Viral    Unik    Olahraga    Politik    Ekonomi    SelebNews    Pasang Iklan    FILM   
Home » » Akibat Sering Mengancam dan Mngengejek, Buruh Bangunan Dicangkul Hingga Tewas

Akibat Sering Mengancam dan Mngengejek, Buruh Bangunan Dicangkul Hingga Tewas

Posted by Cinta Berita on Jumat, 03 Juli 2020



CINTABERITA - Dodi Sumanto alias Dika (41), warga Jalan Mamaharpas, Gang Seriti, Desa Bandar Klippa, Kecamatan Percut Sei Tuan dihabisi secara sadis, Kamis (2/7/2020) sore.

Pria yang bekerja sebagai buruh bangunan itu dibunuh tetangganya sendiri di Gang Gelatik, Desa Bandar Klippa, tak jauh dari kediamannya.

Pelaku yang disebut bernama Anjar (27), menghabisi Dika di tempat dia bekerja saat itu bersama dengan memakai cangkul.

“Pertama dari belakang dicangkul kepalanya. Waktu itu korban bernafas dia, lalu pelaku ulang mencangkul lehernya sampai tews,” kata Sungeng (51), pemilik warung yang berjualan tak jauh dari lokasi kejadian. 

Bingung cari bandar togel online ,terpercaya ..? Tak usah buingung gabung aja disni  hanya minimal depoosit 20000 kamu sudah bisa bermain disini di jamin aman dan terpecya se-indonesia. 



Bandar Togel Singapore |  Bandar Togel | Togel Online Terpercaya 

Peristiwa itu pun segera membawa dampak heboh warga sekitar. Rekan-rekannya sesama pekerja bangunan tak mampu berbuat banyak dan cuma mampu lihat Dika tewas bersimbah darah. Sementara itu, Anjar disebut tak bergeming dan tetap tenang di lokasi sampai perihal itu dilaporkan ke Polsek Sei Tuan. 

Tak lama berselang, polisi dan tim Inafis Polrestabes Medan datang ke lokasi. Jasad korban dibawa ke RS Bhayangkara Medan untuk keperluan otopsi, namun Anjar diboyong ke Polsek Percut Sei Tuan. 

Dari lokasi, polisi juga mengamankan sebuah cangkul yang digunakan menghabisi nyawa Dika, sebuah martil, sepasang sendal jepit, serta ember berisi adonan semen. Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Otniel Siahaan didampingi Kanit Reskrim Iptu Luis Beltran kala dikonfirmasi, membetulkan tentang pembunuhan itu. 

“Ya benar, tersangka saat ini sudah kita amankan,” sebutnya. Terkait motif, Kompol Otniel mengatakan, bahwa berdasarkan info pelaku, ia sering diejek dan diancam oleh Dika. “Sering diancam menurutnya (pelaku). Motifnya sakit hati,” jelasnya.


SHARE :
CB Blogger
 
Copyright © 2014 Cinta Berita. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger