Viral    Unik    Olahraga    Politik    Ekonomi    SelebNews    Pasang Iklan    FILM   
Home » » Heboh Jenazah Siap Dimakamkan Dibawa RSUD Lagi, Keluarga Rasakan Ada Denyut Nadi dan Darah Mengalir

Heboh Jenazah Siap Dimakamkan Dibawa RSUD Lagi, Keluarga Rasakan Ada Denyut Nadi dan Darah Mengalir

Posted by Cinta Berita on Senin, 18 Februari 2019


CintaBerita - Jenazah Rasyidin (62) warga Desa Pasi Jambu, Kecamatan Kaway XVI, Aceh Barat tiba-tiba dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cut Nyak Dhien
Meulaboh, sesaat sebelum dimakamkan.

Peristiwa itu tak lain permintaan dari anggota keluarga yang mengaku menemukan kejanggalan yaitu ada darah yang mengalir dan denyut nadi, diduga Rasyidin masih hidup.
Kejadian tentu membuat warga setempat geger dengan kejadian itu.

1. Jenazah Rasyidin Keluarkan Darah




Peristiwa yang menyedot perhatian warga terjadi di Desa Pasi Jambu, Kecamatan Kaway XVI, Aceh Barat, Jumat (25/1/2019).

Jenazah Rasyidin (62) yang sudah dikafani dan siap untuk dikuburkan tiba-tiba dibawa kembali ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cut Nyak Dhien Meulaboh.

Gara-garanya, keluarga menemukan kejanggalan pada tubuh jenazah, yakni darah bercucuran di kepala.

Selain itu, seorang anggota keluarga yang meraba bagian leher menyatakan Rasyidin masih hidup, karena ada denyut pada urat nadi lehernya.

Ceritanya berawal ketika Rasyidin yang tercatat sebagai warga Desa Lampaseh Kota Kecamatan Kutaraja, Banda Aceh, dibawa pulang ke kampung halamannya karena meninggal
dunia pada, Jumat (25/1/2019) subuh sekira pukul 05.00 WIB.

Pria pensiunan guru itu dibawa pulang ke rumah keluarganya di Desa Pasi Jambu, Kecamatan Kaway XVI, Aceh Barat.

Kabar meninggalnya Rasyidin sudah diumumkan di Meunasah Gampong Pasie Jambu, sehingga warga serta kerabat datang berkumpul ke rumah orang tua Rasyidin, menanti
kedatangan jenazah.

2. Liang Kubur pun Sudah Disiapkan.




Situasi menjadi heboh, ketika jenzah tiba sekira pukul 16.30 WIB.

Keluarga yang ingin melihat jenazah yang sudah dikafani, merasa curiga karena menemukan kejanggalan, yakni darah bercucuran di kepala.

Seorang anggota keluarga bahkan mengaku merasakan ada denyut pada nadi bagian leher.

Setelah musyawarah singkat, akhirnya jenazah yang akan dikebumikan itu dibawa kembali dengan ambulans ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cut Nyak Dhien Meulaboh, untuk
memastikan kondisinya apakah sudah meninggal dunia atau belum.

Peristiwa yang jarang terjadi ini membuat heboh warga yang memadati rumah keluarga almarhum di Desa Pasi Jambu, Kecamatan Kaway XVI.

Beredar informasi, Rasyidin dibawa kembali ke rumah sakit karena diyakini masih hidup, karena tubuhnya masih hangat dan ada keluarga yang mengaku merasakan denyut pada
urat nadi leher.

Selain itu, keluarga juga curiga dengan darah yang mengucur di bagian kepala korban.

Namun ketika diperiksa oleh pihak medis di RSUD, Rasyidin dinyatakan sudah meninggal dunia.

Menyikapi kondisi tak lazim ini, keluarga langsung melaporkan ke Polres Aceh Barat, sementara jenazah langsung divisum oleh pihak medis di ruang mayat RSUD Cut Nyak
Dhien.

Setelah divisum, sekira pukul 18.30 WIB, jenazah Rasyidin yang sudah meninggal dunia itu kembali dibawa pulang ke rumah ke Desa Pasi Jambu Kecamatan Kaway XVI, Aceh
Barat dengan ambulans rumah sakit setempat.

Beberapa keluarga dari Rasyidin ketika ditanyai Serambinews.com di RSUD Cut Nyak Dhien menyatakan, janazah Rasyidin dibawa ke rumah sakit itu untuk memastikan terhadap
kepastian apakah benar sudah meninggal dunia atau tidak.

Termasuk memastikan adanya temuan kejanggalan, karena darah segar ke luar dari kepala.

“Keluarga membawa ke rumah sakit karena ada kejanggalan,” kata Iswandi.

Dikatakannya, keluarga sudah melaporkan ke Polres Aceh Barat untuk divisum sehingga bisa dipastikan apakah meninggal sudah wajar atau tidak.

Menurut dia, keluarga juga melaporkan peristiwa ini ke Polsek Kutaraja, Banda Aceh.

3. Tanggapan Polisi




Kapolres Aceh Barat, AKBP Raden Bobby Aria Prakasa SIK yang mengatakan, pihak keluarga dari korban datang ke Polres melaporkan terhadap dugaan ditemukan kejanggalan
terhadap jenazah.

“Kita sudah buatkan surat ke rumah sakit untuk dibuatkan visum,” katanya.

Dikatakan, petugas sudah mengarahkan keluarga Rasyidin untuk membuat laporan resmi ke polisi di Banda Aceh, karena tempat kejadian perkara (TKP) di Banda Aceh.

Kapolres mengatakan, hasil visum dari RSUD Cut Nyak Dhien akan dikirim ke Banda Aceh jika memang dibutuhkan untuk penyelidikan.

4. Sempat Jual Tanah




Informasi lain diperoleh Rasyidin selama ini menetap di Banda Aceh dan berprofesi sebagai guru.

Belum diketahui persis sakit apa yang mendera, sehingga tiba-tiba dilaporkan Rasyidin meninggal dunia ketika di dalam kamar rumahnya di Desa Lampaseh Kota.

Terhadap laporan meninggal juga disebut-sebut sudah dicek oleh tenaga medis di Banda Aceh.

Setelah dipastikan meninggal dunia.

Rasyidin dimandikan dan dikafani di Banda Aceh serta dibawa pulang untuk dikebumikan di Meulaboh yang merupakan kampung halamannya.

Sempat beredar informasi, sebelum meninggal, Rasyidin sempat pulang ke Meulaboh untuk menjual tanah.

Ia kembali ke Banda Aceh dengan membawa uang puluhan juta hasil penjualan tanah.


Suka main lotre dan bingung cari bandar online terpercaya.....? Tak Usah Bingung lagi uda gak jaman ini ada bandar oline terpercaya se -indonesia dan paling aman ... hanya dsini dengan minimal dposit 25.000 kamu bisa bermain sesuka hatimu banyak bonus dan hadiah menarik lainya....

bandar togel | shio togel | agen togel



close
Image and video hosting by TinyPic

SHARE :
CB Blogger
 
Copyright © 2014 Cinta Berita. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger