Viral    Unik    Olahraga    Politik    Ekonomi    SelebNews    Pasang Iklan    FILM   
Home » » Ratusan Warga di Palembang Lakukan Aksi Demontrasi Karena ini

Ratusan Warga di Palembang Lakukan Aksi Demontrasi Karena ini

Posted by Cinta Berita on Jumat, 15 September 2017



CINTABERITA - Anggota polisi berasal dari Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumsel yang dibatu anggota Polresta Palembang hampir bentrok bersama warga.Togel Online Singapore 

Itu terjadi, sementara anggota polisi hendak melaksanakan pengukuran lahan seluas 405 hektar punya warga yang berada di kawasan Kelurahan Srimulia dan Sukamulia.

Anggota polisi hendak mengukur lahan, setelah ada laporan berasal dari Kemas Haji Halim Ali, kalau di tanah selanjutnya udah diserobot dan dibikin surat palsu oleh warga.

Sehingga menurut anggota polisi mesti diadakan rekontruski batas (pengembalian batas) dibidang tanah tersebut, Kamis (14/9/2017).

Ratusan warga yang tak terima bersama kedatangan polisipun langsung memblokir lahan.

Tepat di Jalan Irigasi Kecamatan Sukamulia Kecamatan Sematang Borang.

Sebuah batang pohon ditempatkan di tengah jalan, masyarakatpun langsung mengerumuni jalan, agar anggota polisi tak dapat melintas. Agen Togel Online

Sempat terjadi diskusi antara perwakilan polisi dan warga.

Namun, tambah siang polisi selalu tak diperbolehkan masuk oleh warga sebabkan Direskrimum Polda Sumsel, Kombes Pol‎ Prasetijo Utomo sempat emosi, dan memerintahkan anggotanya masuk.

Mobil taktis udah dipersiapkan, polisipun udah membawa tameng, dan lebih dari satu diantaranya udah memegang senjata gas air mata.

Melihat hal itupun sebabkan warga tambah berteriak dan berorasi.


Saat diskusi terjadi ditengah terik matahari.

Warga lantas membentangkan dua buah terpal di jalanan yang bertujuan menjauhkan warga berasal dari panas matahari, dan menghambat anggota polisi masuk ke kampung mereka.

Dalam pemblokiran ‎tak hanya, para pria yang terlibat.

Puluhan ibu-ibu, yang lebih dari satu menggendong anaknyapun turut datang di dalam aksi tersebut.Togel Online 

Beberapa orasi dan permintaan agar anggota polisi pergi berasal dari kampungnyapun muncul berasal dari warga.

Para warga tak ingin, tanah yang udah ditinggalinya selama puluhan th. ini diganggu dan hendak diukur ulang.

"Pak ini tanah kami, tiap-tiap th. kita bayar PBB," kata ibu-ibu berteriak.

Setelah melaksanakan diskusi, polisi yang udah mampir ke lokasi kira-kira pukul 10.00 pagi ini, akhirnya mundur dan memberikan lebih dari satu himbauan kepada warga kira-kira pukul 14.00.

"Pengukuran untuk sementara kita tunda, tetapi kita dapat selalu melaksanakan pengukuran, setelah tejalin komunikasi antara perwakilan, kemungkinan seminggu lagi kita dapat datang," terang Direskrimum Polda Sumsel, Kombes Pol Prasetijo Utomo.  





SHARE :
CB Blogger
 
Copyright © 2014 Cinta Berita. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger