Viral    Unik    Olahraga    Politik    Ekonomi    SelebNews    Pasang Iklan    FILM   
Home » » Viral Tanah Retak di Tangerang, Jadi Destinasi Wisata Dadakan Hingga Tempat Instagramable

Viral Tanah Retak di Tangerang, Jadi Destinasi Wisata Dadakan Hingga Tempat Instagramable

Posted by Cinta Berita on Rabu, 10 Juli 2019


Cintaberita, JAKARTA - Kabupaten Tangerang masih menyimpan beragam pesona alam yang tersembunyi di pelosoknya.

Bukan berasal dari hasil tangan manusia, tapi wisata alam berikut ada campur tangan sang pencipta sebab sebetulnya terbuat secara alami.

Tanah retak di Pantai Anom, Desa Kramat, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang pun menjadi destinasi dadakan yang menjadi incaran para wisatawan Tangerang sampai luar kota.

Retakan tanah berikut pun sontak langsung viral di sarana sosial lantaran membawa daya tarik yang jarang dijumpai di perkotaan khususnya para pencari konten instagram.

Atau mendadak menjadi tempat instagramable sebutan kekiniannya.

Hasil penelusuran Cintaberita, saat menyambangi fenomena alam yang instagramable tersebut, medan yang harus di lewati wisatawan memadai ekstrem.

Jalan masuk menuju tanah retak Pantai Anom itu berada identik di sebelah Kantor Desa Kramat, Kecamatan Pakuhaji.

Untuk raih lokasi tanah retak Pantai Anom, wisatawan harus mengfungsikan kendaraan roda dua sebab jalanan sempit dan sebelah kanan kirinya terjal langsung ke empang.

Agen Togel Resmi Agen Togel Terpercaya Bandar Togel Terpercaya

Ukuran jalannya pun sempit cuma sekira dua satu setengah meter, untuk menuju Pantai Anom pun dibutuhkan saat sekira 15 menit atau sejauh dua kilometer berasal dari kantor desa Kramat.

Baca juga : Hasil Final Copa America 2019, Brasil vs Peru 3-1, Ini yang Bikin Tim Samba Juara

Hingga saat ini belum ada akses untuk kendaraan roda empat.

Tanah retak Pantai Anom yang viral mendadak menjadi lokasi instagramable di Desa Kramat, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Selasa (9/7/2019).

Kasan, warga asli sana mengatakan tidak habis pikir bahwa lahan dekat lahan garapannya berikut mendadak ramai pengunjung di dalam saat singkat.

"Iya mendadak viral, saya kaget juga. Padahal pernah mah sepi-sepi saja kang, ini kan tanah kekeringan tentu tiap th. adanya. Tapi baru saat ini sampai kayak tempat wisata," ujar Kasan sambil menunjukan arah ke Pantai Anom, Selasa (9/7/2019).

Untuk wisatawan yang membawa mobil tidak harus khawatir lantaran ada ojek warga sekitar yang dapat mengantarkan kamu langsung ke lokasi tanah retak yang instagramable itu.

Anda memadai mengeluarkan duit sebesar Rp10 ribu saja sampai ke lokasi.

Sesampainya Cintaberita di lokasi, tanah seluas sekira satu hektare berikut telah banyak disambangi para pemburu foto jadi berasal dari remaja sampai anak muda.

"Awalnya ini lumpur berasal dari tumpahan laut, tapi ternyata telah masuk ke musim kemarau panjang jadi menjadi retak-retak gini, ukurannya terhitung gede-gede," terang Kasan.

Di sana, wisatawan sanggup sepuasnya menyita gambar untuk berswafoto atau pun hanyalah mengagumi fenomena alam yang jarang berlangsung itu.

Asal Tanah Retak

Kabupaten Tangerang masih menyimpan banyak lokasi wisata alam cocok untuk menghabiskan saat bersama keluarga dan kekasih tercinta.

Seperti, Telaga Biru Cigaru, Tebing Godzilla, Hutan Solear, dan banyak lagi.

Kini bagiannya untuk tanah retak Pantai Anom, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang yang mencuri perhatian netizen sebab keunikannya.

Tanah retak yang terdapat di Pantai Anom berikut ternyata terbuat asli berasal dari alam tanpa ada campur tangan manusia.

Saat ditemui di kantornya, Kepala Desa Kramat, Nur Alam mengatakan, tanah retak berikut berawal sejak enam bulan yang lantas saat meluapnya air Sungai Cisadane.

"Sempat banjir, tanggul ada yang jebol sekitar enam bulan lalu. Sehingga lumpur naik ke Pantai Anom, dan saat ini musim kering air surut menjadi tanah kering dan retak layaknya sekarang," mengerti Nur Alam di kantornya, Selasa (9/8/2019).

Menurutnya, kawasan yang kini menjadi sasaran orang yang dambakan konten menarik berikut awalannya cuma bantara pasar lantas bercampur bersama lumpur.

Setelah tidak turun hujan sejak Lebaran kemarin, lumpur menjadi keras, kering, dan retak-retak sebab kekeringan berkepanjangan

"Jadilah layaknya sekarang, pohon yang tumbuh di atasnya terhitung ikut kering dan mati," sambung Nur Alam.

Namun, walaupun dilanda kering berkepanjangan, ia mengaku warga Desa Kramat tidak menderita kekeringan yang fatal.

Menurutnya saluran irigasi, sumber air bersih semua masih terdistribusikan secara baik dan cukup.

"Tapi keperluan masyarakat masih ada sumur, masih ada air membuat keperluan pertanian. Masih ada air mengalir di salurannya, belum ada warga kekeringan," papar Nur Alam.

Kini lahan tanah retak seluas satu hektare berikut ramai digandrungi wisatawan yang penasaran bersama tanah retak tersebut.

Tanah retak Pantai Anom yang viral mendadak menjadi lokasi instagramable di Desa Kramat, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Selasa (9/7/2019).

Pasalnya, saking ramainya, para pedagang jajanan di sekitarnya kecipratan untung. Omzet mereka pun naik drastis berasal dari sehari cuma beroleh Rp50-100 ribu saat ini sanggup raih Rp2 juta perhari.

"Alhamdulillah menjadi menaikkan penghasilan warga saya juga. Tinggal kita kelola bersama baik agar sanggup rapib dan teratur saja pedagang dan lahan parkirnya," pungkas Nur Alam.

Dalam seharinya pun, kuantitas kendaraan roda dua yang silih berpindah di tanah retak Pantai Anom sanggup raih 500 kendaraan terhadap hari kerja.

Hebatnya, saat akhir pekan Pantai Anom sanggup digandrungi lebih berasal dari seribu kendaraan roda dua.

SHARE :
CB Blogger
 
Copyright © 2014 Cinta Berita. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger