Viral    Unik    Olahraga    Politik    Ekonomi    SelebNews    Pasang Iklan    FILM   
Home » » Pesan Tulisan Pria Pembakar Mobil Via Vallen yang Ternyata Warga Medan

Pesan Tulisan Pria Pembakar Mobil Via Vallen yang Ternyata Warga Medan

Posted by Cinta Berita on Rabu, 01 Juli 2020



CINTABERITA - Pesan Tulisan Pria Pembakar Mobil Via Vallen yang Ternyata Warga MedanTerduga pembakar mobil Via Vallen diketahui bernama Pije berusia 41 tahun.

Pije disebutkan merupakan warga Kota Medan yang beralamat di Jalan Pabrik Tenun, Kelurahan Sie Putih Timur, Kecamatan Medan, Kota Medan.

Polisi kaget lihat barang bukti yang disimpan pelaku pembakaran mobil  mewah Alphard punya  Via Vallen kala diamankan.

Pasalnya berasal dari barang bukti yang disita, tersedia benda yang berhubungan dengan hal mistis dan juga ancaman.

Seperti diketahui, mobil mewah Alphard putih punya Via Vallen ini terbakar di samping rumahnya di Desa Kalitengah, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, pada Selasa (30/6/2020) dini hari.

Pelaku pembakaran ini dapat langsung ditangkap polisi sebab telah terciduk CCTV rumah Via Vallen.

Begitu sadar hasil rekaman CCTV, Via Vallen langsung menyerahkannya kepada polisi.

Ternyata hasil berasal dari CCTV, pelaku keluar sengaja membakar mobil mewah Via Vallen.

"Ada orang ke sini tadi bawa bensin, ketangkap CCTV," tutur Via Vallen.

"Ini Katanya tersedia yang bakar. Siapapun anda yang bakar mobilku tadi, Awas ae yang bakar anda tak laporin polisi," kata Via Vallen tegas.

Berbekal bukti CCTV itulah, polisi langsung menangkap terduga pembakar mobil mewah Via Vallen.

"Berbekal video CCTV di kira-kira rumah korban, terduga pelaku akhirnya ditangkap.

Gestur tubuh serta baju yang dikenakan sesuai yang tersedia di CCTV korban," imbuh Kapolresta Sidoarjo, Kombes Sumardji, di Mapolda Jawa Timur, Selasa (30/6/2020).

Setelah pelaku pembakaran tertangkap, begitu kagetnya polisi kala mengamankan barang buktinya.

Selain korek api dan botol air mineral yang masih beraroma cairan bahan bakar, polisi temukan tas berisi barang-barang perdukunan.

"Barang bukti yang diambil berasal dari terduga pelaku tersedia botol air mineral yang masih berbau bensin, korek api dan tas berisi sejumlah barang di antaranya barang perdukunan," kata Kombes Sumardji.

Barang-barang perdukunan yang dimaksud Sumardji yakni boneka kecil menyerupai jenglot.

Tak cuma itu, pelaku pembakaran pun bawa bambu berwarna kuning berukuran sekian sentimeter.

"Di dalam tas juga tersedia buku tabungan BCA," ujar dia.

Selain barang bukti berwujud jenglot tersebut, rupanya pelaku pembakaran juga sempat menuliskan kalimat ancaman yang dituliskan di tembok rumah Via Vallen.

Hal tersebut diungkap berasal dari laporan berita Kabar Siang TVOne.

Sang reporter kelihatan mengabarkan kondisi mobil mewah Alphard Via Vallen yang telah hancur terbakar.

Akan tetapi, kala berada di TKP, reporter ini lihat terdapatnya tulisan-tulisan ancaman yang dikira ditujukan pelaku pembakaran untuk Via Vallen

"Di bagian ujung gang ini, tersedia tulisan-tulisan yang dikira ditulis oleh terduga pelaku pembakaran berasal dari mobil Toyota Alphard putih punya Via Vallen," ungkap sang reporter.

"Ini jaraknya tidak cukup lebih tersedia 50 mtr. berasal dari daerah kami mengabarkan. Jadi tersedia di ujung gang sebelah sana, Ada di tembok berwarna krem.

Tulisannya memang tidak sadar ditujukan untuk siapa. Namun kata-katanya bernada ancaman," ungkap reporter.

Isi pesan terduga pembakar mobil mobil Alphard Via Vallen itu pertanda sakit hati dan ancaman.

"Kibus Ada, Ada gk ksh hak ku, Pije Persa 97, Pije 97, mati kalian bang," demikian tulisan yang tersedia tembok dekat rumah Via Vallen.

Pelaku Pembakaran

Kombes Sumardji mengungkapkan, si terduga pelaku bukanlah warga setempat atau yang bermukim di kawasan Kali Tengah, Tanggulangin, Sidoarjo.

Berdasarkan Info hasil kontrol awal dan bukti identitas diri berasal dari kartu sinyal masyarakat (KTP). Si terduga pelaku pembakaran itu bukanlah warga Kabupaten Sidoarjo.

Kendati begitu, Sumardji masih enggan mengungkapkan domisili atau identitas yang menyangkut si terduga pelaku, sebab sistem penyelidikan masih tetap berlangsung.

"Sepertinya tidak. Pelaku ini bukan warga kali tengah, dan juga bukan warga sidoarjo berasal dari KTP-nya," pungkasnya.

Informasi yang dikumpulkan surya.co.id, terduga adalah pria berinisial P.

Usianya kira-kira 40 tahun, kelahiran Jember tapi alamat di KTP-nya Kelurahan Sei Putih Timur, Medan.

Sempat mondar-mandir di dekat rumah Via Vallen sebelum saat bakar mobil

Kesaksian tetangga mengungkapkan kelakuan aneh terduga pembakar mobil Alphard Via Vallen di Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (30/6/2020).

Tetangga ini mengungkap, dua hari sebelum saat insiden mobil Alphard Via Vallen dibakar, terduga pelaku ini telah berkeliaran di kawasan pemukiman Jalan Kali Tengah, Tanggulangi, Sidoarjo, Jawa Timur.


BINGUNG CARI BANDAR DAN AGEN BOLA TERPERCAYA ..? GABUNG DISINI SAJA HANYA MINIMAL DEPOSIT 25000 KAMU SUDAH BISA BERMAIN BANYAK PERMAINAN DENGAN MENGGUNAKAN 1 USER ID SAJA . 


AGEN POKER |  AGEN DOMINO99 | DOMINO ONLINE 

Bahkan beberapa warga menengarai perangai si terduga beberapa hari sebelumnya, yang kelihatan terjadi mondar-mandir di selama jalan pemukiman rumah Via Valen.

"Dari hasil kontrol saksi tetangga kanan kiri, telah tersedia satu dua hari ini, si terduga mondar-mandir, di Desa Kali Tengah," ujar Kapolres Sidoarjo Kombes Pol Sumardji pada awak media di Mapolda Jatim, Selasa (30/6/2020).

Polisi mengaku belum  maksimal melakukan kontrol pada terduga pelaku sebab keterangannya tidak sadar atau melantur.

"Pelaku seperti pura-pura gila, keterangannya tidak sadar ngelantur ke sana-ke mari, jadi waktu ini kami diamkan dulu," ujar dia.

Terduga pembakar mobil Alphard Via Vallen tengah diamankan di ruang penyidik Unit Reskrim Polsek Tanggulangin.

Proses interogasi dengan tim gabungan berasal dari Satreskrim Polres Sidoarjo masih berlangsung.

Ia menambahkan, sistem interogasi pada si terduga pelaku mengalami sedikit hambatan.

Pasalnya, pria tersebut, berdasarkan laporan yang diterimanya, terbilang sulit diajak berbicara.

"Sampai waktu ini terduga masih kesusahan bicara, telah berkali kali diajak bicara, tapi bicaranya masih ngelantur, sehingga kami buat terduga ini untuk tenang dulu," tambahnya. 

SHARE :
CB Blogger
 
Copyright © 2014 Cinta Berita. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger