Viral    Unik    Olahraga    Politik    Ekonomi    SelebNews    Pasang Iklan    FILM   
Home » » Penderitaan Sukiyah, Berteman Gelap Selama 27 Tahun hingga Rambut Jadi Sarang Tikus

Penderitaan Sukiyah, Berteman Gelap Selama 27 Tahun hingga Rambut Jadi Sarang Tikus

Posted by Cinta Berita on Sabtu, 25 Januari 2020



CINTABERITA - Sukiyah hidup seorang diri. Di di dalam tempat tinggal beralas tanah dan berdinding papan, perempuan yang diperkirakan berumur 50 tahun ini berteman gelap.

Ibunya meninggal lebih kurang tiga tahun lalu. Sementara adiknya semenjak menikah sebelum saat pindah ke Banjarnegara tak pernah pulang dan berkirim kabar.

Sukiyah mengalami kebutaan sejak berumur lima tahun. Kala itu, dia sakit panas hingga kejang-kejang dan tidak sanggup melihat lagi.

Namun, selagi itu dia masih sanggup beraktivitas normal hingga menolong orangtuanya berkebun.

"Sukiyah menjadi bertingkah aneh dan menjadi pendiam sejak umur 10 tahun," kata Suramto, Kamis (23/1/2020), paman Sukiyah.

Dia menjadi mengurung diri dan enggan bersosialisasi. Selama bertahun-tahun cuma berada di di dalam rumah.

Setelah ibunya meninggal, Sukiyah sempat tidur di teras. Oleh warga, dia dimasukkan ke di dalam tempat tinggal dan tiap-tiap malam selalu dikunci dari luar.

"Itu agar dia tidak muncul tempat tinggal gara-gara tidak ada yang mengawasi," terang Suramto.

Sukiyah tinggal di Dusun Karangombo, Desa Polobogo, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang.

Warga sempat mengaliri tempat tinggal Sukiyah dengan listrik dari masjid. Namun, lampu yang menyala dirusak Sukiyah hingga selalu di dalam kondisi gelap.

Relawan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Salatiga, Ardian, menemukan Sukiyah berdasarkan cerita sesama relawan terhadap Rabu (22/1/2020).

Saat kali pertama ditemui, kondisinya terlampau mengenaskan.

"Dia nyaris tidak pernah bicara dengan orang lain, tetapi aku melakukan pendekatan dan ngomong pengin susu," jelasnya.

Dia memperkirakan Sukiyah berdiam di tempat tinggal lebih kurang 27 tahun.

Saat itu, yang terlintas di dalam benak Ardian adalah memotong rambut Sukiyah. Selain rambutnya udah meraih dua meter, di rambut tersebut ada kotoran manusia dan anakan tikus.


Bingung cari bandar bola online...!!!!  sekarang uda gak jaman lagi bingung langsung gabung aja disini hanya minimal deposit 50000 kamu sudah bisa bermain disini.., buruan gabung tunggu apa lagi..! 

AGEN SBOBET | BERITA BOLA |  AGEN IBCBET 


"Dia mengajukan permintaan, nanti setelah dipotong, minta dikeramas dengan sampo warna hitam, dan diobatin," ungkapnya.

Ardian mengatakan, kaki Sukiyah udah lemah agar tak sanggup digunakan untuk berjalan.

"Dia cuma duduk selonjor dan jika berubah area ndlosor gara-gara tangannya juga lemah," terangnya.

Sukiyah memang melakukan seluruh aktivitasnya di di dalam rumah. Bahkan, dia membuang air besar dan kecil di di dalam tempat tinggal agar mengeluarkan bau menyengat.

Meski selalu berada di rumah, lanjutnya, Sukiyah jelas pertumbuhan di luar dusunnya.

Dari hasil komunikasi dengan Ardian, dia bercerita perihal beraneka area yang ada di Kota Salatiga.

Sementara Darkumi, tetangga Sukiyah, mengatakan, tiap-tiap hari tetangga mengantarkan makanan untuk Sukiyah.

"Sudah ada yang ngirim makan. Kalau pagi, siang, sore ada. Tapi ya cuma dikasih depan pintu, nanti dimakan langsung," jelasnya.

Dia mengingat, Sukiyah paling akhir mandi lebih kurang setahun lalu. Saat itu ada enam orang dewasa yang memegangi gara-gara dia terus berontak.

"Bahkan tangan aku sempat digigit. Setelah perihal itu, tidak ada yang rela memandikan lagi," kata Darkumi. 



Image and video hosting by TinyPic

SHARE :
CB Blogger
 
Copyright © 2014 Cinta Berita. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger