Viral    Unik    Olahraga    Politik    Ekonomi    SelebNews    Pasang Iklan    FILM   
Home » » Pemuda Bone Nikahi Bule Jerman Tanpa Uang Panaik

Pemuda Bone Nikahi Bule Jerman Tanpa Uang Panaik

Posted by Cinta Berita on Sabtu, 09 September 2017






















CINTABERITA - Resepsi pernikahan Afrizal Rahmat (23) yang mempersunting bule asal Jerman bernama Kathleen Mijo kovarbasic (23) terjadi meriah.

Duduk di pelaminan bersanding Katy, sapaan Kathleen Mijo sebabkan Afrizal tetap menyunggingkan senyum saat meladeni tamu.JUDI ONLINE 

Pesta pernikahannya terjadi meriah di kediaman mempelai pria di BTN Macanang Indah Permai, Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Kota Watampone, Kamis (8/9/2017) malam

Afrizal menikahi Katy, sapaan Kathleen Mijo kovarbasic (23) tanpa duwit panaik.

Hanya, mahar dua gram cincin emas dan gelang emas seberat lima gram.

Sebagian besar tamu yang singgah menghendaki berebut foto bersama dengan ke dua mempelai bersama dengan smartphone mereka. JUDI BOLA 

Baik menghendaki tolong difotokan oleh warga maupun groufie.

Seingat aku ini bugis Bone pertama nikah serupa bule di Bone, ini terhitung yang menjadi energi tarik tersendiri bagi tamu yang datang," kata Ketua STAIN Watampone Prof. Dr A Nuzul yang terhitung singgah ke acara rekannya, Ahmad Seng.


Afrizal merupakan putra pasangan Ahmad Seng, staf Pascasarjana STAIN Watampone dan Ratna, staf Kantor Urusan Agama Kecamatan Palakka, Bone.
Bagaimana kisah cinta ke dua yang beda suku bangsa bermula?

Seng menjelaskan terkecuali keduanya berteman di Pulau Dewata, Bali beberapa saat lalu.
Usai kenalan, lantas pacaran sampai mantap naik ke pelaminan.AGEN SBOBET

Berapa maharnya?

Seng, menjelaskan maharnya tidak muluk-muluk.

"Maharnya yakni satu cincin seberat 2 gram dan gelang 5 gram dan seperangkat alat salat," kata Seng kepada TribunBone.com di sela-sela acara pernikahan anaknya.

Karena menikahi gadis bule, Afrizal pun diuntungkan sebab tak wajib menyerahkan duwit panaik atau duwit belanja pesta pernikahan yang diserahkan pihak mempelai pria kepada mempelai sesuai bersama dengan tuntunan kebiasaan suku Bugis, Makassar, dan Mandar.

Uang panaik biasanya mulai puluhan juta rupiah sampai miliaran rupiah.

Gara-gara duwit panaik benar-benar mahal, kadang lamaran ditolak. 




SHARE :
CB Blogger
 
Copyright © 2014 Cinta Berita. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger