photo BANNER-YAKUZA2-JANUARI-20177_zpsaqjtr7ag.gif
Viral    Unik    Olahraga    Politik    Ekonomi    SelebNews    Pasang Iklan   
Home » » Bos Geng Mafia Jepang Ditangkap di Thailand dan Ini Fakta Mencengangkan Tentang Geng Yakuza

Bos Geng Mafia Jepang Ditangkap di Thailand dan Ini Fakta Mencengangkan Tentang Geng Yakuza

Posted by Cinta Berita on Sabtu, 13 Januari 2018






















CINTABERITA - Diketahui, Shigehary Shirai (72) merupakan pensiunan bos Yakuza yang menjadi buron.

Ia sukses ditangkap pas tengah berbelanja pada hari Rabu (10/1/2018) di pasar di kota Sentral Lopburi AGEN BOLA.

Seperti diketahui, pihak berwenang Jepang udah menghendaki pertolongan internasional untuk menangkapnya.

Hal selanjutnya berkaitan dugaan perannya dalam penembakan seorang saingannya pada th. 2003.

Setelah laksanakan penembakan, Shigehary Shirai melarikan diri ke Thailand dan menikahi wanita setempat
Ia coba untuk pensiun berasal dari kehidupan kelamnya dan hidup damai di Thailand.

Akan tapi semuanya berubah ketika seorang masyarakat memposting foto bos Yakuza selanjutnya pas bermain dengan geng setempat yang sebabkan tato.

Organisasi ini sering juga disebut mafia Jepang, karena tersedia kesamaan dengan wujud organisasi yang asalnya berasal dari Italia tersebut.

Sejarah Yakuza dimulai lebih kurang pada th. 1612, pas Shogun Tokugawa berkuasa dan menghilangkan shogun Kasai sebelumnya.

Pergantian ini sebabkan lebih kurang 500.000 orang samurai yang sebelumnya disebut hatomo-yakko (pelayan shogun) menjadi kehilangan tuan, atau disebut sebagai kaum ronin.

Seperti kata pepatah : orang yang cuma punya martil cenderung melihat segala sesuatu dapat beres dengan dimartil, demikianlah juga dengan kaum ronin ini. Banyak berasal dari mereka menjadi penjahat dan centeng  JUDI BOLA.

Mereka disebut sebagai kabuki-mono atau samurai nyentrik urakan yang ke mana-mana membawa pedang. Mereka berkata satu serupa lain dalam bahasa slang dan kode rahasia.

Terdapat komitmen tinggi di antara sesama ronin supaya kelompok ini sukar dibasmi.

Untuk menjaga kota berasal dari para kabuki-mono, banyak kota-kota kecil di Jepang membentuk machi-yokko (satuan tugas (satgas) desa).

Satgas ini terdiri berasal dari para pedagang, pegawai, dan orang biasa yang sudi menyumbangkan tenaganya untuk hadapi kaum kabuki-mono.

Walaupun mereka kurang terlatih dan jumlahnya sedikit, tapi ternyata para bagian machi-yokko ini dapat menjaga daerah mereka berasal dari serangan para kabuki-mono.

Di kalangan rakyat Jepang abad ke-17, kaum machi-yokko ini dianggap layaknya pahlawan.

Masalah menjadi rumit, karena setelah sukses menggulingkan para ronin, para bagian machi-yokko ini malah meninggalkan profesi awal mereka dan pilih menjadi preman.

Hal ini diperparah kembali dengan turut campurnya Shogun dalam pelihara para machi-yokko ini. Ada dua kelas profesi para machi-yokko, yakni kaum Bakuto (penjudi) dan Tekiya (pedagang).

Namanya saja kaum pedagang tapi pada kenyataannya, kaum Tekiya ini senang menipu dan memeras sesama pedagang  BANDAR BOLA.

Walau begitu, kaum ini punya proses kekerabatan yang kuat. Ada pertalian kuat antara Oyabun (Bos (bapak)) dan Kobun (bawahan (anak)), serta Senpai-Kohai (Senior-Junior) yang lantas menjadi kental di organisasi Yakuza.







SHARE :
CB Blogger
 
Copyright © 2014 Cinta Berita. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger