Viral    Unik    Olahraga    Politik    Ekonomi    SelebNews    Pasang Iklan    FILM   
Home » » Diberi Upah Rp200 Ribu, Tersangka Tega Membunuh Pria di Percut Sei Tuan Sumatra Utara

Diberi Upah Rp200 Ribu, Tersangka Tega Membunuh Pria di Percut Sei Tuan Sumatra Utara

Posted by Cinta Berita on Sabtu, 23 Mei 2020


CINTABERITA - Diberitakan pada mulanya pelaku pembunuhan seorang pria yang jasadnya ditemukan di dalam suasana tangan, kaki dan lehernya terikat di sebuah bengkel udah terungkap.

Mereka adalah April Andi Harahap dan Arman, membunuh Henry dan menjajakan mobilnya seharga Rp59 juta.

Setelah membunuh dan menjajakan mobil tersebut, April hanya diberi upah sebesar Rp200 ribu.

Hal itu disampaikan segera oleh April di dalam konferensi pers yang digelar di Mapolrestabes Medan terhadap Rabu (20/5/2020).

"Saya dikasih 200 ribu bang, hanya itu aja. Baru abang ipar saya itu lari, saya tinggal di rumah aja," kata April Harahap.

Kasus Pembunuhan di Bengkel Mobil Terungkap, Pelaku Mengaku Diupah ...

Dalam kesempatan yang sama, April membantah memukul korban.

Tugasnya sekedar menjerat korban hingga tewas.

"Yang mukul bukan saya bang, abang ipar saya yang mukul menggunakan martil serupa sekop. Saya hanya mencekik saja," tuturnya sambil digiring ke sel tahanan.

Dikutip berasal dari TribunMedan.com, Kamis (21/5/2020), Kasatreskrim Polrestabes Medan AKBP Ronny Nicholas Sidabutar mengatakan, di dalam kasus pembunuhan itu, penyidik udah menetapkan dua tersangka.

Pelaku yang udah tertangkap adalah April Andi Harahap (AAH) berumur 20 tahun warga Jalan PWI Percut Sei Tuan.

suka bermain poker .... gabung aja disini di jamin aman dan terpercaya se-indonesia banyak bonus-bonus menarik disini hanya minimal deposit 25.000 kamu bisa bermain sesuka kamu .. buruan gabung  tunggu apa lagi ....!


AGEN POKER | AGEN DOMINO99 | DOMINO ONLINE



Sementara satu pelaku lainnya yang merupakan otak pembunuhan, bernama Arman Pohan (33) yang pas ini masih DPO.

Arman merupakan pemilik bengkel yang jadi lokasi pembunuhan.

Ronny mengatakan, para pelaku dijerat dengan Pasal 365 ayat 4 atau Pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup.

"Para pelaku terancam hukuman mati atau penjara seumur hidup," tegasnya.

Dari hasil pengecekan tersangka April, diketahui aksi kejahatan ini udah direncanakan sebelumnya.

"Jadi hasil pengecekan berasal dari tersangka AAH ini, jadi pada mulanya abang iparnya tersangka AP ini udah dulu merencanakan untuk mengambil mobilnya.

Hingga selanjutnya mereka gelap mata dan membunuh korban," ujarnya.

Ronny mengatakan korban dan tersangka saling mengenal, interaksi mereka pada agen mobil dan bengkel cat mobil.

Motif pembunuhan selanjutnya adalah menguasai harta benda punya korban.

"Motif tersangka ingin menjajakan harta benda korban," cetusnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang pria warga Jalan Pancasila, Gang Datuk Al Rasyid, Desa Batangkuis, Deli Serdang ditemukan tewas terhadap Jumat (15/5/2020) di sebuah bengkel di dalam suasana kaki, tangan, dan leher terikat.

Sebelum ditemukan tewas, pria bernama Henry selanjutnya sempat hilang sepanjang tiga hari, sejak Rabu (13/5/2020).

Setelah membunuh, pelaku menjajakan mobil selanjutnya seharga Rp59 juta ke sebuah showroom mobil.

Dari mobil selanjutnya pihak kepolisian menyelidiki kasus ini.

Para pelaku menganiaya korban menggunakan martil, sekop dan dicekik tali nilon hingga tewas.

Arman memukul korban berasal dari belakang menggunakan martil sebanyak 3 kali.

Setelah itu ia mengambil sekop dan memukul korban berkali-kali.

"Lalu ia mengambil sekop yang ada di TKP dan ulang ulang memukul korban berkali-kali," bebernya.

Selanjutnya, tersangka April mengambil seutas tali berasal dari jemuran kain di belakang rumah menggunakan pisau.

Tali itu digunakannya untuk menjerat leher korban.

Setelah memandang korban meninggal, keduanya mengikatnya menggunakan tali jemuran.



SHARE :
CB Blogger
 
Copyright © 2014 Cinta Berita. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger