Viral    Unik    Olahraga    Politik    Ekonomi    SelebNews    Pasang Iklan    FILM   

Rekomendasi Posts





















Tampilkan postingan dengan label PERISITWA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PERISITWA. Tampilkan semua postingan

Seorang Pemuda Tewas Dikeroyok 9 Polisi saat Ditilang di NTB


CINTABERITA - Ibu almarhum Zaenal Abidin, Rahmah, heran dengan tuntutan jaksa terhadap 9 terdakwa oknum polisi yang melakukan penganiyaan kepada anaknya. Para terdakwa sebelumnya dituntut 1 tahun penjara.

"Masak perbuatannya seperti itu (penganiayaan hingga tewas) dipenjara setahun. Pokoknya saya tidak mau, ini anak manusia, bukan anak ayam," kata ibu korban, Rahmah, dengan nada tinggi di rumahnya, Rabu (1/4/2020) Rahmah ingin agar para terdakwa mendapat hukuman yang setimpal atas perbuatan mereka.

"Kalau berat perbuatannya, supaya berat juga hukumannya. Ini nyawa anak saya melayang," kata Rahmah berbahasa sasak, sambil mengusap matanya.

Dalam surat pernyataan yang ditandatangani keluarga Zaenal menyampaikan menolak tuntutan satu tahun penjara.

suka bermain poker .... gabung aja disini di jamin aman dan terpercaya se-indonesia banyak bonus-bonus menarik disini hanya minimal deposit 25.000 kamu bisa bermain sesuka kamu .. buruan gabung  tunggu apa lagi ....!


BANDAR DOMINO99 | AGEN BANDARQ | AGEN POKER 


Berikut bunyi penggalan surat pernyataan tersebut:

Menyatakan menolak atas tuntutan satu tahun penjara kepada 9 Polisi.

Rendah tuntutan tersebut mengakibatkan, hati nurani kami se- keluarga semakin tersakiti.

Kami mohon agar 9 terdakwa dihukum dengan seadil-adilnya sesuai dengan perbuatan yang menewaskan keluarga kami almarhum Zaenal.

Sebelumnya, kuasa hukum keluarga almarhum Zaenal, Yan Mangandar menyayangkan atas dakwaaan JPU yang menuntut 1 tahun penjara.

Dirinya menyebutkan, tuntutan JPU tidak sesuai fakta persidangan, dan masing-masing terdakwa mendapatkan peran yang berbeda-beda.

"Ini sangat tidak sesuai fakta persidangan yang mana perbuatan masing-masing terdakwa berbeda-beda kepada korban," kata Yan.

Zaenal merupakan seorang pengendara motor yang terjaring razia pada 2019 dan meninggal dunia setelah terjadi adu fisik dengan anggota Polres Lombok Timur, NTB.




Gara-Gara Nasi, Pria Bertato Tewas Dikeroyok Karyawan Mie Aceh Pasar Baru



CINTABERITA - Abadi Bangun (42) tewas setelah terlibat perkelahian dengan karyawan Kafe Delicious Mie Aceh Pasar Baru, Medan, Sumut, pada Rabu (29/1/2020) pukul 02.20 dini hari WIB.

Abadi Bangun (42) diketahui sebagai seorang Mandor Angkutan Umum Rahayu di Jalan Bahagia, Kelurahan Titi Rantai, Kecamatan Medan Baru. 

Berikut Kronologinya yang dijelaskan Kapolsek Medan Baru Kompol Martuasah Tobing, Rabu.

Kronologi

Abadi Bangun bersama rekannya, Jery, mendatangi warung Mie Aceh yang berada di samping Kafe Delicious Mie Aceh pada Rabu (29/1/2020) pukul 01.30 WIB dini hari.

Awalnya, Korban meminta nasi goreng di warung tersebut.

Penjaga warung memintanya bersabar dan melapor terlebih dahulu ke pemilik warung.

"Karena Korban tidak Terima, lantas dia memecahkan kaca steling warung tersebut. Kemudian, korban bersama Jery pergi menuju Jalan Jamin Ginting Simpang Pasar III (lokasi pengutipan Angkot Rahayu)," tutur Martuasah.

Di Simpang Pasar III, Abadi Bangun dan Jery bertemu Heru Gunawan Kaban sekira pukul pukul 02.05 WIB.

Lalu, Abadi Bangun dan Jery meminjam sepeda motor Heru Gunawan Kaban, dengan alasan pulang ke rumah untuk mengganti baju yang sudah basah karena merasa dingin.

Setelah tiba di rumahnya di Jalan Bahagia Gang Budi Utomo, ia meminta uang sebesar Rp 20 ribu rupiah kepada Hendri Kapri dengan alasan lapar dan akan membeli makan.

Selanjutnya Abadi Bangun (korban) bersama Jery kembali bergerak menuju warung Mie Aceh Pasar Baru.

Sekira pukul pukul 02.20 WIB, korban bersama Jery kembali mendatangi warung Mie Aceh Pasar Baru dan langsung mengancam karyawan Mie Aceh Baru dengan menggunakan parang.

"Karena kondisi terancam, karyawan tersebut meminta tolong kepada pemilik Kafe Delicious Mie Aceh Pasar Baru, Mahyudi menyambangi korban dan menanya apa yang terjadi," sambung Martuasah.

Situasi memanas dan terjadilah perkelahian.

Mahyudi mengambil kayu broti dan langsung memukul korban.

Perkelahian pun semakin menjadi-jadi, sehingga karyawan Kafe Delicious Mie Aceh Baru ikut memukuli korban hingga terkapar di jalan Pasar Baru.

Jery yang melihat korban dipukuli, langsung melarikan diri menggunakan sepeda motor menuju rumah korban dan menyampaikan bahwa korban telah dipukuli di Kafe Delicious Mie Aceh Pasar Baru.

Sekira pukul 02.30 WIB, Hendri Kapri, Jery, dan 3 orang rekannya tiba di lokasi dan sudah melihat korban terletak di tengah Jalan Pasar Baru.

Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih
Kemudian Hendri Kapri dan kawan-kawannya membawa korban ke Rumah Sakit Siti Hajar, Medan.

Dokter Jaga langsung membawa korban ke Ruang IGD untuk mendapatkan perawatan.

Setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata korban sudah meninggal dunia.

"Berdasarkan keterangan dokter jaga di Rumah Sakit Siti Hajar, usai dilakukan pemeriksaan, korban sudah meninggal dunia," ungkap Martuasah Tobing.

Oleh perkelahian yang berujung pada kematian, Abadi Bangun mengalami luka robek pada bagian kepala bagian sebelah kiri sebanyak dua luka, luka robek pada bagian kepala sebelah kiri sebanyak satu luka, lebam pada perut bagian bawah sebelah kiri, lebam pada punggung tangan kiri, lebam pada pipi wajah sebelah kiri, dan mulut serta telinga mengeluarkan darah.

Jenazah pun dievakuasi ke RS Bhayangkara untuk dilakukan visum.

Pada pukul 03.50 WIB, sekitar 20 orang pemuda yang merupakan teman-teman korban mendatangi Cafe Delicious Mie Aceh Pasar Baru.

Mereka langsung melakukan pengerusakan Cafe Delicious Mie Aceh Pasar Baru.

Kaca pecah, Kursi, dan meja rusak.

"Istri korban, Eva Sihombing (40) telah membuat laporan resmi," kata Martuasah.


Bingung cari bandar bola online...!!!!  sekarang uda gak jaman lagi bingung langsung gabung aja disini hanya minimal deposit 50000 kamu sudah bisa bermain disini.., buruan gabung tunggu apa lagi..! 



AGEN SBOBET |  AGEN IBCBET | SABUNG AYAM 

Image and video hosting by TinyPic

Pengantin Baru Ditemukan Tewas di Kamar Kos, Polisi Ungkap Hasil Autopsinya



CINTABERITA - Polresta Manado mengungkapkan hasil autopsi sementara jasad Gung Akbar (26) dan Rosna Sartika Kandong (27) yang ditemukan tewas mengenaskan didalam Indekos, Kelurahan Komo Luar, Kecamatan Wenang, Kota Manado, Sulut, Sabtu (11/1/2020) sekira pukul 16.00 WITA.

Polisi melaksanakan autopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Manado pada Minggu (12/1/2019) kemarin.

Kini jenazah kedua korban udah dibawa ke kampung halamannya masing-masing.

Jenazah Gung Akbar dibawa ke warga Mamuju Utara, Sulawesi Barat tetapi istrinya, Rosna Sartika Kandong (27), dibawa ke Girian Bawah, Kota Bitung.

Gung Akbar adalah seorang PNS tetapi Rosna adalah manejer rumah makan. Keduanya baru nikah 9 November silam.

Kapolresta Manado Kombes Pol Benny Bawensel lewat Kasat Reskrim AKP Tommy Aruan menjelaskan hasil autopsi kedua korban meninggal gara-gara luka tusukan.

Suka main lotre dan bingung cari bandar lotre online terpercaya.....? Tak Usah Bingung lagi uda gak jaman ini ada bandar oline terpercaya se -indonesia dan paling aman ... hanya dsini dengan minimal dposit 25.000 kamu bisa bermain sesuka hatimu banyak bonus dan hadiah menarik lainya.


agen togel resmi | agen togel terpercaya |  bandar togel terpercaya

“Korban perempuan mengalami luka tuskan di leher sebelah kanan tetapi korban kaki-laki meninggal gara-gara luka tusukan mengarah ke jantung," ungkapnya.

Dia mengungkapkan sementara olah TKP, pisau dipegang orang Gung. Namun, pihaknya masih mendalami kejadian tersebut.

"Kami belum bisa menegaskan (kebenaran) layaknya apa. (kasus) masih sementara dialami. namun duga tersedia cekcok," katanya.

Hasil pengecekan CCTV tak tersedia hal menyangsikan yang ditemukan polisi.

Polisi belum mendapatkan orang lain masuk didalam kamar.

"Kamar terkunci dari dalam. Analisa CCTV, tidak tersedia orang menyangsikan masuk didalam kos-kosan," katanya.

Pihaknya udah memeriksa sejumlah orang terhitung dua saksi pertama mendapatkan jasad suami istri tersebut.

Katanya, pihaknya udah mengambil 3 ponsel milik kedua korban. namun sempat kesusahan gara-gara ponsel tersebut terkunci.

Handphone tersebut milik kedua korban, 2 handphone milik korban pria namun tidak tidak benar satunya tidak digunakan untuk berkomunikasi.

"Kuncinya informasi berkenaan kasus ini itu tersedia di handphone, namun handphone tersebut di lock," ujar AKP Thommy.

Saat ini ketiga handphone tersebut dibawa ke Polda Sulut untuk bantu diselidiki.

"Ketigan handphone milik korban udah dibawa ke Polda Sulut, kalau tidak bisa terhitung terpaksa dapat dikirim ke Mabes Polri di Jakarta," ucapnya.



Image and video hosting by TinyPic\

Sadis Seorang Pengendara Motor Tewas Usai Menjadi Korbn Tabrak Lari



CINTABERITA - Satu orang tewas akibat tabrak lari di Pancurbatu, Deliserdang, Sabtu (4/1/2020).

Kanit Lantas Pancurbatu Iptu Sinulingga mengatakan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 11.15 WIB.

"Kejadiannya pukul 11.15 dan korbannya tewas," ungkap Sinulingga.

Kecelakaan ini adalah tabrak lari terhadap seorang lelaki yang mengendarai sepeda motor menuju Medan.

Kejadian ini terjadi di Km 42-43 Pancurbatu.

Menurut Sinulinga, pelaku sudah ditahan di Polres Karo.

"Informasinya sudah ditahan di Polres Tanah Karo dan ini masih kita tunggu lagi hasilnya," tambahnya.

"Jenazah korbannya sudah dibawa ke Rumah Sakit Adam Malik Medan," ungkap Sinulingga. 


Bingung cari bandar bola online...!!!!  sekarang uda gak jaman lagi bingung langsung gabung aja disini hanya minimal deposit 50000 kamu sudah bisa bermain disini.., buruan gabung tunggu apa lagi..! 


AGEN SBOBET | BERITA BOLA | AGEN IBCBET 


Image and video hosting by TinyPic

Gara-Gara Kecanduan Game Mobile Legend, Pemuda Asal Siantar Kritis Selama 3 Hari



CINTABERITA - Rian, pria berusia 23 tahun terpaksa mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit Mitra Sejati, Jalan Jenderal AH Nasution, Kota Medan.

Syah Rian gawat dan mendapat perawatan di ICU sepanjang 3 hari dikarenakan kecanduan game online.

Saat ini situasi Syah Rian jadi membaik pas ditemui Jumat (27/12/2019), Syah Rian mengaku kapok candu game online.

"Kondisi tubuh lemas. Saya udah tiga hari di sini. Ini akibat kecanduan bermain game online," ujar Syah Rian.

Mata Syah Rian terlihat tetap merah dan tubuhnya diinfus.

Syah Rian menyatakan bahwa dirinya kecanduan game online Free Fire dan Mobile Legend.

Hasil gambar untuk Kecanduan Game Mobile Legend, Pemuda Asal Siantar Kritis Selama 3 Hari

"Belum paham apa penyakit saya.

Tapi saat ini tetap merintis perawatan intensif.

Kalau kata dokter ada syaraf yang perlu diobati tetapi tidak paham persisnya apa," jelasnya.

Tidak cuma itu, Syah Rian termasuk berikan imbauan kepada anak-anak muda agar tidak terlampau sering bahkan hingga lupa pas terkecuali bermain game online.

"Teman-teman, bermain game online perlu dibatasi.

Jangan hingga seperti saya, lupa pas jadi perlu dirawat di ICU, disuruh minum obat dan lainnya," katanya.

Pengenalan dan kecintaan Syah Rian pada game online sejak dia duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP).


Bingung cari bandar bola online...!!!!  sekarang uda gak jaman lagi bingung langsung gabung aja disini hanya minimal deposit 50000 kamu sudah bisa bermain disini.., buruan gabung tunggu apa lagi..! 


JUDI BOLA |  AGEN SBOBET |  BERITA BOLA 

"Main gamenya sejak SMP-lah," tutur Syah Rian.

Saat ditemui Tribun Medan, Syah Rian ditemani ibunya dan saudaranya Netty Damanik (65), ibu Syah Rian menjelaskan bahwa anaknya dirujuk ke Rumah Sakit Mitra Sejati setelah di check di tidak benar satu klinik di Sumbul, Sidikalang, Sumatera Utara.

"Yang kita tahu, Rian dibawa teman-temannya ke klinik di Sumbul dikarenakan kejang-kejang pas bekerja," ujar Netty kepada Tribun pada Jumat (27/12/2019).

Ternyata setelah dibawa ke klinik, Syah Rian perlu penyembuhan lebih intensif.

Maka, pihak klinik merujuknya ke Rumah Sakit Mitra Sejati, Medan.

"Tensinya katanya hingga 180 dan nggak turun-turun.

Terus kejang-kejang, makanya langsung dibawa ke sini (Rumah Sakit Mitra Sejati, Medan)," malah Netty. 

Kakaknya, Arwin (39) termasuk menyampaikan bahwa kebiasaan ini udah lama ditunaikan Syah Rian.

Kakak dan ibunya udah sering melarang, tetapi Syah Rian tetap bermain game online.

"Sudah sering termasuk kita bilangin, tetapi dia nggak sudi dengar. Ginilah jadinya," ucap Arwin.

Image and video hosting by TinyPic

Gara-Gara di Tinggal Seorang Ayah Gorok Leher Anaknya 4 Tahun yang Rewel



CINTABERITA - MALANG nian nasib yang menimpa bocah 4 tahun berinisial R.

Balita ini dihabisi oleh ayah kandungnya sendiri, Ardiansyah (31).

Tragedi berdarah itu berlangsung di rumah kontrakan mereka, Kedaung Wetan RT 02/02, Neglasari, Kota Tangerang, Senin (16/12/2019).

Sang ayah secara membabi buta menggorok leher anaknya menggunakan pisau.

Kapolsek Neglasari Kompol Manurung menjelaskan, kejadian ini bermula lantaran konflik keluarga.

Ibu balita ini pergi dari rumah kontrakan ke rumah orang tuanya.

"Sebelum kejadian itu, anaknya sempat video call dengan ibunya," ujar Manurung kepada Wartakotalive, Senin (16/12/2019).

Ardiansyah meminta istrinya itu segera kembali ke kontrakan, namun tak diindahkan.

"Terus anaknya nangis-nangis terus.

Minta ibunya pulang, tapi enggak mau," ungkapnya.

Sang ayah pun  semakin naik pitam.

Dia emosi melihat buah hatinya itu menangis terus-menerus.

"Lalu pelaku mengambil pisau dan melakukan aksinya itu," beber Manurung.

Ardiansyah secara membabi buta menghabisi nyawa anak kandungnya sendiri.

Bahkan Ardiansyah menggorok leher darah dagingnya ini.

"Setelah melakukan itu pelaku mencoba menghubungi mertuanya," ujar Manurung. 

Mertua pelaku bernama Mamat (51) juga bermukim di wilayah Kedaung Wetan.

Mendengar kabar tersebut, Mamat segera mendatangi lokasi kejadian.

"Pak, datang ke kontrakan, saya bunuh diri," kata Ardiansyah melalui sambungan telepon kepada Mamat.

Jengkel Ditinggal Istri, Ardiansyah Gorok Leher Anaknya 4 Tahun yang Rewel, lalu Coba Bunuh Diri



Saat tiba di kontrakan, pintu terkunci.

Mamat pun mencoba mendobrak.

"Ternyata di dalamnya korban R sudah dalam keadaan meninggal," kata Manurung.

Balita berusia 4 tahun ini bersimbah darah terbaring di atas kasur.

R penuh luka di bagian leher, tangan dan tubuhnya.

"Sedangkan ayahnya mengalami luka berat.

Setelah membunuh anaknya itu, dia mencoba bunuh diri."

"Saat ini masih menjalani pengobatan di rumah sakit."

"Sedangkan ibu korban saat kejadian sedang kabur ke rumah orang tuanya.

Kami masih melakukan pemeriksaan," jelas Kapolsek.

Kepala Subag Humas Polres Metro Tangerang Kota, Kompol Abdul Rachim mengatakan Ardiansyah diduga menggorok leher dan menusuk perutnya sendiri menggunakan sebilah pisau setelah membunuh anaknya.

"Pelaku diancam dengan Pasal 338 KUHPidana dengan hukuman maksimal 15 tahun penjara," pungkas Rachim.


Bingung cari bandar bola online...!!!!  sekarang uda gak jaman lagi bingung langsung gabung aja disini hanya minimal deposit 50000 kamu sudah bisa bermain disini.., buruan gabung tunggu apa lagi..! 

AGEN SBOBET | BERITA BOLA | AGEN IBCBET

Image and video hosting by TinyPic
\

Bocah 8 Tahun Digigit Anjing Pitbull Hingga Wajahnya Luka Serius di Medan



CINTABERITA - Malang nasib seorang anak perempuan yang diketahui berinisial M, warga Medan Deli, terpaksa menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Pasalnya anak berusia delapan tahun tersebut dilarikan ke rumah sakit umum daerah (RSUD) Dr Pirngadi Medan, dengan kondisi bersimbah darah.

Bocah berusia delapan tahun tersebut dikabarkan mengalami luka serius terutama di bagian wajahnya pasca digigit anjing jenis Pitbull.

Dari informasi yang berhasil dihimpun Tribun Medan, saat itu korban tengah main dengan anjing tersebut.

Seperti diketahui, kabar bocah ini digigit oleh anjing hingga mengalami luka serius di bagian wajah dan kepala, diketahui dari akun facebook teman ibu korban, Noviani yang diposting pada, Sabtu (23/11/2019) sekitar pukul 20.28 WIB.

Dalam akun facebooknya, Noviani menuliskan  permohonan bantuan untuk biaya operasi agar meringankan beban keluarga korban, di mana postingan tersebut kemudian viral.

Entah apa yang terjadi, anjing Pitbull tersebut diduga langsung menyerang korban hingga mengalami luka-luka.

Melihat sang anak penuh dengan darah, kemudian melarikan korban ke RSUD dr Pirngadi Medan, pada Sabtu (23/11/2019) kemarin.

Informasi dari Kasubbag Hukum dan Humas RSUD dr Pirngadi Medan Edison Perangin-angin membenarkan bahwasanya korban memang dilarikan ke rumah sakit milik Pemko Medan tersebut.

"Iya, sempat dirawat di IGD.

Tapi setelah itu, atas permintaan keluarga, pasien lalu diarahkan ke Rumah Sakit Columbia," ujarnya, Minggu (24/11/2019).

Lebih lanjut dijelaskan Edison, bahwa di RSUD dr Pirngadi, pasien hanya mendapatkan perawatan luar atas luka-luka yang dialaminya.

Bocah perempuan berusia 8 tahun digigit anjing pitbull

Namun Edison tidak dapar merinci lebih, bagaimana kondisi pasti dari luka yang didapatkan bocah berusia delapan tahun itu.

"Kalau apakah ada rabies, kita juga belum tahu.

Karena penanganan yang kita lakukan kan hanya awal saja yaitu pada lukanya," ungkapnya.

Terpisah, Humas RS Columbia Asia Novel yang dikonfirmasi wartawan juga membenarkan kalau korban memang dirawat di RS tersebut.

Namun, saat ini belum mengetahui bagaimana perkembangan dari kondisi pasien.

"Ada (pasiennya), tapi saya nggak update kondisinya hari ini," jelasnya.

Sementara itu, ibu korban Yenzhou yang dikonfirmasi belum bersedia memberikan keterangan terkait kejadian yang menimpa anaknya.

Saat dihubungi melalui sambungan seluler, ibu korban yang berinisial Yenzhou mengatakan, nanti ya sedang ada tamu.

"Nanti ya bang, masih ada tamu, sebentar lagi saja nelponnya," katanya.

Selang waktu satu jam, ibunda korban juga mengucapkan hal yang sama saat dihubungi kembali.

Yenzhou juga menggunggah peristiwa yang dialami putrinya dan minta uluran tangan donatur.

Namun dalam postingannya, disebut dirinya mengatakan korban bukan anak kandungnya, tapi anak keluarga kerabatnya.

Berikut postingan lengkapnya:

Mohon bantuannya saudara saudari dari pihak manapun karna keluarga saya tidak mampu buat biaya operasi anak saya...
Sudi kiranya bantuan itu bisa meringankan beban keluarga saya
Dan sekarang adek sepupu saya berada di RS.columbia Medan
Dan di vonis buat menjalankan operasi dan keluarga saya tidak mampu...
Nama korban @mishael wike tannaka umur 8 tahun
Anak dari sodara Zefry Tan DAN Yenzhou
Ayah nya seorang pengangguran
Ibu nya seorang ibu rumah tangga dan jualan PO JENGKOL
Moga bisa di ringankan beban saya n anak itu bisa sembuh
Kejadian 16.00 sore digigit anjing pitbull saya di rumah saudara saya ...
No rek: 2420973163 BCA YENTI (IBU KORBAN)
Tolong bantu share n up
Saya menulis dengan sejujurnya dan boleh cek RSU.PIRNGADI MEDAN
GBU ALL
Dini hari ini 01.30 akan dioperasi
Di RS. Colombia medan
Bersama kawan kawan dr ROTARY CLUB MEDAN DELI n jajaran nya untuk mengikuti proses operasi terima kasih atas sumbangan yang sampe detik ini keluarga korban terima...
Dan sekarang misahel lagi operasi mohon doa nya
Perkembangan apa pun saya akan share

Kejanggalan ini sempat memicu kecurigaan netizen.

Mellisa Wong; Berulang2 aku bca tapi masih gagal faham....paling atas dia bilang ANAK SAYA ,kmudian dia bilang sekrg adek spupu saya ada di rumah sakit Columbia medan
Dan di fonis harus operasi...yg kena gigit anak or adek sepupunya sih
Yg tau mohon jelaskan...sperti ada yg janggal

Akhirnya Veronica Wang menjelaskan duduk perkaranya.

Ternyata Yenzhou meng-copy  status sepupunya.

''Jadi agak gagal paham . Yang kenak gigit itu memang anaknya . Cuman karna stts yang beredar dari sepupunya jd di copy sama ibu nya,'' tulis Veronica Wang. 

Selanjutnya Yenzhou juga menggunggah live video dari RS Colombia.


Suka main lotre dan bingung cari bandar lotre online terpercaya.....? Tak Usah Bingung lagi uda gak jaman ini ada bandar oline terpercaya se -indonesia dan paling aman ... hanya dsini dengan minimal dposit 25.000 kamu bisa bermain sesuka hatimu banyak bonus dan hadiah menarik lainya.

agen togel resmi | agen togel terpercaya | bandar togel terpercaya 


Image and video hosting by TinyPic\

Dicabuli Ayahnya hingga Hamil, Gadis 19 Tahun di Nikahkan Dengan Pria 57 Tahun Sebagai Ayah si Bayi



CINTBAERITA - Gadis berinsial UH (19) dicabuli ayahnya sendiri S hingga hamil dua bulan di Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Kasat Reskrim Polres Banjarbaru, AKP Aryansyah menjelaskan pelaku menyuruh korban untuk mencari pacar guna menjadi ayah bayi UH.

"Saat tahu korban hamil, dia malah nyuruh cari pacar agar ada yang bertanggung jawab atas janin yang dikandungnya," ujar Kasat Reskrim Polres Banjarbaru, AKP Aryansyah, saat dihubungi, Selasa (8/10/2019).

Sudah dua bulan tak memiliki pacar, pelaku kemudian menjodohkan korban dengan temannya sendiri yakni M (57).

S memiliki maksud agar M bisa menjadi ayah bayi UH .

"Karena belum mendapatkan pacar, S kemudian meminta UH melayani M yang tak lain adalah temannya sendiri agar S bisa meminta pertanggungjawaban M karena menghamili UH anaknya," tutur Aryansyah.

Tergoda, M akhirnya mencabuli korban dua kali.

Namun beberapa waktu kemudian, UH mengalami keguguran.

S yang mengetahui hal tersebut kemudian berniat mencabuli putrinya lagi tetapi ditolak.

Tak tahan, korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke polisi seusai melarikan diri.

Pencabulan itu sendiri terjadi sejak tahun 2017 silam 

Suka main lotre dan bingung cari bandar lotre online terpercaya.....? Tak Usah Bingung lagi uda gak jaman ini ada bandar oline terpercaya se -indonesia dan paling aman ... hanya dsini dengan minimal dposit 25.000 kamu bisa bermain sesuka hatimu banyak bonus dan hadiah menarik 


Bandar Togel Singapore  | Bandar Togel | Togel Online Terpercaya 

Image and video hosting by TinyPic\

Tiga Pria jadi Korban Pemerasan Dengan Berkedok Pijat Plus-Plus




CINTABERITA - Tiga pria menjadi korban pemerasan dengan motif pijat plus-plus yang berada di kawasan Jalan KH Wahid Hasyim Medan.

Ketiga pria yang masing-masing berinisial, W, L dan A menjadi korban sesudah tertarik dengan penawaran yang lumayan murah.

Salah seorang korban W yang berprofesi sebagai driver online menjelaskan bahwa dirinya menjadi korban sesudah pelaku memanggil dirinya usai mengantar penumpang.

"Saya selagi itu pulang dari arah Jalan Diski menuju Jalan Wahid Hasyim berencana ulang ke kos Jalan Sisingamangaraja.

Namun selagi di Jalan Wahid Hasyim saya dipanggil seorang wanita lantas menawarkan kusuk plus-plus.

Karena selagi itu duwit saya cuma tersedia Rp 50 ribu, wanita itu pun menyanggupi dengan alasan biar tersedia buka dasar," jelasnya selagi diwawancarai Minggu (25/8/2019).

Lebih lanjut dijelaskan pria berusia 22 th. ini, sesudah dirinya dipengaruhi rayuan sang eksekutor (wanita).

Kemudian ia dibawa menuju ke salah satu daerah indekos yang tak jauh dari kawasan Simpang Barat.

"Setelah hingga di kos, saya dikusuk seorang wanita, usai dari itu tiba-tiba masuk laki-laki dan perempuan itu minta duwit sebanyak Rp 700 ribu.

Karena saya tidak tersedia uang, kawan laki-laki wanita itu berikan solusi gadai sepeda motor saya di salah satu tempat.

Kereta Honda Vario saya digadai seharga Rp 1 juta, namun pelaku mengambil alih duwit Rp 600 dan sisanya ditukar sabu.

Sementara saya diberi duwit Rp 50 ribu untuk naik becak pulang ke kos," ungkap pria berkepala plontos ini.

Namun, lanjut W, sebab dirinya malu dengan persoalan yang dihadapinya.

Ia pun menjelaskan tidak mengakibatkan laporan melainkan menebus sepeda motornya.

"Saya malu, menjadi orang tua saya menentukan untuk menebus sepeda motor saya saja.

Begitu kejadian saya alami," mengerti pria perantauan ini.

Tidak cuma W, namun sama termasuk dialami L, yang termasuk menjadi korban pemerasan dengan motif kusuk plus-plus.

L menjelaskan bahwa awalannya ia kenal dari aplikasi Michat.

Setelah chating diajak ketemuan dengan berbagai modus yakni pijat.

"Nah, sesudah ketemu di daerah yang dijanjikan. Dan masuk ke dalam kamar seolah-olah itu cewek mendadak hyper sexy.

Beberapa menit sesudah itu tiba-tiba tersedia seorang laki-laki sama perempuan terlihat dari toilet atau balik gorden.

(Karena selagi kami masuk lampu kamar sudah mati).

Nah di situlah menjadi dilaksanakan pemerasan," katanya.

Bahkan menurut L, mereka tidak segan-segan memukul.

"Segala upaya dilaksanakan mereka menjadi dari mop (ancaman)  memeras dan menakuti-menakuti.

Kalau yang saya alami, masing-masing mempunyai peran berbeda.

Cewek pertama, sebagai umpan. Cewek ke dua tukang pukul.

Dan banci sebagai penghasut," jelasnya.

"Mereka minta duwit atau jaminan apalah.

Entah itu HP, motor atau lain sebagainya.

Mereka akan mangil temen lainya dari kamar sebelah untuk mengogap.

Saya kemaren rela pijat dengan perjanjian Rp 100 ribu.

Tapi itu, kami tanpa baju begitu termasuk dengan si cewek.

Mereka akan mangil temen lainya dari kamar sebelah untuk mengogap.

Saya kemaren rela pijat dengan perjanjian Rp 100 ribu.

Tapi itu, kami tanpa baju begitu termasuk dengan si cewek.

Itu sebagai syarat.

Untuk kamar telah disediakan oleh laki-laki berwatak perempuan itu.

Saya tidak bisa buat LP dikarenakan saya tidak jadi uang keluar karena sudah sempat ribut," lanjut L.

Setelah kejadian tersebut, L mengaku bahwa dirinya juga menyelidiki motif-motif seperti yang dialaminya.

"Kalau saya rasa komplotan mereka ini seperti sudah biasa berurusan dengan polisi.

Karena saat kejadian kemarin mereka gak takut saat saya hendak membuat laporan.

Mereka ini biasanya ngumpul di Gran Central lantai V, Sriwijaya lantai III, rame mereka di situ," ungkapnya.

Motif dengan menggunakan media online sebagai wadah transaksi terbilang sangat besar perannya.

Hal tersebut juga dialami korban lainnya yang berinisial A pada Kamis (22/8/2019) lalu.

Dirinya menjadi korban setelah berkenalan dengan seorang wanita di aplikasi Michat.

"Awalnya aku kenal lewat michat.

Dia open BO di situ.

Jadi aku chat dia, open ga hari ini ? Kata dia , iya bang. Mau kapan bang?

Jadi saya bilang sekarang bisa," ucapnya.

Setelah komunikasi tersebut, A mengaku bahwa dirinya pun melakukan transaksi terkait tarif.

"Terus aku tanya harga.

Dia buka Rp 600 ribu.

Karena mahal sekali aku minta kurang menjadi 200.

Wanita tersebut menyanggupinya.

Setelah ketemu dan kusuk tiba-tiba ia marah karena aku kasih Rp 200 ribu.

Jadi dibilangnya, gak segini lah bang. Cuma uang kamar aja ni Rp 200 ribu.

Namanya aku mesan dia, tamu kan?

Kalau dari awal dia bilang di aplikasi harga berbeda kan pasti ku tolak.

Dia gak terima aku bayar 200.

Setelah aku keluar, ku liat udah rame sama germonya," kata A.

Saat disinggung soal berapa orang yang menjumpai korban.

A mengaku sekitar tujuh sampai delapan orang.

A juga mengaku ingat dengan ciri-cirinya.

"Ada yang tatoan.

Cewek itu ngomong, udah bang, bayar aja.

Nanti abang bulat di sini.

Atau panjang urusannya ke Medan Baru, karena kasus asusila.

Kasih aja jaminan, jika tidak ada duit Rp 1 juta.

Terakhir aku terpaksa mengasih uang Rp 1 juta.

Mendengar ancaman mereka pada saat itu bahwa kejadian serupa sering terjadi bahkan ada gadai sepeda motor bahkan cerai dari istri," pungkasnya.

Terkait tiga korban yang diduga korban pemerasan dengan kedok kusuk plus-plus.

Tribun Medan kemudian mencoba konfirmasi terkait hal tersebut kepada Kasatreskrim Polrestabes Medan AKBP Putu Yudha Prawira.

Ia mengatakan bahwa akan mencoba kroscek apakah ada laporan kasus seperti itu.

"Saya cek apakah ada laporan seperti itu.

Apakah korban-korban lain sudah membuat LP belum?," jawabnya sembari menanya informasi yang telah diberikan.

Hal senada juga diungkapkan oleh Kapolsek Medan Baru Kompol Martuasah Tobing.

"Siap akan kita cek," pungkasnya.

Kasus Pidana

Dirut LBH Medan Ismail Lubis mengatakan, tindakan demikian sudah merupakan tindak pidana.

Untuk itu para korban harus segera melaporkan ke pihak kepolisian agar diproses secara hukum pidana dan di tangkap seluruh komplotannya.

Karena itu harusnya ada komplotannya.

"Kemudian dinas pariwisata Kota Medan harus melakukan pemeriksaan ijin tersebut.

Jika ada, kami berharap harus dicabut dan ditutup. Karena itu juga sudah termasuk menyalah gunaakan ijin ya.

Yang mengarah kepada tindak pidana, sehingga kedepan tidak ada lagi korban dan tidak mencoreng nama baik Kota Medan," jelasnya saat dihubungi melalui WhatsApp, Minggu (26/8/2019).

Terkait hal tersebut, sambung Ismail, untuk itu berharap agar pemerintah Kota Medan tegas dengan tempat-tempat beginian.

"Agar orang nyaman berwisata di Kota Medan.

Harusnya ditutup saja itu tempat.

Ya jika mereka memang masih mau menyediakan tempat demikian, ya harus komitment tidak akan menyediakan tempat plus-plus.

Tidak ada melakukan pelanggaran hukum seperti melakukan pemerasan dan juga pengawasannya harus diperketat oleh dinas terkait," pungkasnya.


Suka main lotre dan bingung cari bandar lotre online terpercaya.....? Tak Usah Bingung lagi uda gak jaman ini ada bandar oline terpercaya se -indonesia dan paling aman ... hanya dsini dengan minimal dposit 25.000 kamu bisa bermain sesuka hatimu banyak bonus dan hadiah menarik lainya.


bandar togel | bandar togel terbaik |  bandar togel terpercaya 

Image and video hosting by TinyPic

Awalnya Niat Maling, Buruh Bangunan Ini Ditembak Polisi Setelah Ingin Memperkosa Gadis Yang Sedang Tidur




CINTABERITA - Suhendra (39), warga Dusun I, Desa Bangun Rejo, Kecamatan Tanjung Morawa, Deliserdang, selanjutnya ditangkap polisi sesudah aksinya memperkosa seorang gadis gagal, Selasa (20/8/2019) siang kemarin.

Kapolsek Tanjung Morawa, AKP Ilham Harahap mengatakan, momen itu terjadi tempat tinggal kos korban bernama M br S (21), di Dusun I, Desa Bangun Rejo, yang merupakan tetangga sebelah tempat tinggal Suhendra. “Kita menerima pengaduan masyarakat, Selasa (20/8/2019) sekira pukul 20.00 Wib, bahwa tersedia seorang laki-laki coba memperkosa korban yang berujung penganiayaan, sekira pukul 14.00 Wib,” sebut Ilham, Rabu (21/8/2019). 

Peristiwa itu terjadi saat sang gadis sedang tidur siang di kamarnya. Tiba-tiba dia merasa tubuhnya ditimpa. “Ketika korban terbangun, dia lihat pelaku sudah menimpa tubuhnya dan menyuruh korban diam sambil menodongkan sebilah pisau,” mengerti Ilham. 

Namun, dikarenakan kaget lihat pria tetangga sebelah rumahnya itu tiba-tiba sudah menekan tubuhnya, sang gadis lantas meronta dan berteriak minta tolong. 

“Pelaku lantas panik lantas menusukkan pisau berikut ke dada dan lengan kiri korban,” sambung Ilham lagi. Sementara itu, teriakan MS ternyata didengar tetangganya yang lain bernama Jumadi yang segera berkunjung ke tempat tinggal tersebut. 

Jumadi lantas mengakses jendela dan lihat Suhendra dan berkata, “Jangan kau bunuh dia!” Melihat tersedia orang lain, Suhendra segera lari melalui pintu depan tempat tinggal tersebut. 

Jumadi lantas segera meminta dukungan warga lain lantas membawa MS ke tempat tinggal sakit. “Akibat kejadian tersebut, korban mengalami 2 luka tusuk di dada dan 3 di lengan kiri, sehingga tidak mampu beraktifitas.

Sementara itu, polisi yang menerima laporan segera menuju wilayah untuk jalankan olah TKP dan meminta keterangan saksi-saksi serta korban dan mengamankan sejumlah barang bukti. Peristiwa itu lantas dilaporkan ke Polsek Tanjung Morawa sesuai Laporan Polisi nomor: LP/67/VIII/2019/SU/Res Ds/Sekt Tg Morawa oleh Lamhot Peruntungan Siahaan. 

Berdasarkan laporan tersebut, tim paduan dari Sat Reksrim Polres Deliserdan dan Unit Reskrim Polsek Tanjung Morawa lantas jalankan pengejaran pada Suhendra. Tim yang dipimpin Kasat Reskrim AKP Rafles Langgak Putra SIK selanjutnya berhasil meringkus buruh bangunan berikut Jalan Karya Darma, Dusun III, Desa Tanjung Morawa-B. “Tersangka kami tangkap dari tempat tinggal temannya dan sempat berencana hendak kabur ke Pekanbaru. 

Saat bakal kami tangkap, tersangka jalankan perlawanan sehingga diambil alih tindakan tegas bersama menembak kakinya,” mengerti Ilham. Setelah mendapat perawatan untuk luka tembak tersebut, Suhendra lantas diboyong ke Polsek Tanjung Morawa untuk sistem penyidikan.

Hasil interogasi polisi, Suhendra mengaku bahwa awalnya dia hendak mengambil ke tempat tinggal kos-kosan tersebut. 

“Pelaku masuk melalui asbes yang tembus menembus ke tempat tinggal kos-kosan korban. Melihat korban sedang tidur, pelaku coba memperkosanya. 

Namun, dikarenakan korban terbangun dan berontak, pelaku lantas mengeluarkan pisau yang sudah disiapkannya lantas menusuk korban 5 kali secara membabibuta,” mengerti Ilham. Akibat perbuatannya, Suhendra dijerat pasal 354 KUHPidana tentang Penganiayaan Berat dan UU Darurat No 12 tahun 1951 pasal 2 tentang menyimpan, membawa serta menguasai senjata penikam atau penusuk. “Ancaman hukumannya di atas 5 tahun penjara,” pungkas Ilham.


Suka main lotre dan bingung cari bandar lotre online terpercaya.....? Tak Usah Bingung lagi uda gak jaman ini ada bandar oline terpercaya se -indonesia dan paling aman ... hanya dsini dengan minimal dposit 25.000 kamu bisa bermain sesuka hatimu banyak bonus dan hadiah menarik lainya.

Bandar Togel Singapore | Bandar Togel | Togel Online Terpercaya 

Image and video hosting by TinyPic

 
Copyright © 2014 Cinta Berita. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger