Bandar Togel Online Terpercaya
Viral    Unik    Olahraga    Politik    Ekonomi    SelebNews    Pasang Iklan   
Home » » Walaupun Sang Anak Telah Sukses Menjadi Bupati Ibu Asal NTT Ini Tetap Hidup Sederhana Dengan Jualan Sayur

Walaupun Sang Anak Telah Sukses Menjadi Bupati Ibu Asal NTT Ini Tetap Hidup Sederhana Dengan Jualan Sayur

Posted by Cinta Berita on Minggu, 19 Agustus 2018




KEFAMENANU - Penampilan Margaretha Hati Manhitu (78) yang benar-benar sederhana, sebabkan siapa saja yang berjumpa dengannya tak menyangka jikalau dia adalah ibu kandung dari Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT) Raymundus Sau Fernandez. AGEN BOLA

Mengenakan kain sarung dan baju blouse berwarna kuning tanpa alas kaki, Margaretha duduk di depan teras rumahnya yang simpel di Desa Bijeli, Kecamatan Noemuti, Kabupaten TTU.

Di hadapannya, udah terbentang karung putih dan dua bakul berukuran tengah yang memuat buah asam kering. Margaretha pun kemudian meluruskan kedua kaki dan langsung lakukan aktivitas membahas asam.

Ditemani dua orang cucu dan seorang kerabatnya, Margaretha yang tak banyak berbicara kemudian menyita satu persatu asam dari di dalam bakul dan dikupasnya. Setelah bersih, asam tersebut lalu dimasukan ke sebuah bakul lainnya.

Asam kering yang dipetik dan dipungutnya dari sebagian pohon asam di dekat rumahnya, disatuka kemudian dikupas dan dijual kepada kastemer yang udah jadi langganannya.

Uang hasil jualan asam, digunakan oleh Margaretha dan sang suami Yakobus Manue Fernandez (84) untuk kepentingan makan minum sehari-hari. Rutinitas itu udah dia lakukan sejak anaknya Raymundus Sau Fernandez masih kecil.

Menjual asam ditunaikan bersama dengan suami secara rutin tiap-tiap tahun. Selain menjajakan asam, Margaretha yang tinggal bersama dengan seorang anak perempuan dan menantunya, juga menjajakan sayur-sayuran di pasar dan mengelola sawah milik mereka.

Tak sudi jadi beban Meski udah berulang kali dilarang oleh anaknya Raymundus untuk berjualan asam dan sayur di pasar, namun Margaretha senantiasa bersikukuh untuk menjalankan rutinitasnya itu.

Padahal anaknya Raymundus, udah berhasil besar di dalam menjalani karier politiknya di Kabupaten TTU. Sebelum menjabat sebagai Bupati TTU dua periode (2010-2020), Raymundus pernah menempati jabatan sebagai Wakil Ketua DPRD TTU di usia 25 tahun dan Wakil Bupati TTU. PREDIKSI PERTANDINGAN

Selain sebagai Bupati TTU, Raymundus kini dipercaya jadi Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Nasdem Provinsi NTT.

Dengan segudang prestasi politik dan jabatan yang dimiliki putra sulungnya itu, pasti Margaretha sanggup saja bersama dengan mudah mendapatkan sarana yang mewah.
Tapi bagi Margaretha, dia tidak menghendaki membebani putranya.

Sejumlah pemberian dan sarana yang diberikan oleh putranya tidak diterima oleh Margaretha dan suami.

"Kami tidak sudi membebani anak kami, sebab dia itu kerja untuk masyarakat banyak. Saya kerja bersama dengan suami aku untuk makan sehari-hari," ujarnya kepada Kompas.com, Kamis (16/8/2018).

Walaupun anaknya udah sukses, namun Margaretha pun tak lupa senantiasa menasihati putra untuk bekerja bersama dengan baik untuk rakyat. "Saya senantiasa pesan buat anak aku untuk kerja yang baik untuk rakyat dan jaga nama baik keluarga," ucapnya.

Salut dan bangga Menanggapi sikap orang tuanya itu, Bupati TTU Raymundus Sau Fernandez mengaku udah melarang ibunya berjualan asam dan sayur di pasar.


"Saya udah larang, namun mama senantiasa tidak mau, sebab mama bilang kami udah tanam di kebun, jadi hasilnya perlu dijual,"kata Raymundus.

Raymundus pun mengaku, jikalau sang ibu mampir ke rumahnya, paling lama hanya dua hari saja, sebab ibunya menghendaki pulang untuk bekerja menanam sayur dan melacak asam dan juga mengurus sawah.

Hal yang sebabkan Raymundus salut bersama dengan sikap ibunya yakni, tiap-tiap kali dia dan anak-anaknya liburan, ibunya udah buat persiapan duit bagi anak-anaknya untuk membeli buku sekolah.

Raymundus pun bangga bersama dengan kepribadian ibunya yang pekerja keras dan bertanggung jawab bersama dengan pekerjaannya. Pelajaran punya nilai Raymundus mengaku, banyak studi dari kerja keras yang udah diajarkan oleh ibunya, yang ditunjukan pada dia dan adik-adiknya sejak kecil.

"Kerja keras, kerja tanggung jawab sampai tuntas dan ini pelajaran yang benar-benar punya nilai buat diri aku sampai kala ini, aku pegang teguh di dalam hidup," ucapnya.

"Mama di dalam usia yang udah 78 tahun, masih senantiasa kerja kebun dan sawah bersama dengan bapak. Tentu perihal yang benar-benar punya nilai buat saya.

Mereka senantiasa menyebutkan kepada aku bahwa, nikmatilah keringatmu sendiri lebih punya nilai dan tidak boleh ambil hak orang lain," sambungnya. LIVE SCORE

Raymundus pun berharap, ibu dan bapaknya senantiasa sehat dan usia panjang, sehingga senantiasa beri tambahan spirit kepada dia dan anak-anaknya.

SHARE :
CB Blogger
 
Copyright © 2014 Cinta Berita. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger