Viral    Unik    Olahraga    Politik    Ekonomi    SelebNews    Pasang Iklan    FILM   
Home » » Tawar Menawar Pelajar Malang & Begal yang Dibunuhnya Terkuak Setelah Dikulik Najwa Shihab

Tawar Menawar Pelajar Malang & Begal yang Dibunuhnya Terkuak Setelah Dikulik Najwa Shihab

Posted by Cinta Berita on Sabtu, 25 Januari 2020



CINTABERITA  - Kronologi lengkap peristiwa pelajar SMA di Malang bunuh begal demi lindungi teman dekatnya dikulik Najwa Shihab.

Diketahui, pelajar SMA di Malang berinisial ZA (17) itu membunuh seorang pria yang hendak membegalnya, Misnan.

Hari itu, ZA bersama teman wanitanya, I, sedang di sekitar kebun tebu di Desa Gondanglegi Kulon, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Misnan bersama temannya M Ali Wafa yang mengendarai motor lantas menghadang ZA.

Saat itu, sempat ada tawar menawar antara ZA dan Misnan.

Simak selengkapnya.

Di acara Mata Najwa yang dipandu Najwa Shihab, ZA memberikan pengakuan terkait apa yang tengah ia lakukan di kebun tebu.

Mulanya ZA menceritakan soal kesehariannya di sekolah, pasca-terlibat kasus penusukan begal.

Ia mengatakan teman-temannya sempat kaget.

"Kalau respon teman-teman sempat kaget juga," kata ZA dikutip dari YouTube Najwa Shihab, pada Kamis (23/1/2020).

"Enggak nyangka kalau saya melakukan itu," imbuhnya, dilansir TribunJatim.com dari TribunJakarta, Jumat (24/1/2020).

Walau begitu, menurut ZA teman-teman dan gurunya tetap memberikan dukungan.

"Guru-guru dan teman-teman sangat mensupport," ucap ZA.

ZA kemudian menceritakan hari itu ia dan teman wanitanya berinisial I berniat menonton konser, Anji.

Hasil gambar untuk PELAJAR SMA DI BEGAL

"Awalnya itu kan sekitar habis Magrib itu saya berangkat sama temen dekat saya ke stadion untuk melihat konsernya Anji," ucap ZA.

Selesai menonton konser, ZA dan I berkeliling di area stadion.

ZA mengaku tiba-tiba sang ibu menelpon menyuruhnya untuk pulang.

"Habis itu saya cuma berkelilig saja, habis itu ibu saya juga telpon saya," ucap ZA.

"Terus saya 'yo wes kita pulang'," imbuhnya.

Demi menghindari kemacetan, ZA mengaku memilih melewati jalan pintas.

"Saya pulang enggak terlalu malam, sekitar Isa di jalan," kata ZA.

suka bermain poker .... gabung aja disini di jamin aman dan terpercaya se-indonesia banyak bonus-bonus menarik disini hanya minimal deposit 25.000 kamu bisa bermain sesuka kamu .. buruan gabung  tunggu apa lagi ....!


AGEN POKER |  AGEN DOMINO99 | DOMINO ONLINE

"Saya kan lewat jalan pintas karena di depan sangat ramai,"

"Saya juga sering lewat jalan pintas di situ," imbuhnya.

Namun tiba-tiba ada dua orang yang berboncengan motor mengikutinya dari belakang.

"Saya mulai dipepet, saya mau belok ke kanan, kalau ke kiri itu ke arah kebun tebu," ucap ZA.

ZA mengatakan dua orang yang rupanya adalah Misnan dan M Ali Wafa, menyuruhnya untuk menghentikan laju motor.

"Saya dipepet terus sampai disuruh berhenti," kata ZA.

"Saya ketakutan temen saya nangis," imbuhnya.

Ia menjelaskan Misnan dan M Ali Wafa kemudian menggiringnya ke arah kebun tebu.

"Terus Misnan mendorong motor saya agak dalam lagi ke kebun tebu," ujar ZA.

"Terus saya dimasukin ke dalam lagi," tambahnya.

Selama di dalam kebun tebu, ZA mengaku Misnan dan M Ali Wafa berusaha merampas barang-barang miliknya.

Namun ZA mengatakan dirinya enggan menyerahkan motor dan menawarkan kedua begal ityu untuk mengambil handphonenya saja.


Image and video hosting by TinyPic\

SHARE :
CB Blogger
 
Copyright © 2014 Cinta Berita. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger