Viral    Unik    Olahraga    Politik    Ekonomi    SelebNews    Pasang Iklan    FILM   
Home » » Mati Lampu Setengah Hari, Gratis Tagihan Rekening Listrik Sebulan

Mati Lampu Setengah Hari, Gratis Tagihan Rekening Listrik Sebulan

Posted by Cinta Berita on Rabu, 07 Agustus 2019


Cintaberita - Mati Lampu 1/2 hari, gratis tagihan rekening listrik sebulan.

Itulah cara pemerintah bertanggung jawab akibat kerugian dialami warga akibat Mati Lampu sebelumnya.

Namun, wajib diketahui, kebijakan penggratisan sebulan itu cuma gegara Mati Lampu 1/2 hari berlaku di Australia, bukan Indonesia.

PT Perusahaan Listrik Negara atau PLN (Persero) menjanjikan kompensasi bagi pelanggan yang mengalami kerugian akibat blackout atau listrik padam atau Mati Lampu yang berlangsung pada Minggu (4/8/2019).

Salah satu kompensasinya adalah pengurangan tarif listrik.

Tahukah Anda, di Australia, negara tetangga Indonesia, pemerintah setempat termasuk pernah memberi tambahan kompensasi kepada warganya sehabis berlangsung pemadaman sepanjang 1/2 hari?

Dikutip berasal dari pemberitaan Kompas.com yang bersumber berasal dari ABC pada 2014, kompensasi yang diberikan berupa gratis cost listrik sepanjang sebulan.

Togel Singapore Daftar Togel Online Buku Mimpi

Kisah soal ini layaknya diceritakan Adeltus Lolok yang pernah mengenyam pendidikan S2 di Adelaide, Australia Selatan.

Baca juga : Video Live Streaming Semifinal Piala AFF U-15: Timnas U-15 vs Thailand Sore Ini Pukul 15.00 WIB

Saat itu, Adeltus mengisahkan pengalamannya mengenai pelayanan lazim kepada Radio Australia.

Seperti apa kisah yang dibagikan Adeltus Lolok?

Ia melukiskan bagaimana pelayanan publik yang dijalankan oleh pemerintah setempat.

Salah satunya, ia sempat tercengang saat menyaksikan temannya menggunggah di media sosial sebuah foto cek senilai 90 dollar Australia yang saat itu jikalau dikonversi ke rupiah kurang lebih Rp 900 ribu.

Ternyata, cek itu pemberian berasal dari perusahaan operator listrik Australia.

Cek itu diberikan sebagai rubah rugi karena tersedia sebuah pohon yang tumbang di depan rumah mereka supaya aliran listrik di kawasan itu terganggu.

Petugas perusahaan listrik sesudah itu singgah dan membereskan persoalan itu.

Listrik mati sepanjang 1/2 hari.

Setelah itu, seutuhnya kembali normal.

Peristiwa yang serupa berlangsung lebih dari satu hari kemudian.

Aliran listrik di sejumlah rumah mengalami pemadaman karena pohon tumbang.

Kompensasi diberikan bersama pemberian cek senilai kurang lebih Rp 900.000, yang setara bersama cost listrik sepanjang sebulan.

Tak cuma soal listrik, Adeltus termasuk menceritakan pengalamannya mengenai gangguan aliran air yang berlangsung di depan rumahnya.

Ia menyebutkan, pada suatu pagi, rumahnya didatangi oleh seorang petugas berasal dari perusahaan air minum setempat.

Petugas itu memberitakan akan melakukan perbaikan persoalan saluran air di kompleksnya.

Pada intinya, petugas itu menghendaki maaf karena saluran air akan terputus sepanjang 1/2 hari bersama ada perbaikan tersebut dan akan menggali lubang besar di dekat gerbang.

"Setengah harian itu, air memang mati. Sebelum jam sebelas, air telah jalan kembali. Iseng-iseng aku cek keluar, para petugas PAM telah tidak ada. Bekas galian mereka pun telah kembali rapi. Mereka sepertinya berusaha termasuk menanam kembali rumput-rumput yang tadinya tercabut. Ketika aku menceritakan kisah itu ke teman-teman yang lain, mereka tersenyum mahfum," papar Adeltus, di dalam pemberitaan tersebut.

SHARE :
CB Blogger
 
Copyright © 2014 Cinta Berita. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger