Viral    Unik    Olahraga    Politik    Ekonomi    SelebNews    Pasang Iklan    FILM   
Home » » Bayi Lahir berasal dari Rahim Orang yang Sudah Meninggal, Peristiwa Luar Biasa, Begini Penjelasan Ahli

Bayi Lahir berasal dari Rahim Orang yang Sudah Meninggal, Peristiwa Luar Biasa, Begini Penjelasan Ahli

Posted by Cinta Berita on Jumat, 12 Juli 2019


Cintaberita -  Peristiwa luar biasa, bayi lahir berasal dari rahim orang yang telah meninggal.

Bulan lalu, lahirlah bayi pertama berasal dari transplantasi rahim donor orang yang telah meninggal di Amerika Serikat.

Dilansir berasal dari USA Today, Selasa (9/7/2019), sang ibu, yang berusia pertengahan 30-an, adalah satu berasal dari tiga wanita yang sukses menerima transplantasi dan yang pertama kali melahirkan.

Uji coba melibatkan 10 wanita dengan infertilitas uterus (UFI).

Menurut Klinik Cleveland, "Wanita yang menderita UFI tidak memiliki rahim, atau rahimnya diangkat, sehingga mereka tidak sanggup hamil."

"Penting untuk diingat bahwa ini tetap penelitian, namun menarik untuk lihat apa pilihan untuk wanita di jaman depan," kata spesialis kedokteran ibu-janin Dr. Uma Perni di dalam sebuah pernyataan.

Agen Judi Online Terpercaya Agen Bola Terpercaya Agen Poker Terpercaya

Perni adalah bagian berasal dari tim perawatan ibu tersebut.

"Transplantasi rahim wanita adalah prosedur kompleks," kata pakar bedah transplantasi Dr. Andreas Tzakis di dalam pernyataan yang sama.

Baca juga : Sabu 5 Kilogram Diamankan Petugas di Pelabuhan Muntok, Dua Pelaku Dibawa ke Pangkalpinang

“Melalui penelitian ini, kita punya tujuan menjadikan peristiwa luar biasa ini sebagai pilihan bagi wanita yang memiliki persoalan serupa."

"Kami berterima kasih kepada pendonor. Kemurahan hati mereka sangat mungkin untuk mewujudkan idaman pasien untuk kelahiran bayi."

Transplantasi Rahim dari Pendonor yang Sudah Meninggal

Ini adalah peristiwa ke dua kalinya di dunia, di mana seorang wanita sanggup melahirkan sehabis mendapat transplantasi rahim berasal dari orang yang meninggal.

Kasus pertama dilaporkan di Brasil, Amerika Selatan, pada bulan Desember 2017.

Sebelumnya diketahui bahwa satu berasal dari 5.000 wanita dilahirkan sebagai penderita UFI.

Transplantasi rahim 'tidak ditujukan untuk seumur hidup' dan cuma ditujukan untuk satu atau dua kelahiran hidup.

Para wanita yang terlibat di dalam percobaan ini merintis sistem penyaringan yang ketat dan dipantau secara ketat sehabis hamil melalui fertilisasi in-vitro.

Semua 10 wanita yang terlibat dengan studi klinik berusia antara 21 dan 39 tahun.

Bayi perempuan itu dilahirkan melalui operasi caesar.

Klinik Cleveland mengatakan, "dua wanita menanti untuk ditransfer embrio, dan beberapa kandidat lagi menanti untuk transplantasi rahim."

Dua upaya transplantasi lainnya tidak berhasil.

SHARE :
CB Blogger
 
Copyright © 2014 Cinta Berita. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger