Viral    Unik    Olahraga    Politik    Ekonomi    SelebNews    Pasang Iklan    FILM   
Home » » Tak Terima di Tegur Polisi, Anggota DPRD Medan Mengamuk Hingga Sebut Mana Corona Itu Biar Kutelan

Tak Terima di Tegur Polisi, Anggota DPRD Medan Mengamuk Hingga Sebut Mana Corona Itu Biar Kutelan

Posted by Cinta Berita on Selasa, 31 Maret 2020



CINTABERITA - Pada Senin (30/3/2020) PDP Covid-19 berinisial SA meninggal dunia di RS Madani Medan.

Anggora DPRD Medan, Edi Saputra ikut melayat ke rumah duka.

Ia kemudian cekcok dengan polisi dari Polsek Medan lantaran dilarang menyolatkan almarhum.

Pihak Polsek Medan Area meminta jenazah langsung dimakamkan tanpa disemayamkan di rumah duka.

Edi tampak sangat marah sambil mengatakan cara yang dilakukan oleh salah satu anggota kepolisian itu salah.

Ia juga mengancam akan menuntut anggota kepolisian tersebut sambil menunjuk-nunjuk.

"Cara abang itu salah, nanti abang kutuntut," ucap Edi Saputra.

Dikutip dari TribunMedan.com, Senin (30/3/2020), kemarahan Edi tersebut terekam dalam sebuah video.

Dalam video tersebut Edi Saputra berkali-kali memperkenalkan dirinya kalau dia adalah anggota DPRD Medan.

Bahkan seorang pria berbaju ASN Pemko Medan diancamnya, dan mengatakan akan dipanggilnya ke RDP DPRD Kota Medan, karena tidak mendukungnya.

Dalam video, ia juga menuturkan dirinya tidak takut mati dan menantang polisi untuk memberinya Virus Corona untuk ditelan.

suka bermain poker .... gabung aja disini di jamin aman dan terpercaya se-indonesia banyak bonus-bonus menarik disini hanya minimal deposit 25.000 kamu bisa bermain sesuka kamu .. buruan gabung  tunggu apa lagi ....!


AGEN POKER |  AGEN DOMINO99  | DOMINO ONLINE

Hal itu dilakukannya untuk menunjukkan dirinya tidak takut dengan Virus Corona dan kematian.

"Sini virus coronanya, biar saya telan," ujarnya dalam video tersebut.

Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Provinsi Sumatera Utara, Yahdi Khoir menyesalkan perilaku kadernya yang mengamuk tersebut.

Yahdi mengatakan, kadernya tidak paham SOP yang telah dan seharusnya dilakukan terhadap pasien dengan gejala Covid 19.

"Saya sebagai Ketua DPW PAN sangat menyangkan hal itu, harusnya sebagai anggota legislatif paham dan mengerti masalah yang kita hadapi bersama ini," kata dia melalui sambungan telepon, Senin (30/3/2020).

Ia mengatakan, pihaknya akan menelusuri dan mempelajari terlebih dahulu mengenai video perseteruan tersebut.

Apabila nantinya Edi Saputra bersalah, karena sikapnya sebagai anggota dewan yang berlawanan dengan pemerintah akan diberikan teguran hingga sanksi disiplin dari partai.



SHARE :
CB Blogger
 
Copyright © 2014 Cinta Berita. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger