photo BANNER-YAKUZA2-JANUARI-20177_zpsaqjtr7ag.gif
Viral    Unik    Olahraga    Politik    Ekonomi    SelebNews    Pasang Iklan   
Home » » Diperkirakan Jokowi Akan Gandeng Jusuf Kalla dalam Pilpres 2019, Ini Pertimbangannya

Diperkirakan Jokowi Akan Gandeng Jusuf Kalla dalam Pilpres 2019, Ini Pertimbangannya

Posted by Cinta Berita on Selasa, 13 Februari 2018


CINTABERITA - Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla (JK) berpeluang lagi bersama di Pemilu Presiden (Pilpres) 2019.

Hal itu diungkapkan wartawan senior terkemuka, John McBeth, dalam tulisannya di situs Asia Times pekan lalu.

Dalam tulisannya, McBeth menyatakan, Presiden Jokowi terhubung peluang untuk lagi menggandeng wapres asal Watampone, Sulawesi Selatan, tersebut.

“Untuk kala ini, JK adalah pilihan paling aman,” ucap sumber yang merupakan salah satu bagian tim informal kampanye pilpres Jokowi layaknya dikutip McBeth.

Sumber selanjutnya menjelaskan, keputusan untuk lagi memilih JK ditengarai ada masalah yang dihadapi Jokowi untuk memilih cawapres yang sanggup menunjang mengamankan pemilih tradisional Muslim.

JK dinilai sebagai sosok yang pas dikarenakan dekat bersama umat Muslim. Wapres yang dulu menjabat terhadap periode 2004-2009 ini merupakan Ketua Dewan Masjid Indonesia dan alumnus organisasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).

Sumber yang dekat bersama JK mengonfirmasi kebenaran tawaran cawapres tersebut. Namun, JK sejauh ini merasa lelah dan mendambakan pensiun berasal dari dunia politik layaknya yang dulu disampaikannya Agen Judi Online Terpercaya .

Adapun kecuali tawaran itu di terima JK, kesepakatannya adalah sosok berusia 75 tahun itu hanya dapat menjabat separuh periode atau sampai 2022.

Durasi itu saja dapat menjadikannya sebagai wapres bersama masa jabatan terpanjang dalam peristiwa Indonesia.

Sejauh ini dalam tulisannya, McBeth menyebutkan bahwa tim kampanye yang dapat dibentuk jelang masa pilpres konsisten menggodok nama JK dan sejumlah cawapres potensial lain sampai tenggat pendaftaran capres-cawapres terhadap Agustus  Agen Poker Terpercaya.

Krusialnya sosok cawapres yang miliki citra Muslim kuat menggambarkan kekuatiran bahwa koalisi tradisional yang mengalahkan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok berpotensi digerakkan untuk membendung Jokowi di 2019.

Sejumlah survei, jikalau survei SMRC, membuktikan nama JK senantiasa di rangkaian pertama mengalahkan cawapres potensial lain, layaknya putra mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Agus Harimurti Yudhoyono.

Agus, layaknya dituliskan McBeth, mampu jadi kuda hitam sebagai cawapres Jokowi jikalau nada pemilih muda dinilai lebih gawat dari pemilih tradisional Muslim.

McBeth juga menuliskan, gunakan surut jalinan Jokowi-JK selama 3 tahun paling akhir menjabat. Awalnya jalinan ke dua politisi ini tidaklah begitu mulus, terlebih di 18 bulan pertama.

JK bersama tegas mengisyaratkan, dirinya tidak hanya menginginkan jadi ban serep Jokowi. Dia menginginkan memainkan peran sebagai wapres yang konstruktif mobilisasi roda pemerintahan.

Hubungan Jokowi-JK akhirnya tambah solid. Dipertegas bersama terpilihnya Airlangga Hartarto sebagai Ketua Umum Partai Golkar yang meyakinkan perlindungan Golkar ke Jokowi di Pilpres 2019.

John McBeth merupakan wartawan senior yang menghabiskan kariernya menuliskan tentang politik Asia Tenggara, terlebih Indonesia.

Sosok berkebangsaan Selandia Baru ini dulu menulis untuk harian Singapura Straits Times selama 11 tahun. Saat ini dia aktif menulis di Asia Times, The Nikkei Asian Review, dan The South China Morning Post Agen Bola Terpercaya.

McBeth juga penulis buku The Loner: President Yudhoyono's Decade of Trial and Indecision yang memuat deskripsi komprehensif 10 tahun kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono.

KONTRIBUTOR SINGAPURA, ERICSSEN

Artikel ini diambil dari kompas.com berjudul: Jokowi Kembali Gandeng JK di Pilpres 2019?






SHARE :
CB Blogger
 
Copyright © 2014 Cinta Berita. All Rights Reserved. Powered by Cinta Berita
Template by Cinta Berita and Admin