Viral    Unik    Olahraga    Politik    Ekonomi    SelebNews    Pasang Iklan    FILM   
Home » » Review Film: 'Fast & Furious Presents: Hobbs & Shaw'

Review Film: 'Fast & Furious Presents: Hobbs & Shaw'

Posted by Cinta Berita on Minggu, 04 Agustus 2019


 Cintaberita , Jakarta - Universal Pictures tidak seharusnya membubuhkan kata Fast & Furious di judul film yang bertajuk Fast & Furious Presents: Hobbs & Shaw ini. Pasalnya dari segi cerita film ini sama sekali tidak memiliki keterkaitan dengan seri film Fast & Furious. 

Hanya kebetulan saja dua karakter, Luke Hobbs (Dwayne Johnson) dan Deckard Shaw (Jason Statham), pernah muncul dalam seri film Fast & Furious. Dari delapan film, Hobbs muncul sebanyak empat kali dan Shaw muncul tiga kali.

Film berdurasi dua jam 15 menit ini bercerita tentang Hobbs dan Shaw yang terpaksa bekerja sama untuk menyelesaikan misi. Mereka diminta menyelamatkan adik Shaw, Hattie (Vanessa Kirby), serta mengamankan virus mematikan. 

Misi itu tidak mudah dijalani lantaran Brixton (Idris Elba) ingin mengambil virus tersebut untuk tujuan jahat. Brixton sulit dikalahkan karena ia adalah manusia setengah robot yang kuat, bahkan ia menyebut dirinya sebagai Black Superman. 


Dari awal sampai akhir film tidak ada bagian cerita yang benar-benar berkaitan dengan seri film Fast & Furious. Hanya ada penjelasan yang sangat sedikit tentang karakter Hobbs dan Shaw. Diketahui, mereka sempat berada di kubu yang berbeda dalam seri film Fast & Furious sehingga sulit bekerja sama.

Seperti ketika pertama kali dipertemukan dan dijelaskan bahwa akan bekerja sama dalam satu misi, keduanya saling ejek. Masing-masing merasa paling hebat di antaranya dan menyombongkan hal-hal yang sudah pernah dilakukan.

Kemampuan Johnson dan Statham dalam film laga memang sudah tidak diragukan lagi. Hampir setiap pada adegan laga mereka tampil dengan baik. Hal itu wajar karena keduanya memang memiliki dasar bela diri.

Meski begitu, banyak adegan yang terlalu tidak masuk akal. Seperti saat menuruni gedung menggunakan tali dengan tangan telanjang, tangan Hobbs sama sekali tidak lecet atau berdarah. Ya, memang ini film, tetapi adegan itu terasa terlalu dipaksa.


Dari awal sampai akhir pada film ini juga banyak unsur komedi yang disisipkan, baik pada adegan laga ataupun di antara dialog. Penyisipan unsur komedi seperti itu memang dilakukan banyak film dan disukai penonton.

Namun pada akhirnya, film ini hanya terasa seperti film laga biasa yang dibintangi Johnson dan Statham, tanpa kaitan dengan Fast & Furious. Penyebutan sebagai film lepas Fast & Furious dan penulisan kata Fast & Furious pada judul hanya untuk menarik penonton.

SHARE :
CB Blogger
 
Copyright © 2014 Cinta Berita. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger