Viral    Unik    Olahraga    Politik    Ekonomi    SelebNews    Pasang Iklan    FILM   

Rekomendasi Posts



















Tampilkan postingan dengan label PERISTIIWA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PERISTIIWA. Tampilkan semua postingan

Hujan Es Disertai Angin Kencang Terjang Bojonegoro



CINTABERITA - Hujan deras disertai angin kencang juga terjadi di Bojonegoro, Sabtu (9/11/2019). Terjangan angin kencang membuat pohon-pohon di sejumlah titik bertumbangan.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro Nadif Ulfia mengatakan, timnya masih berada di lapangan untuk melakukan pendataan dan evakuasi. Namun ia membenarkan bila pohon tumbang terjadi di beberapa titik.

"Memang benar. Ada beberapa laporan terjadi pohon tumbang di beberapa titik," tegas Ulfia  Sabtu (9/11/2019).


Pohon tumbang di Jambean, Bojonegoro

Informasi yang didapat jatimnow.com, pohon tumbang terjadi di Jalan Diponegoro, Jalan Pemuda, Jambean, Jalan Gajah Mada, Sukowati-Kapas hingga Balen. Kerusakan juga terjadi di tempat wisata Go Fun Bojonegoro.

Ulfia menambahkan, angin kencang di Bojonegoro juga disertai hujan es. Cuaca buruk di beberapa wilayah di Bojonegoro terjadi sekitar pukul 17.00 Wib. BPBD masih belum merekap semua kejadian pohon tumbang yang terjadi.

Pohon tumbang di Balen, Bojonegoro

"Ada pohon tumbang di jalan protokol dan jalan provinsi. Seperti di Jalan Ahmad Yani, Jalan Gajah Mada, Jalan Untung Suropati," terang Ulfia.

Ditanya tentang kabar kerusakan terjadi di tempat wisata Go Fun, Ulfia menyebut bila petugas BPBD masih berada di lokasi untuk melakukan evakuasi dan pendataan.

"Kami juga mendapatkan informasi dari teman-teman komunitas yang sedang kami 
kroscek," tambahnya.

Suka main lotre dan bingung cari bandar lotre online terpercaya.....? Tak Usah Bingung lagi uda gak jaman ini ada bandar oline terpercaya se -indonesia dan paling aman ... hanya dsini dengan minimal dposit 25.000 kamu bisa bermain sesuka hatimu banyak bonus dan hadiah menarik lainya.


Bandar Togel Singapore | Bandar Togel  | Togel Online Terpercaya 


Image and video hosting by TinyPic

Gara-Gara Ini Wartayasa Ajak Selingkuhannya Ibu Guru Sri Melakukan Threesome



CINTABERITA - Anak Agung Putu Wartayasa (36) akhirnya mengungkapkan alasan dirinya mengajak selingkuhannya seorang guru dan mengajak salah seorang  siswinya melakukan aksi threesome (hubungan seks bertiga).

Wartayasa yang juga pegawai kontrak di Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKPSDM) Buleleng mengaku berselingkuh dengan guru honor, Ni Made Sri Novi Darmaningsih (29).

Darmaningsih adalah guru dari korban siswi SMK di Buleleng berinisial V (16).

Ditemui di Mapolres Buleleng, Kamis (7/11/2019), Wartayasa mengatakan, ia mulanya hanya bercanda mengirimkan video porno gaya threesome kepada kekasih gelapnya Darmaningsih.

Bingung cari bandar bola online...!!!!  sekarang uda gak jaman lagi bingung langsung gabung aja disini hanya minimal deposit 50000 kamu sudah bisa bermain disini.., buruan gabung tunggu apa lagi..! 


AGEN SBOBET |  AGEN IBCBET |  SABUNG AYAM 

Berawal dari candaan itulah Darmaningsih kemudian berinisiatif untuk mengajak salah satu peserta didiknya bernisial V dengan iming-iming dibelikan baju kebaya.

"Saya terobsesi dari video. Saya pacaran sama dia (Darmaningsih) sudah hampir dua tahun. Saya juga sudah berkeluarga.

Saya awalnya hanya bercanda, akhirnya pacar saya (Darmaningsih) bilang salah satu siswanya ada yang bisa diajak begitu," akunya.

Sementara Darmaningsih mengaku baru 1,5 tahun mengajar bahasa di SMK tersebut.

Salah satu murid yang ia ajar adalah V (16) yang masih duduk dibangku kelas XI SMK.

"Awalnya saya minta dia buat menemani saya jalan-jalan. Kami ketemu tanggal 26 Oktober di depan GOR Singaraja. Kemudian saya minta buat diantar ketemu sama cowok saya (Wartayasa) di kosannya. Sampai di kos di dalam kamar, kami awalnya hanya ngobrol-ngobrol biasa. Kemudian terjadilah perbuatan itu," jelasnya.

Sementara Kasat Reskrim Polres Buleleng, AKP Vicky Tri Haryanto mengatakan, kasus ini akhirnya berhasil terkuak setelah V mengadu kepada orangtuanya.

Sang ibu pun akhirnya melaporkan tindakan yang dilakukan oleh Wartayasa dan Darmaningsih ke Unit PPA Polres Buleleng, dengan nomor laporan Lp/149/XI/2019/BALI/Res Bll tanggal 6 November 2019.

Berhubungan Badan di Hadapan Siswi



Kasat Reskrim Polres Buleleng, AKP Vicky Tri Haryanto mengatakan, kasus persetubuhan terhadap anak dibawah umur ini terjadi pada 26 Oktober lalu, dan baru dilaporkan oleh orang tua V pada Rabu (6/11/2019).

Berangkat dari laporan itu, polisi pun langsung menciduk Wartayasa di kediamannya yang terletak di Jalan Kutilang, Singaraja.

Disusul dengan penangkapan terhadap Darmaningsih, warga asal Kelurahan Banyuning, Kecamatan/Kabupaten Buleleng.

Kata AKP Vicky, korban V mulanya diminta oleh pelaku Darmaningsih untuk menemani dirinya pergi ke rumah kost milik Wartayasa yang terletak di Jalan Sahadewa, Singaraja.

Di kost itu, Wartayasa yang merupakan pegawai kontrak di BKPSDM nyatanya telah menunggu.

Setibanya di kost, kedua pasangan ini mulai melakukan perbuatan tak senonoh di hadapan V.

Hingga akhirnya V dipaksa untuk ikut bergabung melakukan hubungan seksual.

"Pelaku laki-laki (Wartayasa, red) yang meminta kepada pelaku perempuan (Darmaningsih) untuk dicarikan perempuan yang mau diajak berhubungan seks bertiga. Kemudian pelaku perempuan menyanggupi dan dicarikan salah satu siswa di sekolah yang dia ajar," jelasnya.

Image and video hosting by TinyPic\

Guru Ngaji di Jatinegara Ditangkap Karena Diduga Cabuli 7 Siswi SD



CINTABERITA - Warga Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur tak menyangka FS alias AI yang diamankan polisi pada Jumat (18/10/2019) karena dugaan mencabuli tujuh bocah perempuan murid SD.

Pelayanan Masyarakat RW tempat korban tinggal, Bambang Purwanto (55) mengatakan AI tak pernah bermasalah dengan warga lainnya bahkan sebelum jadi guru mengaji.

"Orangnya biasa saja, sopan. Agak pendiam tapi baik, kalau ketemu warga lain ya pasti nyapa. Makannya pas kemarin ditangkap polisi banyak warga kaget," kata Bambang di Jatinegara, Jakarta Timur, Sabtu (19/10/2019).

Meski orang tua satu korban berinisial MA membuat laporan ke Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Jakarta Timur sebelum penangkapan.

Bambang menuturkan tak ada warga yang tahu bahwa AI dilaporkan atas dugaan melakukan perbuatan cabul dengan modus memberikan sejumlah uang.

"Pihak RW saja baru tahu kalau AI diduga melakukan itu dari polisi, dari warga enggak ada laporan. Jadi pihak RW justru tahu dari polisi," ujarnya.

Di satu sisi, ketidakhuan warga hingga membuat disyukuri perangkat RT dan RW karena AI diamankan tanpa sempat diamuk warga.

Pasalnya hingga AI diamankan pemuda karang taruna setempat, tak semua warga mengetahui AI jadi terlapor dalam kasus pencabulan.

"Warga memang sempat mau dobrak Pos RW, tapi sampai AI dibawa ke Pos RW belum semua warga tahu. Kalau warga tahu dia cabulin tujuh anak pasti sudah habis duluan sebelum sampai Pos RW," tuturnya.

Keberadaan personel Polres dan Kodim 0505 Jakarta Timur pun berhasil meredam emosi warga hingga AI diamankan digelandang sekira pukul 00.00 WIB.

Kini, Bambang menyebut warga menyerahkan proses hukum yang menjerat AI kepada penyidik Unit PPA Polres Metro Jakarta Timur.

"Kata orang tua korban hasil visum keluar Senin depan, jadi polisi juga menunggu bukti. Kalau memang terbukti bersalah ya kita serahkan proses hukumnya," lanjut Bambang.



Bingung cari bandar bola online...!!!!  sekarang uda gak jaman lagi bingung langsung gabung aja disini hanya minimal deposit 50000 kamu sudah bisa bermain disini.., buruan gabung tunggu apa lagi..! 

 Agen Bola Terpercaya | Agen Poker Terpercaya | Agen Casino Terpercaya

Image and video hosting by TinyPic

Dua Pengendara Sepeda Motor Tewas Terbakar Setelah Menjadi Korban Tabrak Lari



CINTABERITA - Identitas dua korban tabrak lari yang tewas terbakar berikut kendaraannya di Desa Sugihwaras, Kecamatan Saradan Sabtu malam (12/10) berhasil diungkap. Identitas mereka diketahui setelah pihak unit Laka Lantas Polres Madiun bekerjasama dengan satreskrim.

Pascakejadian polisi langsung melakukan pencocokan sidik jari. Dari situ didapati korban masing-masing bernama Ricco Maytricio, 15, dan Muhammat Bagus Satria, 17. Keduanya merupakan warga Desa Kedungbocok Lor, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo. “Korban berhasil diidentifikasi dengan menggunakan alat IPS (inafis portable system),” kata Kasat Lantas Polres Madiun AKP Jimmy Manurung.

Karena masih dibawah umur, lanjut dia, bisa dipastikan korban belum mempunyai SIM. Sedangkan, terkait kronologis kejadian diduga kedua kendaraan melaju dari arah yang sama menuju Madiun di Jalan Raya Saradan-Surabaya. Korban yang mengendarai sepeda motor Honda Tiger S 5301 RJ diduga sedang melakukan perjalanan touring. “Untuk identitas penabrak masih dalam proses penyelidikan,” ujar Jimmy. 



Suka main lotre dan bingung cari bandar lotre online terpercaya.....? Tak Usah Bingung lagi uda gak jaman ini ada bandar oline terpercaya se -indonesia dan paling aman ... hanya dsini dengan minimal dposit 25.000 kamu bisa bermain sesuka hatimu banyak bonus dan hadiah menarik lainya.


Bandar Togel Singapore | Bandar Togel | Togel Online Terpercaya 

Image and video hosting by TinyPic

Terungkap Masa Lalu Abu Rara Tersangka Penusukan Wiranto Saat di Medan





CINTABERITA - Menkopolhukam Jenderal TNI (Purn) Wiranto ditikam oleh pasangan suami istri, Syahril Alamsyah alias Abu Rara dan Fitri Andriana (Fritia), di Pandeglang, Banten, Kamis (10/10/2019).

Seorang warga Pandeglang, Banten, Aduy melihat langsung Menko Polhukam Wiranto ditusuk di Alun - alun Menes, Pandeglang, Banteng, Kamis (10/10/2019).

Aduy mengatakan, awalnya pelaku laki-laki menusuk Wiranto.

Namun, Kapolsek Menes Kompol Dariyanto mencoba menghalau dan menarik pelaku.

Namun, Dariyanto malah ditusuk oleh pelaku wanita.

\"Yang tusuk Wiranto laki - laki, ditarik sama Kapolsek pelakunya.

Pelaku lainnya yang perempuan langsung tusuk Kapolsek,\" kata Aduy kepada Kompas.com di Alun - alun Menes, Kamis.

Kedua pelaku kemudian diringkus oleh petugas keamanan yang berada di sekeliling Wiranto.

Belakangan diketahui kedua pelaku berinisial SA dan FA.

Sosok wanita itu teridentifikasi bernama Fitri Andriana Binti Sunarto.

Berdasarkan data yang dirilis kepolisian, Fitri lahir di Brebes pada 5 Mei 1998.

Ia tercatat sebagai warga Desa Sitanggai Kecam,atan Karangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

Saat ini Fitri tinggal di rumah kontrakan di Kampung Sawah Desa Menes, Pandeglang.

Sedangkan pelaku pria bernama Syahril Alamsyah alias Abu Rara.

Abu Rara teridentifikasi berasal dari Medan, Sumatera Utara.

Pria kelahiran 24 Agustus 1988 itu tercatat sebagai warga Jl Syahrial VI No 104 LK, Desa Tanjung Mulia Hilir, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan.

Abu Rara dan Fitri mendekati Wiranto dan berpura-pura sebagai warga yang hendak bersalaman dengan pejabat.

\"Ya pelaku mencoba bersalaman seperti warga bertemu pejabat,\" ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Kombes (Pol) Dedi Prasetyo, saat konferensi pers di Gedung Humas Mabes Polri. SA kemudian mengeluarkan sejenis pisau kecil dan menusuk bagian perut Wiranto.

Video dan foto-foto peristiwa Menkopolhukam Wiranto ditikam langsung beredar viral di media sosial (medsos).

Begitu juga dengan senjata tajam yang digunakan untuk menusuk Wiranto. 

Ada dua senjata tajam berwarna hitam dengan tali merah melilit pegangannya.

Senjata itu adalah kunai atau pisau yang dipakai ninja.

Senjata tajam yang diduga diamankan dari pelaku berjenis kunai atau yang dikenal juga dengan sebutan pisau lempar Kunai Red Ninja Naruto.

Kapolda Banten Irjen Pol Tomsi Tohir menyebut kedua pelaku menggunakan dua senjata berbeda saat beraksi menusuk Kemenko Polhukam Wiranto di Alun - alun Menes, Kabupaten Pandeglang, Kamis (10/10/2019).

\"Laki - laki dalam bentuk belati, perempuan gunting,\" kata Kapolda Banten di Alun - alun Pandeglang, Kamis (10/10/2019).

Kedua pelaku, kata Kapolda, memiliki tugas yang berbeda - beda.

Pelaku laki-laki menusuk Wiranto terlebih dahulu dan pelaku perempuan menusuk Kapolsek Menes Kompol Dariyanto di bagian punggung.

Ajudan Wiranto juga terluka

Selain Wiranto dan Kapolsek Menes, terdapat korban lain yang juga tekena senjata tajam yakni ajudan Wiranto dan tokoh masyarakat Fuad Syauki.

Namun keduanya hanya dilakukan rawat jalan.

Kapolda mengatakan peristiwa penusukan terjadi saat Wiranto hendak kembali ke Jakarta menggunakan helipad setelah mengisi acara dari sebuah Universitas Mathla\'ul Anwar Pandeglang.

Penjagaan terhadap Wiranto, kata Kapolda, sudah dilakukan, namun tiba - tiba ada dua masyarakat yang merupakan pasutri menerobos penjagaan.

\"Kemudian melakukan upaya penganiayaan terhadap beliau, berhasil dicegah namun tidak sepenuhnya, sehingga beliau mengalami luka penusukan, namun dalam keadaan stabil dan sadar, saat ini kondisinya baik,\" kata dia.

Usai ditusuk, Wiranto sempat dilarikan ke Klinik Menes Medika Center, sebelum dibawa ke RS Berkah Pandeglang dan kemudian dipindah ke RSPAD Gatot Soebroto Jakarta.

Mabes Polri memastikan pasangan suami istri, Fitri Andriana Binti Sunarto (FA) dan Syahril Alamsyah (SA) alias Abu Rara, tergabung dalam kelompok Jamaah Anshorut Daulah (JAD) Bekasi.

Keduanya merupakan pelaku penusukan terhadap Menko Polhukam, Wiranto, di Pintu Alun-alun Menes, Pandeglang, Banten siang ini, Kamis (10/10/2019).

\"Sudah bisa dipastikan pelaku termasuk dalam kelompok JAD Bekasi,\" ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo, saat dikonfirmasi, Kamis (10/10/2019). 

Dedi mengungkapkan bahwa JAD Bekasi dipimpin oleh Fazri Pahlawan alias Abu Zee Ghuroba.

Abu Zee telah ditangkap oleh Densus 88 pada akhir September lalu.

\"Amirnya Abu Zee yang sudah ditangkap tanggal 23 September yang lalu bersama 8 pelaku lainnya.

Satu orang yang ditangkap di Jakarta Utara," tutur Dedi


Suka main lotre dan bingung cari bandar lotre online terpercaya.....? Tak Usah Bingung lagi uda gak jaman ini ada bandar oline terpercaya se -indonesia dan paling aman ... hanya dsini dengan minimal dposit 25.000 kamu bisa bermain sesuka hatimu banyak bonus dan hadiah menarik lainya.

bandar togel | bandar togel terbaik | bandar togel terpercaya 


Image and video hosting by TinyPic

Fakta-fakta dan Kronologi Penikaman Wiranto






CINTABERITA - Menkopolhukam Jenderal TNI (Purn) Wiranto ditikam oleh pasangan suami istri, Syahril Alamsyah alias Abu Rara dan Fitri Andriana, di Pandeglang, Banten, Kamis (10/10/2019).

Kedua pelaku saat ini sudah diamankan aparat kepolisian.

Sementara Wiranto dirawat di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta Pusat.

Kepolisian menyebut kedua pelaku penikaman diduga terpapar paham radikal.

Apa motif penyerangan Wiranto?

Wiranto ditikam orang tak dikenal di Pandeglang Banten. (Istimewa/Tribunnews)

Mabes Polri memastikan pasangan suami istri, Fitri Andriana Binti Sunarto (FA) dan Syahril Alamsyah (SA) alias Abu Rara, tergabung dalam kelompok Jamaah Anshorut Daulah (JAD) Bekasi.

Keduanya merupakan pelaku penusukan terhadap Menko Polhukam, Wiranto, di Pintu Alun-alun Menes, Pandeglang, Banten siang ini, Kamis (10/10/2019).

"Sudah bisa dipastikan pelaku termasuk dalam kelompok JAD Bekasi," ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo, saat dikonfirmasi, Kamis (10/10/2019). 

Dedi mengungkapkan bahwa JAD Bekasi dipimpin oleh Fazri Pahlawan alias Abu Zee Ghuroba.

Abu Zee telah ditangkap oleh Densus 88 pada akhir September lalu.

"Amirnya Abu Zee yang sudah ditangkap tanggal 23 September yang lalu bersama 8 pelaku lainnya. Satu orang yang ditangkap di Jakarta Utara," tutur Dedi.

Sebelumnya, Detasemen Khusus 88 Antiteror menangkap sejumlah orang di beberapa lokasi di Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat, Senin (23/09/2019) pagi.

Individu pertama yang ditangkap adalah Sandi Purnama alias Abu Said (18).

Dia dibekuk di Tambun Selatan, Bekasi, sekitar pukul 05.35 WIB.

"SP diduga terlibat dalam pembelian material bahan peledak melalui e-commerce, seperti Aseton, gelas plastik pengukur, sendok pengaduk bahan kaca, Hcl dan H2O2," kata Dedi.

SP, lanjutnya, merencanakan aksi amaliyah dengan menyerang pos kepolisian.

Selang 10 menit kemudian, Densus 88 menangkap Fazri Pahlawan alias Abu Zee Ghuroba (28).

Penangkapan dilakukan di Tambun Selatan, Bekasi, sekitar pukul 05.45 WIB.

\"Keterlibatan yang bersangkutan merupakan Amir dan mengkoordinir Ikhwan untuk bergabung ke Bekasi, mengajarkan bela diri setiap hari minggu sore di Perumahan Cluster Paris Residence Bekasi.

Ikut Baiat di rumah Eka Hendra Utama dan melaksanakan Idad di Gunung Salak Bogor,\" ujar Dedi.

 Sekitar 20 menit kemudian, Densus 88 beraksi lagi di Tambun Selatan. Aparat menangkap Surya Juniawan alias Haidar Al Ghazi (20) dan Igun Gunawan (19).

\"Keterlibatannya yaitu ikut Baiat di rumah Eka Hendra Utama, ikut latihan bela diri di Perumahan Cluster Paris Residence Bekasi dan mengikuti idad di Gunung Salak Bogor,\" papar Dedi.

Selanjutnya, sekitar pukul 07.05 WIB, Densus 88 bergerak ke Kecamatan Tambun Utara guna menangkap pasangan suami-isteri. Mereka diketahui bernama Asep Roni (22) dan Sutiyah (19).

Asep ditangkap karena disebut terlibat memiliki bahan peledak H202 dan serbuk TATP dan mengikuti idad bersama dengan kelompok Fazri Pahlawan Alias Abu Zee Ghuroba di Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat pada 13-15 September 2019.

\"Untuk Sutiyah ikut idad bersama kelompok Asep Roni CS di Gunung Salak,\" tutur Dedi.

Selanjutnya, Densus 88 menangkap Awal Septo Hadi alias Ummu Alisha (27).

Penangkapan dilakukan di Kota Bekasi, Jawa Barat.

Awal diduga merencanakan aksi amaliyah dengan menyerang pos polisi.

Kelompok Jamaah Ansharut Daulah atau JAD merupakan bentukan Aman Abdurrahman karena terbukti berafiliasi dengan organisasi teroris ISIS.

Berdasarkan dokumen persidangan, JAD dibentuk Aman Abdurrahman di Lapas Nusakambangan pada 2014.

Aman sendiri telah divonis hukuman pidana mati oleh hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 22 Juni lalu.

Pada 2018, kelompok itu mendapat sorotan setelah sejumlah anggotanya dituduh melancarkan aksi pengeboman di Surabaya dan kota-kota lainnya.

Pengamat teroris Al-Chaidar menduga motif penyerangan Wiranto diduga karena dendam.

Pemberantasan teroris yang gencar dilakukan pemerintah membuat Wiranto menjadi sasaran utama anggota ISIS.

Al-Chaidar mengatakan, sejak tahun 2016 organisasi terlarang ISIS memang membuat sebuah plot serangan bernama serangan tebang pilih.

Tidak lagi acak seperti sebelumnya, kini mereka menyasar tokoh-tokoh tertentu yang dianggap sebagai musuh besar kelompok mereka. 

Wiranto sebagai Menkopolhukam dianggap memiliki pengaruh besar terhadap pemberantasan terorisme di Indonesia.

“Namanya serangan tebang pilih artinya mengincar pejabat tertentu saja karena dianggap musuh Islam,” kata Al-Chaidar saat dihubungi Wartakotalive.com Kamis (10/10/2019).

Menurut Al-Chaidar, pernyataan-pernyataan keras Wiranto selama ini di media massa menjadi pemicu utama dari kenekatan mereka menyerang tokoh sekelas pejabat tingkat pertama.

“Bisa jadi pernyataan-pernyataan Wiranto dianggap menyakitkan perasaan mereka,” kata Al-Chaidar.

Ia juga menduga penyerangan terhadap Wiranto merupakan rencana dari kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Sumatera Utara.

Hal itu karena dari satu di antara tersangka penyerangan Abu Rara merupakan teman dari pelaku teroris penyerang anggota Brimob Medan.

“Sehingga bisa jadi ada motif dendam juga di situ,” kata Al-Chaidar.

Oleh karenanya kata Al-Chaidar, sudah waktunya pemerintah mengubah penerapan-penerapan jadul pemberantasan terorisme.

Menurutnya, semakin pemerintah bereaksi keras kepada para teroris maka hal tersebut akan meningkatkan sel aktif dari jaringan-jaringan teroris lainnya.

“Jadi harus dilawan secara lembut, ya deradikalisasi itu harus ditunjukan benar-benar ada, inikan bukan negara kekuasaan,” kata Al-Chaidar.
Beberapa hari jelang pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih, Minggu (20/10/2019), Badan Intelijen Negara (BIN) mendeteksi bakal ada serangan dari kelompok JAD.

\"Dari awal sudah kita sampaikan bahwa kami deteksi menjelang pelantikan memang ada rencana seperti itu dari JAD sehingga kita harus benar-benar dengar dan waspada,\" ucap Kepala BIN, Budi Gunawan, Kamis (10/10/2019) di RSPAD, Jakarta Pusat usai menjenguk Wiranto.

Budi Gunawan, melanjutkan kelompok JAD ini memang berniat membuat kondisi keamanan tidak stabil termasuk melakukan amaliah, seperti yang dilakukan pelaku Abu Rara.

Bahkan mantan Wakapolri ini tidak menampik banyak jaringan JAD yang bergerak senyap, orang-perorang sehingga patut diawasi.

"Memang mereka cukup banyak, pergerakannya sistem sel, orang per orang.

Mohon bantuan seluruh warga bantu awasi kalau ada yang mencurigakan sampaikan ke aparat,\" tambahnya.

Anggota ISIS

Sementara itu, Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo menyebut kronologi penyerangan Wiranto.

Kedua pelaku tiba-tiba saja mendekat ke arah Wiranto.

Pelaku pria membawa senjata tajam yang diperkirakan sebuah pisau atau gunting kecil.

“Kemudian pelaku lakukan serangan penusukan ke bagian depan Pak Menko, disitu ada Pak Kapolsek dan Kapolda juga,” kata Dedi dalam konverensi pers, di Polri, Kamis (10/10/2019).

Bukan hanya Wiranto, akibat penyerangan itu Kapolsek juga mengalami luka tusukan di bagian belakang.

“Kapolsek Menes tertusuk di bagian belakang, namanya Kompol Heriyano,” kata Dedi.

Dedi menjelaskan, akibat penyerangan tersebut, Kapolsek dan Wiranto langsung dibawa ke rumah sakit setempat.

“Terduga pelaku diamankan Densus 88,” kata Dedi.

Dedi mengatakan, kedua pelaku sudah terpapar paham radikal ISIS.

“Ini sedang didalami apakah mereka bagian dari Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Cirebon atau Sumatera Utara,” kata Dedi. 



Suka main lotre dan bingung cari bandar lotre online terpercaya.....? Tak Usah Bingung lagi uda gak jaman ini ada bandar oline terpercaya se -indonesia dan paling aman ... hanya dsini dengan minimal dposit 25.000 kamu bisa bermain sesuka hatimu banyak bonus dan hadiah menarik lainya.


agen togel resmi | agen togel terpercaya | bandar togel terpercaya

Image and video hosting by TinyPic\

Viral Mahasiswi Ucapkan 'Selangkanganku Milik Pacarku' saat Demo, Berikut Penjelasan Mahasiswi




CINTABERITA - Seorang mahasiswi sebuah perguruan tinggi di Indonesia memberikan klarifikasi dan meminta maaf atas ucapan kurang pantas yang ia lontarkan saat mengikuti aksi demo beberapa waktu lalu.

Dalam video yang beredar sebelumnya, mahasiswi itu mengucapkan kalimat tak senonoh.

Sontak video tersebut beredar luas dan mendapat kecaman dari masyarakat.

Video permintaan maaf mahasiswi tersebut satu di antaranya diunggah oleh akun Instagram @warung_jurnalis pada Kamis (3/10/2019).

Dalam video yang berdurasi kurang lebih 1 menit itu, mahasiswi tersebut memohon maaf dengan sikap dan ucapan yang dilontarkan olehnya saat mengikuti demo beberapa waktu lalu.

Ia mengaku hal tersebut adalah sebuah kekeliruan yang bisa mencoreng nama baik keluarga dan alamater kampusnya.

Mahasiswi tersebut mengaku, ucapan yang kurang baik itu ia lontarkan saat istirahat demo dengan tujuan ingin menghibur teman-temannya yang kelelahan.

Ia sadar banyak stigma buruk yang diberikan kepadanya.

Namun ia mengaku menerimanya karena hal tersebut adalah sebuah risiko dari apa yang telah dilakukannya.

Dalam akhir video, ia meminta maaf kepada masyarakat atas perbuatannya yang kurang baik tersebut.

Namun belum diketahui identitas mahasiswa itu dan dimana video tersebut diambil.

Bingung cari bandar bola online...!!!!  sekarang uda gak jaman lagi bingung langsung gabung aja disini hanya minimal deposit 50000 kamu sudah bisa bermain disini.., buruan gabung tunggu apa lagi..!

AGEN SBOBET | BERITA BOLA | AGEN IBCBET

Image and video hosting by TinyPic

Sebelum di Temukan Tewas Mengenaskan, Ternyata Siswi SMP Kelas 9 Di Rohil Sudah Hilang Dua Hari



CINTABERITA - Warga Kepenghuluan Sintong Kecamatan Tanah Putih Kabupaten Rokan Hilir dihebohkan dengan penemuan seorang mayat wanita di lokasi kebun karet warga tepatnya Simpang Sekeladi KM 3 Kepenghuluan Sintong Kecamatan Tanah Putih Kabupaten Rokan Hilir, pada hari Jumat (20/9/19) Sekira pukul 15.30 Wib 

Informasi dari warga, korban ternyata diketahui seorang siswi SMP kelas 9 inisial PI (16) warga Kepenghuluan Sintong Kecamatan Tanah Putih yang sudah dua hari hilang dari rumahnya sejak hari Kamis lalu. 

Korban ditemukan sekitar 1 kilometer dari rumahnya di salah satu lokasi kebun karet warga, dengan posisi mayat terlentang dengan kondisi wajah memar , mengenakan baju kaos berwarna putih dengan kondisi bagian bawah tubuhnya telanjang.

Saat ini korban PI sedang dibawa oleh pihak polisi untuk diperiksa di Rumah Sakit Bhayangkara Polres Rohil. 




 " Tadi sekitar pukul 11.30 Wib warga menemukan korban di dalam lahan kebun karet warga , " Ujar Ides paman korban saat menunggu korban di periksa di rumah sakit Bhayangkari Polres Rohil untuk di otopsi. 


 " Ides menceritakan, korban ditemukan pertama kali oleh Kodri (55) seorang buruh penyadap (penderes) karet. 

Jasad korban dalam kondisi setengah bugil, celana panjang dililitkan ke leher korban, darah keluar dari mulut dan telinga korban, " paparnya 

Sampai berita ini diturunkan belum ada informasi resmi motif kejadian dari pihak penyidik Polres Rohil, namun warga menduga motif kejadian ini diduga terjadi karena pemerkosaan disertai pembunuhan.

Suka main lotre dan bingung cari bandar lotre online terpercaya.....? Tak Usah Bingung lagi uda gak jaman ini ada bandar oline terpercaya se -indonesia dan paling aman ... hanya dsini dengan minimal dposit 25.000 kamu bisa bermain sesuka hatimu banyak bonus dan hadiah menarik lainya.

bandar togel |  bandar togel terbaik | bandar togel 

Image and video hosting by TinyPic

Dua Supir Truk di Lumajang Rela Adu Bacok Demi Merebutkan Cinta Janda



CINTABERITA - Bak remaja yang kasmaran, dua sopir truk di Lumajang ini rela adu bacok demi mendapatkan cinta janda idaman mereka.

Janda yang menjadi rebutan itu berinisial S (42).

Sedangkan dua supir yang dimabuk cinta itu adalah Solikin alias Topeng (40) dan Mahfud (30).

Perkelahian antar dua pria dewasa ini dapat diselesaikan oleh pihak Polres Lumajang di meja peradilan pada 5 Maret 2019.

Kejadian berdarah itu sendiri terjadi di Desa Lempeni, Kecamatan Tempeh, Lumajang.

Dengan bersenjatakan celurit tajam, keduanya adu bacok membuktikan rasa cinta mereka.

Menyedihkannya, diantara mereka berdua tak ada yang mampu memenangkan hati si janda.

Namun akhirnya pertikaian itu diselesaikan dengan jalur damai.

"Keduanya telah menyadari kesalahan mereka dan memilih jalur damai," kata Kapolres Lumajang, AKBP M Arsal Sahban, seperti yang dikutip Nakita Rabu (6/3/2019).

Terlebih kedua pria itu masih memiliki keluarga yang harus dihidupi.

"Mereka berdua juga masih memiliki anak yang harus dihidupi, sehingga jauh lebih bijak bila kasus tidak kami lanjutkan atas dasar Restorative Justice yaitu penyelesaian pidana di luar peradilan," jelas Arsal.

Arsal menjelaskan jika kedua sopir itu hanyalah korban.

"Apalagi mereka sebenarnya sebagai pelaku juga sebagai korban dalam kasus ini. Saya berharap semoga tidak ada lagi menyelesaikan masalah dengan cara carok di Lumajang," tutur Arsal.

Kronologi

Terkait dengan kejadian itu, perangkat desa setempat, Zainul Arifin memberikan kesaksiannya.

Zainul mendapatkan laporan tentang perselisihan itu pada Senin (4/3/2019) sekitar pukul 21.00 WIB.

Tahu akan hal itu Zainul langsung meluncur ke lokasi kejadian yang tepatnya berada di rumah si janda.

Saat sampai di lokasi, dunia pria itu tampak di bawah pengaruh alkohol.

Datanglah Babinkamtibmas bersama anggota SPKT Polsek Tempeh ke lokasi kejadian untuk mengamankan situasi.

Saking sengitnya duel itu, pihak berwajib sampai harus menembakkan tembakan peringatan.

Baik Solikin dan Mahfud masih terus ingin berkelahi meski sudah dalam kondisi bersimbah darah.

Usai dilerai keduanya kemudian dilarikan ke RSUD dr Haryoto.

“Ini permasalahannya soal cinta, mereka berdua sama sama suka kepada saudari S. Keduanya bertemu di depan rumah perempuan itu dan terlibat cekcok," Kata Zainul.

Zainul menyatakan kesalahpahaman itu bermula lantaran Solikin mengaku kepada Mahfud bahwa dirinya telah nikah siri dengan janda S.

"Satu orang yang bernama Solikin mengaku telah menikah siri dengan S, dan tidak terima jika S didekati oleh Mahfud." ungkap Zainul.

"Keduanya sama-sama minum minuman keras, dan sama-sama membawa celurit sampai akhirnya carok," imbuhnya.

Akibat adu bacok itu, keduanya mengalami luka parah.

Solikin mendapatkan luka pada bagian kepala serta tangan kirinya.

Sedangkan Mahfud mendapatkan luka di bagian leher dan tangan kiri.

Jika kedua pelaku diproses secara hukum, maka keduanya akan dijerat dengan pasal 184 KUHP dengan ancaman pidana penjara 7 tahun.



Suka main lotre dan bingung cari bandar lotre online terpercaya.....? Tak Usah Bingung lagi uda gak jaman ini ada bandar oline terpercaya se -indonesia dan paling aman ... hanya dsini dengan minimal dposit 25.000 kamu bisa bermain sesuka hatimu banyak bonus dan hadiah menarik lainya.

AGEN SBOBET | BERITA BOLA | AGEN IBCBET HOT GIRL 

Image and video hosting by TinyPic

Pria Gangguan Jiwa di Kediri Meninggal Dunia Setelah Belasan Tahun Hidup Dipasung



CINTABERITA  -Agus Pratono (40) penderita Jiwa yang sudah belasan tahun menjalani hidup dalam pasungan meninggal karena sakit di rumahnya Desa Krenceng, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri, Selasa (17/9/2019).

Ihwal meninggalnya Agus diketahui warga setelah diumumkan melalui melalui pengeras suara masjid. Almarhum dimakamkan di pemakaman umum desanya.
Yanti, pegiat Dewan Kesehatan Rakyat (DKR) Jatim menjelaskan, kematian Agus sempat mengagetkan warga. Masalahnya, Agus sudah bertahun-tahun hidup dalam pasungan.

"Dari penjelasan kerabatnya, Agus meninggal karena sakit. Begitu diketahui sakit, sejak tiga hari sebelum kematiannya telah dilepas dari pasangan," jelasnya.

Tidak diketahui sakit yang diderita Agus karena belum sempat diperiksakan ke dokter. Kondisi Agus selama dalam pasungan juga sangat memprihatinkan.

Karena keluarganya memasang pasungan untuk kedua kakinya. Kaki kiri dan kanan dimasukkan plat besi yang dibuat pada kayu.

Praktis penderita hanya bisa duduk dan tiduran saja.

Kasus pasung yang menimpa Agus juga sudah diketahui oleh petugas dari Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial Kabupaten Kediri.

Termasuk sejumlah relawan telah berupaya untuk membebaskan penderita untuk dirujuk ke rumah sakit jiwa.

Hanya saja kendala yang dialami, orangtuanya melarang anaknya dibawa ke rumah sakit jiwa. "Kami pernah meminta agar penderita dibawa ke rumah sakit jiwa, tapi dilarang ibunya," ungkap Yanti.

Sehari-hari Agus dirawat ibunya Ny Sainem (65) yang menyiapkan makan, minum dan membersihkan ruangan tempatnya dipasung.

Sementara alasan orangtuanya memasung anaknya karena khawatir jika kejiwaan kambuh mengamuk sehingga membahayakan keluarga dan tetangga.


Suka main lotre dan bingung cari bandar lotre online terpercaya.....? Tak Usah Bingung lagi uda gak jaman ini ada bandar oline terpercaya se -indonesia dan paling aman ... hanya dsini dengan minimal dposit 25.000 kamu bisa bermain sesuka hatimu banyak bonus dan hadiah menarik lainya.

Agen togel |  Bandar togel |  Agen togel terpercaya 

Image and video hosting by TinyPic

Agus Bacok Kakak Kandung dan Abang Ipar Karena di Hasut Cerai Dengan Sang Istri




CINTABERITA - Dalam saat singkat Polsek Torgamba berhasil menangkap tersangka pembacokan pasangan suami istri di Pasar III, Dusun Pasar III C, Desa Persiapan Sumberjo, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhan Batu Selatan (Labusel).

Polisi cuma butuh saat 16 jam untuk menangkap tersangka, yang tidak lain adalah adik ipar korban, atas nama M Agus Salim (31).

Kapolsek Torgamba, AKP Mulyadi mengatakan, tersangka Agus ditangkap di sebuah tempat tinggal di Kampung Tempel Teluk Panji, Kecamatan Torgamba kurang lebih pukul 21.00 WIB.

"Saat ditangkap pelaku tidak laksanakan perlawanan serupa sekali.

Dia cuma pasrah saat diamankan," kata Mulyadi, Jumat (23/8/2019).

"Motif pelaku laksanakan aksi nekat itu, sebab ia dendam bersama korban," ungkapnya.

Mulyadi menjelaskan bahwa korban Mistiono (33) dan Istrinya, Fitriani menjadi korban pembacokan seorang maling yang beraksi di tempat tinggal korban pada Kamis (22/8/2019) kurang lebih pukul 05.00 WIB.

Pasangan suami istri selanjutnya terluka setelah coba menjaga sepeda motornya yang hendak dilarikan pelaku.

Saat itu, Fitriani terbangun pada pukul 05.30 WIB dan menyaksikan pintu ruang tamu dan dapur didalam keadaan terbuka.

Saat memunculkan lampu dia mendapati sepeda motornya, honda Supra 125 BK 2807 YAE telah hilang.

Fitriani sesudah itu membangunkan suaminya, Mistiono.

Setelah bangun, suaminya langsung ke dapur dan dilihatnya sepeda motornya telah ada di luar.

Saat rela diambil, terlihat pelaku sesudah itu berlangsung pergumulan dan masing-masing terkena bacok.

Korban terkena sabetan parang saat coba mendorong pelaku.

Pada saat itu, Fitriani berteriak memanggil warga yang sesudah itu berdatangan.

Namun, tersangka keburu melarikan diri.

Karena Mistiono alami pendarahan akibat luka, ia sesudah itu dibawa warga ke IGD RS Nuraini di Kotapinang untuk memperoleh perawatan.

"Korban mengalami luka bacokan pada kepala, lengan, dada, perut, dan paha.

Bahkan, Fitriani termasuk terkena bacokan pada anggota tangan," bebernya

Lebih lanjut, Kapolsek Torgamba mengungkap bahwa tersangka mengaku dendam bersama abang iparnya, sebab tersangka bercerai bersama istrinya akibat hasutan korban, Mistiono.

"Tersangka telah kami amankan dan saat ini berada di didalam sel tahanan Polsek Torgamba untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya sebab melukai dua korban sekaligus yang tak lain adalah keluarganya," pungkas Mulyadi.

suka bermain poker .... gabung aja disini di jamin aman dan terpercaya se-indonesia banyak bonus-bonus menarik disini hanya minimal deposit 25.000 kamu bisa bermain sesuka kamu .. buruan gabung tunggu apa lagi ....! 

AGEN POKER | AGEN DOMINO99 |  DOMINO ONLINE 

Image and video hosting by TinyPic

Siap-siap Sedot Sabu, Ibu Rumah Tangga Berambut Pirang Kepergok Polisi


CINTABERITA - Seorang ibu tempat tinggal tangga diringkus personel Unit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan, di Jalan Denai, Gang Sehat, Desa Tegal Sari 1, Kecamatan Medan Denai, Sabtu (3/8/2019) sekira jam 15.30 Wib. 

Perempuan berambut pirang itu diketahui bernama, Nova Fida Wati (31) warga Jalan Denai, Gang Kapok, Desa Tegal Sari 1, Kecamatan Medan Denai. 

Penangkapan wanita itu berawal dari laporan informan yang di terima polisi bahwa ada seorang wanita baru nampak dari tidak benar satu kawasan narkoba di wilayah hukum Polsek Percut Sei Tuan. 

Petugas langsung menuju wilayah yang disebutkan dan jalankan pengintaian. Tiba di lokasi, petugas melihat seorang wanita cocok tanda-tanda yang disebutkan. 

Polisi sesudah itu pun membuntutinya sampai ke Jalan Denai, Gang Sehat. Di situ, petugas melihat tersangka duduk dan berencana mengfungsikan sabu yang baru dibelinya. Melihat itu, petugas langsung jalankan penyergapan dan mengamankan wanita tersebut.

Dari tangan tersangka, polisi pun mengambil alih barang bukti sabu bersama berat bruto 0,60 gram. Selanjutnya, tersangka dan barang buktinya diboyong ke Polsek Percut Sei Tuan. 

Kanit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan, Iptu MK Daulay saat dikonfirmasi, Senin (5/8/2019) membenarkan diamankannya seorang wanita lantaran kedapatan sebenarnya narkoba type sabu. “Benar, tersangka sudah kami amankan. Saat ini kami masih melacak tau asal barang (narkoba) yang didapatnya,untuk meringkus bandarnya,” pungkasnya.


suka bermain poker .... gabung aja disini di jamin aman dan terpercaya se-indonesia banyak bonus-bonus menarik disini hanya minimal deposit 25.000 kamu bisa bermain sesuka kamu .. buruan gabung  tunggu apa lagi ....!

BANDAR DOMINO99 | AGEN BANDARQ | AGEN POKER 


Image and video hosting by TinyPic

 
Copyright © 2014 Cinta Berita. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger