Viral    Unik    Olahraga    Politik    Ekonomi    SelebNews    Pasang Iklan    FILM   
Home » » Polisi Temukan Bayi 18 Bulan Dikurung dalam Kandang Anjing

Polisi Temukan Bayi 18 Bulan Dikurung dalam Kandang Anjing

Posted by Cinta Berita on Minggu, 28 Juni 2020


CINTABERITA - Pihak kepolisian dikejutkan oleh penemuan seorang anak yang dikurung di kandang anjing, Rabu (24/6/2020).

Balita berusia 18 bulan selanjutnya dikurung didalam kandang yang kotor dan dikelilingi sampah serta hewan-hewan lain yang terhitung dikurung.

Polisi kemudian menahan tiga orang dewasa yang berada di tempat tinggal selanjutnya untuk bertanggung jawab didalam dugaan penelantaran anak dan kekerasan terhadap hewan.

Dilansir commercialappeal.com, Jumat (26/6/2020), Awalnya polisi mendatangi tempat tinggal di jalur Dale Cemetery, Henry County, Florida, Amerika Serikat selanjutnya lantaran adanya laporan kekerasan terhadap hewan.

Namun mereka tak menyangka justru dapat mendapati seorang anak yang ditemukan didalam kondisi memprihatinkan.

Balita selanjutnya dikurung didalam kandang bersama luas kurang lebih 1 x 1 meter yang di sekitarnya dipenuhi sampah, serangga dan sejumlah hewan yang di kandang.

Di lantai kurang lebih dan di didalam kandang itu sendiri terkandung kotoran anjing, bekas kencing dan kecoa.

Bahkan di dekat area balita selanjutnya berada, terkandung ular yang terhitung dikurung di didalam kandang.

Sherif lokasi Henry County, Monte Belew menjelaskan bahwa ular selanjutnya punya panjang kurang lebih 3 meter dan dapat beresiko bagi balita tersebut.

"(Ular) itu mampu saja menyerang sang anak jikalau tersedia kesempatan," ujar Belew.

Ia menjelaskan bahwa balita selanjutnya tidak mengalami luka, namun sadar didalam kondisi kelaparan.

Petugas yang menemukan anak selanjutnya langsung menghubungi Departemen Pelindungan Anak yang langsung membawa balita selanjutnya untuk mendapat perawatan.

"Sangat menyedihkan menyaksikan kondisi area tinggal anak tersebut," kata Belew.

"Tidak tersedia barang apapun di tempat tinggal selanjutnya untuk sang bayi selain yang tersedia di didalam kandang. Seluruh mainannya dimasukkan ke sana."

"Tidak tersedia mainan lain, area tidur atau selimut untuknya. Sepertinya ia menggunakan beberapa atau semua waktunya di didalam kandang, dan berasal dari bau amonia yang tercium saat kami mengangkat kandang tersebut, serta berasal dari serangga yang tersedia di bawahnya menunjukkan bahwa anak selanjutnya sering berada di didalam kandang," tutur Belew.

Belew menceritakan bahwa ia dan rekannya mendatangi tempat tinggal selanjutnya setelah mendapat laporan tanpa nama perihal kemungkinan kekejaman terhadap binatang di tempat tinggal tersebut.

Bingung cari bandar togel online ,terpercaya ..? Tak usah buingung gabung aja disni  hanya minimal depoosit 20000 kamu sudah bisa bermain disini di jamin aman dan 
terpecya se-indonesia. 


Bandar Togel Singapore  | Bandar Togel | Togel Online Terpercaya 

Saat mereka mendatangi tempat tinggal itu, penyelidik menyaksikan sejumlah ayam yang berada di halaman tanpa adanya pemeliharaan.

Selain itu, mereka terhitung menemukan sejumlah ular, anjing, dan lebih berasal dari 500 tikus, dan hamster yang dikurung didalam kandang.

"Kami tidak sadar apa tujuan dikumpulkannya tikus dan hamster tersebut, kemungkinan untuk memberi makan ular atau untuk dijual, namun ini jelas-jelas kondisi yang tidak biasa," ungkap Belew.

Sementara itu, dilansir wsmv.com, Jumat (26/6/2020), atas penemuan tersebut, pihak kepolisian menangkap Charles Brown (82), Jeff Brown (46) dan Heather Scarbrough (42) dan menahan mereka.

Tak hanya ditahan atas tuduhan penelantaran anak dan kekejaman terhadap hewan, tiga orang selanjutnya ditangkap atas kepemilikan 127 tanaman marijuana dan 17 senjata api.

Mereka dikira memproduksi obat-obatan terlarang dan menjualnya, sehingga harus merintis pengadilan pidana yang dapat digelar terhadap Selasa (30/6/2020).

"Kekejaman terhadap anak-anak dan hewan terhitung didalam kejahatan terburuk yang kami temui," kata Jaksa Agung Matthew Stowe.

"Kami menjaga anak-anak kami dan dapat konsisten menyelidiki hal ini dan dugaan kekerasan anak lainnya bersama terlalu ketat. Demikian terhitung kekejaman terhadap hewan dapat diperlakukan bersama terlalu nyata-nyata di Distrik Yudisial ke-24 ini," tegasnya. 



SHARE :
CB Blogger
 
Copyright © 2014 Cinta Berita. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger