Viral    Unik    Olahraga    Politik    Ekonomi    SelebNews    Pasang Iklan    FILM   

Rekomendasi Posts





















Tampilkan postingan dengan label NASIOANL. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label NASIOANL. Tampilkan semua postingan

Jika Wabah Corona Belum Berakhir Sampai Lebaran, Tak Ada Salat Idul Fitri



CINTABERITA - Tak tersedia salat Idul Fitri jikalau sampai lebaran wabah Corona belum berakhir, ini fatwa Muhammadiyah.

Wabah Corona atau covid-19 tengah menghantui berbagai negara di dunia terhitung Indonesia.

Indonesia sampai kini tetap berperang melawan virus Corona bersama dengan berbagai kebiajakan yang dibuat oleh pemerintah.

Selain pemerintah Indonesia, organisasi Islam Muhammadiyah terhitung mengeluarkan edaran mengenai tuntunan ibadah dalam kondisi darurat covid-19.

Hal berikut sesuai bersama dengan Fatwa Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Dalam fatwanya, Muhammadiyah berharap warganya mendirikan salat tarawih di tempat tinggal kala salat Id ditiadakan jikalau corona tetap belum mereda sampai lebaran.

Pandemi corona yang melanda berbagai negara dilaporkan terus mengalami peningkatan.

Baik korban positif terinfeksi, korban meninggal, maupun pulih kini terus bertambah.

Beberapa kala lantas Presiden Jokowi berharap masyarakat Indonesia untuk laksanakan social distancing atau kini disebut physical distancing.

 Hal berikut dilaksanakan kegunaan memutus rantai penyebaran virus Corona atau covid-19.

Seperti diketahui, virus Corona enteng menyebar bersama dengan cepat lewat percikan atau droplet.


Bingung cari bandar togel online ,terpercaya ..? Tak usah buingung gabung aja disni  hanya minimal depoosit 25000 kamu sudah bisa bermain dini di jamin ama n dan terpecya se-indonesia. 


Togel Online Singapore |  Togel Online Hongkong | Bandar Togel Singapore



Seseorang terhitung dapat tertular andaikan bersalaman maupun bersentuhan bersama dengan pasien positif corona.

Kini masyarakat diminta untuk tak mengadakan perkumpulan serta menghindari kerumunan.

Di tengah kondisi darurat corona, organisasi Islam Muhammadiyah mengeluarkan surat edaran Pimpinan Pusat Muhammadiyah nomer 02/EDR/I.0/E/2020 mengenai tuntunan ibadah dalam kondisi darurat covid-19.

Surat yang bertanggal 24 Maret 2020 berikut ditanda tangani oleh Ketua Umum Muhammadiyah Haedar Nashir dan Sekretaris Agung Danarto.

Dalam edaran tersebut, Muhammadiyah memberikan arahan pelaksanaan ibadah di tengah wabah covid-19 terhitung ibadah kala Ramadhan dan Syawal mendatang.

Sebelumnya, Muhammadiyah udah memutuskan 1 Ramadhan dan 1 Syawal lewat Maklumat Pimpinan Pusat Muhamamdiyah Nomor 01/MLM/I/0/E/2020 mengenai Penetapan Hisab Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1441 Hijriah.

1 Ramadhan 1441 H ditetapkan jatuh terhadap Jumat, 24 April 2020.

Sementara itu, 1 Syawal atau Hari Raya Idul Fitri ditetapkan jatuh terhadap Minggu, 24 Mei 2020.

Dalam surat edaran mengenai pelaksanaan ibadah di tengah wabah covid-19, andaikan pandemi belum mereda sampai bulan lebaran mendatang maka salat tarawih dilaksanakan di tempat tinggal masing-masing.

Salat tarawih dilaksanakan di tempat tinggal masing-masing kala takmir tak mesti mengadakan salat berjamaah di masjid maupun musala.

Hal berikut terhitung berlaku untuk kesibukan ramadhan lainnya layaknya ceramah, tadarus berjamaah, iktikaf maupun kesibukan berjamaah lainnya.

Sementara untuk salat Idul Fitri, andaikan nantinya pandemi corona belum berakhir, maka salat beserta semua kronologis lebaran baik itu mudik, pawai takbir, halal bihalal, dan lain-lain, tidak diselenggarakan.

Namun, andaikan pihak berwenang pilih bahwa wabah mereda serta dapat dilaksanakan bersama dengan konsentrasi banyak orang, maka salat Idul Fitri dan rangkaiannya dapat dilaksanakan.

Salat dilaksanakan bersama dengan selalu menyimak arahan dan ketentuan pihak berwenang.

Muhammadiyah terhitung memutuskan, kumandang takbir Idul Fitri dapat dilaksanakan di tempat tinggal masing-masing sepanjang era darurat covid-19.

Penjelasan detil arahan pelaksanaan ibadah dari Muhammadiyah dapat Anda lihat di sini: tuntunan ibadah dalam kondisi darurat covid-19.

Datang Ke Danau Toba, Mentri Susi Pudjiastuti Wajib Membawa Tuak 2 Drigen



CINTABERITA - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti terhubung secara resmi Karnaval Danau Toba di Balige, Kabupaten Toba Samosir Sabtu (14/9/2019) Pukul 16.00 WIB terhadap hari kedua.

Susi Pudjiastuti datang mengenakan baju kebaya berwarna merah jambu, berselendang sama ulos dan Mengenakan bawahan kain ulos.

Menteri Susi melewatkan rombongan karnaval tidak jauh berasal dari sekitar Pasar Tradisional Balige.

Susi Pudjiastuti bersama dengan Bupati Tobasa Darwin Siagian melewatkan iringan karnaval bersama dengan menabuh gendang Batak.

Selanjutnya Susi Pudjiastuti  aik ke mobil hias yang kental bersama dengan corak gorga Batak Toba dan nuansa etnik lainnya. Pada barisan paling depan, Susi digring ke panggung utama.

Warga terhitung turut menyemarakkan karnaval dan pawai mengenakan baju adat.

Tidak cuma baju rutinitas Pakaian Batak Toba, melainkan hampir semua baju rutinitas suku-suku yang ada di sekitar Danau Toba ditunjukkan.

Tidak ketinggalan, Menteri Susi turut mengenakan baju yang lazim dikenakan perempuan Batak. Saat hadir, Susi disambut bersama dengan tortor.

Susi Pudjiastuti terhitung menyempatkan diri manortor bersama dengan peserta pawai yang sejak pagi menunggunya.

Pada saat pawai, Menteri Susi berada terhadap barisan paling depan dan diikuti ribuan masyarakat lainnya di belakangnya. Termasuk para peserta karnaval dan mobil hias, hingga berakhir terhadap pukul 19.00 WIB.

Pada saat memberi kata sambutan, Menteri Susi mengaku bahagia diundang ke Danau Toba.

Setelah jadi Menteri, disebutnya ini kali pertama dirinya dattang ke Danau Toba.

Namun,sebelum jadi menteri katanya dia dua kali seminggu perlu ke Danau Toba melalui Bandara Sibisa.

Dulunya dia kerap mengunjungi Danau Toba dan bercengkarama bersama dengan masyarakatnya.

Susi Pudjiastuti mengaku kerap membawa nenas, sayur-sayuran apalagi tuak berasal dari Danau Toba.

"Sebelum saya jadi menteri sebenarnya saya kerap ke (bandara) Sibisa (Tobasa).

Setiap dua minggu sekali.

Kalau di Medan suntuk (karena ) saya kurang bahagia bersama dengan keadaan kota besar, saya ke Sibisa.

Biasanya saya pulang bawa tuak dua jerigen, cabai rawit, bawa nanas 50 Kg, bawa singkong bawa jagung, beli berasal dari masyarakat setempat hingga kelanjutannya saya telah seperti bagian masyrakat di sini," ungkap Susi Pudjiastuti.

Ketika berada di Danau Toba, Susi Pudjiastuti senantiasa menyempatkan bercengkrama dan meminum kopi bersama dengan warga dan belanja hasil panen milik para pertaniannya.

Susi Pudjiastuti terhitung bercerita usaha penerbangan Susi terhitung memiliki peristiwa di Danau Toba.

Maskapai penerbanganya lah yang kali pertama mendarat di Bandara Silangit, Tapanuli Utara.

Katanya, kebetulan landing pertama saat itu adalah pesawat Susi Air dan diupacarakan tabur beras kepala oleh sama bupati saat itu. +

“Saya tidak terlampau ingat tahun berapa tetapi saat Silangit masih sepi cuma Susi Air yang berkunjung ke situ," malah Susi Pudjiastuti lagi.

Kepada masyarakat Susi Pudjiastuti berpesan sehingga tetap melindungi Danau Toba dan tidak mengotori air Danau Toba bersama dengan sampah.

Danau Toba menurut Susi Pudjiastuti merupakan sebuah objek studi yang luar biasa.

"Di bawah Danau Toba ada super vocano yang paling besar yang tentu saja kecuali ini dijadikan sebuah studi bagi para ilmuan dapat jadi tujuan wsiataa studi," ungkap Susi.

Selain bernostalgia, Susi Pudjiastuti terhitung mengajak warga melindungi kelestarian Danau Toba. Dia menyinggung Perpres 83 mengenai sampah plastik yang perlu diselesaikan.

“Sebab telah jadi masalah nasional, dimana untuk dunia kami alur kedua perihal sampah plastik.

Indonesia memerangi sampah plastik, sehingga tidak dibuang serampangan ke laut.

Perlu kami ketahui sampah plastik terlampau sulit dimusnahkan, apalagi hingga puluhan tahun di dalam laut masih senantiasa utuh,” pesannya lagi.

Untuk Kawasan Danau Toba, meski buka lautan dia senantiasa menekankan sehingga warga meminimalisir pembuangan sampah plastik.

Untuk menggaet turis, kata Susi Pudjiastuti tentu saja warga tidak membuang sampah plastik.

Kepada Bupati di semua Kawasan Danau Toba terlebih Tobasa terhitung dianjurkannya sehingga menyebabkan Perda mengenai plastik. Penggunaan plastik dimintanya sehingga tidak sekali pakai.

Sedangkan untuk Keramba Jaring Apung (KJA) di Danau Toba terhitung dianggapnya telah berlebihan.

Disebutkan Susi Pudjiastuti, air Danau Toba mampu terpapar zat kimia yang lebih berbahaya lagi bersama dengan marakanya KJA hingga saat ini. Karenanya, dia meminta KJA jangan lagi bertambah.

Tidak lama duduk di panggung, Susi Pudjiastuti segera bertolak berasal dari Balige. Susi Pudjiastuti sempat melayani warga berselfi.



Suka main lotre dan bingung cari bandar lotre online terpercaya.....? Tak Usah Bingung lagi uda gak jaman ini ada bandar oline terpercaya se -indonesia dan paling aman ... hanya dsini dengan minimal dposit 25.000 kamu bisa bermain sesuka hatimu banyak bonus dan hadiah menarik lainya.

bandar togel |  bandar togel terbaik | bandar togel terpercaya


Image and video hosting by TinyPic

 
Copyright © 2014 Cinta Berita. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger