Viral    Unik    Olahraga    Politik    Ekonomi    SelebNews    Pasang Iklan    FILM   
Home » » Menolak Untk Berhubungan Intim, Jumharyono (43) Bunuh Istri dan Bakar Anaknya RY (5)

Menolak Untk Berhubungan Intim, Jumharyono (43) Bunuh Istri dan Bakar Anaknya RY (5)

Posted by Cinta Berita on Selasa, 13 Agustus 2019




CINTABERITA - Warga mengaku mendengar jeritan Khoriah di tengah malam sebelum tewas di habisi sang suami. 

Suara jeritan Khoriah terdengar dari dalam kontrakannya di Jalan Dukuh V Kelurahan Dukuh, Kramat Jati, Jakarta Timur.

Ternyata itu adalah suara terakhir Khoriah sebelum ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di rumah kontrakannya.

Terungkap fakta-fakta berikut atas suara jerita Khoriah hingga ditemukan tewas : 

wanita berusia 44 tahun itu tewas setelah menolak ajakan suaminya Jumharyono (43) yang ingin berhubungan badan.

Insiden keributan pasangan suami istri ini sempat didengar warga sekitar.

Keributan itu terjadi pada Selasa (6/8/2019) dini hari.

Rohayah (44), tetangga depan kontrakan korban mengatakan sempat mendengar teriakan minta tolong dari dalam rumah korban.

Jeritan itu terdengar sekitar pukul 01.00 WIB tak lama kedua pasutri itu bertengkar.

Warga semula menganggap pertengkaran biasa, namun kembali lagi terdengar jeritan dari dalam rumah korban.

Rupanya, itu jeritan minta tolong RY anak kandung korban yang masih berusia 5 tahun.

"RY sempat teriak minta tolong, sebelum RY teriak ibunya teriak minta tolong juga. Mereka memang sering bertengkar, jadi pas awal berantem jam 1 warga masih diam saja," kata Rohayah di Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (6/8/2019).

Rohayah menuturkan warga bergegas melapor kepada Ketua RT dan langsung bersama-sama mendobrak pintu rumah kontrakan Jumharyono.

"Pas mau dobrak pintu, pelaku keluar, lompat dari jendela. Di dalam rumah kontrakan yang pertama warga lihat adalah  jasad istrinya, sudah berdarah-darah. Paling parah kondisi mukanya," ujarnya.

Di dalam rumah, pelaku ternyata ingin membakar korban dan anaknya untuk menghilangkan jejak setelah menikam sang istri.

Warga bergegas memadamkan api dalam kontrakan yang sudah mulai melahap kasur. 

Hingga api berhasil dipadamkan, warga mengira bocah RY sudah dalam keadaan tewas akibat luka bakar yang menurut polisi mencapai 46 persen.

"Kita mengira RY sudah meninggal, baru tahu RY masih hidup karena dia tiba-tiba dia bangun dan lari keluar kontrakan. Jadi enggak lama api padam RY lari keluar kontrakan," tuturnya.

Kaopsnal Yandokpol RS Polri Kombes Pol Edy Purnomo mengatakan RY harus mendapat penanganan intensif di ruang ICU RS Polri.

"Dirawat di ICU dengan luka bakar 46 persen, masih dalam perawatan intensif di ICU. Rabu pagi ini kita evaluasi untuk tindakan lebih lanjut," kata Edy di RS Polri Kramat Jati, Selasa (6/8/2019).

Meski kondisinya sudah stabil, RY yang sempat dikira warga RT 10/RW 05 Kelurahan Dukuh sudah meninggal belum sepenuhnya bisa bernafas lega.

Edy menuturkan luka bakar yang diderita RY terbilang parah sehingga belum dapat dipastikan sampai kapan bocah malang itu harus dirawat.

"Kondisinya masih stabil, tapi namanya anak-anak dan luka bakarnya hampir 50 persen jadi resikonya mas," terangnya. 

Pengakuan Pelaku

Jumharyono (43) kini mengaku telah membunuh, Khoriah karena alasan permintaan hubungan badannya ditolak sang istri pada Selasa (6/8/2019) dini hari.

Padahal, Jumharyono yang keluar dari jendela kontrakannya di RT 10/RW 05 Kelurahan Dukuh dalam keadaan wajah berlumur darah hanya diam termenung saat ditanya warga.

Kepada penyidik Unit Reskrim Polsek Kramat Jati, pria yang berprofesi sebagai kuli semangka di Pasar Induk Kramat Jati itu berdalih khilaf dan kesal.

"Saya khilaf, kesal saja. Disuruh mandi pas minta hubungan badan lagi, setelah menunggu 15 menit istri menolak. Sebelum nusuk dia memang sempat cek-cok," kata Jumharyono di Mapolsek Kramat Jati, Selasa (6/8/2019).

Saat hendak dihabisi, Khoriah berusaha melawan Jumharyono yang hendak menghantam wajahnya dengan batu berukuran besar ganjalan pintu kamar mandi.

Jumharyono menuturkan sang istri masih melawan dan berteriak minta tolong saat dia ingin menusuknya menggunakan pisau dapur.

Diduga Alami Kelainan seks

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Hery Purnomo menyebutkan dugaan Jumharyono nekat mengabisi Khoriah karena menolak keinginan hubungan badan.

Hery menyebut info awal tiga saksi yang dicek penyidik Unit Reskrim Polsek Kramat Jati membetulkan dugaan pelaku mengidap kelainan seksual.

"Kami dapatkan info bahwa yang bersangkutan mengalami kelainan seks, hypersex. Kemungkinan yang bersangkutan memaksa istrinya untuk jalankan hubungan suami istri, namun karena ditolak sesudah itu jalankan perbuatan itu," paham Hery.

Obsesi berlebihan terhadap seks diduga jadi satu karena dia bertengkar dengan Khoriah setibanya di rumah, Jalan Dukuh V RT 10/RW 05 Kelurahan Dukuh, Kramat Jati.

Hery mengatakan tersedia dugaan pria yang berprofesi sebagai kuli semangka di Pasar Induk Kramat Jati itu naik pitam karena keinginan hubungan badannya tak disetujui.

"Kemungkinan yang bersangkutan memaksa istrinya untuk jalankan hubungan suami istri, namun karena ditolak sesudah itu jalankan perbuatan itu," ujarnya.

Sadar telah membunuh istrinya, Jumharyono coba menyingkirkan jejak perbuatannya dengan membakar kontrakannya.

Saat api berkobar, pelaku menyelamatkan diri dengan keluar lewat jendela, sementara anaknya RY (5) nyaris tewas terbakar.

"Pelaku coba jalankan bunuh diri dengan cara membakar seluruh keluarganya namun pelaku sukses keluar berasal dari jendela sementara ruang tamu terbakar," ujarnya.

Hery menyebut penyidik Unit Reskrim Polsek Kramat Jati kini tetap jalankan kontrol terhadap Jumharyono dan tiga saksi yang merupakan tetangga pelaku.


Bingung cari bandar bola online...!!!!  sekarang uda gak jaman lagi bingung langsung gabung aja disini hanya minimal deposit 50000 kamu sudah bisa bermain disini.., buruan gabung tunggu apa lagi..! 


AGEN SBOBET |  BERITA BOLA |  AGEN IBCBET 



Image and video hosting by TinyPic

SHARE :
CB Blogger
 
Copyright © 2014 Cinta Berita. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger