Viral    Unik    Olahraga    Politik    Ekonomi    SelebNews    Pasang Iklan    FILM   
Home » » Mahasiswi di Pontianak Terlibat Prostitusi Online, Polisi Temukan Satu Bungkus Kondom saat Penangkapan

Mahasiswi di Pontianak Terlibat Prostitusi Online, Polisi Temukan Satu Bungkus Kondom saat Penangkapan

Posted by Cinta Berita on Selasa, 15 Januari 2019



Cinta Berita - Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono sudah perintahkan untuk kembangkan penanganan perkara kasus prostitusi yang melibatkan seorang mahasiswi berusia 25 Tahun sebagai muncikari oleh Subdit IV Ditreskrimum Polda Kalbar pada Jumat (11/1)

Pernyataan itu di sampaikan Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono saat di konfirmasi pada Senin (14/1/2019) siang di Mapolda Kalbar.

"Saya sudah koordinasikan Direktur Reskrimum, saya bilang untuk di kembangkan,"tegasnya.

Selain itu, Jenderal Polisi bintang dua ini juga menuturkan kasus prostitusi itu adalah kasus penyakit masyarakat yang merupakan hal yang salah.

Seperti di ketahui sebelumnya‎ Anggota Subdit IV Ditreskrimum Polda Kalbar mengungkap kasus tindak pidana prostitusi yang ‎informasinya bersumber laporan dari masyarakat pada Jumat (11/1) malam sekitar pukul 20.00 WIB di Hotel berbintang yang berada jl Gajahmada Pontianak.

‎Kasus prostitusi di kota Pontianak yang berhasil di ungkap, Polisi berhasil mengamankan satu orang pelaku sebagai muncikarinya seorang mahasiswi‎, selain itu juga diamankan dua orang saksi korban.

Kedua korban yakni berinisial LK dan SC, serta untuk pelaku muncikari yakni SC (25) warga Sui Jawi Dalam kecamatan Pontianak Kota.

‎Untuk barang bukti, Anggota Subdit IV Ditreskrimsus Polda Kalbar mengamankan uang tunai Rp3 Juta dan, satu bungkus alat kontrasepsi.

Tiga unit HP milik korban dan pelaku muncikari serta dua kunci kamar hotel nomor 306 dan 308

Dua korban diamankan di kamar dan sementara pelaku muncikari berinisial SA yakni di cafe  lounge the roof lantai 4 Hotel di Pontianak.

Untuk sementara Pelaku muncikari SA, Polisi akan menjeratnya di Pasal 296 KUHP tentang muncikari dengan ancaman pidana satu tahun empat bulan, tapi ini Polisi masih dalam tahap proses lebih lanjut.

Kronologi Pengungkapan

Sebelumnya diberitakan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kalbar mengungkapkan sumber informasi yang berujung penangkapan.

Ditreskrimum mendapatkan laporan dari masyarakat yang mengetahuinya dari media sosial.

Direktur Reskrimum Polda Kalbar Kombes (Pol) Arif Rachman melalui Kasubdit IV Ditreskrimum AKBP Ongky Isgunawan menuturkan informasi yang diterima yakni bermula pada Kamis (10/1/2019) pagi.

Dimana anggotanya di Subdit IV Dit Reskrimum Polda Kalbar menerima laporan dari masyarakat.

"Informasi yang kita terima pelaku muncikari berinisial SA ini diduga kuat melakukan tindak pidana prostitusi melalui media sosial ," kata AKBP Ongky Isgunawan  Sabtu (12/1/2019).

Berbekal informasi itu, anggota Subdit IV melalukan penyelidikan.

Diketahui pada, Jumat (11/1/2019) sore, SA menawarkan dua orang perempuan LK (26) dan SC (32) kepada anggota polisi yang sedang melakukan penyamaran.

"Pelaku ini nawarkan perempuan ke anggota kita yang melakukan penyelidikan," kata Mantan Kasatrolda Ditpolair Polda Kalbar ini. 

Lanjutnya, perjanjian awal transaksi berupa tarif dan lokasi disepakati.

Pada Jumat malam sekitar pukul 19.40 WIB dilakukan transaksi dengan pelaku muncikari SA di satu kamar yang berada di Lantai 3 Hotel berada di Jl Gajahmada Pontianak.

SA menunggu di cafe yang berada di Lantai 4 di hotel yang sama.

Selanjutnya, polisi kemudian mengamankan dua perempuan yakni LK dan SC di kamar 306 dan 308.

Kemudian mengamankan sang muncikari SA ‎di cafe Lantai 4 hotel berada di Jl Gajahmada.

"Dari saksi korban SC diamankan uang tunai Rp3 juta yang diterima dari SA serta satu bungkus kondom dari saksi korban LK, dan serta 3 unit HP dari milik dua korban dan pelaku muncikari," katanya.

Ongky menuturkan saat ini dua korban dan pelaku muncikari SA sudah diamankan di Direktorat Reskrimum Polda Kalbar.

Pihaknya kini melakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

"Untuk sementara pelaku muncikari SA ini akan di sangkakan Pasal 296 KUHP tentang muncikari dengan ancaman pidana satu tahun empat bulan, tapi ini masih dalam tahap proses lebih lanjut,"‎ pungkasnya. 



Bingung cari bandar bola online...!!!!  sekarang uda gak jaman lagi bingung laangsung gabung aja disini hanya minimal depo 50000 kamu sudah bisa bermain disini.., buruan gabung tunggu apa lagi..! 

BANDAR BOLA ONLINE | AGEN SBOBET | AGEN IBCBET 

SHARE :
CB Blogger
 
Copyright © 2014 Cinta Berita. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger