Viral    Unik    Olahraga    Politik    Ekonomi    SelebNews    Pasang Iklan    FILM   
Home » » Fantastis! Aset Bos Narkoba Sidenreng Rappang Rp 16 Miliar Kedoknya Jual Sarang Burung Walet

Fantastis! Aset Bos Narkoba Sidenreng Rappang Rp 16 Miliar Kedoknya Jual Sarang Burung Walet

Posted by Cinta Berita on Sabtu, 20 Juli 2019


Cintaberita, MAKASSAR - Fantastis! Aset Bos Narkoba Sidenreng Rappang Rp 16 Miliar Kedoknya Jual Sarang Burung Walet

Agus Sulo alias Lagu (35) kini menjadi orang miskin.

Bos Narkoba berkedok petani dan pemelihara burung walet asal Sidenreng Rappang (Sidrap) ini tak memiliki harta lagi.

Semua hartanya berasal dari hasil jual-beli narkoba diambil oleh negara.

Agus dengan istri di kediamannya, Jl Poros Rappang-Enrekang, Sidrap, di Bulan Ramadan lalu.

Keputusan mengambil alih seluruh harga Agus diumumkan di Makassar, Kamis (18/7/2019).

BANDAR DOMINO99 AGEN BANDARQ AGEN POKER

Badan Narkotika Nasional (BNN) mengambil alih aset Agus senilai Rp 16 miliar, sehabis dia menjadi tersangka pasal Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Baca juga : BREAKING NEWS : WJ Siswa SMA Taruna Indonesia di Palembang Korban Meninggal Dunia

BNN tetap menelusuri harga Agus lainnya.

"Kita Mengenakan pasal pencucian duwit dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara,"kata Direktur TPPU BNN, Brigjen Pol Bahagia Dachi, di halaman Balai Rehabilitasi BNN Badokka, Makassar, kemarin.

Bahagia menjelaskan, Agus Sulo sendiri masuk didalam daftar bandar narkoba internasional yang udah lama beraksi menjajakan barang haram ini.

Polisi butuh waktu dua bulan lebih untuk memburu kekayaan Agus berasal dari penjualan narkoba.

Dalam melancarkan aksinya, Agus Sulo dibantu oleh Syukur (25).

Bahkan, Agus tertangkap sehabis polisi mendengar keterangan Syukur.

Dan, penangkapan Syukur dimulai penangkapan kuris narkoba di Kalimantan Utara, Tyson.

Tyson udah meniti hukuman penjara 8 bulan di Kaltara. Agus dan Syukur baru dua bulan mendekam di area tahanan.

Hanya saja, Agus dan Syukur terancam menjadi orang miskin seumur hidup.

Semua asetnya diambil ini seperti, lahan kosong (tanah), sawah, rumah, mobil mewah, Pabrik telur, dan lain-lain.

Bahkan, petugas juga berhasil mendapatkan duwit tunai senilai Rp 2 miliar.

"Kami bekerja sama dengan Polda Sulsel didalam lakukan penyelidikan kasus ini, hasilnya tersedia lebih dari satu aset miliki nilai memadai fantastis, serta duwit lebih Rp 2 M. Total nilainya total tersedia kira-kira Rp 16 M," memahami Brigjen Bahagia.

Sejumlah aset yang diambil tersebut lebih dari satu besar berada di Kabupaten Sidrap, sedang sejumlah aset lainnya ditemukan di Makassar.

Perang Narkoba

Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Sulsel Brigjen Pol Adnas tunjukkan perang terhadap narkoba tidak benar satunya dengan memiskinkan para pelakunya.

"Ini adalah bagian berasal dari upaya penyelamatan generasi muda bangsa kita, bahkan tahun 2030 kami memiliki bekal bonus demografi," ujar Brigjen Adnas, di sela pengungkapan kasus Agus Sulo tersebut.

Brigjen Pol Adnas tunjukkan menelusuri aset kekayaan dengan perputaran keuangan TPPU ini merupakan upaya hukum maksimal selain berasal dari hukuman badan.

"Segala bentuk tindak pidana tersedia sanksinya, tidak benar satunya adalah hukuman badan layaknya dipenjara. Tapi itu harus melalui sistem pengadilan. Upaya lainnya adalah menelusuri hasil kejahatannya layaknya TPPU," katanya.

SHARE :
CB Blogger
 
Copyright © 2014 Cinta Berita. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger