Viral    Unik    Olahraga    Politik    Ekonomi    SelebNews    Pasang Iklan    FILM   
Home » » BeRIKUT Tata Cara Pemakaman Korban Positif Corona Sesuai Petunjuk Kemenag

BeRIKUT Tata Cara Pemakaman Korban Positif Corona Sesuai Petunjuk Kemenag

Posted by Cinta Berita on Kamis, 26 Maret 2020



CINTABERITA - Juru berkata pemerintah Indonesia Achmad Yurianto untuk penanganan Covid-19 atau Corona megungkapkan jumlah pasien positif corona yang meninggal dunia terus bertambah.

Sampai Selasa siang pasien yang meninggal capai 55 orang.

“Total masalah meninggal  tersedia 55 orang “ terangnya dalam konferensi pers di Graha BNPD pada Selasa (24/3/2020).

Bertambahnya pasien positif yang meninggal membawa dampak Kementerian Agama (Kemenag) membawa dampak protokoler untuk pemakaman jenazah yang meninggal dunia akibat virus corona.

Dikutip lewat web formal Kemenag.go.id, menteri agama Fachrul Razi menyebutkan bahwa jenazah yang udah positif corona dapat diurus oleh tim medis dari rumah sakit rujukan dari pemerintah.

Hal ini ditunaikan karena penularan virus corona benar-benar cepat meski korban udah meninggal.

Karena penularan virus ini benar-benar cepat, menag juga menyebutkan kalau petugas pemakaman harus Mengenakan Alat Pelindung Diri (APD).

“Petugas pemakaman tersebut harus Mengenakan alat pelindung diri untuk petugas kesehatan, semacam jas hujan plastik, kemudian dimusnahkan selesai pemakaman," ujar Menag di Jakarta, Sabtu (14/03). 


Bingung cari bandar togel online ,terpercaya ..? Tak usah buingung gabung aja disni  hanya minimal depoosit 25000 kamu sudah bisa bermain dini di jamin ama n dan terpecya se-indonesia. 


bandar togel |  bandar togel terbaik  | bandar togel terpercaya 


Lalu bagaimana bersama pengurusan jenazah muslim?

Tata Cara Pemakaman Korban Positif Corona Sesuai Petunjuk Kemenag

Menag juga berikan penjelasan untuk jenazah muslim/muslimah bersama selalu mencermati ketetapan syariah yang bisa saja dilakukan.

Seperti halnya untuk pelaksaanaan salat jenazah, menang merekomendasikan sehingga ditunaikan di RS Rujukan atau masjid yang udah ditunaikan sistem pengecekan sanitasi.

Tata Cara Mengurus Jenazah yang Positif Corona

Petugas yang memandikan jenazah harus memelihara diri dan meyakinkan keaman dan kebersihan.

Mengenakan baju pelindung, sarung tangan, dan masker. Semua komponen baju pelindung harus disimpan di area yang terpisah dari baju biasa.

Tidak makan, minum, merokok, maupun menyentuh wajah kala berada di area penyimpanan jenazah, autopsi, dan area untuk menyaksikan jenazah.

Menghindari kontak segera bersama darah atau cairan tubuh jenazah.

Selalu mencuci tangan bersama sabun atau sanitizer berbahan alkohol.Jika punyai luka, menutupnya bersama plester atau perban tahan air.

Sebisa mungkin, kurangi risiko terluka akibat benda tajam.

2. Jika petugas sempat terkena cairan tubuh jenazah, ini hal-hal yang harus dilakukan:

Jika petugas mengalami luka tertusuk yang memadai dalam, segera membersihkan luka bersama air mengalir.
Jika luka tusuk tergolong kecil, memadai biarkan darah terlihat bersama sendirinya.
Semua insiden yang berjalan kala menangani jenazah harus dilaporkan kepada pengawas.
3. Petugas medis juga harus mempersiapkan desinfeksi, namun desinfeksi saja tidak memadai untuk menyingkirkan penyakit.

Jadi penugas medis harus selalu manfaatkan APD, kerap mencuci tangan dan mandi sesudah memandikan jenazah.

4.  Jenazah yang dikubur harus berjarak setidaknya 500 meter dari pemukiman terdekat dan berjarak 50 meter dari sumber air tanah.

5.  Jenazah harus dikubur setidaknya pada kedalaman 1,5 meter dan ditutup bersama tanah setinggi 1 meter.

Jika tersedia jenazah lain yang hendak dikubur, sebaiknya dikubur di area terpisah.

6.  Jenazah yang dambakan dikremasi, wilayah kremasi sebaiknya berjarak 500 meter dari pemukiman terdekat.

7.  Semua limbah atau alat yang digunakan dalam perawatan jenazah sehingga dibuang di area yang aman.

Desinfeksi harus ditunaikan ulang pada petugas medis dan seluruh barang yang udah digunakan dalam perawatan jenazah.

8. Perawatan jenazah dapat meningkatkan risiko penularan penyakit corona.

Namun, selama perawatan ditunaikan cocok bersama prosedur keamanan perawatan ini dapat menghindar penularan penyakit yang lebih lanjut.



SHARE :
CB Blogger
 
Copyright © 2014 Cinta Berita. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger