Viral    Unik    Olahraga    Politik    Ekonomi    SelebNews    Pasang Iklan    FILM   
Home » » Kembali Mengungkap Video Satpol PP yang Minta THR, Pedaganf di Laporkan Polisi

Kembali Mengungkap Video Satpol PP yang Minta THR, Pedaganf di Laporkan Polisi

Posted by Cinta Berita on Senin, 11 Juni 2018



Belum lama ini video yang menyebut Satpol PP DKI Jakarta meminta THR kepada pedagang di Jakarta Selatan viral di media sosial. Video selanjutnya diunggah oleh akun Facebook Viena Effedy pada Jumat (8/6/2018). Togel Online

Dalam video selanjutnya nampak seorang pria mempunyai selembar duwit Rp 10 ribu dan daftar nama. Dia mengatakan, Satpol PP minta THR ke pedagang kecil di Jakarta Selatan.

Pria itu terhitung meminta Gubernur DKI dan Wakil Gubernur DKI untuk selesaikan persoalan tersebut. Kepala Satpol PP Jakarta Selatan Ujang Harmawan kemudian memerintahkan Satpol PP tingkat kecamatan untuk menyelidiki kebenaran video tersebut.

Dia menegaskan, aparatur pemerintah dilarang terima atau berikan gratifikasi, terhitung meminta THR. Jika terbukti bersalah akan beroleh sanksi disiplin.

Namun, setelah menginterogasi dua pedagang yang mengaku dimintai THR Satpol PP terungkap kecuali mereka dimintai THR oleh koordinator pedagang.

Tak cuma itu, Ujang terhitung mendengar kecuali duwit yang dihimpun akan dibelikan takjil untuk Satpol PP, hal itu tidak benar.  Agen Togel Online Terpercaya

"Anak-anak sudah bisa THR kemarin, enggak tersedia kita minta-minta sama pedagang," katanya dikutip berasal dari Kompas.

Ujang menyebutkan sudah melaporkan dua pedagang yang mengaku dimintai THR oleh anggota Satpol PP. Sebab, mereka sudah memfitnah Satpol PP Jakarta selatan.

Ujang menjelaskan, orang yang berkenaan di dalam video itu adalah M Nur Shoim, pengamen yang tersedia di dalam video selanjutnya dan Tyas pedagang sosis bakar yang merekam video dan juga memviralkan video tersebut.

keduanya ditemui pas tengah berdagang di Taman Ayodya, Kebayoran Baru pada Jumat malam.

Ketika diinterogasi dan dibawa ke kantor polisi keduanya mengaku apa yang dikatakan di dalam video itu tidak benar. Mereka pun meminta maaf, namun mereka selalu dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Selatan atas tuduhan tindak pidana penghinaan atau fitnah dan menyalahgunaan media informasi dan transaksi elektronik. Agen Togel Online

"Mereka sudah minta maaf dan membuat surat pernyataan bahwa itu tidak benar, namun kita laporkan gara-gara diperintah pimpinan layaknya itu," kata Ujang.

SHARE :
CB Blogger
 
Copyright © 2014 Cinta Berita. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger