Viral    Unik    Olahraga    Politik    Ekonomi    SelebNews    Pasang Iklan    FILM   
Home » » Aksi Biadab Pembunuhan di Serang, Korban Sudah Tewas Masih di Perkosa

Aksi Biadab Pembunuhan di Serang, Korban Sudah Tewas Masih di Perkosa

Posted by Cinta Berita on Minggu, 17 Desember 2017




















CINTABERITA - Empat pelaku pembunuhan sadis di Serang ditangkap polisi. Jejak mereka terungkap sehabis jenazah korban, S, ditemukan warga di Sungai Cibongor, Cikeusal, Serang (13/12/2017). Keempat pelaku adalah ER (17), DS (23), R (30), dan RD (30).

Pembunuhan sadis oleh keempat pelaku ini ditunaikan di Cikeusal terhadap Kamis (30/11/2017) terhadap pukul 20.30 WIB. Saat itu, korban bertemu dengan 3 pelaku, yaitu ER, DS, dan R Togel Online Singapore.

Saat bertemu, pelaku ER sesudah itu menyampaikan rasa cintanya kepada korban. Karena sakit hati ditolak, pelaku sesudah itu menarik korban di pinggir Sungai Cibongor sesudah itu memperkosanya.

Karena korban melawan, pelaku sesudah itu membenturkan kepala korban ke batu dan menenggelamkannya ke sungai sampai meninggal dunia.

"Korban dibenturkan kepalanya, juga ditenggelamkan ke sungai sampai meninggal dunia," kata Kapolres Serang AKBP Wibowo dalam jumpa pers di Mapolres Serang, Kota Serang, Banten, Jumat (15/12).

Bahkan ER masih melaksanakan tingkah laku sadis dan menyetubuhi korban meski korban udah meninggal dunia. Dua pelaku lain yang sementara itu berada di lokasi, yaitu DS dan R, menurut Wibowo, berperan menopang pelaku dengan langkah memegangi kaki dan tangan korban Agen Togel Online Terpercaya .


Baca Juga : 

Remas Payudara Pengendara wanita,Pelaku Dipukul Massa
Manchester City Memimpin 1 - 0 Atas Tim Tamu
Sadis Bentrok Kelompok Ambon dan Anggota FBR Merenggut Nyawa
Lihat Rekaman Video Pasangan Suami Istri Ini Kompak Saat Menjalani Aksi
VIRAL..! Beredar Vieo Pengeroyokan Seorang Pelajar



Setelah melaksanakan pembunuhan sadis tersebut, pelaku sesudah itu menghubungi RD untuk menopang menghilangkan jejak pembunuhan. Keempatnya menenggelamkan korban di Sungai Cibongor dengan langkah menyilangkan bambu untuk menahan mayat korban agar tidak ditemukan.

"Bambu yang tersedia untuk menahan agar dikubur, tidak naik (ke permukaan)," katanya.

Perilaku sadis ini sesudah itu terungkap kepolisian sementara mayat korban ditemukan 2 minggu sesudah itu atau terhadap Rabu (13/12) lalu. Saat itu, debit air Sungai Cibongor meluap agar bambu yang digunakan pelaku menahan korban tidak kuat menahan mayat.

Pelaku utama atas nama ER merupakan anak yang masih di bawah umur. Ia ditangkap di Terminal Pipitan oleh kepolisian sehari sesudah itu sehabis penemuan mayat. Tiga pelaku lain ditangkap berasal dari hasil pengembangan kepolisian Agen Togel Online.

Keempatnya terancam Pasal 338 dan 339 KUHP dengan hukuman penjara 20 tahun atau seumur hidup.





SHARE :
CB Blogger
 
Copyright © 2014 Cinta Berita. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger