Viral    Unik    Olahraga    Politik    Ekonomi    SelebNews    Pasang Iklan    FILM   
Home » » Puasa dan Lebaran dalam Masa Darurat Covid-19

Puasa dan Lebaran dalam Masa Darurat Covid-19

Posted by Cinta Berita on Jumat, 20 Maret 2020



CINTABERITA - Kepala Bidang Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengumumkan perpanjangan standing darurat bencana akibat Virus Corona hingga 29 Mei 2020.

Dengan perpanjangan tersebut, maka peristiwa puasa dan lebaran tercatat tetap didalam era darurat bencana nasional.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPR terhitung mengingatkan terkait mudik lebaran tak perlu dilakukan, lantaran era darurat bencana diperpanjang.

Dikutip berasal dari Kompas.com, ketentuan perpanjangan era darurat bencana akibat Virus Corona tertuang didalam Surat Keputusan BNPB Nomor 13A yang ditandatangani oleh Doni Monardo selaku Kepala BNPB.

"Ya benar (ada surat keputusan)," ujar Kepala Bidang Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB) Rita Rosita.

Jika menilik pada era akhir darurat bencana akibat Corona yakni 29 Mei 2020, maka puasa dan terhitung lebaran pada th. ini akan masuk pada era darurat bencana.

Meski penetapan awal puasa akan ditetapkan lewat sidang isbat, tetapi hari pertama bulan puasa 1441 Hijriah diperkirakan jatuh pada 23 April hingga 25 April 2020.

suka bermain poker .... gabung aja disini di jamin aman dan terpercaya se-indonesia banyak bonus-bonus menarik disini hanya minimal deposit 25.000 kamu bisa bermain sesuka kamu .. buruan gabung  tunggu apa lagi ....!


BANDAR DOMINO99 | AGEN BANDARQ | AGEN POKER 

Sementara menurut kalender hari libur nasional 2020, hari raya idul Fitri jatuh pada 24-25 Mei 2020.

Dengan begitu, merasa awal puasa hingga Idul Fitri tetap didalam kondisi darurat bencana.

Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin terhitung sudah berharap penduduk Indonesia untuk menahan diri bersama dengan tak mudik ke kampung halaman saat Hari Raya Idul Fitri 2020.

"Iya, kan sama saja saling memaafkan (waktu Lebaran), nanti sesudah wabah mereda, baru (pulang kampung)," kata Azis.

Hal ini menyikapi era perpanjangan standing darurat bencana karena Corona yang ditetapkan hingga 29 Mei 2020.

Azis menyarankan sehingga peristiwa saling memaafkan waktu lebaran dijalankan lewat lanjutan telpon atau fitur video call.

"Bersilaturahmi, saat ini bersama dengan adanya telepon, video call bisa dilakukan, bisa saling memaafkan bersama dengan telpon atau video call begitu," kata Azis.

Namun, ia mengatakan, tak menutup barangkali penduduk bisa jalankan mudik, apabila kondisi wabah virus corona ke depannya tambah mereda. 



SHARE :
CB Blogger
 
Copyright © 2014 Cinta Berita. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger