Viral    Unik    Olahraga    Politik    Ekonomi    SelebNews    Pasang Iklan    FILM   
Home » » Inilah Gambaran Penjara Terpadat Di Indonesia

Inilah Gambaran Penjara Terpadat Di Indonesia

Posted by Cinta Berita on Jumat, 12 Januari 2018



CINTABERITA - Hampir semua rumah tahanan dan instansi pemasyarakatan di Indonesia mengalami kelebihan kapasitas atau overcrowded yang merata. Cabang Rumah Tahanan Bagansiapiapi di Riau adalah yang paling padat se-Indonesia.

Dengan daya tampung untuk 98 orang, Rutan Bagansiapiapi memuat 806 orang. Dengan kata lain, terkandung kelebihan kapasitas sampai 822%.

Para warga binaan di rutan tersebut ada yang berstatus tahanan maupun narapidana. Tahanan adalah mereka yang belum divonis pengadilan, waktu narapidana sudah.

Memang bangunan dan jumlah kamar telah tidak mencukupi standar," kata Kepala Cabang Rutan Bagansiapiapi, Jupri Jabbar kepada BBC Indonesia di Bagansiapiapi, pekan lalu.

"Di sini setiap kamar diisi umumnya 53 orang. Itu memang tidak layak," tambahnya. 

Otoritas penyelenggaran instansi pemasyarakatan mengaku tidak sanggup berbuat banyak terhadap kelebihan kapasitas itu. Alasannya karena memiliki kewajiban untuk menampung para tahanan dan warga binaan.

Memuat orang yang delapan kali melebihi kapasitasnya memicu Rutan Bagansiapiapi menjadi tak layak huni.

Para warga binaan kudu share area di di dalam kamar sel yang sempit bersama rekannya.

Membeludaknya warga binaan ini berbanding terbalik pula bersama jumlah sipir atau pegawai Rutan Bagansiapiapi.

Total hanya ada 35 orang pegawai, terhitung petugas keamanan, yang dibagi tiap-tiap shift sebanyak lima orang.

"Yang perlu bagi kami adalah bagaimana sehingga tidak terjadi gangguan keamanan. Itu telah cukup," kata Jupri.


Kondisi kepadatan di Bagansiapiapi



Hawa panas dan pengap menyergap ketika BBC Indonesia memasuki sel tahanan berukuran 4 X 6 meter. Hujan yang turun sore itu, tak kuasa membendung rasa gerah karena di dalamnya ada sekitar 50 orang.

Mereka duduk dan rebahan di di dalam kamar memuat dipan yang disusun bertingkat. Lebih berasal dari 10 kipas angin di di dalam kamar seakan tak bermanfaat karena tetap saja gerah dan sesak.

Dengan perbandingan jumlah orang dan ukuran kamar itu, maka setiap orang umumnya memiliki area sekitar 0,45 meter persegi. Tentu tidak memadai untuk berbaring sepenuh badan ketika tidur JUDI ONLINE 

Otoritas rutan mengakui angka 0,45 meter persegi untuk tiap orang tersebut tidak layak. "Mau bagaimana lagi? Kami sebisa kemungkinan menampung mereka dan tetap mencukupi hak-hak mereka," kata Jupri.

Para warga binaan lantas menyulap sel tersebut menjadi area tidur empat tingkat bersama ketinggian tiap-tiap sekitar 60 sentimeter. Dengan demikian, setiap orang kebagian posisi tidur masing-masing.

Sehari-hari, para warga binaan menggunakan waktu di di dalam sel sempit dan sumpek itu bersama bercengkerama, terhitung bermain catur.

Seorang narapidana bernama Suherwan Handoko mengakui hawa panas itu sering memicu mereka tidak sanggup tidur di malam hari. "Bukan hanya panas, bahkan terhitung berkeringat," kata narapidana kasus pencurian ini.


Para penghuni, kata Suherman, baru sanggup tenang dan terlelap di atas sedang malam setelah suhu hawa mengalami penurunan dan sejuk. "Ya sebelum saat itu kami kipasan saja," kata penghuni sel nomer 13 itu.


Baca Juga :

Pelatih Islandia Puji Kegigihan Indonesia Selection
Penenggelaman Kapal Pencuri Ikan Akan dI Lanjutkan KKP
Masyarakat Kediri Heboh Dengan Penemuan Mayat Bercadar
Hanya karena Alasan InI Pembunuh Bantai Sekeluarga di Aceh



Cara para warga binaan bertahan hidup



Hidup di area padat memicu penghuninya kudu berdamai bersama keadaan yang sempit-sempitan.

Kebersamaan antarpara warga binaan, terhitung bersama sipir penjara, diperlukan di sini.

Seperti penjara lainnya, pengelola Rutan Bagansiapiapi mengajak warga binaan untuk mengelola bersama area tinggal mereka. Dari tiap-tiap sel ditunjuk kepala kamar atau palkam.


Selain mengatur bagian di dalam satu sel, palkam bermanfaat sebagai penghubung bersama otoritas penjara. "Kami jadi dirangkul dan dilibatkan oleh petugas," kata Hendra, palkam sel nomer 8.

Seorang palkam mengatur proses kerja untuk bersihkan tiap-tiap sel, terhitung kamar mandi di dalamnya. Juga jadwal untuk menyita dan membagikan makanan kepada sesama warga sel.

Untuk gunakan kamar mandi yang ada di di dalam tiap sel, mereka terhitung kudu bergantian. Dalam tiap sel terkandung dua kamar mandi terhitung toilet yang tiap-tiap berukuran 1 X 2 meter.

Para warga binaan terhitung sering menggelar acara keagamaan sehingga tidak lagi berbuat kriminal. "Kami menggelar yasinan setiap malam Jumat," kata Widodo, salah seorang narapidana.

Sementara bagi warga binaan yang beragama Kristen, diadakan doa bersama yang digelar di dalam salah satu sel dan dipimpin seorang pendeta yang menjadi narapidana di sana.

Penanganan oleh sipir dan pengelola rutan



Menangani penjara yang melebihi kapasitas sampai 800%, kudu cara tersendiri sehingga para penghuninya tidak jalankan hal-hal yang merugikan, layaknya berkelahi, kabur, memicu keributan, dan sebagainya.

Jupri sebagai pimpinan tertinggi rutan Bagansiapiapi menerapkan pendekatan yang merangkul para narapidana. Ia dan para sipir sering turun segera menyapa, terhitung ikut di dalam kegiatan para warga binaan.

Bahkan Jupri tak segan untuk dicukur rambutnya oleh narapidana yang membuka area pangkas rambut di didalam rutan. Cara berikut menyebabkan sipir dan warga binaan seakan tidak berjarak. Selama 10 bulan bertugas di sana Jupri udah empat kali dicukur narapidana.

"Saya juga rutin mengadakan pertemuan dengan perwakilan warga binaan dan kepala kamar. Untuk mendengarkan segera apa keluhan mereka dan mengusahakan mencari jalan," kata Jupri.

Selain mengimbuhkan sentuhan personal, rutan Bagansiapiapi juga punya layanan yang dapat menjadi layanan hiburan bagi tahanan. Antara lain tiga unit meja biliar, lapangan olah raga, dan televisi di depan tiap-tiap sel  JUDI BOLA .

Juga terkandung lebih dari satu layanan lainnya layaknya masjid area beribadah, poliklinik kesehatan, hingga kontrol kebugaran rutin. "Biasanya keluhannya penyakit kulit," kata Jupri.

Berdasarkan knowledge Rutan Bagansiapiapi, terkandung tiga orang narapidana yang wajib diisolasi dikarenakan penyakit yang mereka idap. Antara lain dua orang TBC dan satu lainnya mengidap HIV 


Kondisi rutan dan LP seluruh Indonesia



Kelebihan kapasitas yang dialami Bagansiapiapi, ternyata nyaris merata berlangsung di seluruh Indonesia. Total 526 rutan dan lapas Indonesia punya kapasitas 123.000 orang, tapi diisi oleh lebih berasal dari 231.000 orang.

Setelah Bagansiapiapi, ada 10 rutan dan lapas yang melebihi kapasitasnya lebih berasal dari 400%. Di antaranya adalah rutan di Takengon (kelebihan 597%), di Banjarmasin (595%), di Tarakan (543%), dan di Bandar Lampung (528 %).

Diikuti oleh rutan Langsa di Aceh (502%), Kotabaru di Kalimantan Selatan (494%), Labuhan Ruku di Sumatera Utara (490%), Dumai di Riau (458%), dan Kupang di Nusa Tenggara Timur (430%).

Sri Puguh Budi Utami, Sekretaris Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, menyatakan pengelola rutan dan LP wajib tetap bekerja maksimal dengan kondisi tersebut. "Tugas itu memang ada di kami. Jadi wajib diterima," kata Utami AGEN SBOBET

Menurut Utami, penambahan gedung atau penjara bukanlah solusi. Dia menuturkan, peningkatan kuantitas warga binaan tak sesuai dengan peningkatan kapasitas rutan dan LP.

Data tahun 2016 dan 2017, misalnya, mencatat penambahan penghuni menggapai lebih berasal dari 23.000 orang, waktu penambahan kapasitas cuma untuk 4.000 orang. "Sampai kapan takkan terpenuhi," kata dia.





SHARE :
CB Blogger
 
Copyright © 2014 Cinta Berita. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger