Viral    Unik    Olahraga    Politik    Ekonomi    SelebNews    Pasang Iklan    FILM   
Home » » Mustahil Prabowo Suruh Kader Sebar Isu PKI

Mustahil Prabowo Suruh Kader Sebar Isu PKI

Posted by Cinta Berita on Senin, 02 Oktober 2017


CINTABERITA - Konsep rekonsiliasi dan politik yang sopan sebabkan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dinilai tidak mungkin memobilisasi pendukungnya untuk menyebar isu kebangkitan PKI dan komunisme. Hasil survei Saiful Mujani research Center (SMRC) berkenaan hal itu pun diakui omong kosong.

"Enggak barangkali Pak Prabowo nyuruh kadernya buat sebar isu PKI. Kita ini partai yang sopan di dalam berpolitik," cetus Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Puyuono.

Ia menyebut, tersedia beberapa unsur yang sebabkan Prabowo tidak barangkali memobilisasi isu PKI dan komunisme.

Pertama, keberpihakan Prabowo pada rekonsiliasi. Dalam beberapa kesempatan, lanjutnya, Prabowo tetap menjelaskan kepadanya berkenaan rekonsiliasi bersama dengan bekas pemberontak Gerakan Aceh Merdeka (GAM), Darul Islam/Tentara Islam Indonesia (DI/TII), dan pihak yang dituding sebagai keluarga PKI. Meskipun, ide ini bertentangan bersama dengan pandangan sejumlah petinggi milter lama bandar togel.

Kedua, manifesto politik Partai Gerindra yang berjuang demi kesejahteraan rakyat. Dalam beberapa hal, Arief mengaku ini beririsan bersama dengan ideologi kiri yang menonjolkan kerakyatan.

Ketiga, lanjut Arief, penggalangan kader-kader Gerindera yang mempunyai beraneka macam ideologi. Termasuk yang berideologi agak kekirian layaknya dirinya yang merupakan aktivis gerakan buruh.

"Kalah kiri itu PDIP (dibanding kami)," akunya, yang merupakan Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu itu.


Karena itulah, Arief menilai hasil survei SMRC terakhir itu tak beralasan. Ia lebih-lebih meragukan survei tersebut mengingat rekam jejak survei SMRC yang tidak akurat. Ia mencontohkannya bersama dengan survei SMRC di Pilkada DKI Jakarta, Pilkada Banten, dan Pilkada Bangka Belitung bandar togel terbaik.

Dia terhitung meragukan metode pengambilan survei oleh SMRC gara-gara patut dianggap tersedia keperluan politik tertentu di dalamnya.

"(Survei) ini demokrasi. Sah-sah saja. Tapi menurut saya surveinya ngawur, tidak tepat," protesnya.

Dihubungi terpisah, Ketua DPP PKS Bidang Polhukam Al Muzammil Yusuf terhitung menyebut tersedia kasus bersama dengan netralitas dan validitas survei SMRC sejauh ini. Pilkada DKI jadi contohnya agen togel hongkong.

"Kalau (lembaganya) tetap dipertanyakan, susah (hasil surveinya) jadi patokan. Jadi tidak usah dikomentari," ucapnya.

Tentang mobilisasi massa pendukung Prabowo, di mana PKS terhitung di dalamnya, Muzammil terhitung enggan berkomentar lebih jauh gara-gara keraguannya pada integritas SMRC itu.

Terlepas dari itu, dia memandang masyarakat tak kudu risau bersama dengan isu kebangkitan PKI. Sebabnya, tersedia Ketetapan MPRS Nomor XXV/MPRS/1966 berkenaan Pembubaran PKI dan Pasal 31 ayat (3) UUD 45 berkenaan pendidikan nasional yang berlandaskan iman dan takwa.

"Enggak barangkali mampu berdampingan itu semua bersama dengan ideologi komunis," tandas dia, yang merupakan Anggota Komisi II DPR itu.




SHARE :
CB Blogger
 
Copyright © 2014 Cinta Berita. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger