sulistyaningrum dan Mira Indah Cahyani yang menyamar menjadi PSK?

Rochana Sulistyaningrum telah naik pangkat menjadi komisaris polisi (kompol).

Kala masih berpangkat AKP (ajun komisaris polisi), Rochana dan Mira yang saat it bripda (brigadir dua) melakukan penyamaran.

Kapolsek perempuan dan seorang polwan cantik melakukan penyamaran, membongkar kasus perdagangan perempuan yang berkedok Warung Kopi Kuro-Kuro di Dukuh Rames, Desa Sukoharjo, Kecamatan Wedarijaksa, Pati, Jawa Tengah.

Dalam penyamaran itu, Rochana diyakinkan oleh pegawai warung kopi masih laku namun relatif murah hanya Rp 50.000 sekali kencan.

“Kalau saya ditawarkan ke brondong, paling dikasih jajannya (istilah uang bayaran) Rp 50.000. Kalau Bripda Mira kan tubuhnya bagus, kemarin ditawar bisa dapat Rp 350.000 sekali kencan,” ujar Rochana kala itu.

Berikut ini selengkapnya pengalaman penyamaran sang polwan cantik.

Dandan seksi, ditawar pelanggan

Tanpa ragu, dua polwan cantik ini menyamar jadi PSK (pekerja seks komersil), melakoni kehidupan malam.

Penyamaran polwan ini membuktikan bahwa posisi polwan setara dengan polisi pria.

Meski secara fisik berbeda, namun tugasnya sama berat.

Dua polwan cantik ini turun langsung, menyamar 'melakoni' kehidupan gelap itu.

AKP Rochana Sulistyaningrum dan Bripda Mira Indah Cahyani bergerak secara rapi dan terencana.


suka bermain poker .... gabung aja disini di jamin aman dan terpercaya se-indonesia banyak bonus-bonus menarik disini hanya minimal deposit 25.000 kamu bisa bermain sesuka kamu .. buruan gabung  tunggu apa lagi ....!


AGEN POKER |  AGEN DOMINO99 |  DOMINO ONLINE 

Dalam kehidupan malam, prostitusi dan narkoba bagaikan dua mata koin yang sulit dipisahkan.

Di beberapa tempat, bahkan ada yang sampai hati memperkerjakan anak di bawah umur untuk menjadi seorang penjaja seks.

Saat itu, Kapolsek Wedarijaksa, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, AKP Rochana Sulistyaningrum menyamar menjadi PSK.

Sasaran pertama, yaitu Warung Kopi Kuro-Kuro di Dukuh Rames, Desa Sukoharjo.

Sepekan sebelum melakukan penggerebekan, AKP Rochana bergerak sendiri.

Dia menelusuri bisnis esek-esek terselubung itu.

Dengan berkendara sepeda motor, Rochana yang berpakaian preman mulai bertanya-tanya kepada warga sekitar.

Ia bercengkerama dengan orang yang ada di dalam Warung Kopi Kuro-Kuro.

Ternyata, bangunan tersebut bagian depannya digunakan untuk jualan kopi dan makanan, sebagai modus saja.

Sehingga warga hanya tahu itu warung kopi.

Pemiliknya cukup rapi mengelabuhi, karena hanya orang tertentu yang bisa menikmati bisnis esek-esek tersebut.
]
Dandan mempercantik diri

Ilustrasi polwan cantik Bripda Ginda Oktarina dari Polres Tulangbawang, Lampung yang kerap berurusan dengan begal

Sehari sebelum penyergapan, wanita berhijab itu kemudian memutuskan untuk menyaru supaya bisa bercengkerama dengan orang yang ada di dalam warung kopi Kuro-Kuro.

Untuk memuluskan penyamaran, AKP Rochana lantas mempercantik diri.

Dia juga mengajak seorang anggotanya bernama Bripda Mira Indah Cahyani (21).

"Mira, kamu jangan pulang dulu, nanti malam ada kegiatan. Tolong kamu jangan bilang anggota lain. Sore ini saya mandi di kantor dan selanjutnya antar saya ke salon," ujar Rochana.

Rochana kemudian menyampaikan perihal rencana penyamaran itu kepada Mira.

Dengan membonceng Mira mengendarai motor matik, mereka berangkat menuju salon di wilayah Pati.

Awalnya kedua polwan ini sempat canggung karena harus mengubah kebiasaan dengan berdandan seksi. Namun, semua itu terpaksa dikesampingkan demi tugas mulia.

Dengan membonceng Mira mengendarai motor matik, mereka berangkat menuju salon di wilayah Pati.

Awalnya kedua polwan ini sempat canggung karena harus mengubah kebiasaan dengan berdandan seksi. Namun, semua itu terpaksa dikesampingkan demi tugas mulia.

Risih berpakaian Minim

Ilustrasi Brigadir Popy (kanan) dan Bripda Fitria (berjilbab) dua polwan yang sempat menyamar sebagai PSK di Bali(Ari Maulana karang/Kompas.com)

"Mira sempat risih karena saya suruh berganti kaus minim dan hotpant. Begitu juga saya yang memutuskan mengenakan daster dan melepas hijab. Tapi it's okay, inilah tugas yang harus kita emban," jelas Rochana.

Rambut kedua polwan ini pun didandani ala kekinian.

Bripda Mira harus mengenakan rambut palsu karena rambutnya pendek.

"Saya juga minta Mira memakai topi. Kaus, hotpant serta topi itu milik anak saya," tuturnya.

"Kalau saya yang berdandan seperti anak muda kan lucu. saya pakai daster saja," ungkap AKP Rochana sambil tertawa.

Kaget saat ketemu bos wanita PSK

Kisah Rochana & Mira Indah, Polwan Menyaru Jadi PSK, Risih Dandan Seksi, Kaget Bosnya Orang Terkenal

Rampung berdandan, kedua polwan tanpa berbekal senjata api (senpi) ini bergegas menuju warung kopi Kuro-Kuro.

Motor matik diparkir di depan lokasi.

Rochana dan Mira masuk warung kopi itu sehabis magrib dan kondisi sepi.

Mereka masuk warung untuk mengawali aksi penyamaran.

Keduanya mengaku sebagai sesama kerabat dengan status janda yang membutuhkan pekerjaan.

Setelah bertemu dengan seorang wanita berpakaian seksi, merekal mengutarakan niat bekerja di sana.

Rochana dan Mira bergantian memelas dan merayu, hingga wanita PSK itu memanggil bosnya.

Akhirnya Woro Wiranti (34), wanita pemilik bisnis prostitusi itu, keluar dari kamar menemui keduanya.

Namun saat melihat wajah Woro, AKP Rochana membuatnya kaget.

"Saya kaget bukan kepalang begitu bosnya keluar. Ternyata ia biduan dangdut yang sering ketemu di panggung saat saya berjaga mengamankan," tuturnya.

"Kami pernah saling menyapa dan bertatap muka. Saat itu saya hanya berdoa semoga penyamaran lancar. Alhamdulillah ia tak mengenali saya," kata Rochana yang masuk Secaba Polwan pada 1987.

Setelah mengobrol selama beberapa jam sembari menikmati secangkir kopi, bos warung kopi Kuro-Kuro selaku mucikari itu akhirnya memberikan kode lampu hijau.

AKP Rochana dan Bripda Mira Indah Cahyani diterima bekerja.

Namun, pekerjaan itu dengan syarat keduanya harus senantiasa berpenampilan aduhai yang mengundang syahwat lelaki.

Mereka berdua diharuskan berangkat bekerja mulai pagi pukul 09.00 WIB.

"Besok langsung kerja aja layani tamu berkaraoke. Jika tamu minta esek-esek layani saja. Ada satu room karaoke dan dua kamar. Oh iya kamu jangan pakai daster lagi. Kalau siang banyak bos-bos berkumpul di sini. Ada bos ketela, bos ikan, dan bos tepung. Kalau habis magrib sudah sepi," kata Rochana menirukan ucapan bos PSK itu.




Ayah Bejat Babak Belur Dihajar Warga karena Tega Mencabuli Putrinya Sendiri Yang Berusia 16 Tahun



CINTABERITA - Seorang ayah bejat inisial N (43) warga Desa Mumbu, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB) tega mencabuli anak kandungnya yang masih pelajar, E (16).

N diduga melakukan upaya pencabulan terhadap anaknya pada Sabtu (31/5/2020).

Insiden itu diketahui salah satu tetangga korban.

Tetangga tersebut melaporkan hal itu kepada paman korban, Syarifuddin. 

Kapolsek Woja Ipda Abdul Haris mengatakan, setelah mendapatkan informasi itu, Syarifuddin memanggil korban.

"Dan menanyakan atas perbuatan yang dilakukan oleh ayah korban," kata Haris lewat keterangan tertulis yang diterima, Rabu (3/6/2020).

Ayah Babak Belur Diamuk Warga Setelah Ketahuan Berulang Kali ...

Kepada sang paman, korban E (16) mengaku telah disetubuhi sebanyak dua kali.

Perbuatan itu dilakukan sekitar empat tahun lalu.

"Korban menerangkan bahwa pelaku melakukan pencabulan terhadap korban waktu masih tinggal di Kalimantan pada tahun 2016 sebanyak dua kali," kata dia.

Pada 2017, korban bersama kedua orangtuanya pulang ke kampung halaman di Dusun Mumbu, Desa Dompu.

Namun, N kembali melakukan upaya pencabulan terhadap korban pada Sabtu (31/5/2020).

suka bermain poker .... gabung aja disini di jamin aman dan terpercaya se-indonesia banyak bonus-bonus menarik disini hanya minimal deposit 25.000 kamu bisa bermain sesuka kamu .. buruan gabung tunggu apa lagi ....! 


BANDAR DOMINO99 |  AGEN BANDARQ | AGEN POKER 

Tapi korban sudah mulai memberontak. Hal itu karena sudah mulai beranjak dewasa.

Setelah mendapatkan keterangan korban, Syarifuddin mendatangi rumah pelaku bersama sejumlah warga pada Selasa (2/6/2020) malam.

Syarifuddin dan warga yang marah langsung memukuli korban.

Insiden itu diketahui anggota dari Polsek Woja.

Tim yang datang ke tempat kejadian perkara (TKP) langsung mengamankan pelaku dari amukan massa.

Saat polisi tiba di TKP, massa telah mengelilingi rumah pelaku.

Pelaku pun telah babak belur dipukuli dan bersimbah darah.

Saat ini, pelaku telah ditangkap dan dibawa ke Polres Dompu.

Bermodal Wajah Ganteng Dan Seragam Polisi Pemuda Ini Kencani Belasan Cewek di Hotel



CINTABERITA - Pemuda ganteng berseragam polisi berhasil kencani belasan cewek di hotel di Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), yang berujung aksi penipuan dan pencurian.

Di Jakarta sebelumnya, 5 pria polisi gadungan juga menipu seorang pemuda dengan menggunakan mobil modifikasi mirip kendaraan dinas Polri untuk meyakinkan korbannya.

Para polisi abal-abal itu sudah ditangkap dan kini meringkuk di balik jeruji besi.

Bermodalkan wajah ganteng dan kartu anggota palsu, HES atau Haryadi (24) warga Lorong Masjid, Kecamatan Seberang Ulu I, Palembang, berhasil mengencani belasan perempuan dan membawa kabur handphone serta barang beharga milik korban-korbannya.

Perbuatan tersangka tersebut terbongkar, setelah ia ditangkap oleh Polsek Kalidoni, Palembang usai dilaporkan oleh korban inisial TM (35), pada Selasa (02/06/2020).

Kapolsek Kalidoni Palembang, AKP Irene mengatakan, modus yang digunakan tersangka berpura-pura menjadi seorang anggota polisi.

Lalu, mereka mencari korban dengan menggunakan aplikasi chatting.

Korban dibawa ke hotel untuk berkencan.

Setelah korban terbuai bujuk rayu tersangka, mereka selanjutnya dibawa ke hotel maupun penginapan untuk kencan.

"Untuk meyakinkan korban, pelaku juga mengirimkan foto Kartu Tanda Anggota (KTA) polisi palsu," kata Irene saat gelar perkara, Rabu (3/6/2020).

Irene mengungkapkan, saat berkencan, pelaku telah lebih dulu menyiapkan kamar sebelum korban datang.

Biasanya, mereka membuka dua kamar, di mana satu kamar lagi digunakan oleh teman pelaku inisial RS (DPO).

"Setelah korban lengah, handphone atau barang berharga lainnya diambil oleh rekan pelaku yang ada di kamar sebelahnya.

Ketika korban tertidur pelaku ini langsung kabur," ujar Kapolsek.

Sementara itu, pengakuan tersangka HES, dalam aksinya tersebut ia bertugas untuk mencari korban melalui aplikasi chatting.

Setelah itu, rekannya RS akan memesan dua kamar setelah korban sepakat untuk kencan.

"RS yang ambil barang, saya mengalihkan korban," ujarnya.

Haryadi menjelaskan, KTA anggota polisi itu ia buat sendiri dengan mengedit fotonya menggunakan seragam polisi.

Selain itu ia juga memalsukan nama dalam KTA tersebut.

"Biar korban yakin kalau saya ini polisi jadi buat KTA, jadi mereka mau berkencan," ungkap pelaku.

Atas perbuatannya tersebut, tersangka dikenakan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan ancaman hukuman diatas lima tahun penjara.

Kasus di Jakarta

Mobil dinas yang digunakan sekelompok orang yang mengaku polisi untuk memeras seorang pemuda di Pondok Aren, Tangerang Selatan.

Polsek Pondok Aren Tangerang Selatan menangkap lima pria yang berperan sebagai polisi gadungan untuk memeras seorang pemuda, AH di kawasan Bintaro, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Minggu (24/5/2020) dini hari.

Mereka, yakni Donardi, Bryan, Azel, Joshia, dan Syarif.

Mereka memeras korban dengan memasukan bubuk tawas yang seolah-olah menyerupai narkoba jenis sabu.

Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Iman Setiawan mengatakan, para pelaku mempersiapkan berbagai atribut dan perlengkapan untuk beraksi.

Mereka memodifikasi mobil pribadi hingga menyerupai kendaraan Polri.

"Mereka memodif sebagai kendaraan polisi.

Mobil gunakan cat hitam dan menggunakan rotator kemudian menggunakan plat dinas dan juga plat preman," kata Kapolres saat jumpa pers di Polres Tangsel yang disiarkan langsung melalui akun @humaspolrestangsel, Rabu (27/5/2020).

Iman menegaskan, kelima pelaku tidak memiliki hubungan dengan kepolisian serta tidak memiliki keluarga yang beranggota Polri.

"Tidak ada hubungan juga peralatan mereka dengan kepolisian. Mereka mendapatakan peralatan Polri dari toko-toko yang ada," ujar dia.

Kelima pelaku sempat melakukan perlawanan saat aksinya terbongkar.

Mereka sempat mengancam dan menodongkan senjata jenis mirip pistol ke anggota buser Polsek Pondok Aren, Tangerang Selatan.

Belakangan diketahui senjata itu jenis airsoft gun.

"Saat ingin dilakukan penangkapan salah satu mengatakan (urusan) mau panjang atau pendek serta menodongkan senjata yang dibawa ke arah Tim Resmob," kata Kapolres.

Bahkan, kata Kapolres, salah satu dari lima pelaku sempat mengaku berpangkat AKP lulusan Akademi Kepolsian (Akpol) tahun 2009.

"Pelaku mengaku polisi berpangkat AKP lulusan Akpol 2009 dari PAMINAL Mabes Polri," katanya.

"Itu terjadi saat anggota ingin meminta kartu anggota para tersangka. Namun tersangka tidak dapat menunjukan identitasnya," tambah dia.

Sebelumnya, Polsek Pondok Aren menangkap kelima pelaku setelah melakukan pemerasan terhadap AH.

Kapolsek Pondok Aren Kompol Afroni Sugiarto menjelaskan, peristiwa pemerasan tersebut terjadi saat korban yang tengah nongkrong bersama teman-temannya didatangi oleh para pelaku.

Mereka datang dengan mengendarai mobil berpelat nomor 1512-01.

"Mereka pakai mobil jenis Kijang Innova dengan pakai pelat nomor dinas 1512-01 dengan lampu rotator," kata Afroni saat dihubungi Kompas.com, Selasa (26/5/2020).

Korban merasa ketakutan dan langsung pergi dengan mengendarai sepeda motor.

Pelaku kemudian memepet korban dan menyuruh korban untuk berhenti sambil melepaskan tembakan sebanyak lima kali.

Pelaku mengintimidasi korban dengan berpura-pura menanyakan kelengkapan dokumen kendaraan.

Kemudian, korban dibawa masuk ke dalam mobil dengan alasan akan dibawa ke Polres Tangerang Selatan karena korban tidak dapat menunjukkan kelengkapan dokumen kendaraan.

suka bermain poker .... gabung aja disini di jamin aman dan terpercaya se-indonesia banyak bonus-bonus menarik disini hanya minimal deposit 25.000 kamu bisa bermain sesuka kamu .. buruan gabung  tunggu apa lagi ....!



BANDAR DOMINO99 | AGEN BANDARQ | AGEN POKER 

"(Di dalam mobil) korban diintimidasi seperti 'kamu mau saya tembak atau kamu punya uang enggak', (korban) ditekan, (korban) ditodong," ungkap Afroni.

Jajaran Polsek Pondok Aren mencurigai mobil pelaku yang melintas di depan kantor Polsek Pondok Aren.

Saat mobil para pelaku dihentikan, mereka mengaku sebagai anggota Paminal Mabes Polri.

Polisi kemudian menggeledah mobil pelaku dan menemukan barang bukti berupa tiga senjata api jenis airsoft gun.

"Langsung diamankan karena tidak bisa menunjukkan kartu identitas (Polri), alasannya ketinggalan," tutur Afroni.

Dari penangkapan para pelaku, polisi mengamankan barang bukti berupa mobil yang telah dimodifikasi dengan nomor polisi polri, tiga airsoft gun, ikat pinggang lambang polri, tiga HT, dan satu kaus warna coklat lambang Polda Metro Jaya.

Adapun para pelaku dikenakan pasal 368 KUHP tentang pemerasan dengan ancaman 9 tahun penjara.


Viral Video Suami Benturkan Kepala Istri Gara-Gara Uang Belanja



CINTABERITA - Seorang suami tega memukul istrinya diduga hanya karena minta uang gaji di Desa Muara Dilam, Kecamatan Kunto Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau, Sabtu (30/5/2020).

Penganiayaan itu direkam sang anak dan diunggah ke media sosial dan menjadi viral.

sebuah video yang memperlihatkan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan seorang suami terhadap istrinya.

Diketahui, korban berinisial ML (35) dan suami terduga pelaku berinisial DPH (40).

Mereka merupakan karyawan perusahaan sawit PT SAM di afdeling satu.

Peristiwa tersebut terjadi di Desa Muara Dilam, Kecamatan Kunto Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu (Rokan), Riau, Sabtu (30/5/2020) sekitar pukul 07.00 WIB.

Diduga penganiayaan itu terjadi gara-gara sang istri meminta uang belanja kepada suaminya.

Dalam video tersebut, salah satu tindakan sang suami yakni mengempaskan kepala istrinya ke tembok rumahnya.s

Kapolsek Kunto Darussalam AKP Sihol Sitinjak mengatakan, berdasarkan keterangan korban, kejadian itu berawal saat ia meminta uang kepada suaminya untuk membeli kebutuhan dapur.

Bingung cari bandar togel online ,terpercaya ..? Tak usah buingung gabung aja disni  hanya minimal depoosit 25000 kamu sudah bisa bermain disini di jamin ama n dan terpecya se-indonesia. 


Bandar Togel Singapore | Bandar Togel | Togel Online Terpercaya 

Namun, saat itu, suaminya tak memberikan uang, kemudian antara korban dan pelaku bertengkar adu mulut.

"Karena tak diberikan uang, istrinya bilang mau pergi kerja juga. Istrinya itu karyawan juga bagian pemupukan," kata Sihol, Selasa (2/6/2020).

Kemudian, korban menghubungi mandornya untuk minta dijemput dan diantar ke tempat kerja.

Mendengar istrinya minta dijemput oleh mandor, suaminya langsung marah dan terjadilah penganiayaan tersebut.

Saat keributan terjadi, salah satu anak perempuan korban merekam pertengkaran orangtua mereka.

Setelah itu, anaknya yang laki-laki melerai. Kemudian, pelaku langsung pergi.

Dari keterangan anaknya yang merekam video tersebut, ia sudah tak tahan melihat perlakuan bapaknya yang selalu memukul ibunya dan ketika minta uang belanja tidak pernah diberi.



Sekelompok Monyet Terjepret Kamera Terapkan Jaga Jarak saat Diberi Makan



CINTABERITA - Di tengah pandemi Covid-19, sekelompok monyet tertangkap kamera, saling menjaga jarak saat diberi makan buah oleh seseorang.

Peristiwa itu diketahui terjadi di Negara Bagian Arunachal Pradesh India, dan diunggah oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Arunachal Pradesh Kiren Rijiju di Twitter.

Dilansir oleh Daily Mail via TribunJogja, dalam tweet rijiju, sekelompok monyet yang menerpakan soscial distancing itu, tepatnya terjadi di Bhalukpong, dekat perbatasan Assam-Arunachal.

BINGUNG CARI BANDAR DAN AGEN BOLA TERPERCAYA ..? GABUNG DISINI SAJA HANYA MINIMAL DEPOSIT 25000 KAMU SUDAH BISA BERMAIN BANYAK PERMAINAN DENGAN MENGGUNAKAN 1 USER ID SAJA . 

AGEN SBOBET | BERITA BOLA  | AGEN IBCBET HOT GIRL


Peristiwa itu termasuk unik lantaran monyet dikenal sebagai hewan yang suka mencuri dan agresif menyerang.

Sebagai informasi, pada Jumat (29/5/2020), jumlah kematian karena Covid-19 di India melewati China, dengan 5.300 kasus.

Sementara hingga Rabu, (3/6/2020) siang, kasus Covid-19 di India terkonfirmasi mencapai 208 ribu.

Dari angka tersebut, sebanyak 100 ribu orang sembuh, sementara 5.815 orang meninggal dunia.









Sempat VIRAL Bule Cantik Turki Nikahi Petugas PPSU, Kabar-Pekerjaan Mereka saat pandemi Covid Melanda



CINTABERITA - Pernah viral di media sosial pernikahan bule cantik Turki dan petugas PPSU bernama Awan.

Kabar bule cantik dan petugas PSSU itu kini terungkap di sedang pandemi virus Corona.

Bagaimana pula jalinan mereka kini?

Makin romantis nggak ya?

Simak ulasannya.

Diketahui, pasangan yang pernah viral di media sosial itu adalah Bambang Irawan (28) dan bule cantik berdarah Turki asal Austria, Arzum Balli (26).

Pernikahan Bambang Irawan yang akrab disapa Awan dan Arzum sempat sebabkan heboh di tahun 2019 lali.

Awan berhasil sebabkan banyak pria iri.

Pria yang berprofesi sebagai petugas Pekerja Penanganan Sarana dan Prasarana Umum ( PPSU ) di Dki Jakarta ini bisa menggaet seorang bule cantik untuk menjadi istrinya.

Awan dan istrinya Arzum menikah pada 18 Agustus 2019 lalu.

Rupanya, selagi ini Arzum mempunyai banyak penggemar di tanah air.

Bahkan, wanita asal Austria itu punya niat menjadi artis di Indonesia.

Awan mengaku ia dan istri mempunyai banyak penggemar atau fans.

Ia bahkan mempunyai account YouTube dengan banyak subscriber.

Namun, selagi ini sang istri sedang berada di negara asalnya supaya ia belum bisa sebabkan konten Youtube bersama.

Nantinya jikalau Arzum telah tinggal di Indonesia, Awan telah mempunyai konsep untuk sebabkan konten YouTube teratur bersama-sama.

Petugas PPSU Pondok Labu, Awan bersama perempuan asal Austria Arzum Bali yang kini telah menjadi istrinya pada Rabu (28/8/2019).

Mereka pun mengaku beroleh penghasilan berasal dari YouTube.

Paling tinggi penghasilan mereka dikala mengunggah video selagi peristiwa bersama.

Menurutnya, sang istri pernah ditawari syuting sinetron.

Menurut Awan, mungkin sang pembuat film dipengaruhi oleh komentar-komentar warga net yang bilang paras muka cantik Arzum tak kalah dengan artis Tanah Air.

"Ada yang pernah mengajak Arzum main film. Bilangnya sinetron. Soalnya banyak warga net yang bilang ini artis Indonesia kalah ini mah," ujarnya.

Kini Jalani LDR gara-gara Virus Corona

Awan dan istri bulenya kini meniti Long Distance Relationship (LDR) atau jalinan jarak jauh.

Diceritakan Awan selagi ditemui TribunJakarta, empat hari sesudah menikah, keduanya segera meniti LDR jarak antar benua.

Arzum Bali dan anaknya, Melody, pulang ke Wels, Austria meninggalkan Awan yang tinggal di pemukiman padat masyarakat di Cilandak.

Mulanya, Awan sebenarnya punya niat untuk tinggal di negara tersebut.

Namun niatnya pupus lantaran pengurusan area tinggal yang rumit dan memakan selagi lama.

Bingung cari bandar togel online ,terpercaya ..? Tak usah buingung gabung aja disni  hanya minimal depoosit 25000 kamu sudah bisa bermain disini di jamin ama n dan terpecya se-indonesia. 


bandar togel | bandar togel terbaik |  bandar togel terpercaya 



Awan menyatakan Arzum sedang mengusahakan untuk tinggal bersamanya di Jakarta.

Setelah sekian lama menghindar rindu, pasangan viral ini mengambil keputusan untuk bertemu Juli 2020.

Bulan Februari silam, Arzum hendak membeli tiket pesawat untuk bulan Juli.

Namun, tiba-tiba pandemi Covid-19 datang, rencananya pun gagal.

Awan dan Arzum Sedang berbulan madu di Pantai Mengganti Kebumen, Jawa Tengah.

"Arzum telah ingin membeli tiket bulan Februari untuk datang di bulan Juli. Namun, sebagian hari sebelum saat membeli tiket, keluar kabar Covid-19. Lockdown berjalan di mana-mana," kata Awan, Minggu (31/5/2020).

Meski terpisah jarak puluhan ribu kilometer, Awan dan Arzum tak pernah absen bertatap muka secara virtual setiap hari.

Sepulang kerja sebagai petugas kebersihan kelurahan, Awan senantiasa mengajak Arzum video call.

"Lancar komunikasinya melalui media sosial. Kadang video-call pakai aplikasi whatsapp kadang Google Duo," ujarnya.

Mereka berkomunikasi setiap hari dengan cara seperti itu.

Awan melanjutkan, ia harus segera membalas obrolan dengan Arzum.

Bila lama membalas tanpa alasan, Arzum kerapkali jengkel atau cemburu.

Tak heran, dikala sedang berbincang dengan TribunJakarta, Awan sempat lama membalas chat Arzum. Ia menyimpan sangsi dengan Awan.

Di sedang pandemi Covid-19 ini, Awan mengaku tidak benar-benar kuatir dengan Arzum. Pasalnya, mereka setiap hari berkomunikasi supaya Awan senantiasa sadar kabarnya.

"Enggak kuatir gara-gara tiap hari komunikasi. Saya sadar tiap hari dia di tempat tinggal terus," katanya. (Damanhuri)

Berikut foto-foro Arzum bule cantik berdarah Turki selagi dengan suaminya Awan.



Ketua RT Tampar Nenek 70 Tahun di Bogor Gara-gara Tak Terima Bansosdi Teraki Maling



CINTABERITA  - Buruknya pendataan penerima bantuan sosial (bansos) di Kabupaten Bogor membawa permasalahan baru.

Belum lama ini, seorang nenek bernama Arni (70) mendapatkan perlakuan kasar dari penyalur bansos yakni ketua RT.

Insiden tersebut terjadi di balai desa, Kampung Harapan, Desa Sukamaju, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Anak dari Arni yakni Naih (48), menjelaskan bahwa penganiayaan itu dilakukan oleh pria bernama Asep Supriyadi yang merupakan Ketua RT02/RW07 Desa Sukamaju.

Insiden itu terjadi Kamis (28/5/2020) sekira pukul 13.00 WIB.

Naih menjelaskan, bansos beras yang bersumber dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor tak sesuai harapan yang seharusnya sang nenek mendapatkan 30 kilogram.

Akibatnya, ketua RT menajdi sasaran kemarahan si nenek dan menganggap penyaluran baksos tak adil.

Awalnya sih tentang bansos beras yang dari bupati, per 30 kg tapi cuman dikasihnya 1 karung (15 kg). dipotong setengahnya. emang sih yang dapat bukan ibu saya tapi anak (adik saya) tinggal masih satu rumah satu KK," bebernya.

Nenek Arni juga dijanjikan bantuan uang tunai dengan alasan hanya mendapat bansos 15 kilogram (Kg).

Nenek Arni tak tahan menunggu janji itu hingga akhirnya ditagih ke balai desa.

Namun, saat ditagih, ketua RT itu malah berbuat kasar terhadap nenek Arni.

"Kalau memang untuk pemerataan (bansos) mungkin kebijakan RT-nya cuman harus konfirmasi dulu. Jadi yang dipotong bansos itu punya keluarga saya ya wajarlah pasti teriak. Intinya dia (nenek saya) menuntut kenapa yang lain tidak dipotong dan alasannya kenapa dikasih uang," terangnya.


Bingung cari bandar togel online ,terpercaya ..? Tak usah buingung gabung aja disni  hanya minimal depoosit 25000 kamu sudah bisa bermain disini di jamin ama n dan terpecya se-indonesia. 

agen togel resmi  | agen togel terpercaya | bandar togel terpercaya 

Atas kejadian itu, dirinya langsung membuat laporan ke Polsek Cibungbulang dan akhirnya kedua belah pihak dipertemukan untuk melakukan mediasi.

Musyawarah pun berlangsung hingga dini hari dengan beberapa pihak termasuk kepolisian.

Alhasil, pelaku mengakui kesalahannya saat dilakukan pemanggilan dari mediasi itu.

Dari pengakuannya, ketua RT Asep mengaku khilaf saat menampar nenek Arni.

Sementara itu, Kapolsek Cibungbulang Polres Bogor Kompol Ade Yusuf menjelaskan bahwa kabar mengenai penganiyaan nenek Arni (70) bermula karena meneriaki penyalur bansos atau ketua RT dengan sebutan maling.

Ketua RT tersebut lantas emosi dan menampar pipi nenek Arni hingga terjatuh.

"Arni dengan nada emosi menyebut dan menuduh Asep dengan sebutan maling karena disebut maling di depan orang banyak kemudian Asep mendorong pipi Arni sampai terjatuh," ungkap Ade.

Dapat Ancaman Daari Pasien Covid-19, Tenaga Medis di Sragen Mengaku Sangat Takut


CINTABERITA  - Seorang tenaga medis UPTD Puskesmas Kedawung, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah (Jateng) dikabarkan diancaman dan intimidasi seusai memeriksa pasien Covid-19.

Ancaman yang diberikan melalui whatsapp tersebut membuat petugas kesehatan itu ketakutan pada Jumat (29/5/2020).

Pasca-pengancaman itu, dikabarkan perawat tersebut mengalami traumatis dan ketakutan.

kabar itu pun sudah diterima Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Dia meminta aparat kepolisian untuk tidak ragu menyelesaikan persoalan itu.

Selain itu, Ganjar juga meminta kepada pihak kepolisian untuk menindak tegas pelaku pengancaman dan itimidasi yang dialami tenaga medis tersebut.

Diketahui, ancaman itu berawal setelah perawat di Puskemas Kedawung, Sragen tersebut melakukan pemeriksaan terhadap pasien Covid-19.

suka bermain poker .... gabung aja disini di jamin aman dan terpercaya se-indonesia banyak bonus-bonus menarik disini hanya minimal deposit 25.000 kamu bisa bermain sesuka kamu .. buruan gabung  tunggu apa lagi ....!


AGEN POKER | AGEN DOMINO99 | DOMINO ONLINE

Seusai pemeriksaan itu, pasien merasa dikucilkan oleh warga di lingkungan rumahnya.

Hal itu, diduga membuat pelaku mengancam dan mengintimidasi salah satu petugas puskesmas.

Terkait adanya ancaman terhadap perawat tersebut, Ganjar pun meminta kepada masyarakat untuk tidak memberikan stigma negatif terhadap para petugas kesehatan dalam melaksanakan tugasnya melawan Covid-19.

Sebab, sambung Ganjar, semuanya sudah dilakukan sesuai standar dan prosedur yang ada.

Ganjar juga meminta agar korban melaporkan kepada petugas secara gamblang tentang apa yang terjadi, sehingga cepat bisa diselesaikan.

"Saya minta korban melaporkan apa yang terjadi agar cepat selesai sehingga tidak ada lagi stigma-stigma negatif yang nanti membuat hati orang terluka," kata Ganjar.

Ganjar mengaku masih mendalami persoalan itu.


Viral Keluarga PDP di Manado Mengaku ‘Disogok Pihak Rumah Sakit



CINTABERITA - Viral sebuah Video berkaitan pernyataan tersedia pihak rumah sakit di Manado laksanakan sogok pada keluarga berasal dari jenazah yang meninggal dunia bersama standing pasien didalam pengawasan (PDP).

Dalam video yang berdurasi 10 menit 42 detik itu, anak berasal dari almarhum mengatakan, bahwa sang bapak sebelumnya dicek negatif Covid-19.

Ia menerangkan, bahwa pada selagi selesai memandikan jenazah ayahnya, pihak RS didalam perihal ini dokter yang mengatasi menambahkan sejumlah duit kepadanya beserta pak Imam.

“Mereka (dokter) tersedia beri uang. Setelah bapak aku dimandikan, berasal dari RS dapat masukkan ke peti tetapi kami keluarga menolak. Dokter kasih duit tetapi kami tolak,” ucapnya didalam video itu.

Dalam video selanjutnya juga, si perekam berulang kali membuktikan bahwa tersedia terjadi sogok pada keluarga dan meminta untuk diviralkan.

Si perekam selanjutnya termasuk bertanya apakah tersedia tidaknya bukti soal dukungan uang, anak berasal dari almarhum selanjutnya mengatakan tidak ada.

“Tidak ada, tetapi selagi itu tersedia adik aku dan pak imam yang mendengarkan”, jelasnya.

Peristiwa ini terjadi di Kecamatan Singkil, Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara.

Diketahui, pasien meninggal dunia di area ICU Isolasi RSU Pancaran Kasih GMIM Manado, Senin (1/6) sekira pukul 13.30 Wita.


suka bermain poker .... gabung aja disini di jamin aman dan terpercaya se-indonesia banyak bonus-bonus menarik disini hanya minimal deposit 25.000 kamu bisa bermain sesuka kamu .. buruan gabung  tunggu apa lagi ....!


BANDAR DOMINO99 |  AGEN BANDARQ | AGEN POKER 

Pasien yang masuk rumah sakit (RS) sejak 26 Mei selanjutnya itu, diketahui masuk kategori PDP lantaran didiagnosa mengalami Pneumonia dan kehilangan kesadaran.

Mengutip Manadopost, Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Sulawesi Utara Sulut (Sulut) Steaven Dandel mengatakan, keluarga pasien tidak sudi dimakamkan tatacara Covid-19 dan mempunyai lari jenazah berasal dari RSPK.

“Jadi petugas medis dan keamanan terkurung di didalam RS. Tindakan tim medis menjaga standing PDP. Tapi kecuali telah tersedia didalam kondisi yang mengancam jiwa, prioritas utama adalah keselamatan diri. Kasus ini mampu dibawa ke ranah hukum oleh RS. Karena telah tersedia perusakan fasilitas,” jelasnya.

Dandel menambahkan, berasal dari provinsi punya tim pendamping psikologis untuk persoalan seperti ini. Tapi ungkapnya, kondisi di lokasi pada selagi itu, tidak mampu dilaksanakan tindakan apapun. “Bahkan tokoh agama yg dilibatkan termasuk dikurung di didalam RS. Situasi tidak terkendali. Karena kuantitas massa terlampau banyak,” katanya.

Dandel menanggapi berkaitan isu dukungan duit didalam persoalan tesebut. Menurutnya, didalam SOP tidak tersedia kebijakan dukungan duit kepada keluarga.

“Yang aku tangkap di didalam standing dokter Suyanto, disebutkan duit diserahkan kepada imam yang dipanggil pihak RS untuk memandikan dan mensholatkan jenazah. Bukan kepada keluarga,” tuturnya.

Masih mengutip Manadopost, Direktur Utama (Dirut) RS Pancaran Kasih dr Frangky Kambey mengatakan, bahwa tudingan keluarga salah satu pasien yang mengatakan pihak RS menyogok supaya jenazah pasien selanjutnya dimakankan sesuai protap Covid-19 tidaklah benar.

“Tidak benar. RS tidak pernah tawarkan duit sogok. Tidak tersedia duit sogok. Karena bikin apa disogok-sogok,” tegasnya.  




 
Copyright © 2014 Cinta Berita. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger