Viral    Unik    Olahraga    Politik    Ekonomi    SelebNews    Pasang Iklan    FILM   
Home » » Hidup Bocah SD di Kuningan Memprihatinkan, di Rumah Tak Ada Toilet dan Air, Makannya Nasi Garam

Hidup Bocah SD di Kuningan Memprihatinkan, di Rumah Tak Ada Toilet dan Air, Makannya Nasi Garam

Posted by Cinta Berita on Rabu, 31 Juli 2019


Cintaberita - Ada kisah memilukan berasal dari hidup seorang bocah SD di Kuningan, Jawa Barat.

Jodi, perlu bertahan hidup tinggal di rumah yang terlampau sederhana.

Rumah itu tersusun berasal dari bilik kayu di atas tanah.

Atapnya pun terlihat sudah rusak. Banyak genteng yang hilang di atap rumah itu.

Dilansir Cintaberita berasal dari Kompas, kondisi didalam rumah pun terlihat memperihatinkan.

Tak ada toilet di rumah itu, pas dapat membuang air, penghuni rumah perlu ke kebun di dekat rumah.

Di rumah itu, Jodi tinggal dengan kakek dan neneknya yang sudah tua. Mereka adalah Rakun dan Sati.

Jodi memang anak yatim. Sang ayah, Sobirin meninggal dunia gara-gara sakit.

Sementara itu, sang ibu, Ita sudah membangun rumah tangga lagi.

JUDI BOLA BANDAR BOLA ONLINE AGEN SBOBET

Sehari-hari, sang kakek yang berusia 70 th. perlu menghidupi istri dan cucunya.

Baca juga : Ichsan Yasin Limpo Wafat di Jepang, Wapres Jusuf Kalla Minta KBRI di Tokyo Bantu Kepulangan Jenazah

Ia bekerja serabutan, termasuk kerap mendapatkan perlindungan berasal dari pemerintah.

Hasil kerjanya yang tak seberapa dan perlindungan itu digunakan untuk makan sehari-hari.

Menu makanannya pun terlampau sederhana, hanya makan dengan nasi dan ikan asin.

Jika tak ada ikan asin, mereka hanya makan dengan nasi garam atau nasi dan cabe.

"Makan seadanya, jika ikan asin ya ikan asin, jika garam ya hanya garam, jika cabe, ya cabe," kata sang kakek.

Selain hidup dengan kakek dan neneknya, bocah SD itu pun tinggal dengan kakaknya, yakni Dayat dan Mulya.

Selama sebagian tahun, mereka perlu tinggal didalam kegelapan tiap-tiap malam.

Namun, baru-baru ini mereka baru sanggup mendapatkan sedikit aliran listrik.

Saat hujan, permukaan lantai rumah kayu itu pun digenangi air.

Rumah simpel itu hanya disekat pakai tripleks.

Di anggota dapur, sang nenek pakai menunggu yang terbuat berasal dari tumpukan batu bata.

Rumah selanjutnya berada di Dusun Pahing, Desa Margabakti, Kecamatan Kadugede, Kuningan, Jawa Barat.

Untuk menuju rumah Jodi, perlu lewat jalan setapak yang menanjak.

Rumahnya berada di tengah kebun yang berada di dataran tinggi.

Guru bocah SD itu, Atun Rohayatun pun mengaku sudah sempat mampir ke rumah itu.

Atun lah yang memviralkan kisah sedih Jodi yang kerap mengenakan pakaian kotor tanpa alas kaki.

Jodi disebut kerap terlihat kotor gara-gara tak mandi.

Ia tak mandi gara-gara di rumahnya tak ada air termasuk tak ada kamar mandi.

Kala itu, Jodi tak sekolah, ia hanya main melihat anak-anak sekolah.

Melihat bocah itu, para guru di sekolah itu pun membelikan seragam sekolah dan meminta Jodi sekolah.

Atun bahkan memandikan Jodi dan memakaikan seragam tersebut.

SHARE :
CB Blogger
 
Copyright © 2014 Cinta Berita. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger