Viral    Unik    Olahraga    Politik    Ekonomi    SelebNews    Pasang Iklan    FILM   
Home » » Dua Remaja Tertangkap Basah Bersetubuh di Hutan

Dua Remaja Tertangkap Basah Bersetubuh di Hutan

Posted by Cinta Berita on Rabu, 24 Juni 2020



CINTABERITA - Sepasang kekasih remaja di bawah umur berinisial EW dan AL, warga Kecamatan Krejengan, Probolingo, Jawa Timur melakukan tingkah laku yang tidak patut.

Mereka berdua ditangkap warga sementara sedang terkait badan di sedang hutan.

Bahkan, warga merekam dua sejoli itu sementara bercumbu bersama dengan beralaskan seadanya.

Peristiwa selanjutnya berjalan di sedang hutan yang berlokasi di Desa Betek, Kecamatan Gading, pada Kamis (18/6/2020) siang.

Petugas Satpol PP Kecamatan Gading, Mazda mengatakan, sementara kepergok warga selanjutnya keduanya diketahui sedang asyik berbuat mesum bersama dengan cuma beralaskan sarung.

Sebelum melakukan penangkapan, warga yang memergoki itu juga sempat merekamnya mengfungsikan ponsel sebagai bukti.

Setelah itu, keduanya diamankan dan digelandang ke kantor desa setempat.

"Warga kemudian mempunyai mereka berdua ke kantor desa dan diserahkan kepada kami," kata Mazda kepada Kompas.com sementara dihubungi Minggu (21/6/2020).

Orangtua Dipanggil

Setelah sukses diamankan itu, orangtua ke dua remaja selanjutnya juga dipanggil untuk datang di kantor desa.

Meski mulanya ke dua remaja selanjutnya berkelit untuk memberikan informasi berkenaan alamat dan identitas orangtuanya, tetapi sesudah didesak kelanjutannya mengatakannya.

Petugas sengaja memanggil orangtua mereka bersama dengan target agar jelas tingkah laku anaknya dan agar mampu dilaksanakan pembinaan.

“Kami harap orangtua mengawasi anaknya. Supaya mereka memperoleh perhatian lebih berasal dari orangtua agar tidak melakukan tingkah laku tercela,” kata Mazda.

Untuk mengantisipasi perihal mirip terulang, pihaknya juga mengaku dapat melakukan pengetatan pengawasan hutan tersebut.

Kasus Lainnya, Seorang Pemuda Cabuli Pacarnya di Rumah sementara Orangtua si Gadis Remaja ke Kebun

Pria inisial HW (18) dengan sebutan lain Enda, tak banyak berbicara disaat berada di depan penyidik.

Ia cuma duduk termenung sambil lihat lantai.

Tangannya terlihat terborgol.

Ia diamankan Polres Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Sulawesi Utara, Senin (15/06/2020).

Enda diamankan karena mencumbui pacarnya sementara sang orangtua tak berada di tempat tinggal dengan sebutan lain pergi ke kebun.




HW pelaku pencabulan asal Desa Dumagin A, Kecamatan Pinolosian Timur (Pintim), disaat diamankan di Polres Bolsel, Senin (15/6/2020).

HW pelaku pencabulan asal Desa Dumagin A, Kecamatan Pinolosian Timur (Pintim), disaat diamankan di Polres Bolsel, Senin (15/6/2020).

Pemuda pengangguran ini dilaporkan oleh tidak benar seorang warga desa Dumagin A, karena melakukan tindakan seperti suami istri pada anaknya yang masih duduk dibangku SMP.

Dihadapan penyidik, Enda pun tak menampik laporan tersebut.

Enda mengakui perbuatannya tersebut.

"Hanya satu kali komandan," ucap Enda disaat dihadapan penyidik.

Enda mengaku sudah menjalin asmara bersama dengan korban sejak Januari 2020.

Bahkan didalam perjalanan kisah cinta mereka, dua sejoli ini pun sering bertemu.

Ilustrasi pemerkosaan anak.

"Kali ketemu banyak kali komandan, dan itu seluruh cuma didalam desa," ucapnya.

Menurut Enda, asmara keduanya lewat batas disaat pada akhir bulan Mei 2020.

Awalnya sang kekasih yang tak lain adalah korban, mengirim pesan singkat padanya.

"Dia minta aku ke rumah," aku Enda.

Menerima pesan tersebut, Enda sempat takut.

Pemuda 18 th. itu, selanjutnya menanyakan keberadaan orang tua korban.

"Katanya tersedia di kebun," ujar Enda menceritakan pesan singkat yang diterimanya.

Mengetahui perihal itu, Enda selanjutnya bergegas ke rumah.

Sesampainya di rumah, ternyata benar terkecuali orang tua korban sedang tak ada.

"Lalu terjadilah seperti ini," ungkapnya.

Namun, kasus ini belum terbongkar di situ.

Beberapa sementara sesudah kejadian, Enda dan korban ulang bertemu.

Akan tetapi ke dua orang tua korban yang gelisah anaknya tak kunjung pulang, kelanjutannya memutuskan mencari korban.

"Kami ketangkap ngobrol di area gelap," aku Enda.

Orang tua korban yang marah, selanjutnya mempunyai anaknya pulang.

Sesampainya di rumah, korban selanjutnya diinterogasi.

Dihadapan orang tuanya, korban menceritakan semuanya.

Tak menerima bersama dengan perihal ini, ke dua orang tua korban selanjutnya mempunyai kasus ini ke polisi.

"Akhirnya aku di sini," tutur Enda.

Ia mengaku tak menyangka dapat terkait bersama dengan polisi karena perbuatannya.

"Intinya aku menyesal," ucap dirinya.

suka bermain poker .... gabung aja disini di jamin aman dan terpercaya se-indonesia banyak bonus-bonus menarik disini hanya minimal deposit 25.000 kamu bisa bermain sesuka kamu .. buruan gabung  tunggu apa lagi ....!



AGEN POKER | AGEN DOMINO99 |  DOMINO ONLINE

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Bolsel Iptu Sahroni Derasyid membetulkan perihal tersebut.

"Pelakunya sudah diamankan sesudah kami menerima laporannya," ucap Sahroni.

Perwira dua balok itu mengakui terkecuali kasus seperti itu memang terlalu tinggi di Bolsel.

"Banyak memang kasusnya, dan paling banyak pelakunya orang terdekat," beber dia.

Kapolres Bolsel AKBP Yuli Kurnianto, berharap orang tua berperan aktif didalam mengawasi anak-anaknya.

"Minimal terkecuali ke kebun, titipkan anaknya di tempat tinggal saudara.

Supaya tersedia pengawasan," aku dia.

Ia menambahkan, pengawasan adalah tanggung jawab orang tua.

"Kan berjalan di area yang privasi.

Kami tidak mampu masuk hingga ke sini.

Makanya butuh campur tangan orang tua, jangan apatis," tandasnya.


SHARE :
CB Blogger
 
Copyright © 2014 Cinta Berita. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger