Selasa, 20 Juni 2017

Mau Lihat Bandara yang Mengambang di Atas Air? Ke Semarang Aja















CINTABERITA - Jakarta Bandara Ahmad Yani di Semarang bakal segera berubah wajah menjadi bandara yang keren. Didesain seolah mengambang di atas air, bangunannya diperluas 10 kali lipat dari sekarang. Fasilitasnya serba modern. Dan yang lebih penting lagi, dirancang Eco Airport dengan konsep Go Green.  

“Bandaranya dirancang Eco Airport. Kami mulai saving energi energi terbarukan. Lampu jalanan sudah mulai solar cell, pengolahan air menggunakan Reverse Osmosis dan air sekitar tambak di-recycle lagi untuk operasional,” kata manager proyek Pengembangan Bandara Ahmad Yani Semarang, Tony Alam, Kamis (15/6).

Tony menyebutkan Bandara baru yang sedang dalam tahap pembangunan ini memiliki kapasitas apron 13 parking. Jumlahnya dua kali lebih banyak dari kondisi sekarang yang hanya enam parking. 

“Sekarang sedang dibangun tiga garbarata dari ultimate 5 garbarata,” tambahnya.


Kapasitas appronnya pun ikut di upgrade lebih luas. Semua dipersiapkan untuk pesawat big body.

 Apronnya dijamin mampu menampung tambahan penerbangan pesawat jenis aero bodi selevel Boeing 737, Boeing 767, Boeing 900 ER.

Fasilitasnya? Jangan ditanya lagi. Semua disesuaikan dengan standard dunia. Dari paparan Tony, fasilitas bandara dibuat lebih modern.

Tampilannya pun sangat eye catching dengan two level yang menampilkan sejumlah ruang tunggu di bagian atas. Sementara keberangakatan ada di lantai bawah. Semua dilengkapi garbarata serta fasilitas lain seperti lift, eskalator dan elevator.

“Bandara baru Ahmad Yani 10 kali lipat lebih luas dari sekarang. Bandaranya dibangun lebih kurang 58 ribu meter persegi dan bisa menampung 6 juta hingga 7 juta penumpang. Kalau sekarang bangunannya hanya menampung 800 ribu penumpang dengan luasan hanya 6 ribu meter persegi,” katanya.

Progress pembangunannya? Sudah sangat oke. Dari paparan Tony, pembangunan Bandara Baru Ahmad Yani Semarang sudah selesai sebagian. Pembangunan tinggal dilanjutkan paket I berupa pemadatan tanah dan stabilitas lahan serta tambahan bangunan lain yang diperkirakan kelar Oktober 2017. Sedangkan paket III dan IV ditergetkan kelar pada awal tahun 2018 dan tahun 2019.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, menyatakan pengembangan bandara baru itu sengaja didesain seolah mengambang di atas air. Usai melihat maket pembangunan, Ganjar menyebutkan pembangunan disesuaikan dengan kondisi alam di sekitar Bandara berupa rawa dan pantai. 
Share:

Blog Archive

Cintaberita. Diberdayakan oleh Blogger.