Viral    Unik    Olahraga    Politik    Ekonomi    SelebNews    Pasang Iklan    FILM   
Home » » Gara-gara Diceraikan Istrinya, Pria HT (44) Tega Memperkosa Putri Kandungnya yang Masih Bocah

Gara-gara Diceraikan Istrinya, Pria HT (44) Tega Memperkosa Putri Kandungnya yang Masih Bocah

Posted by Cinta Berita on Rabu, 01 Juli 2020



CINTABERITA - Frustasi dicerai istri, seorang pria di Depok berinisial HT (44) tega memperkosa putrinya sendiri yang tetap di bawah umur.

Korban yang diancam bersama dengan pisau kecuali menampik nafsu bejat ayahnya pada akhirnya melaporkan kejadian berikut kepada pamannya.

Diketahui, HT telah memperkosa putrinya sejak tahun 2018.

Terakhir, kelakuan bejat yang dijalankan pada anaknya dijalankan pada 5 Februari 2020.

Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Azis Andriansyah menuturkan, nafsu bejat pelaku dilampiaskan ketika anggota keluarga yang lainnya tengah tertidur lelap.

Bahkan untuk melancarkan aksi bejatnya, pelaku tak segan-segan menyertai ancaman pada putri kandungnya sendiri.

"Dia sebagian kali melaksanakan persetubuhan bersama dengan anak kandungnya sendiri, disertai ancaman dan paksaan," bebernya.

Azis berujar pelaku terancam dijerat Pasal 81 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014.

"Saat ini pelaku telah kami tangkap dan kami sangkakan bersama dengan pasal 81 Undang-Undang Nomor 35 tahun 2014 bersama dengan ancaman lima hingga 15 tahun," pungkasnya.

Frustasi Ditinggal Istri

s

Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Azis Andriansyah, menyebutkan hasil pemeriksaan pelaku mengaku frustasi ditinggal istrinya hingga nekat menyetubuhi putri kandungnya sendiri.

“Pengakuan berasal dari pelaku, ia frustasi ditinggal cerai oleh istrinya telah bertahun-tahun tidak memperoleh nafkah batin,” ucap Azis di Mapolrestro Depok, Pancoran Mas, Jumat (26/6/2020).

Dikatakan Azis, pelaku termasuk kerap memaksa hingga menjurus kearah ancaman demi melacnarkan napsu bejatnya.

"Dia sebagian kali melaksanakan persetubuhan bersama dengan anak kandungnya sendiri, disertai ancaman dan paksaan," kata Azis.

Azis berujar pelaku terancam dijerat Pasal 81 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014.

"Saat ini pelaku telah kami tangkap dan kami sangkakan bersama dengan pasal 81 Undang-Undang Nomor 35 tahun 2014 bersama dengan ancaman lima hingga 15 tahun," pungkasnya.

Ancaman Pisau


Tak hanya memaksa, HT (44) termasuk menyertai ancaman ketika hendak merudapaksa putri kandungnya sendiri sejak tahun 2018 silam.

Bahkan, HT tega mengancam putrinya pakai senjata tajam berjenis pisau, supaya mau melayani nafsu bejatnya.

Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Azis Andriansyah, menyebutkan bahwa sejak tahun 2018, pelaku telah lima kali merudapaksa anak kandungnya sendiri.

“Sejak 2018 telah lima kali pengakuannya. Terakhir 5 Februari 2020 jam 14.00 WIB tempat tinggal eyangnya, kontrakan. Ini pisau yang digunakan pelaku untuk mengancam korban,” memahami Kapolres

Metro Depok, Kombes Pol Azis Andriansyah, pas memimpin ungkap kasusnya di Mapolrestro Depok, Pancoran Mas, Jumat (26/6/2020).

Lanjut Azis, pas ini pihaknya tengah fokus melaksanakan trauma healing pada korban, supaya kejiwannya dapat bangkit sediakala.

“Dia (pelaku) mengakui melakukannya telah lima kali persetubuhan, nanti kami dapat dalami ulang yang memahami kepada korbannya pertama mesti kami melaksanakan healing dulu, terapi trauma supaya jiwanya ulang normal dan dapat mengimbuhkan keterangan yang baik pas penyidikan,” bebernya.

Diwartakan sebelumnya, pelaku beralasan tega menyetubuhi buah hatinya yang tetap di bawah usia lantaran frustasi ditinggal sang istri sejak awal tahun 2000.

“Saya pisah bersama dengan istri sejak tahun 2000,” ujar pelaku mengakui perbuatannya sambil tertunduk merenungi perbuatannya.

Mengaku Khilaf

Entah asumsi apa yang merasuki HT (44), warga Kota Depok, Jawa Barat.

Sejak tahun 2018 silam, ia tega menyetubuhi anak kandungnya sendiri yang tetap di bawah umur.

Alasanya frustasi ditinggal istrinya sejak awal tahun 2000.

Kepada pewarta, HT mengakui dirinya khilaf ketika melampiaskan napsu bejatnya kepada putrinya.

“Saya khilaf, khilaf aku gak tahu,” kata HT singkat bersama dengan tangan terborgol di Mapolrestro Depok, Pancoran Mas,Jumat (26/6/2020).

Namun, kekhilafan berikut terus dijalankan hingga sebanyak lima, apalagi disertai ancaman dan paksaan.

Ketika ditanya hal tersebut, ia pun hanya diam seribu bahasa sambil terus menundukan kepalanya.

Sementara itu, Kapolres Metro Depok Kombes Pol Azis Andriansyah, berujar bahwa terungkapnya persoalan ini ketika korban pada akhirnya memberanikan diri melaporkan moment yang dilaminyapada anggota keluarga yang lain.

“Korban melaporkan kepada keluarganya gara-gara dia kerap diancam dan kerap disetubuhi oleh ayah kandungnya sendiri,” kata Azis.

Azis berujar pelaku terancam dijerat Pasal 81 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014.

"Saat ini pelaku telah kami tangkap dan kami sangkakan bersama dengan pasal 81 Undang-Undang Nomor 35 tahun 2014 bersama dengan ancaman lima hingga 15 tahun," ujarnya.


Bingung cari bandar togel online ,terpercaya ..? Tak usah buingung gabung aja disni  hanya minimal depoosit 20000 kamu sudah bisa bermain disini di jamin aman dan terpecya se-indonesia. 

Bandar Togel Singapore |  Bandar Togel  | Togel Online Terpercaya

SHARE :
CB Blogger
 
Copyright © 2014 Cinta Berita. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger