Viral    Unik    Olahraga    Politik    Ekonomi    SelebNews    Pasang Iklan    FILM   
Home » » Warganet Malaysia & Warganet Indonesia Akur Dalam Berbincang

Warganet Malaysia & Warganet Indonesia Akur Dalam Berbincang

Posted by Cinta Berita on Senin, 03 September 2018




Cinta Berita - Jawaban netizen Malaysia kala ditanya netizen Indonesia ini tuai pujian dari Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia, Syed Saddiq. Togel Online

Hal ini bermula dari pemberitaan seorang skateboarder asal Malaysia, Fatin Syahirah Roszizi.

Fatin Syahirah Roszizi adalah skateboarder yang mewakili Malaysia di Asian Games 2018.

Sama seperti skateboarder asal Indonesia, Bunga Nyimas, umur Fatin termasuk masih belia.

Ia masih berusia 16 tahun.

Di Asian Games, ia berjuang bersama skateboarder lainnya, Yaziru Amiru Dasyir Zainordin, Ian Nuriman Amri, dan Christina Lai Grace.

Namun, Fatin di-bully habis-habisan oleh netizen Malaysia.


Fatin capai posisi terakhir di no women's street terhadap Rabu (26/8/2018).

Pertandingan itu dimenangkan oleh Margielyn Didal dari Filipina.

Sedangkan Kaya Isa dari Jepang dan Bunga Nyimas dari Indonesia mengantongi medali perak dan perunggu.

Segera sehabis laga berakhir, Fatin langsung dikritik habis-habisan oleh netizen Malaysia.

Fatin bahkan hingga disebut sebagai "a disgrace to the national contingent (aib kontingen negara)" dan "a waste of time and money (buang-buang kala dan uang)".

Hingga akhirnya, Fatin menghapus beberapa posting-annya di akun Instagram @fatinsyahirahroszizi.

Fatin lalu meninggalkan Instagram Story berlatar hitam bersama postingan "Sorry, Malaysia".





Mengetahui hal tersebut, Menpora Malaysia, Syed Saddiq, tak tinggal diam.

Lewat akun Twitter-nya, @SyedSaddiq, ia mengungkap kegeramannya, Kamis (30/8/2018). Agen Togel Online Terpercaya

"This should never happen! Mmg puas orang kritik namun kita x berada di area dia. To be 16 & representing your country, the pressure must be unimaginable. Jika ada pihak yang patut dikritik, kritiklah kementerian & persatuan, bukan Fatin. Malaysians, we are better than this."

"(Ini tidak selayaknya terjadi! Memang orang puas kritik namun kita tak berada di area dia. Usia 16 & merepresentasikan negaramu, tekanannya tak mampu dibayangkan. Jika ada pihak yang patut dikritik, kritiklah kementerian & persatuan, bukan Fatin. Warga Malaysia, kita lebih baik dari ini.)"

Tweet Syed Saddiq ini lalu ditanggapi seorang netizen Indonesia, @Blitariawan.

"Mas, Mbak maaf di awalnya kok orang malaysia kalo ngomong atau ngetik campur campur serupa bahasa inggris kenapa ya ?," tulis @Blitariawan, Kamis (30/8/2018).

Pertanyaannya kemudian dijawab seorang netizen Malaysia.

"Maaf memang sesetengah kita biasa begitu. Sudah budaya dlm percakapan harian. Bahasa Inggeris ni ringkas, mesej disampaikan tanpa banyak menulis," balas @ElationStuff.

Akun @Blitariawan pun berterima kasih pertanyaannya udah dijawab.

"Makasih banyak udah menjelaskan, padahal saya udah suudzon "waduh dapat dibully saya". Terima Kasih sekali ulang atas pengetahuannya."

"Kenapa mesti dibuli pertanyaan yang biasa & sopan begitu? Sikap menginginkan sadar itu mutlak utk saling kenal & ukhwah. You are very welcome here. Maaf 'mbak' itu bukan khas untuk wanita kah?," balas @ElationStuff.

Screenshot percakapan tersebut lalu diunggah oleh akun @qronoz, Sabtu (1/9/2018).

Ia menuliskan, "Belajar budaya negara tetangga kita Malaysia lewat Twitter. Kuncinya sederhana: nggak ringan tersinggung."

Tweet @qronoz ini hingga berita ditulis, udah di-retweet hampir 2.000 kali dan menuai 1.100 likes. Agen Togel Online Terpercaya

Unggahan inipun menuai komentar netizen.

"Saya pun demikian. Bertemu bersama kawan baru seperjalanan orang Malaysia kala keliling Eropa. Dia benar-benar friendly dan very helpful.," tulis @Carolina_Chlara.

"Kalau disini ngomong campur english dikatain anak jaksel masa," kata @arieridwan8.

SHARE :
CB Blogger
 
Copyright © 2014 Cinta Berita. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger