Viral    Unik    Olahraga    Politik    Ekonomi    SelebNews    Pasang Iklan    FILM   
Home » » Sersan Badri Prajurit Kopassus Ditempeleng dan Ditembak Kawan kala Menyusup ke Dalam GAM

Sersan Badri Prajurit Kopassus Ditempeleng dan Ditembak Kawan kala Menyusup ke Dalam GAM

Posted by Cinta Berita on Sabtu, 20 April 2019



Cintaberita Kisah penyusupan seorang prajurit Kopassus ke dalam kelompok Gerakan Aceh Merdeka terungkap dalam buku 'Kopassus untuk Indonesia, karangan Iwan Santosa dan EA Natanegara'

Seorang prajurit Kopassus pernah ditempeleng aparat hingga ditembaki kawannya sendiri kala menyusup dalam organisasi pemberontak GAM.

Melansir buku 'Kopassus untuk Indonesia, karangan Iwan Santosa dan EA Natanegara', prajurit kopassus itu bernama Sersan Badri, yang ditugaskan untuk masuk ke lingkaran utama Gerakan Aceh Merdeka (GAM) terhadap 2003.

Agen Judi Online Terpercaya Agen Bola Terpercaya Agen Poker Terpercaya

Sebelum ditumpas habis, GAM sempat sebagian kali melancarkan aksinya di Aceh dan basis militer mereka berada di Lhokseumawe.

Sebelum menggerakkan misinya, sepanjang satu tahun Sersan Badri memetakan keadaan lapangan Aceh terutama dahulu.

Bukan perkara yang mudah bagi Sersan Badri untuk memasuki organisasi pemberontak GAM.

Sersan Badri menentukan menyamar sebagai seorang pedagang buah durian yang mengirim dagangannya dari Medan ke Lhokseumawe.

Sejumlah pengalaman unik pernah dialami oleh Sersan Badri layaknya ditempeleng aparat kala lewat pos penjagaan sebab diminta pembagian durian.

Setelah sukses menyusup masuk, Sersan Badri mendapat tantangan dari GAM. Ia sebagian kali kudu mengecoh patroli TNI agar GAM tidak dapat disergap.

Baca juga : Rahasia Rayuan Maut Sopir Bus Bikin Siswi SMA (16) Mau Datang ke Kamar 2 Minggu, Terbongkar

Bahkan, Sersan Badri diminta meloloskan anggota GAM ke Malaysia.

Yang paling gila adalah kala Sersan Badri diminta menyembunyikan istri Panglima GAM.

Karena misinya yang terlampau rahasia dan sedikit yang mengetahuinya, ia sering ditembaki oleh temannya sendiri kala GAM dikepung oleh prajurit TNI.

Setelah Idul Fitri terhadap tahun 2004, turun perintah penangkapan hidup atau mati tiga pimpinan GAM yakni Muzakir Manaf, Sofyan Dawood, dan Said Sanan diturunkan.

Sersan Badri memberikan Info keberadaan tokoh-tokoh penting GAM itu.

Ia memberitahu kepada induk pasukan bahwa ketiganya berada di Cot Girek

Kopassus pun menyerbu markas GAM di rawa-rawa Cot Girek.

Said Adnan dan ajudannya seorang desersi TNI sukses dilumpuhkan. Mereka tewas akibat tembakan di dada dan perut.

Namun, dua tujuan lainnya sukses lolos, yakni Muzakir Munaf dan Sofyan Dawood. Mereka sukses lolos sebab menyingkir ke kawasan Nisam.

Kendati demikian, Sersan Badri sukses mendapatkan senjata yang digunakan dan sumber dana GAM.

Tim intelijen Kopassus sukses mendapatkan bongkar muat sebanyak 125 pucuk senapan milik GAM yang sukses diselundupkan dari Thailand ke Malaysia.

SHARE :
CB Blogger
 
Copyright © 2014 Cinta Berita. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger