Viral    Unik    Olahraga    Politik    Ekonomi    SelebNews    Pasang Iklan    FILM   

Rekomendasi Posts



















Tampilkan postingan dengan label PERISITWA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PERISITWA. Tampilkan semua postingan

Dicabuli Ayahnya hingga Hamil, Gadis 19 Tahun di Nikahkan Dengan Pria 57 Tahun Sebagai Ayah si Bayi



CINTBAERITA - Gadis berinsial UH (19) dicabuli ayahnya sendiri S hingga hamil dua bulan di Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Kasat Reskrim Polres Banjarbaru, AKP Aryansyah menjelaskan pelaku menyuruh korban untuk mencari pacar guna menjadi ayah bayi UH.

"Saat tahu korban hamil, dia malah nyuruh cari pacar agar ada yang bertanggung jawab atas janin yang dikandungnya," ujar Kasat Reskrim Polres Banjarbaru, AKP Aryansyah, saat dihubungi, Selasa (8/10/2019).

Sudah dua bulan tak memiliki pacar, pelaku kemudian menjodohkan korban dengan temannya sendiri yakni M (57).

S memiliki maksud agar M bisa menjadi ayah bayi UH .

"Karena belum mendapatkan pacar, S kemudian meminta UH melayani M yang tak lain adalah temannya sendiri agar S bisa meminta pertanggungjawaban M karena menghamili UH anaknya," tutur Aryansyah.

Tergoda, M akhirnya mencabuli korban dua kali.

Namun beberapa waktu kemudian, UH mengalami keguguran.

S yang mengetahui hal tersebut kemudian berniat mencabuli putrinya lagi tetapi ditolak.

Tak tahan, korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke polisi seusai melarikan diri.

Pencabulan itu sendiri terjadi sejak tahun 2017 silam 

Suka main lotre dan bingung cari bandar lotre online terpercaya.....? Tak Usah Bingung lagi uda gak jaman ini ada bandar oline terpercaya se -indonesia dan paling aman ... hanya dsini dengan minimal dposit 25.000 kamu bisa bermain sesuka hatimu banyak bonus dan hadiah menarik 


Bandar Togel Singapore  | Bandar Togel | Togel Online Terpercaya 

Image and video hosting by TinyPic\

Tiga Pria jadi Korban Pemerasan Dengan Berkedok Pijat Plus-Plus




CINTABERITA - Tiga pria menjadi korban pemerasan dengan motif pijat plus-plus yang berada di kawasan Jalan KH Wahid Hasyim Medan.

Ketiga pria yang masing-masing berinisial, W, L dan A menjadi korban sesudah tertarik dengan penawaran yang lumayan murah.

Salah seorang korban W yang berprofesi sebagai driver online menjelaskan bahwa dirinya menjadi korban sesudah pelaku memanggil dirinya usai mengantar penumpang.

"Saya selagi itu pulang dari arah Jalan Diski menuju Jalan Wahid Hasyim berencana ulang ke kos Jalan Sisingamangaraja.

Namun selagi di Jalan Wahid Hasyim saya dipanggil seorang wanita lantas menawarkan kusuk plus-plus.

Karena selagi itu duwit saya cuma tersedia Rp 50 ribu, wanita itu pun menyanggupi dengan alasan biar tersedia buka dasar," jelasnya selagi diwawancarai Minggu (25/8/2019).

Lebih lanjut dijelaskan pria berusia 22 th. ini, sesudah dirinya dipengaruhi rayuan sang eksekutor (wanita).

Kemudian ia dibawa menuju ke salah satu daerah indekos yang tak jauh dari kawasan Simpang Barat.

"Setelah hingga di kos, saya dikusuk seorang wanita, usai dari itu tiba-tiba masuk laki-laki dan perempuan itu minta duwit sebanyak Rp 700 ribu.

Karena saya tidak tersedia uang, kawan laki-laki wanita itu berikan solusi gadai sepeda motor saya di salah satu tempat.

Kereta Honda Vario saya digadai seharga Rp 1 juta, namun pelaku mengambil alih duwit Rp 600 dan sisanya ditukar sabu.

Sementara saya diberi duwit Rp 50 ribu untuk naik becak pulang ke kos," ungkap pria berkepala plontos ini.

Namun, lanjut W, sebab dirinya malu dengan persoalan yang dihadapinya.

Ia pun menjelaskan tidak mengakibatkan laporan melainkan menebus sepeda motornya.

"Saya malu, menjadi orang tua saya menentukan untuk menebus sepeda motor saya saja.

Begitu kejadian saya alami," mengerti pria perantauan ini.

Tidak cuma W, namun sama termasuk dialami L, yang termasuk menjadi korban pemerasan dengan motif kusuk plus-plus.

L menjelaskan bahwa awalannya ia kenal dari aplikasi Michat.

Setelah chating diajak ketemuan dengan berbagai modus yakni pijat.

"Nah, sesudah ketemu di daerah yang dijanjikan. Dan masuk ke dalam kamar seolah-olah itu cewek mendadak hyper sexy.

Beberapa menit sesudah itu tiba-tiba tersedia seorang laki-laki sama perempuan terlihat dari toilet atau balik gorden.

(Karena selagi kami masuk lampu kamar sudah mati).

Nah di situlah menjadi dilaksanakan pemerasan," katanya.

Bahkan menurut L, mereka tidak segan-segan memukul.

"Segala upaya dilaksanakan mereka menjadi dari mop (ancaman)  memeras dan menakuti-menakuti.

Kalau yang saya alami, masing-masing mempunyai peran berbeda.

Cewek pertama, sebagai umpan. Cewek ke dua tukang pukul.

Dan banci sebagai penghasut," jelasnya.

"Mereka minta duwit atau jaminan apalah.

Entah itu HP, motor atau lain sebagainya.

Mereka akan mangil temen lainya dari kamar sebelah untuk mengogap.

Saya kemaren rela pijat dengan perjanjian Rp 100 ribu.

Tapi itu, kami tanpa baju begitu termasuk dengan si cewek.

Mereka akan mangil temen lainya dari kamar sebelah untuk mengogap.

Saya kemaren rela pijat dengan perjanjian Rp 100 ribu.

Tapi itu, kami tanpa baju begitu termasuk dengan si cewek.

Itu sebagai syarat.

Untuk kamar telah disediakan oleh laki-laki berwatak perempuan itu.

Saya tidak bisa buat LP dikarenakan saya tidak jadi uang keluar karena sudah sempat ribut," lanjut L.

Setelah kejadian tersebut, L mengaku bahwa dirinya juga menyelidiki motif-motif seperti yang dialaminya.

"Kalau saya rasa komplotan mereka ini seperti sudah biasa berurusan dengan polisi.

Karena saat kejadian kemarin mereka gak takut saat saya hendak membuat laporan.

Mereka ini biasanya ngumpul di Gran Central lantai V, Sriwijaya lantai III, rame mereka di situ," ungkapnya.

Motif dengan menggunakan media online sebagai wadah transaksi terbilang sangat besar perannya.

Hal tersebut juga dialami korban lainnya yang berinisial A pada Kamis (22/8/2019) lalu.

Dirinya menjadi korban setelah berkenalan dengan seorang wanita di aplikasi Michat.

"Awalnya aku kenal lewat michat.

Dia open BO di situ.

Jadi aku chat dia, open ga hari ini ? Kata dia , iya bang. Mau kapan bang?

Jadi saya bilang sekarang bisa," ucapnya.

Setelah komunikasi tersebut, A mengaku bahwa dirinya pun melakukan transaksi terkait tarif.

"Terus aku tanya harga.

Dia buka Rp 600 ribu.

Karena mahal sekali aku minta kurang menjadi 200.

Wanita tersebut menyanggupinya.

Setelah ketemu dan kusuk tiba-tiba ia marah karena aku kasih Rp 200 ribu.

Jadi dibilangnya, gak segini lah bang. Cuma uang kamar aja ni Rp 200 ribu.

Namanya aku mesan dia, tamu kan?

Kalau dari awal dia bilang di aplikasi harga berbeda kan pasti ku tolak.

Dia gak terima aku bayar 200.

Setelah aku keluar, ku liat udah rame sama germonya," kata A.

Saat disinggung soal berapa orang yang menjumpai korban.

A mengaku sekitar tujuh sampai delapan orang.

A juga mengaku ingat dengan ciri-cirinya.

"Ada yang tatoan.

Cewek itu ngomong, udah bang, bayar aja.

Nanti abang bulat di sini.

Atau panjang urusannya ke Medan Baru, karena kasus asusila.

Kasih aja jaminan, jika tidak ada duit Rp 1 juta.

Terakhir aku terpaksa mengasih uang Rp 1 juta.

Mendengar ancaman mereka pada saat itu bahwa kejadian serupa sering terjadi bahkan ada gadai sepeda motor bahkan cerai dari istri," pungkasnya.

Terkait tiga korban yang diduga korban pemerasan dengan kedok kusuk plus-plus.

Tribun Medan kemudian mencoba konfirmasi terkait hal tersebut kepada Kasatreskrim Polrestabes Medan AKBP Putu Yudha Prawira.

Ia mengatakan bahwa akan mencoba kroscek apakah ada laporan kasus seperti itu.

"Saya cek apakah ada laporan seperti itu.

Apakah korban-korban lain sudah membuat LP belum?," jawabnya sembari menanya informasi yang telah diberikan.

Hal senada juga diungkapkan oleh Kapolsek Medan Baru Kompol Martuasah Tobing.

"Siap akan kita cek," pungkasnya.

Kasus Pidana

Dirut LBH Medan Ismail Lubis mengatakan, tindakan demikian sudah merupakan tindak pidana.

Untuk itu para korban harus segera melaporkan ke pihak kepolisian agar diproses secara hukum pidana dan di tangkap seluruh komplotannya.

Karena itu harusnya ada komplotannya.

"Kemudian dinas pariwisata Kota Medan harus melakukan pemeriksaan ijin tersebut.

Jika ada, kami berharap harus dicabut dan ditutup. Karena itu juga sudah termasuk menyalah gunaakan ijin ya.

Yang mengarah kepada tindak pidana, sehingga kedepan tidak ada lagi korban dan tidak mencoreng nama baik Kota Medan," jelasnya saat dihubungi melalui WhatsApp, Minggu (26/8/2019).

Terkait hal tersebut, sambung Ismail, untuk itu berharap agar pemerintah Kota Medan tegas dengan tempat-tempat beginian.

"Agar orang nyaman berwisata di Kota Medan.

Harusnya ditutup saja itu tempat.

Ya jika mereka memang masih mau menyediakan tempat demikian, ya harus komitment tidak akan menyediakan tempat plus-plus.

Tidak ada melakukan pelanggaran hukum seperti melakukan pemerasan dan juga pengawasannya harus diperketat oleh dinas terkait," pungkasnya.


Suka main lotre dan bingung cari bandar lotre online terpercaya.....? Tak Usah Bingung lagi uda gak jaman ini ada bandar oline terpercaya se -indonesia dan paling aman ... hanya dsini dengan minimal dposit 25.000 kamu bisa bermain sesuka hatimu banyak bonus dan hadiah menarik lainya.


bandar togel | bandar togel terbaik |  bandar togel terpercaya 

Image and video hosting by TinyPic

Awalnya Niat Maling, Buruh Bangunan Ini Ditembak Polisi Setelah Ingin Memperkosa Gadis Yang Sedang Tidur




CINTABERITA - Suhendra (39), warga Dusun I, Desa Bangun Rejo, Kecamatan Tanjung Morawa, Deliserdang, selanjutnya ditangkap polisi sesudah aksinya memperkosa seorang gadis gagal, Selasa (20/8/2019) siang kemarin.

Kapolsek Tanjung Morawa, AKP Ilham Harahap mengatakan, momen itu terjadi tempat tinggal kos korban bernama M br S (21), di Dusun I, Desa Bangun Rejo, yang merupakan tetangga sebelah tempat tinggal Suhendra. “Kita menerima pengaduan masyarakat, Selasa (20/8/2019) sekira pukul 20.00 Wib, bahwa tersedia seorang laki-laki coba memperkosa korban yang berujung penganiayaan, sekira pukul 14.00 Wib,” sebut Ilham, Rabu (21/8/2019). 

Peristiwa itu terjadi saat sang gadis sedang tidur siang di kamarnya. Tiba-tiba dia merasa tubuhnya ditimpa. “Ketika korban terbangun, dia lihat pelaku sudah menimpa tubuhnya dan menyuruh korban diam sambil menodongkan sebilah pisau,” mengerti Ilham. 

Namun, dikarenakan kaget lihat pria tetangga sebelah rumahnya itu tiba-tiba sudah menekan tubuhnya, sang gadis lantas meronta dan berteriak minta tolong. 

“Pelaku lantas panik lantas menusukkan pisau berikut ke dada dan lengan kiri korban,” sambung Ilham lagi. Sementara itu, teriakan MS ternyata didengar tetangganya yang lain bernama Jumadi yang segera berkunjung ke tempat tinggal tersebut. 

Jumadi lantas mengakses jendela dan lihat Suhendra dan berkata, “Jangan kau bunuh dia!” Melihat tersedia orang lain, Suhendra segera lari melalui pintu depan tempat tinggal tersebut. 

Jumadi lantas segera meminta dukungan warga lain lantas membawa MS ke tempat tinggal sakit. “Akibat kejadian tersebut, korban mengalami 2 luka tusuk di dada dan 3 di lengan kiri, sehingga tidak mampu beraktifitas.

Sementara itu, polisi yang menerima laporan segera menuju wilayah untuk jalankan olah TKP dan meminta keterangan saksi-saksi serta korban dan mengamankan sejumlah barang bukti. Peristiwa itu lantas dilaporkan ke Polsek Tanjung Morawa sesuai Laporan Polisi nomor: LP/67/VIII/2019/SU/Res Ds/Sekt Tg Morawa oleh Lamhot Peruntungan Siahaan. 

Berdasarkan laporan tersebut, tim paduan dari Sat Reksrim Polres Deliserdan dan Unit Reskrim Polsek Tanjung Morawa lantas jalankan pengejaran pada Suhendra. Tim yang dipimpin Kasat Reskrim AKP Rafles Langgak Putra SIK selanjutnya berhasil meringkus buruh bangunan berikut Jalan Karya Darma, Dusun III, Desa Tanjung Morawa-B. “Tersangka kami tangkap dari tempat tinggal temannya dan sempat berencana hendak kabur ke Pekanbaru. 

Saat bakal kami tangkap, tersangka jalankan perlawanan sehingga diambil alih tindakan tegas bersama menembak kakinya,” mengerti Ilham. Setelah mendapat perawatan untuk luka tembak tersebut, Suhendra lantas diboyong ke Polsek Tanjung Morawa untuk sistem penyidikan.

Hasil interogasi polisi, Suhendra mengaku bahwa awalnya dia hendak mengambil ke tempat tinggal kos-kosan tersebut. 

“Pelaku masuk melalui asbes yang tembus menembus ke tempat tinggal kos-kosan korban. Melihat korban sedang tidur, pelaku coba memperkosanya. 

Namun, dikarenakan korban terbangun dan berontak, pelaku lantas mengeluarkan pisau yang sudah disiapkannya lantas menusuk korban 5 kali secara membabibuta,” mengerti Ilham. Akibat perbuatannya, Suhendra dijerat pasal 354 KUHPidana tentang Penganiayaan Berat dan UU Darurat No 12 tahun 1951 pasal 2 tentang menyimpan, membawa serta menguasai senjata penikam atau penusuk. “Ancaman hukumannya di atas 5 tahun penjara,” pungkas Ilham.


Suka main lotre dan bingung cari bandar lotre online terpercaya.....? Tak Usah Bingung lagi uda gak jaman ini ada bandar oline terpercaya se -indonesia dan paling aman ... hanya dsini dengan minimal dposit 25.000 kamu bisa bermain sesuka hatimu banyak bonus dan hadiah menarik lainya.

Bandar Togel Singapore | Bandar Togel | Togel Online Terpercaya 

Image and video hosting by TinyPic

Hendak Menyalip, Pengendara Motor Asal Sidoarjo Justru Terlindas Truk di Jalan Arteri Porong


Cintaberita, SIDOARJO - Hendak menyalip kendaraan di depannya, pengendara motor justru terlindas truk trailer sampai tewas.

Kejadian kecelakaan lalu lintas tersebut berlangsung di Jalan Arteri Porong dari arah Surabaya menuju Malang, tepatnya menjelang lampu lalu lintas Desa Pamotan Porong.

Kecelakaan sendiri berlangsung pada hari Sabtu (13/7/2019) kurang lebih pukul 04.00 di mana pas itu korban yaitu Widodo Agung (20), warga Dusun Kaliampuh RT 13 RW 3 Desa Kalipecabean Kecamatan Candi, Sidoarjo sedang mengendarai motor Honda Mega Pro nopol W 6704 UR.

Bandar Togel Bandar Togel Terbaik Bandar Togel Terpercaya

"Tepat di lokasi kejadian, korban hendak mendahului kendaraan di depannya yang tak diketahui nopolnya.

Baca juga : Kesal Kerap Diintip kala Bersetubuh, Tamba Nasution Habisi Nyawa Adik Iparnya Rinto Harahap

Namun tersenggol bodi samping kendaraan yang hendak disalip oleh korban tersebut sampai korban tersebut sepeda motornya terjatuh," ujar Kanit Laka Satlantas Polresta Sidoarjo, AKP Sugeng Sulistiyono kepada Cintaberita.

Ia mengatakan dari arah yang sama termasuk tersedia truk trailer nopol S 9889 UU yang dikemudikan oleh Imam Mujiono (45) warga Desa Plaosan Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo melintas.

"Akhirnya korban terlindas ban belakang sebelah kanan truk tersebut, sampai membawa dampak korban meninggal di lokasi kejadian," tambahnya.

Korban sendiri segera dievakuasi menuju RS Pusdik Sabhara Porong. Dan petugas segera melakukan olah TKP kecelakaan.

"Faktor yang pengaruhi adalah tidak cukup hati hatinya pengendara motor pas menyalip kendaraan di depannya. Dan kami termasuk sudah menghubungi pihak keluarga korban," tandasnya.

Kisah Pernikahan Berakhir Tragis, Mantan Datang Bawa Preman sampai Ibunya sampai Terbunuh


Cintaberita - Pernikahan viral dan bikin heboh. Pesta pernikahan ribut dikarenakan mantan.

Tentu terbayang jika pernikahan adalah sebuah moment puas dimana pengantin berjanji untuk sehidup semati.

Dalam ikatan suci pernikahan, menghendaki doa langgeng sampai kakek nenek.

Namun sayang, tidak seluruh pernikahan berjalan lancar.
Sama layaknya 5 pernikahan berikut ini, dikarenakan mantan pacar ngamuk, pernikahan berakhir hancur lebur.

Miris, ibu kandung pun jadi korban dan terbunuh hanya dikarenakan mantan pacar ngamuk.

Berikut kesimpulan Sripoku.com dilansir berasal dari bermacam sumber, moment berdarah mantan pacar ngamuk pas pernikahan.

Video mantan pacar ngamuk di pesta pernikahan viral di tempat sosial. Sang mantan datang dengan teman-temannya mengamuk di dalam tenda pernikahan. Mereka merusak sejumlah barang, layaknya kursi, piring, dan gelas.

Tak hanya itu, mereka terhitung memukul beberapa orang. Akibatnya, saling pukul pun tak terelakkan. Mereka saling lempar kursi sampai piring dan gelas berjatuhan ke lantai.

JUDI ONLINE JUDI BOLA AGEN SBOBET

Seorang pria bertelanjang dada naik ke atas panggung merampas mike. Pria itu mengaku sebagai kakak mempelai. Ia menantang para perusuh untuk melawannya.

Baca juga : Ferry Anto Terseret Ombak di Pantai Baru Bantul, Pihak Keluarga Berharap Tubuhnya Segera Ditemukan

“Ini pengantin adikku. Woi, ini pengantinnya adikku. Woi, woi, janc*k. Woi, kamu tolong aku. Woi, ini adikku yang mempunyai hajat. Kamu kalo gak terima, keluar lawan aku. Sini kamu, kamu orang mana, kamu orang mana?,” teriak pria itu pakai bahasa Jawa khas Surabaya.


Dalam video lain, keluar seorang wanita muda menarik pria berambut pirang. Wanita itu berupaya menenangkan pria itu. Namun, beberapa pria lainnya tetap mengamuk.

Sementara di atas panggung, nampak dua orang terkapar. Diduga, salah satunya adalah pengantin perempuan.

“Habis panggungnya sudah. Gimana pengantinnya pinsan ya? Aa Allah. Sudah hancur milikku, sudah. Hancur… hancur,” ucap pria yang merekam insiden tersebut.

Seorang wanita yang diketahui mantan kekasihnya masuk ke pernikahan pria berkulit hitam ini dengan mengenakan gaun pengantin dan mengamuk.

Seperti dilansir berasal dari Mirror, tindakan balas dendam wanita yang mengagumkan itu tertangkap oleh kamera tamu di sebuah pesta pernikahan di kota Benoni, Geuteng, Afrika Selatan.

Saat para tamu duduk di area pernikahan, tunggu pasangan untuk mengikat simpul janji suci, wanita yang tak diketahui namanya ini berjalan di altar dalam balutan gaun putih dan veil.

Pada video yang beredar itu, pengantin pria coba menenangkan mantan kekasihnya dan membujuknya untuk pergi.

Tak diketahui secara tentu apa yang dikerjakan oleh pengantin pria itu pada sang mantan di hari istimewanya.

Sementara itu, beberapa tamu yang hadir bisa mendengar teriakan, dan beberapa bersorak pada wanita itu.

Beberapa netizen mendukung wanita berikut dikarenakan berpikiran ia udah terlalu disakiti oleh pengantin pria.

"Karena terlalu disakiti, saya dapat jalankan hal yang sama," komentar netizen Amanda Aphane.

Namanya jodoh memang kadang kita gak tahu, meskipun udah lama menjalin hubungan pun jika tidak ditakdirkan yang senang bagaimana lagi.

Namun rupanya kadang seorang dibikin terlalu mabuk oleh cinta dan sampai lupa diri.

Dengan tidak menerima kenyataan, pria ini jadi melabrak acara pernikahan mantannya.

Mirisnya bukannya datang sebagai tamu undangan yang lapang dada, jadi memulai perkelahian.

Alhasil pernikahan yang biasanya dipenuhi dengan rasa puas cita, jadi jadi ajang Player vs Player ala Gladiator.

Suami Istri Menjadi Tersangka Pembunuhan Karyawti Bank di Tapteng



CINTABERITA - Teka teki penyebab kematian karyawati Bank Syariah Mandiri (BSM) Santi Devi Malau (25), akhirnya diungkap oleh Polres Tapanuli Tengah (Tapteng).

Informasi yang dihimpun, pelarian terduga pelaku pembunuhan karyawati BSM ini berakhir di Kota Medan.

Dua pelaku yang diduga sebagai pembunuh Santi berhasil diamankan.

Dua pelaku merupakan pasangan suami istri berinisial DP dan NN.

Keduanya berhasil ditangkap Selasa (18/6/2019).

Kapolres Tapteng AKBP Sukamat membenarkan bahwa pihaknya berhasil menangkap pembunuh Santi Devi.

Menurutnya, kedua pelaku tengah dalam perjalanan menuju Tapanuli Tengah dibawa petugas kepolisian Polres Tapteng.

"Benar, pelakunya sudah ditangkap," kata Kapolres Tapteng AKBP Sukamat, Selasa (18/6/2019).

"Saat ini tersangka sedang dibawa ke Polres Tapteng dari Medan," sambungnya.

Lebih lanjut, Sukamat menjelaskan bahwa pelarian dua pelaku pasangan suami istri ini ke Kota Medan setelah mereka melakukan pembunuhan terhadap Santi di dalam kamar kosnya di Simpang Aek Tolang, Kecamatan Pandan, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara (14/6/2019) sekitar pukul 10.13 WIB kemarin.

Sesosok mayat perempuan ditemukan tewas di dalam kamar kos Simpang Aek Tolang, Kecamatan Pandan, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara (14/6/2019) sekitar pukul 10.13 WIB kemarin.

Informasi yang dihimpun, penemuan korban berawal dari kecurigaan rekan kerja korban, pada Jumat sekitar pukul 08.15 WIB, korban Santi Devi Malau yang bekerja di Bank Mandiri Syariah belum datang ke kantor.

Saat dihubungi via telepon seluler, ponsel korban sudah dalam kondisi tidak aktif.

Kepala Cabang PT. Bank Syariah Mandiri atas nama Zainal Pulungan lalu menyuruh Satpam bernama Nanda Wahyudi untuk mengecek ke tempat kos korban.

Karena tidak biasanya korban terlambat.

Sebab selama ini selalu hadir ke kantor tepat waktu.

Sekuriti lalu mengecek ke tempat kosnya.

Namun pintu korban terkunci dan dipanggil tidak dibuka-buka.

Nanda kemudian melaporkan keadaan itu ke pimpinan dan selanjutnya menyuruh karyawan lain menghubungi orang tuanya di Kecamatan Sibabangun. Info dari orangtua, bahwa korban tidak pulang ke Sibabangun.

Kacab BSM selanjutnya menghubungi pemilik kos Noni Simatupang dan meminta tolong menyuruh anggotanya untuk membuka paksa pintu kamar kos korban.

"Setiba di depan kamar kos korban, kami pun menggedor-gedor pintu kamarnya, tapi nggak dibuka-buka," kata salah satu rekan korban yang tak mau menyebut namanya.

"Dia pun enggak menyahut dari dalam kamar. Padahal sudah berulangkali dipanggil," sambungnya.

Melihat kondisi itu, rekan kerja korban yang tiba dilokasi dan didampingi beberapa warga memilih mendobrak pintu kamar kos korban.

Setelah pintu kamar terbuka, betapa terkejutnya mereka saat melihat kondisi tubuh korban yang sudah terbujur kaku di dalam kamar kos.

"Kami melihat korban di lantai kamar kos, dekat kamar mandi," jelasnya.

Atas informasi tersebut, tim gabungan dari Polres Tapteng langsung mengejar pelaku.

Setibanya di Kota Medan, polisi berhasil mendapat informasi bahwa pelaku bersembunyi di rumah keluarganya di Medan hingga akhirnya berhasil mengamankannya. 

Suka main lotre dan bingung cari bandar lotre online terpercaya.....? Tak Usah Bingung lagi uda gak jaman ini ada bandar oline terpercaya se -indonesia dan paling aman ... hanya dsini dengan minimal dposit 25.000 kamu bisa bermain sesuka hatimu banyak bonus dan hadiah menarik lainya.

bandar togel | bandar togel terbaik | bandar togel terpercaya 


Image and video hosting by TinyPic

Jasad Perempuan Muda Ditemukan Membusuk di Ladang Ubi


CINTABERITA - Warga Kampung Silinduk, Kelurahan Sinaksak, Kecamatan Tapian Dolok, Simalungun dan sekitarnya dikejutkan temuan mayat berjenis kelamin perempuan dalam kondisi mengenaskan, Selasa (21/5/2019) sore. 

Informasi yang diperoleh Selasa (21/5/2019) malam, jasad perempuan muda itu pertama kali terlihat oleh seorang warga yang hendak pulang dari kawasan perladangan di kampung tersebut, lantaran mencium aroma tak sedap. 

Ketika dia mencari asal bau tersebut akhirnya melihat sesosok jasad perempuan dalam kondisi telungkup. Temuan itu pun segera dilaporkan kepada perangkat desa setempat. 

Dalam hitungan menit, informasi pun langsung menyebar sehingga membuat warga berduyun-duyun mendatangi lokasi temuan. Namun, tak seorang pun warga di sana yang mengenali jasad tersebut. Selanjutnya temuan itu diteruskan warga ke Polsek Serbelawan. 

Tak lama kemudian, polisi tiba di lokasi dan langsung untuk memasang Police Line guna memulai proses penyelidikan. Selanjutnya, petugas mengevakuasi jenazah tersebut ke RS Djasamen Saragih Kota Siantar untuk proses otopsi. “Sekarang masih di rumah sakit mayatnya,” kata seorang warga Selasa (21/5/2019) malam. 

Saat ditemukan, menurut warga tersebut, kondisi jenazah perempuan muda itu sudah mulai membusuk dan ada bekas luka pada bagian kepala.

Saat ditemukan di dalam parit kebun, korban mengenakan kaos dan celana panjang bercorak warna ungu. 

Celana panjang tersebut dikatakan sudah melorot ke paha. Kanit Reskrim Polsek Serbelawan Ipda Fritsel Sihotang ketika dikonfirmasi metro24jam.com membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. 

“Kita belum mengetahui penyebab kematian dan masih akan menyelidiki terlebih dahulu. Ini masih di lokasi,” katanya lewat sambungan seluler. 

Sementara itu, berdasarkan informasi yang beredar di media sosial Facebook, mayat tersebut diduga bernama Novita Dewi, warga Nagori Purba Sari, Tapian Dolok. Gadis itu sebelumnya dilaporkan telah mengilang selama 4 hari. Sebelum temuan mayat itu, beberapa teman Facebook korban juga turut menyebarkan kabar kehilangan ND. 

“Bagi yg jumpa anak ini. si novi namanya dari tdi pagi jam 5 gak pulang” sampek sekarang. bagi yg jumpa tlong kabarin kemari ya,” tulis akun Anita Vika Cucurucute dalam postingannya pada 17 Mei 2019, pukul 7.28 Wib. 

Postingan itu juga menyertakan foto berdua pemilik akun dengan diduga Novi. Selanjutnya, menyusul temuan jenazah tersebut, Anita kembali mengunggah postingan pada pukul 22.34 Wib.

“terima kasih banyak buat temen2 yang uda bantu dalam proses pencarian adik kami yg hilang.. dan semoga kasus nya cepat terungkap dan pembunuhnya dpt di temuakan..” tulisnya. (age) 

Suka main lotre dan bingung cari bandar lotre online terpercaya.....? Tak Usah Bingung lagi uda gak jaman ini ada bandar oline terpercaya se -indonesia dan paling aman ... hanya dsini dengan minimal dposit 25.000 kamu bisa bermain sesuka hatimu banyak bonus dan hadiah menarik lainya.

AGEN SBOBET | BERITA BOLA | AGEN IBCBET 

Image and video hosting by TinyPic

Remaja 16 Tahun Bunuh Diri setelah Adakan Polling di Instagram



CINTABERITA -  Pengaruh dari sosial media membuat seseorang bisa saja mendorong niat baik maupun uruk.

Seperti yang terjadi kepada remaja 16 tahun di Bandar Baru Batu Kawa, Malaysia, berakhir tragis karena media sosial.

Dikutip dari Astro Awani, remaja tersebut bunuh diri setelah membuat polling di Instagram-nya.

Bahkan niat bunuh dirinya ini didukung sebagian besar folowernya.

Ketua Polisi Daerah Padawan Superintenden Aidil Bolhassa membeberkan, korban sempat mengunggah polling di Instagram Pribadi.

Korban mengunggah polling berupa tulisan 'tolong ini penting, bantu saya memilih D (mati) atau L (hidup).'

"Sebanyak 69 persen rekannya di Instagram mendukung niatnya untuk mati lewat fitur polling yang diunggah sekitar jam 3 pagi," ujar Aidil.

Aidil mengungkapkan, remaja 16 tahun tersebut diduga sedang depresi dan tertekan.

Ia diduga tertekan setelah ayah tirinya menikah dengan wanita Vietnam di Singapura.

Kemudian Sang ayah menjadi jarang pulang ke rumah mereka.

Korban ditemukan oleh seorang lelaki sekitar pukul 08.00 waktu setempat.

Tasa insiden tersebut, menemui korbn sudah tak bernyawa kemudian melapor ke pihak berwenang.

Jasad korban kemudian dibawa ke forensik Rumah Sakit Umum Sarawak untuk autopsi.

Dari pemeriksaan polisi, tak ditemukan unsur kejahatan di tempat kejadian.

Polisi berpendapat, korban tewas murni bunuh diri.




suka bermain poker .... gabung aja disini di jamin aman dan terpercaya se-indonesia banyak bonus-bonus menarik disini hanya minimal deposit 25.000 kamu bisa bermain sesuka kamu .. buruan gabung  tunggu apa lagi ....!
                                                                                                                                             AGEN POKER | AGEN DOMINO99 | DOMINO ONLINE 
                                                        
Image and video hosting by TinyPic
                                                                                                                                                                                                                                                        

Mahasiswi Cantik Ini Ditemukan Tewas Membusuk di Kamar Kos, Polisi Ungkap Pelakunya



CINTABERITA - Polisi hanya butuh waktu tiga jam untuk menangkap pemuda berinisial KI yang diduga menjadi pelaku pembunuhan Ni Made Ayu Serli Mahardika (20), mahasiswi semester IV, Jurusan Pendidikan Fisika, Universitas Pendidikan Gensha (Undiksha) Singaraja.

pelaku ditangkap Unit Street Lion Polsek Kota Singaraja dan Sat Reskrim Polres Buleleng di Jalan Udayana Singaraja, Kamis (11/4/2019).

"Pemeriksaan saksi-saksi untuk mengetahui motif dari perbuatan pelaku dan permintaan Ver dalam untuk mengetahui penyebab kematian korban," jelas Kapolsek Kota Anak Agung Wuranata Kusuma, S.H, M.M.

KI ditangkap karena diketahui menjadi orang yang terakhir bersama Serli sebelum ditemukan tewas.

Teman Serli, Meli Triastuti mengaku menghubungi korban melalui WhatsApp, Senin (8/4/2019) pukul 19.30 WITA.

Meli menghubungi Serli untuk mengetahui keberadaannya karena sejak Senin (8/4/2019), ia tak terlihat.

Saat itu muncul jawaban, namun bukan oleh korban melainkan oleh orang lain sehingga membuat penasaran Meli Triastuti.

Lantaran penasaran Meli Triastuti akhirnya mencari di kamar kos korban, namun kamar dalam kondisi tertutup.

Bukan sekali Meli Triastuti mendatangi kosan korban. Pada Selasa (9/4/2019), Meli Triastuti kembali ke kosan korban bersama tiga temannya untuk mencari korban.

Karena masih penasaran, Meli Triastuti kembali mendatangi kamar kos korban pada Kamis (11/4/2019) pukul 13.00 WITA.

Di saat itu lah Meli dan temannya menemukan Serli telah tewas dengan kondisi membusuk.

Dari hasil olah TKP yang dilakukan, diduga korban meninggal sudah lebih dari dua hari.

Jenazah korban telah dievakuasi ke RSUP Sanglah untuk diautopsi.

Sementara KI saat ini telah ditahan dan menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Bingung cari bandar bola online...!!!!  sekarang uda gak jaman lagi bingung langsung gabung aja disini hanya minimal deposit 50000 kamu sudah bisa bermain disini.., buruan gabung tunggu apa lagi..! 

BANDAR BOLA ONLINE | AGEN SBOBET | AGEN IBCBET

Image and video hosting by TinyPic

Polres KOTIM Berhasil Membongkar Gudang Pengoplosan Beras


CINTABERITA - Satreskrim Polres Kotawaringin Timur (Kotim) membongkar kasus pengoplosan beras di Sampit. Pengoplosan itu dilakukan di sebuah gudang Jalan Manggis II, Kelurahan MB Hilir, Kecamatan MB Ketapang.

"Pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat. Ada yang kita tetapkan sebagai tersangka, pria yang bekerja sebagai supervisor atau pengawas," kata Kapolres Kotim AKBP Mohammad Rommel didampingi Wakapolres Kompol Dhovan Oktavianton, dan Kasat Reskrim Polres Kotim AKP Wiwin Junianto Supriyadi di lokasi penggerebekan, Senin (1/4/2019).

Tersangka berinisial RA alias RI warga Jalan Kuningan, Kelurahan MB Hilir, Kecamatan MB Ketapang, Sampit. Tersangka sudah bekerja di CV Maju Jaya Bersama selama 1 tahun 8 bulan.

Di dalam gudang tersebut terdapat beras berbagai ukuran dengan merk dan kualitas yang berbeda-beda. Mulai dari kualitas rendah hingga kualitas super.

Modus tersangka, beras kualitas rendah dicampur dengan kualitas premium, lalu dikemas ke dalam karung beras kualitas super.

"Beras kualitas rendah yang memiliki tekstur hancur di campur dengan beras kualitas premium. Lalu di semprot dengan cairan aroma pandan. Setelah itu dikemas dalam karung beras kualitas super. Dan dijual ke pasaran di Sampit," terang Kapolres Kotim.

"Beras nya itu dioplos dengan perbandingan 50-50. Beras kualitas rendah dicampur beras premium. Sebelum dikemas ke dalam karung beras kualitas super, beras tersebut disemprot dengan pengharum aroma pandan. Dan dihilangkan kutunya dengan menggunakan zat kimia pembasmi serangga," kata Kapolres Kotim AKBP Mohammad Rommel.

Beras yang sudah dioplos di kemas ke dalam karung berukuran 5 kg dan 10 kg. Beras-beras tersebut diedarkan di wilayah Kotim.

Tindakan ini merugikan konsumen beras tersebut. Selain dijual dengan harga tinggi, zat kimia yang terkandung di dalamnya pun cukup berbahaya untuk kesehatan.

"Pasarannya sekitaran Kotim. Keterangan tersangka, gudang ini telah lama beroperasi. Sementara tersangka baru satu tahun delapan bulan bekerja," terang Kapolres.

Kasus ini baru pertama kali terungkap di Kotim. Perbuatan tersangka RA alias RI melanggar dua hal, yakni perlindungan konsumen dan pangan.Tersangka RA alias RI terancam dipenjara dan didenda hingga miliaran rupiah.

Tersangka dikenakan Pasal berlapis yakni Pasal 62 Junto Pasal 8 ayat (1) huruf F UU Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dan Pasal 139 junto Pasal 84 ayat (1) UU Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan.

"Sesuai pasal tersebut, tersangka terancam dipenjara selama 5 tahun dan denda maksimal Rp 2 miliar," ucap Kapolres Kotim AKBP Mohammad Rommel, Senin (1/4/2019).

Dari hasil penyelidikan sementara ini, gudang ini telah beroperasi selama bertahun-tahun. Terhitung tersangka bekerja di CV Maju Jaya Bersama kurang lebih selama satu tahun delapan bulan.

suka bermain poker .... gabung aja disini aman dan terpercaya se-indonesia banyak bonus-bonus menarik disini hanya minimal deposit 25.000 kamu bisa bermain sesuka kamu .. buruan gabung  tunggu apa lagi ....!

BANDAR DOMINO99 | AGEN BANDARQ | AGEN POKER

Image and video hosting by TinyPic

17 Siswa SMK Luka-Luka Setelah Truck TNI Yang di Tumpangi Terbalik di Puncak Bogor



CINTABERITA - Kecelakaan tunggal terjadi di jalur Puncak, Bogor, Jawa Barat, Selasa (2/4/2019) siang. Truk yang membawa puluhan siswa SMK di Bogor terguling akibat tak kuat menanjak.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun insiden tersebut menyebabkan 17 siswa Informatika Bina Generasi Ciomas mengalami luka.

"Ada siswa yang masih dalam penanganan rumah sakit Paru Cisarua. Sisanya sudah pulang," kata Kasat Lantas Polres Bogor AKP Muhammad Fadli Amri.

Menurut Fadli, peristiwa nahas itu terjadi saat rombongan pelajar itu hendak pergi berwisata ke Villa Ardira di kawasan Puncak.

"Truk warna hijau itu membawa 35 siswa SMK," kata Fadli.

Peristiwa bermula saat truk yang dikemudikan Suhardi (45) melaju dari arah Ciawi menuju kawasan Puncak sekitar pukul 10.30 WIB. 

Setiba di lokasi kejadian, tepatnya di ruas Batulayang-Ciburial, Desa Batulayang, Kecamatan Cisarua, Bogor, truk bernopol B 9124 PPA ini tidak kuat menanjak dan mundur kembali hingga akhirnya terguling.

"Pada kondisi jalan menanjak kendaraan tidak kuat naik lalu mundur kembali sejauh 34 meter dan terguling," ujar Fadli.

Akibat kejadian ini, dari 35 siswa, 17 di antaranya mengalami luka akibat kena benturan. Mereka kemudian dievakuasi warga dan dibawa ke RSPG Cisarua.

Adapun ke-17 siswa yang luka adalah Amanda Selvia, Tiara Evanisa, Gina Amalia, Naendia, Siti Sarah, Siti Puja, Heminala Sari, Endah Agustin, Andri Yusuf, Suhendar, Wildan Khumaidi, Naudi, Yeni Agustina, Anisa, Ahmad Fahrijal, Lina Sari, Anisa Nuralia.

Saat ini, pengemudi truk tersebut sudah berada di Unit Laka Lantas Polres Bogor untuk menjalani pemeriksaan.

"Sedang diperiksa. Diduga sopir tidak menguasai medan dan truk yang dia bawa," kata dia.


Lihat videonya di bawah ini : 






Bingung cari bandar bola online...!!!!  sekarang uda gak jaman lagi bingung langsung gabung aja disini hanya minimal deposit 50000 kamu sudah bisa bermain disini.., buruan gabung tunggu apa lagi..! 


AGEN SBOBET | BERITA BOLA | AGEN IBCBET 

Image and video hosting by TinyPic

Ketahui Suami Selingkuh, Ibu Muda Ini Justru di Aniaya Suaminya



CINTABERITA - Seorang ibu muda mendatangi Mapolsek Delitua, Senin (1/4/2019) siang sekira pukul 13.00 Wib. Wanita berinisial RJG itu mengaku sudah tak tahan lagi dengan perilaku sang suami yang sering berlaku kasar terhadap dirinya. 

Teranyar, perempuan berusia 35 tahun tersebut mengaku baru saja dianiaya suaminya berinisial RMS tersebut, di kediaman mereka, Jalan Eka Bakti, Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor, Sabtu (30/3/2019) sekira pukul 13.00 Wib. Sang suami mengamuk karena RJG menggadaikan laptop milik suaminya itu. 

RJG menggadaikan laptop tersebut karena suaminya tak memberi nafkah dalam beberapa bulan terakhir. Sang suami RMS, disebut hanya berfoya-foya bersama selingkuhannya.

Ditemui di Mapolsek Delitua, RJG mengaku sudah menikah 2 kali dengan suaminya RMS. Kali pertama pada tahun 2009. Namun, setahun kemudian, RJG menggugat cerai pada 2010 karena tak tahan dengan ulah suaminya yang kerap ringan tangan. 

Gugatan itu pun dikabulkan Pengadilan Agama dan akhirnya mereka resmi bercerai. “Habis cerai itu, aku terus dibujuknya untuk rujuk lagi. 

Tapi aku gak langsung mau, sampai 2016 lalu. Itu pun setelah dia berjanji akan berubah. Kami menikah lagi tahun 2016,” katanya. Namun setelah kembali bersama, menurut RJG, suaminya itu tak kunjung berubah. 

Suaminya itu tetap saja ringan tangan dan teranyar malah diketahui selingkuh dengan wanita lain. 

Penganiayaan terakhir terjadi ketika RJD mengetahui suaminya pergi bersama sang selingkuhan ke Jepang, Sabang dan Bali.

“Awalnya suami saya ini ketahuan sama saya pergi sama selingkuhannya ke Sabang. Sudah pergi ke Jepang juga.

Yang ke Sabang kemarin itulah ketahuan sama saya dari Facebook,” beber RJG kepada CINTABERITA.COM Sementara itu, RMS sepulang dari berwisata dengan selingkuhannya kemudian mempertanyakan keberadaan laptop miliknya. 

Saat itu RJG menjawab bahwa laptop tersebut sudah digadaikan. “Dia enak-enak pergi, tapi aku sama anak ku gak dikasih belanja. Jadi ku gadaikan lah laptop itu untuk kebutuhan hidup ku sama anak ku,” kata RJG. Alhasil terjadi pertengkaran hebat antara suami dan istri tersebut. 

Mirisnya, penganiayaan itu dilakukan di hadapan putra mereka yang masih berusia sembilan tahun. 

RMS yang emosi mendengar jawaban istrinya kemudian mengamuk dan menjambak rambut RJG. Tak puas sampai di situ, RMS kemudian mencekik dan merebut handphone milik korban istrinya itu lalu disimpannya ke dalam tas. Masih belum puas, RMS kemudian menendang kaki sang istri. “Kami cekcok dan aku dijambak, dicekik, karena anak ku melihat, anak ku langsung keluar rumah dan berteriak minta tolong. 

Mama ku dipukul sama bapak…!’ Teriak anak ku,” kata RJG. Akibatnya, RJG mengalami luka gores pada lutut kanan, memar di tangan kanan dan kiri, serta bengkak pada jari kaki sebelah kiri. 

Teriakan sang anak ternyata berhasil menghentikan aksi RMS. Pria itu kemudian kabur karena takut ketahuan oleh tetangganya. 

Peristiwa itu kemudian dirembukkan bersama keluarga hingga akhirnya RJG memutuskan untuk melaporkan suaminya tersebut. 

Didampingi tiga temannya, RJG kemudian melaporkan penganiayaan tersebut ke Polsek Delitua. Kapolsek Delitua Kompol Efianto SH yang dikonfirmasi oleh wartawan melalui petugas SPK membenarkan adanya laporan KDRT tersebut. 

“Laporan sudah kita terima dan sudah dilakukan pemeriksaan terhadap korban dan saksi-saksi. Aakan segera kita proses,” kata petugas SPK Polsek Delitua.



Bingung cari bandar bola online...!!!!  sekarang uda gak jaman lagi bingung langsung gabung aja disini hanya minimal deposit 50000 kamu sudah bisa bermain disini.., buruan gabung tunggu apa lagi..! 

AGEN SBOBET | BERITA BOLA | AGEN IBCBET 

Image and video hosting by TinyPic

 
Copyright © 2014 Cinta Berita. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger