Viral    Unik    Olahraga    Politik    Ekonomi    SelebNews    Pasang Iklan    FILM   
Home » » Gerah dengan ulah buaya, 2 Pemuda InI Tngkap 2 Ekor Sekaligus

Gerah dengan ulah buaya, 2 Pemuda InI Tngkap 2 Ekor Sekaligus

Posted by Cinta Berita on Senin, 17 Februari 2020



CINTABERITA  - Gerah bersama dengan ulah buaya yang sering memangsa manusia dan binatang ternak punya warga, Rusli, pawang buaya di Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat bergulat bersama dengan dua ekor buaya di pesisir Sungai Budong-budong, Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, Kamis (13/2/2020) lalu.

Sang pawang berhasil menaklukkan induk buaya selama lima mtr. dan anaknya sehabis beberapa lama bergulat di sungai.

Aksi nekat sang pawang menangkap buaya yang meresahkan warga ini bukan kali pertama ia lakukan.

Rusli lebih-lebih sering diundang warga di kabupaten lain hanya untuk menangkap buaya penghuni sungai yang dinilai sering meneror warga sampai ketakutan.

Untuk menangkap buaya ganas yang sudah berulang kali meneror warga ini, Rusli hanya perlu seekor ayam hidup untuk memancing sang buaya muncul berasal dari tempat persembunyiannya.

Saat menyaksikan seekor ayam, sang buaya langsung menyergap hewan itu.

Saat itulah Rusli menombak sang buaya bersama dengan besi tombak.

Rusli sempat berguling di sungai lantaran buaya raksasa ini sempat mengadakan perlawanan.

]Bingung cari bandar bola online...!!!!  sekarang uda gak jaman lagi bingung langsung gabung aja disini hanya minimal deposit 50000 kamu sudah bisa bermain disini.., buruan gabung tunggu apa lagi..! 

AGEN SBOBET | BERITA BOLA AGEN IBCBET HOT GIRL 


Namun, berkat kepiawaian Rusli, buaya ganas terhitung seekor anaknya ini berhasil ditaklukkan.

Dalam suasana sudah tak berdaya, buaya ini sesudah itu ditarik Rusli ke daratan, sampai jadi tontonan warga, terhitung anak-anak.

Video viral penangkapan buaya selama lima mtr. dan seekor anak buaya yang diunggah di akun Facebook atas nama Hengki, sejak dua hari paling akhir sontak mendapat tanggapan banyak variasi berasal dari warganet.

Dalam dua hari terakhir, akun punya Hengki dikomentari nyaris capai lima ratus komentar.

Sebagian angkat jempol bersama dengan dapat keberanian sang pawang.

Warganet lain mengkritisi lantaran buaya ganas itu dibunuh dan kulitnya disita warga.

Pengakuan warga setempat, terhitung Rusli, buaya berikut sering meresahkan warga.

Buaya yang diduga sedang mengincar mangsanya berikut beberapa hari paling akhir senantiasa menampakkan diri, terutama di depan nelayan dan petani yang tiap-tiap hari melintasi kawasan sungai.

Buaya raksasa ini lebih-lebih sering menabrak perahu atau kapal punya warga yang sedang memancing menggunakan perahu atau kapal di sungai ini.

Pemilik kapal jadi ketakutan.

Pawang Tangkap 2 Buaya Sekaligus, Sayang Buaya Induk 5 Meter yang Ditangkap Dibunuh demi Kulitnya

Kemunculan buaya ini tiap-tiap selagi di selama muara sungai dinilai warga terlalu mengancam keselamatan mereka.

 Warga pun udah lama sepakat untuk menangkap buaya ganas ini tetapi tetap kehilangan cara.

Rusli, sang pawang mengaku tidak serta merta menangkap semua buaya di muata sungai.

Rusli hanya memilih-milih dan mengincar hanya buaya yang diketahui udah sering memansa manusia dan binatang ternak sampai meresahkan warga.

Buaya bersama dengan panjang lima mtr. bersama dengan anaknya ini misalnya, ditangkap Rusli karena udah berulang kali memangsa ternak warga layaknya kambing, sapi dan ternak lainnya.

Dalam sebulan terakhir, warga di kurang lebih wilayah ini mengaku udah tiga kali kehilangan ternak sapi dan kambing.

Terkait video maupun foto yang viral di fasilitas sosial soal pengambilan kulit buaya, Rusli mengaku buaya yang ia tangkap bukan hanya ini.

Rusli mengaku dulu berharap kepada pemerintah sehingga Sulbar memiliki penangkaran buaya, sehingga buaya ganas ini tidak jadi ancaman yang meresahkan warga sekitar.

Rusli mengatakan, pelestarian buaya sebagai hewan langka sebenarnya termasuk penting, tetapi keselamatan warga lebih-lebih anak-anak yang rawan jadi mangsa binatang liar termasuk jauh lebih penting.

“Tidak semua buaya di sungai kita bunuh dan tangkap.

Hanya buaya yang sering meresahkan warga termasuk menangsa hewan ternak itu yang kita tangkap, lainnya tetap berkeliaran di sungai,” memahami Rusli, usai menangkap dan menyeret buaya ke daratan.

Image and video hosting by TinyPic

SHARE :
CB Blogger
 
Copyright © 2014 Cinta Berita. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger