Viral    Unik    Olahraga    Politik    Ekonomi    SelebNews    Pasang Iklan    FILM   
Home » » Gara-gara Tak Ada Makanan Suami Potong Telinga Istri, Polisi Kaget Potongannya Diserahkan

Gara-gara Tak Ada Makanan Suami Potong Telinga Istri, Polisi Kaget Potongannya Diserahkan

Posted by Cinta Berita on Jumat, 26 Juni 2020




CINTABERITA - Gara-gara tak disiapkan makanan, seorang suami menganiaya istrinya sendiri di Desa Bukit Sutra, Kecamatan Larompong, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Senin (22/6/2020).

Pelaku diduga memotong telinga sang istri hingga mengalami luka yang cukup parah.

Saat ditangkap kepolisian, pelaku mengaku hanya bermaksud memberi pelajaran untuk istrinya itu.

pelaku yakni Baco Bolong (43) alias Hasdi, sementara istrinya yakni CG (39).

Di hadapan polisi, Hasdi mengaku emosi dan malu saat tahu istrinya menginap di rumah tetangga dan tak ada makanan yang disiapkan untuknya.

Bermaksud menegur, korban justru menendang paha pelaku.

Bingung cari bandar togel online ,terpercaya ..? Tak usah buingung gabung aja disni  hanya minimal depoosit 25000 kamu sudah bisa bermain disini di jamin ama n dan terpecya se-indonesia. 


agen togel resmi | agen togel terpercaya |  bandar togel terpercaya

Lantaran tersulut emosi, pelaku lantas menarik telinga korban dan menganiayanya.

“Saya beri dia peringatan untuk tidak mengulangi perbuatannya namun justru dia menendang paha saya dan saya tarik telinganya lalu saya aniaya,” kata Baco.

Menurut Kapolsek Larompong, Iptu Syarif Sikati, pelaku ditangkap sedang bersembunyi di rumah salah satu warga di Dusun Salobunga, Desa Lindajang, Kecamatan Suli Barat.

Saat itu, pelaku menyerahkan barang bukti berupa potongan telinga korban dan sembilu yang didesain mirip pisau kecil dan tajam.

"Saat pelaku ditangkap ia menyerahkan potongan telinga korban, dan petugas memasukkan ke dalam botol untuk dijadikan barang bukti, saat ini pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolsek Larompong untuk diproses lebih lanjut," jelas Syarief.

Saat ini, korban diketahui masih mengalami trauma.

Ia juga telah mendapatkan perawatan di Puskesmas Larompong.

“Korban saat ini sudah diperbolehkan kembali ke rumahnya di Desa Bukit Sutra setelah dirawat di Puskesmas larompong, korban masih mengalami trauma,” tutur Syarief. Atas perbuatannya.

Atas perbuatannya pelaku dijerat Pasal 44 ayat 2 Undang - undang no 23 tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun.


SHARE :
CB Blogger
 
Copyright © 2014 Cinta Berita. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger