Viral    Unik    Olahraga    Politik    Ekonomi    SelebNews    Pasang Iklan    FILM   
Home » » Brigadir David Marpaung Tewas saat Membantu Rombongan Calon Haji

Brigadir David Marpaung Tewas saat Membantu Rombongan Calon Haji

Posted by Cinta Berita on Sabtu, 12 Agustus 2017



CINTABERITA - Seorang personel Kepolisian Resor Tapanuli Utara (Polres Taput) meninggal dunia saat hendak menyelamatkan rombongan calon haji berasal dari kemacetan di Jalur Lintas Sumatera.

Peristiwa tragis ini terjadi di Desa Lobu Pining, Kecamatan Pahae Julu, Kabupaten Taput, Sumatera Utara (Sumut), Kamis (10/8/2017).

Kapolres Tapanuli Utara, AKBP Jonius TP Hutabarat menjelaskan, personelnya Brigadir David Marpaung merupakan bagian provost.

Brigadir David Marpaung, meninggal dunia saat bertugas bersama puluhan personel lainnya untuk mencairkan selanjutnya lintas yang sempat terhenti satu malam akibat adanya pelebaran jalan.

“Karena jalur di sana sempit, jadi dibesarkan bersama langkah dikeruk dan tanahnya dibuang ke jurang,” ucap Jonius seperti dilansir tribratanews, Jumat (11/8/2017).

Menurut dia, proses pembuangan tanah membuat badan jalur terdampak. Selanjutnya, tanah yang terdampak di badan jalur dibersihkan bersama alat berat. Karena suasana di Desa Lobu Pining hujan terus, membuat suasana jalur licin.AGEN BOLA

“Jadi bukan gara-gara longsor, ya. Di jalur itu ada tanah yang membuat licin,” ujarnya.
 AKBP Jonius memaparkan kronologi polisi tewas terlindas bus tersebut.

Awalnya, Polres Tapnuli Utara mendapat Info adanya kemacetan di kawasan Desa Lobu Pining. Di antara kemacetan, ada rombongan bus calon haji yang hendak menuju Asrama Haji Medan.

Mendapat kabar itu, kira-kira pukul 07.00 WIB, Kapolres bersama kira-kira 50 personel menuju lokasi untuk mencairkan kemacetan selanjutnya lintas.

Kondisinya saat kami tiba, kendaraan yang terperangkap macet tidak berani semua melintas. Kita membersihkan dulu jalannya menggunakan alat berat,” katanya.

Setelah dibersihkan, polisi coba beberapa mobil untuk lewat. Polisi pun memprioritaskan bus yang ditumpangi rombongan calon haji asal Kabupaten Mandailing Natal, gara-gara telah telat. JUDI BOLA

“Kondisi jalur di sana berasal dari arah Taput ke Medan menurun. Kalau berasal dari Medan ke Taput enggak bisa, gara-gara mendaki dan jalannya licin,” tutur dia.

Apalagi, menurutnya, banyak kendaraan yang melintas bermuatan berat. Pada saat menyelamatkan bus rombongan calon haji berasal dari kemacetan, bus pertama mulus begitu terhitung bersama bus kedua. Sebelum melintas, para penumpang diturunkan semua. BANDAR BOLA ONLINE 

Namun, Kapolres mengungkapkan, bus rombongan ketiga sedikit bermasalah. Dari atas telah jadi tergelincir gara-gara suasana jalur licin. Melihat suasana itu, para penumpang diturunkan. 

Selanjutnya, bus melintas dibantu menggunakan alat berat.

Tiba-tiba, bus di belakangnya ikut dan telah lepas kendali. Para petugas pun panik dan berlarian. “Ada yang ke jurang dan ada yang lari entah ke mana-mana. Buyarlah kami di situ semuanya,” Jonius menerangkan.

Dalam kepanikan tersebut, tanpa disadari ada satu personel, Brigadir David Marpaung, hendak menyelamatkan orang dan pengendara lain yang berada di bawah.

Menurut AKBP Jonius, polisi warga Kota Perdagangan, Kabupaten Simalungun, tersebut 

mengusahakan sehingga bus yang kehilangan kendali itu tidak berkenaan orang dan pengendara yang berada di bawah. Namun, upaya penyelamatan itu justru membuat polisi Tapanuli Utara itu terlindas bus.

Brigadir David Marpaung tidak segera meninggal dunia saat terlindas bus. Namun, ia dilarikan ke rumah sakit terdekat.




SHARE :
CB Blogger
 
Copyright © 2014 Cinta Berita. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger