Viral    Unik    Olahraga    Politik    Ekonomi    SelebNews    Pasang Iklan    FILM   
Home » » Gara - Gara menangis Terus Seorang Ayah di Medan Bekap Bayinya Sampai Tewas

Gara - Gara menangis Terus Seorang Ayah di Medan Bekap Bayinya Sampai Tewas

Posted by Cinta Berita on Rabu, 22 November 2017




CINTABERITA - Kabar duka yang mampir dari sebuah keluarga penghuni rumah susun sewa (rusunawa) di Jalan Kayu Putih, Kelurahan Tanjung Mulia, Kecamatan Medan Deli, Medan jadi sorotan warga sekitar agen togel terpercaya .
Diyaz, bayi berusia 2,5 th. yang merupakan anak keempat pasangan Syahfitri (43) dan Heni (42) itu telah meninggal dunia di tangan ayahnya (21/11/2017).
Bayi yang di dalam suasana kekurangan gizi itu sempat dibawa ke klinik rusun kemudian dirujuk ke RS Mitra Medika.
Heni berikan keterangan tentang penyebab suaminya tega menghabisi nyawa bayinya sendiri bandar togel.
"Pokoknya dikarenakan anak aku ini rewel. Suami aku enggak senang dia rewel. Karena menangis terus, ya jadi begitu (dibekap)," ungkap Heni kemudian berlari kecil ke arah tangga meninggalkan Tribun.
Hal tersebut diungkapkan oleh anak keduanya, Aulia, di dalam sebuah video yang diunggah akun Facebook Yuni Rusmini, Selasa (21/11/2017).
Pernyataan itu termasuk dibenarkan oleh tetangga yang mengatakan bahwa di awalnya Heni bertengakar dengan suaminya.
"Setelah bertengkar itu, tiba-tiba Diyaz dibawa nampak kamar di dalam suasana lemas. Di situlah hebohnya," kata Yulmiani (42), tetangga Heni.
Berdasarkan pernyataan dari Yulmiani, Aulia lah yang membeberkan bagaimana adiknya bisa meninggal sesudah ditanyai warga agen togel terbaik
"Aulia cerita, jika adiknya dibekap bantal serupa bapaknya. Ketika itu, banyak yang merekam. Jadi tahulah semua warga di sini," katanya singkat.
Kasus pembunuhan yang menewaskan seorang bayi di dalam suasana kekurangan gizi ada problem bernapas ini berlangsung Senin (20/11/2017) kemarin.  

SHARE :
CB Blogger
 
Copyright © 2014 Cinta Berita. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger