Viral    Unik    Olahraga    Politik    Ekonomi    SelebNews    Pasang Iklan    FILM   
Home » » Sri Mulyani Menyita Uang Tommy Soeharto Senilai Rp1,2 Triliun

Sri Mulyani Menyita Uang Tommy Soeharto Senilai Rp1,2 Triliun

Posted by Cinta Berita on Selasa, 14 Januari 2020



CINTABERITA - Pada zaman Orde Baru, pebisnis nasional yang termasuk anak mantan Presiden Soeharto, Tommy Soeharto, menginisiasi proyek mobil nasional bernama Timor.

Badan usahanya pun dibentuk di bawah bendera PT Timor Putra Nasional (TPN). Belakangan proyek mobnas selanjutnya gagal sesudah turut dilanda krisis moneter pada tahun 1997.

Meski TPN udah tak ulang beroperasi, perusahaan selanjutnya masih meninggalkan kewajiban pinjaman pada pemerintah.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati pada akhirnya bisa mengejar pelunasan pinjaman tersebut.

Dikutip berasal dari laman formal Setkab, pemerintah berhasil mengamankan duwit negara senilai Rp 1,2 triliun berasal dari rekening TPN yang diblokir di Bank Mandiri.

Majelis Hakim Mahkamah Agung (MA) memutuskan menampik usaha Peninjauan Kembali (PK) kedua yang diajukan oleh PT Timor Putra Nasional pada Putusan PK Perkara 118 di PN Jakarta Utara berkaitan persoalan pemblokiran duwit Rp 1,2 triliun di Bank Mandiri.

Dalam Info yang dimuat di web web Mahkamah Agung disebutkan, penolakan atas PK kedua PT TPN kepada Bank Mandiri dan Menteri Keuangan bersama Nomor Register 716 PK/PDT/2017 itu diputuskan oleh tiga majelis hakim MA pada 13 Desember 2017, dan udah dikirimkan ke pengadilan pada 4 Juli 2018.

Bingung cari bandar bola online...!!!!  sekarang uda gak jaman lagi bingung langsung gabung aja disini hanya minimal deposit 50000 kamu sudah bisa bermain disini.., buruan gabung tunggu apa lagi..! 


BANDAR BOLA ONLINE | AGEN SBOBET | AGEN IBCBET  

Kepala Biro Advokasi Sekretariat Jenderal Kemenkeu Tio Serepina Siahaan menyongsong baik ketetapan Majelis Hakim PK Mahkamah Agung itu, dan bersyukur bersama kemenangan tersebut.

“Kemenangan yang dicapai Pemerintah hingga tingkat PK udah melalui proses pembuktian dan argumentasi hukum yang benar-benar kritis, tajam, dan paham karena kita benar-benar yakin dana selanjutnya sesungguhnya hak Pemerintah,"" kata Tio didalam keterangannya.

Dengan putusan atas permohonan PK keduj yang diajukan oleh PT TPN ini, lanjut Tio, maka kemenangan Pemerintah sebagai pihak yang berhak atas dana yang udah disetor ke negara sebesar Rp 1,2 triliun udah dikukuhkan.

Selain itu, kemenangan atas perkara PT TPN ini menjadikan Menkeu sebagai pemegang hak tagih atas semua pinjaman PT TPN kepada Pemerintah RI.

"Dengan demikian, PT TPN tidak ulang punyai kesempatan untuk melakukan usaha hukum lain atas perkara perihal pinjaman PT TPN,"" terang Tio.

Perkara yang melibatkan PT TPN sebagai Pemohon PK Kedua, dan juga PT Bank Mandiri Tbk, dan Kemenkeu sebagai Para Termohon PK Kedua merupakan perkara pelik yang udah di awali sejak tahun 2006. Selain itu, termasuk terkandung lima perkara perdata berkaitan PT TPN di pengadilan Indonesia yang di antaranya udah hingga pada tingkat MA.

PT TPN mengajukan permohonan PK kedua atas Putusan PK Perkara 928 di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan pada Putusan PK Perkara 118 di PN Jakarta Utara.

Dalam proses tersebut, Biro Advokasi Sekretariat Jenderal Kemenkeu berkoordinasi bersama Jaksa Pengacara Negara dan Bank Mandiri untuk buat persiapan strategi dan juga materi didalam Memori Kontra PK Kedua perkara tersebut. 


Image and video hosting by TinyPic\

SHARE :
CB Blogger
 
Copyright © 2014 Cinta Berita. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger