Viral    Unik    Olahraga    Politik    Ekonomi    SelebNews    Pasang Iklan    FILM   
Home » » Ryamizard Ryacudu Sebut Tim Mawar Kopassus Sudah Selesai

Ryamizard Ryacudu Sebut Tim Mawar Kopassus Sudah Selesai

Posted by Cinta Berita on Rabu, 12 Juni 2019



Cintaberita Sleman - Menteri Pertahanan (Menhan) RI, Ryamizard Ryacudu menolak berkomentar soal keterlibatan eks anggota Tim Mawar Komando Pasukan Khusus  (Kopassus) TNI AD dalam kerusuhan 22 Mei lalu.

Diduga ada peran anggota eks Tim Mawar Kopassus yang mendalangi kerusuhan tersebut.

Menhan menyebut Tim Mawar Kopassus sudah selesai dan tidak perlu diungkit-ungkit lagi.

Menurutnya, hukuman dan sanksi sudah dijatuhkan terhadap tim tersebut, sehingga tidak perlu lagi mengaitkan peristiwa 22 Mei lalu dengan keberadaan Tim Mawar.

"Tim Mawar kan sudah selesai, sudah ada hukuman. Sudah selesai lah, jangan dipakai-pakai lagi. Kalau ada itu tanya sama Polisi," ujarnya usai bersilaturahmi ke kediaman Buya Syafii Maarif, Selasa (11/6/2019).

Ia menerangkan, hal itu tidak berkaitan lagi dengan TNI di masa sekarang.

Agen Togel Resmi Agen Togel Terpercaya Bandar Togel Terpercaya

Meskipun di masa lalu Tim Mawar menjadi bagian dari TNI AD, Ryamizard menolak peristiwa 22 Mei ada kaitan dengan institusi TNI.

"TNI ya nggak ada urusannya. Itu tim lain, meskipun itu dulu TNI. TNI sekarang ya sudah lain lah," imbuhnya.

Baca juga : Habil Marati Politisi PPP dan Eks Manajer PSSI Donatur Pembunuh Bayaran 5 Jenderal dan Bos Survei

Ryamizard juga menegaskan hukum sebagai panglima tertinggi dalam kehidupan berbangsa yang mesti ditaati.

Sehingga, siapapun yang terlibat mesti diproses dan ikut ketentuan hukum yang berlaku.

Berikut fakta-fakta Tim Mawar dikutip Tribunnews.com dari berbagai sumber:

Diketahui, Tim Mawar adalah sebuah tim kecil dari kesatuan Kopassus Grup IV, TNI Angkatan Darat.

Tim Mawar dibentuk oleh Mayor Bambang Kristiono pada Juli 1997.

Dikutip dari Tribun Timur, target Tim Mawar adalah memburu dan menangkapi aktivis radikal.

Tim ini adalah dalang dalam operasi penculikan para aktivis politik pro-demokrasi pada 1998.

Setelah operasi penculikan aktivis terbongkar, para personel Tim Mawar diseret ke pengadilan

Setidaknya ada 11 anggota Tim Mawar yang diajukan ke Mahkamah Militer Tinggi (Mahmilti) II pada bulan April 1999.

Saat itu Mahmilti II Jakarta yang diketuai Kolonel CHK Susanto memutus perkara nomor PUT.25-16/K-AD/MMT-II/IV/1999 yang memvonis Mayor Inf Bambang Kristiono (Komandan Tim Mawar) 22 bulan penjara dan memecatnya sebagai anggota TNI.

Pengadilan juga memvonis Kapten Inf Fausani Syahrial (FS) Multhazar (Wakil Komandan Tim Mawar), Kapten Inf Nugroho Sulistiyo Budi, Kapten Inf Yulius Selvanus dan Kapten Inf Untung Budi Harto, masing-masing 20 bulan penjara dan memecat mereka sebagai anggota TNI.

Sedangkan, 6 prajurit lainnya dihukum penjara tetapi tidak dikenai sanksi pemecatan sebagai anggota TNI.

SHARE :
CB Blogger
 
Copyright © 2014 Cinta Berita. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger