photo BANNER-YAKUZA2-JANUARI-20177_zpsaqjtr7ag.gif
Viral    Unik    Olahraga    Politik    Ekonomi    SelebNews    Pasang Iklan   
Home » » Timnas Indonesia Dikalahkan Kyrgyzstan, Ini Kata Pelatih Timnas

Timnas Indonesia Dikalahkan Kyrgyzstan, Ini Kata Pelatih Timnas

Posted by Cinta Berita on Kamis, 07 Desember 2017



CINTABERITA - Tim nasional Indonesia harus terima kekalahan di partai terakhir turnamen Aceh World Solidarity Tsunami Cup (AWSTC) 2017 dengan skor 0-1 di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, Rabu (6/12/2017). Tentunya dengan hasil itu, Indonesia gagal beroleh gelar juara.

Meski begitu, pelatih Timnas Indonesia Luis Milla mengaku cukup puas dengan penampilan anak asuhnya. Melawan Kyrgyztan yang lebih kuat ketimbang Indonesia, Hansamu Yama dan kawan-kawan diharapkan sanggup menyita pelajaran berharga.

"Di sini aku mau bilang para pemain kerja keras, berjuang bagaimana agar kita sanggup keluar untuk menyerang. Di mana para pemain menyatakan mental yang terlalu baik dan pantang menyerah. Tak tersedia satu pemain pun yang menyatakan mereka menyerah untuk mencoba," tambahnya.


Namun, dari hasil itu Milla menghendaki para pemainnya sanggup menyita jalan keluar. Diharapkan skuat Garuda sanggup memicu solusi saat dihadapkan dengan lawan yang memiliki postur tubuh lebih besar AGEN POKER.

"Kyrgyztan memiliki postur tinggi besar. Ada beberapa momentum kita menyerang, namun hasilnya tidak baik. Tapi, kesimpulannya turnamen ini terlalu bagus bagi aku dan tim," jelasnya.

Dengan hasil kekalahan dari Kyrgyztan, Indonesia gagal menggapai gelar juara. Mereka hanya tempati posisi ke dua klasemen turnamen AWSTC.

"Kita sebetulnya finis di posisi dua, secara lazim kita merintis turnamen yang bagus. Saya sudah beroleh apa yang mau aku melihat dari pemain," pungkasnya.

"Malam ini kita sanggup menarik banyak sekali kesimpulan, dimana dihadapkan dengan lawan yang terlalu kuat. Kami harus ambil solusi lebih cepat dan saat kita ditekan, kita sanggup kesimpulan apa yang berjalan didalam turnamen ini," kata Milla usai pertandingan  AGEN DOMINO99.

"Di sini aku mau bilang para pemain kerja keras, berjuang bagaimana agar kita sanggup keluar untuk menyerang. Di mana para pemain menyatakan mental yang terlalu baik dan pantang menyerah. Tak tersedia satu pemain pun yang menyatakan mereka menyerah untuk mencoba," tambahnya.

Pelatih asal Spanyol selanjutnya pun mengungkapkan penyebab kekalahan timnya dari Kyrgyztan. Salah satunya adalah postur tubuh yang terbilang cukuo tinggi, agar merepotkan pemain Indonesia.

Namun, dari hasil itu Milla menghendaki para pemainnya sanggup menyita jalan keluar. Diharapkan skuat Garuda sanggup memicu solusi saat dihadapkan dengan lawan yang memiliki postur tubuh lebih besar DOMINO ONLINE .

"Kyrgyztan memiliki postur tinggi besar. Ada beberapa momentum kita menyerang, namun hasilnya tidak baik. Tapi, kesimpulannya turnamen ini terlalu bagus bagi aku dan tim," jelasnya.

Dengan hasil kekalahan dari Kyrgyztan, Indonesia gagal menggapai gelar juara. Mereka hanya tempati posisi ke dua klasemen turnamen AWSTC.

"Kita sebetulnya finis di posisi dua, secara lazim kita merintis turnamen yang bagus. Saya sudah beroleh apa yang mau aku melihat dari pemain," pungkasnya.










SHARE :
CB Blogger
 
Copyright © 2014 Cinta Berita. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger