Viral    Unik    Olahraga    Politik    Ekonomi    SelebNews    Pasang Iklan   
Home » » Divonis Kanker, Miliarder Muda Ini Habiskan Hartanya untuk Beramal , Kematiannya Jadi Duka Dunia

Divonis Kanker, Miliarder Muda Ini Habiskan Hartanya untuk Beramal , Kematiannya Jadi Duka Dunia

Posted by Cinta Berita on Rabu, 11 Juli 2018



Hidup seorang manusia tak ada yang memahami akan bertahan hingga kapan. Hanya Tuhan yang memahami batasan umur makhluknya entah itu manusia, hewan atau tumbuhan sekalipun. Agen Poker Terpercaya

Hal berikut dikarenakan kematian juga ke dalam takdir muallaq, takdir tentu berasal dari Allah yang tidak sanggup diubah oleh manusia.

Akan tetapi, hal berikut sanggup diubah dengan jalan memperbaiki nasib sebelum akan ajal mampir menjemput.

Nasib yang dimaksud adalah apakah kita akan meninggal dalam keadaan husnul khotimah atau suul khotimah. Hal berikut sanggup diubah oleh kita sendiri.

Seperti yang berlangsung terhadap salah seorang pemuda asal Australia. Pemuda ini bernama Ali Banat berasal berasal dari Greenacre di barat energi Sydney, Australia.

Pemuda ini merupakan entrepreneur yang sukses, hidup nyaman dan bergelimang kemewahan. Kamar tidurnya saja dipagari dengan sepatu Louis Vuitton, cuma satu merk alas kaki yang dikenakannya, dan gelang seharga $ 60.000 (£ 33.945).

Salah satu mobilnya juga Spider Ferrari senilai $ 600.000 (£ 339.237,50). Dan masih juga daftar kekayaan Ali yang lainnya yang sudah pasti akan menyebabkan mata semakin melotot kecuali disebutkan satu persatu.




Namun, hidupnya saat itu juga beralih 180 derajat. Pada bulan Juli 2015, Ali mendapat berita yang tidak pernah terlintas mirip sekali dalam pikirannya.

Pengusaha berusia 33 tahun ini didiagnosis Kanker Karsinoma Kistik Adenoid stadium 4. Bahkan oleh dokter, hidupnya diperkirakan bertahan hingga 7 bulan saja. Sontak, hal berikut menyebabkan dirinya syok dan sedih.

Tapi kalian memahami apa yang diperbuatnya usai mendengar vonis dokter? Bukan putus asa dan mengeluh dalam keterpurukan, justru pemuda ini bangkit dan lakukan hal luar biasa.

Semua harta kekayaannya ia sumbangkan ke badan amal yang juga didirikannya. Ia mendirikan badan amal bernama Muslims Around the World (MATW) terhadap Oktober 2015.

Menurutnya, ketika dia sakit, semua harta kekayaan yang dengan ada problem payah ia kumpulkan ini tak ada bermakna lagi.

"Saat kau memahami bahwa kau sakit atau kau tidak miliki banyak pas untuk hidup, ini adalah hal terakhir yang inginkan kau kejar."

"Dan begitulah langkah kita menekuni kehidupan sehari-hari, " katanya pas diwawancara di program Youtube bertajuk Gifted With Cancer.

Tak cuma itu, menurutnya juga, kanker yang ia derita bukanlah suatu penyakit melainkan sebuah 'karunia' berasal dari allah.

Ia pernah diwawancara oleh 'Living Muslim', sebuah serial video memproduksi komunitas Muslim Australia, yang ditayangkan di Facebook terhadap November 2015 lalu.

"Saya diberi karunia oleh Allah, Alhamdulillah, dengan kanker yang ada di semua tubuh saya," ujar Ali dalam video tersebut.

Organisasi MATW miliknya ini sudah menopang ribuan orang di sejumlah negara juga Togo, Ghana, dan Burkina Faso.

Ali juga tak segan untuk berkunjung ke berbagai negara di Afrika.

Bahkan ia bekerja keras untuk mencari sponsor sehingga 100% donasi sanggup diberikan ke proyek dan tidak ada biaya administrasi mirip sekali.

Dengan uang donasi itu, MATW memiliki tujuan untuk membangun desa bagi lebih berasal dari 200 janda, masjid, sekolah ke tempat tinggal 600 yatim piatu, tempat tinggal sakit mini atau pusat medis, dan bisnis untuk menopang masyarakat setempat.

Hal berikut sanggup terlihat di Instagram official MATW @matw_project.

Bahkan, dana yang tadinya cuma menargetkan $1 juta dolar, atau Rp 10 miliar ini kini sudah melebihi target.

Ali kerap memberikan perkembangan paling baru baik berasal dari proyeknya di Afrika hingga keadaan kesehatannya, khususnya melalui video di Facebook dan Instagram, kepada ratusan ribu pengikutnya. Agen Casino Terpercaya

Dalam keadaan hidung yang diberi selang infusan, kantung mata yang terasa menghitam, bibir yang pucat, Ali selalu rajin berikan semangat dalam berbagai video yang diunggahnya di account @matw_project.

Usai berjuang menopang masyarakat yang kekurangan dan membutuhkan, rupanya Allah masih memberikan kesempatan hidup lebih lama untuk Ali Banat.

Ia sanggup bertahan hingga tiga tahun lamanya.
Pada Selasa (29/5/2018), Ali Banat menghembuskan napas terakhirnya sebelum akan azan Magrib berkumandang.

Ali meninggal pas di hari ke-13 bulan suci Ramadan.

Berbagai ucapan bela sungkawa pun mengalir berasal dari sahabat, saudara sesama muslim dan juga yang lainnya. Proses pemakamannya pun disiarkan secara segera di Facebook MATW project.

Sudah nyaris 3 juta orang saksikan video tersebut. Bandar Bola

Ratusan orang juga ikut mendoakan dan mengiringi kepergian Ali Banat ke peristirahatan terakhir.

SHARE :
CB Blogger
 
Copyright © 2014 Cinta Berita. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger