Viral    Unik    Olahraga    Politik    Ekonomi    SelebNews    Pasang Iklan    FILM   
Home » » Demi Bisa Nikahi Pujaan Hati, Pria Asal Bojonegoro Rela Dikarantina di Seakolah TK

Demi Bisa Nikahi Pujaan Hati, Pria Asal Bojonegoro Rela Dikarantina di Seakolah TK

Posted by Cinta Berita on Rabu, 20 Mei 2020



CINTABERITA - Demi bisa mempersunting pujaan hatinya, Edy, pria asal Bojonegoro rela dikarantina di sekolah desa calon istri.

Rencananya pernikahan akan dilangsungkan di Jamus pada 3 Juni 2020 mendatang.

Sejatinya, semua telah direncanakan jauh hari, bahkan matang sebelum pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Situasi cepat berubah. Semua rencana kini harus menyesuaikan pandemi yang berkepanjangan.

Termasuk di antaranya, karyawan perusahaan swasta di Sukoharjo, Jawa Tengah itu harus menjalani karantina sebelum menjalani pernikahan.

“Karena memang sudah aturannya dan harus melalui seperti ini, saya ikuti saja,” kata Edy berbicara dari kejauhan, Senin (18/5/2020).

Simak kisah selengkapnya di bawah ini!

Edy berangkat dari Sukoharjo dan tiba di Jamus pada hari Minggu (17/5/2020) malam.

Ia langsung masuk ke bangunan karantina yang berada dalam komplek sekolah TK Pamardi Putra 3 Pengasih. 

Komplek terdiri dari dua bangunan, yang lama di depan, sedangkan yang baru di belakang.

Bangunan baru terdiri tiga ruang, plus satu ruang UKS, dan kamar mandi di luar.

Tiap ruang tersedia tikar dan kasur. Edy menempati satu ruang di sana.

Ketua Desa Tangguh Bencana (Destana) Kalurahan Pengasih, Indarto mengungkapkan, mereka yang datang dari luar wilayah mesti menjalani isolasi seperti ini, baik mandiri di rumah maupun seperti Edy, di sekolah TK.

Indarto menerangkan, isolasi ini penting untuk mengantisipasi virus Corona menjangkiti warga.

“Warga waspada,” kata Indarto.

Destana Pengasih mencatat banyak orang datang masuk kelurahan di tengah pandemi seperti ini.

Warga mengantisipasi potensi penularan Corona dengan menerapkan isolasi mandiri.

Mereka yang tidak memiliki ruang untuk isolasi mandiri akan menjalani karantina yang disediakan Destana di TK ini, seperti yang dijalani Edy.

Destana juga membangun pos utama sebagai sentral koordinasi untuk menanggulangi Covid-19 masuk semua wilayah Pengasih.


suka bermain poker .... gabung aja disini di jamin aman dan terpercaya se-indonesia banyak bonus-bonus menarik disini hanya minimal deposit 25.000 kamu bisa bermain sesuka kamu .. buruan gabung  tunggu apa lagi ....!


AGEN POKER | AGEN DOMINO99 | DOMINO ONLINE

Pos kebetulan berdiri depan sekolah TK ini.

“Kalau ada pendatang, warga melapor ke kami, kami datang dan mengedukasi agar mereka melakukan isolasi mandiri. Mereka membuat surat pernyataan sedia isolasi mandiri,” kata Indarto.

Setelah dua pekan, mereka baru bisa berinterinteraksi dengan masyarakat Pengasih.

Destana juga melibatkan petugas medis dan Babinsa untuk memastikan kesehatan mereka yang isolasi di TK maupun isolasi mandiri. 

Sampai sekarang, sudah tiga orang menjalani isolasi di TK ini.

Yang pertama adalah pemudik dari Jakarta masuk ke Pedukuhan Ngento, Pengasih. Warga Mengisolasi dia di TK hingga dua pekan. 

Kedua, warga asal Serut yang kehilangan pekerjaan di Semarang.

Ia sudah menjalani 9 hari isolasi di sini.

“Kemudian pemuda asal Bojonegoro ini, baru masuk semalam,” kata Indarto.

Pemuda ini tetap berniat melangsungkan pernikahan sesuai tanggal yang direncanakan.

Sebelum semuanya berlangsung, ia mesti menjalani isolasi di Jamus.

“Dan dia ini warga yang mau bekerja sama baik,” Indarto.




SHARE :
CB Blogger
 
Copyright © 2014 Cinta Berita. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger