Viral    Unik    Olahraga    Politik    Ekonomi    SelebNews    Pasang Iklan    FILM   
Home » » Mahasiswa Asal Indonesia Mohon Dievakuasi dari Kota Wuhan karena Sudah Kehabisan Stok Pangan

Mahasiswa Asal Indonesia Mohon Dievakuasi dari Kota Wuhan karena Sudah Kehabisan Stok Pangan

Posted by Cinta Berita on Kamis, 30 Januari 2020



CINTABERITA - Kisah seorang mahasiswa asal Indonesia bertahan waktu Wuhan, dilanda wabah virus Corona mengambil alih perhatian.

Pria bermana Rio Alfi itu membawa dampak video pribadi dan menceritakan keadaan perkotaan ditutup akibat menyebarnya virus Corona atau nCOV.

Satu dari sekian Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Tiongkok tersebut mengaku hanya bisa menanti kabar baik dari pemerintah setempat dan KBRI.

Dia pun bercerita bahwa stok makanan menjadi menipis dan harga sembako di Wuhan naik.

Serta berharap bisa segera dievakuasi ke kota yang lebih safe dari virus Corona.

Video kisah Rio Alfi bisa dicermati pada tayangan YouTube Kompas TV.



Hingga Minggu (26/1/2020) sore ini, video yang diunggah Kompas TV kemarin Sabtu (25/1/2020) itu udah disaksikan sebanyak 380.591 kali.

Lalu disukai hampir enam ribu kali dan dikomentari sebanyak 1.314 komentar.

Dalam video, Rio bercerita, Wuhan udah ditutup sepanjang tiga hari.

Artinya segala macam kegiatan manusia dibatasi, transportasi lazim juga ditutup.

"Saya masih berada di Wuhan, udah tiga hari Wuhan di Locked Down, transportasi lazim udah ditutup baik kereta, bus, subway dihentikan waktu waktu," paparnya.

Dia juga mengungkapkan keterbatasan beraktivitas gunakan sepeda listrik speerti biasanya.

Mulai hari ini, mahasiswa dilarang gunakan sepeda listrik terkecuali mendapat izin dari pihak kampus.





Itupun kudu melalui sejumlah prosedur seperti registrasi.

"Kemungkinan tidak bisa kembali gunakan sepeda listrik," paparnya.

Dengan keterbatasan akses itu, dirinya mengaku hanya bisa terdiam di kamar sembari menanti kabar baik dari pihak berwenang.

Demikian juga berdasarkan panduan dari pihak universitas supaya mahasiswa tak tertular virus Corona.

"Jadi instruksi dari universitas memang direkomendasi untuk berdiam diri di kamar masing-masing dan jauhi tempat-tempat keramiaan supaya tidak terjangkit virus corona dan menjaga kebersihan," ucapnya.

"Apabila muncul tempat tinggal kudu gunakan masker, sesudah dari luar kudu membersihkan tangan, sebelum akan makan kudu mencucui tangan."

Makanan menipis, minta dievakuasi, KBRI?

Rio mengatakan, waktu ini Wuhan udah membangun tempat tinggal sakit baru untuk menanggulangi virus corona.

Sementara 93 mahasiswa Tanah Air masih berada di Wuhan dan tidak bisa pulang ke Indonesia.

Untuk keperluan sepanjang Wuhan ditutup, Rio mengungkapkan bahwa ketersediaan makanan di kota itu menjadi menipis.

Harganya pun menjadi naik.

Terutama sembilan bahan pokok makanan dengan kata lain sembako.

"Bagi kita mahasiswa yang mengandalkan beasiswa barangkali tidak memenuhi ya (membeli sembako)," ucapnya.

Informasi yang ia menerima dari pengurus PerhimpunanPelajar Indonesia Tiongkok di Wuhan, KBRI belum memberi tambahan cara konkrit untuk para mahasiswa, conothnya seperti evakuasi ke kota yang lebih aman.

Pihak KBRI, kata dia, belum memberi tambahan keputusan teranyar untuk para pelajar Indonesia di sana.

"Kami semuanya berharap jadi bisa solusi yang terbaik, bisa dievakuasi di kota yang lebih safe lagi," ungkapnya.

"Nah untuk waktu yang terbaik berdiam diri di kamar tidak kemana-mana, jadi memang seperti itu," kata dia. 

suka bermain poker .... gabung aja disini di jamin aman dan terpercaya se-indonesia banyak bonus-bonus menarik disini hanya minimal deposit 25.000 kamu bisa bermain sesuka kamu .. buruan gabung  tunggu apa lagi ....!


AGEN POKER | AGEN DOMINO99 | DOMINO ONLINE 

Image and video hosting by TinyPic

SHARE :
CB Blogger
 
Copyright © 2014 Cinta Berita. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger