Viral    Unik    Olahraga    Politik    Ekonomi    SelebNews    Pasang Iklan    FILM   

Rekomendasi Posts





















Tampilkan postingan dengan label PERISTIWA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PERISTIWA. Tampilkan semua postingan

Pemuda Tewas Dikeroyok 9 Polisi saat Ditilang, Sang Ibu Tak Terima, Ini Anak Manusia Bukan Anak Ayam



CINTABERITA - Ibu almarhum Zaenal Abidin, Rahmah, heran dengan tuntutan jaksa terhadap 9 terdakwa oknum polisi yang melakukan penganiyaan kepada anaknya. Para terdakwa sebelumnya dituntut 1 tahun penjara.

"Masak perbuatannya seperti itu (penganiayaan hingga tewas) dipenjara setahun. Pokoknya saya tidak mau, ini anak manusia, bukan anak ayam," kata ibu korban, Rahmah, dengan nada tinggi di rumahnya, Rabu (1/4/2020) Rahmah ingin agar para terdakwa mendapat hukuman yang setimpal atas perbuatan mereka.

"Kalau berat perbuatannya, supaya berat juga hukumannya. Ini nyawa anak saya melayang," kata Rahmah berbahasa sasak, sambil mengusap matanya.

Dalam surat pernyataan yang ditandatangani keluarga Zaenal menyampaikan menolak tuntutan satu tahun penjara.

suka bermain poker .... gabung aja disini di jamin aman dan terpercaya se-indonesia banyak bonus-bonus menarik disini hanya minimal deposit 25.000 kamu bisa bermain sesuka kamu .. buruan gabung  tunggu apa lagi ....!


BANDAR DOMINO99 | AGEN BANDARQ | AGEN POKER 

Berikut bunyi penggalan surat pernyataan tersebut:

Menyatakan menolak atas tuntutan satu tahun penjara kepada 9 Polisi.

Rendah tuntutan tersebut mengakibatkan, hati nurani kami se- keluarga semakin tersakiti.

Kami mohon agar 9 terdakwa dihukum dengan seadil-adilnya sesuai dengan perbuatan yang menewaskan keluarga kami almarhum Zaenal.

Sebelumnya, kuasa hukum keluarga almarhum Zaenal, Yan Mangandar menyayangkan atas dakwaaan JPU yang menuntut 1 tahun penjara.

Dirinya menyebutkan, tuntutan JPU tidak sesuai fakta persidangan, dan masing-masing terdakwa mendapatkan peran yang berbeda-beda.

"Ini sangat tidak sesuai fakta persidangan yang mana perbuatan masing-masing terdakwa berbeda-beda kepada korban," kata Yan.

Zaenal merupakan seorang pengendara motor yang terjaring razia pada 2019 dan meninggal dunia setelah terjadi adu fisik dengan anggota Polres Lombok Timur, NTB.


Takut Terjangkit Corona, 10 Narapidana dan Tahanan di Palu Minta Dibebaskan




CINTABERITA - Sebanyak 10 orang narapidana dan tahanan di Rutan Kelas II A Palu diamankan lantaran memicu gaduh.

Mereka meminta dibebaskan, sebab risau bersama dengan wabah Virus Corona, pada Selasa (31/3/2020), kira-kira pukul 10.30 Wita

Dikhawatirkan memancing warga binaan yang lain, 10 napi dan tahanan itu terpaksa dipisahkan.

Ke 10 orang napi dan tahanan selanjutnya saat ini dititipkan ke LPKA Kelas IIA Palu.


suka bermain poker .... gabung aja disini di jamin aman dan terpercaya se-indonesia banyak bonus-bonus menarik disini hanya minimal deposit 25.000 kamu bisa bermain sesuka kamu .. buruan gabung  tunggu apa lagi ....!


BANDAR DOMINO99 |  AGEN BANDARQ | AGEN POKER DOMINO 

Hal itu disampaikan oleh Kepala Rutan Kelas II A Palu, Yansen.

"Mereka kemudian memprovokasi para tahanan dan napi lain untuk minta dibebaskan," kata Yansen, yang dihubungi melalui lanjutan telepon selular, Kamis (2/4/2020).

Setelah diinterogasi petugas lapas, mereka mengaku mendapat informasi soal pembebasan Narapidana di Rutan lainnya, berasal dari sarana sosial.




Alasannya Buat PR Saat Diimbau Belajar di Rumah Hindari Corona, Pelajar Ini Malah Malah Berbuat Zinah



CINTABERITA - Tampaknya, imbauan belajar dari rumah dan tetap di rumah memang dimanfaatkan betul oleh mereka yang berfikiran mesum.

Bukannya beribadah dan mendekatkan diri kepada Tuhan agar terhindar dari penyakit yang saat ini tengah mewabah di seluruh penjuru dunia, perilaku sejumlah ABG ini malah buat geleng-geleng kepala.

Alasan buat PR ke orangtua, sejumlah ABG yang masih berstatus pelajar ini malah kedapatan tak berbusana dengan pacarnya.

Warga dan Satpol PP di Kelurahan Sungai Besar, Banjarbaru, Kalsel mengerebek pasangan diduga melakukan perbuatan mesum, Rabu (1/4/2020) siang.

Pasangan dengan inisial AB (19) dan AF (18) digerebek dalam kondisi tanpa busana hanya bisa pasrah.

Mereka mengaku belum sempat melakukan hubungan badan.



BINGUNG CARI BANDAR DAN AGEN BOLA TERPERCAYA ..? GABUNG DISINI SAJA HANYA MINIMAL DEPOSIT 25000 KAMU SUDAH BISA BERMAIN BANYAK PERMAINAN DENGAN MENGGUNAKAN 1 USER ID SAJA . 


JUDI ONLINE | JUDI BOLA | AGEN SBOBET 

Dari pengakuan keduanya kepada petugas, pasangan remaja ini memang mengakui mau melakukan hubungan intim di indekos tersebut.
"Mereka berdalih belum sempat melakukan," kata Yanto.

Selain mengamankan sepasang mesum, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Banjarbaru bersama warga Kelurahan Sungai Besar juga mengamankan dua pasangan remaja lainnya.

Dua pasangan remaja lainnya yang diamankan adalah MR (19), SA (17), MN (17) dan FT (17) yang sedang berada di dalam satu kamar.

Kasat Pol PP Banjarbaru, Marhain Rahman melalui PPNS Seksi Opsdal, Yanto Hidayat mengatakan untuk empat remaja ini masih berstatus pelajar.

"Pengakuan keempat remaja ini, mengerjakan tugas sekolah. Mereka masih berstatus pelajar SMA," katanya.

Sebelumnya, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Banjarbaru bersama warga Kelurahan Sungai Besar mengamankan semua pasangan itu.

Selanjutnya, 6 remaja tersebut dibawa ke Kantor Satpol PP Banjarbaru untuk menjalani pemeriksaan.




Manfaatkan Ruang & Keadaan Alam, KKB Papua Menyusup ke Freeport & Tembaki Karyawan



CINTABERITA  - Cara cerdik kelompok kriminal bersenjata atau KKB Papua bisa menyusup ke PT Freeport Indonesia dan menembaki karyawannya, akhirnya terungkap.

Seperti diketahui, KKB Papua Joni Botak melakukan penembakan terhadap pegawai PT Freeport Indonesia (PTFI).

Kebrutalan KKB Papua itu menyebabkan seorang warga negara New Zeland tewas.

Lantas, bagaimana bisa KKB Papua menyusup masuk ke PT Freeport Indonesia saat itu?

Melansir dari Antara, Kapolda Papua bersama Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Herman Asaribab dan Kepala Badan Intelijen Daerah (Binda) Papua Brigjen TNI Abdul Haris Napoleon telah meninjau lokasi penembakan KKB Papua.

Usai mengecek lokasi penembakan, Kapolda Papua menyebut ada beberapa petunjuk yang ditemukan di sekitar lokasi penembakan, termasuk jejak kaki para pelaku.

"Sementara ini petunjuk saja di sekitar Kantor OB (Office Building) I yang mengarah ke korban yang meninggal yaitu Mr Grame.

Saya melihat jarak tembak antara pelaku dengan korban memang efektif.

Kami juga menemukan jejak kaki pelaku di sekitar situ," jelas Irjen Waterpauw.

Mantan Kapolda Sumatera Utara itu memperkirakan para pelaku yang berjumlah lebih dari delapan orang yang membawa beberapa pucuk senjata api laras panjang terbagi dalam dua kelompok.

Satu kelompok menembak para korban (Grame Thomas Wall dan Jibril MA Bahar serta Yosephine) dari balik pepohonan hutan yang berada di sisi kanan perkantoran PT Freeport Indonesia Kuala Kencana.

Sementara kelompok yang lain menembaki perkantoran PT Freeport Indonesia Kuala Kencana dari arah depan (utara), dengan posisi para penembak berada di sekitaran alun-alun Kuala Kencana.

Cara Cerdik KKB Papua Bisa Menyusup ke Freeport & Tembaki Karyawan, Manfaatkan Ruang & Keadaan Alam

Kapolda menduga para pelaku sudah terlebih dahulu masuk ke kawasan Kuala Kencana sebelum terjadi insiden penembakan itu.


"Mereka lebih dulu masuk ke sini. Bahkan Bapak Pangdam menduga sejak dari malam mereka sudah ada di posisi ini dengan memanfaatkan ruang dan keadaan alam itu sendiri.

Perkiraan kami, lokasi ini memang sudah mereka gambarkan secara detil.

Sepertinya mereka sudah sangat paham dengan wilayah ini dan sepertinya mereka sudah tahu arahnya untuk melakukan upaya efektif kepada siapa-siapa saja." kata Irjen Waterpauw.

Kapolda mengatakan jajarannya bersama TNI dan manajemen PT Freeport Indonesia akan segera mengevaluasi pengamanan kompleks perkantoran PTFI Kuala Kencana dan tempat-tempat vital dan strategis lainnya di kawasan itu.

Di sisi lain, katanya, tim gabungan Polri dibantu TNI tetap melakukan pengejaran terhadap para pelaku penembakan di Kuala Kencana itu.

Kronologi KKB Papua Tembak 7 Karyawan Freeport

KKB Papua Joni Botak diduga berperan dalam penembakan terhadap 7 pegwai PT Freeport Indonesia di wilayah OB 1, kawasan perkantoran dan pemukiman karyawan.

Pasca-penembakan tersebut, TNI/Polri melakukan pengejaran dan penyisiran di area tersebut dan melakukan razia.

Dari hasil investigasi sementara, aparat keamanan mendapatkan informasi, bahwa penembakan itu dilakukan sedikitnya delapan orang.


suka bermain poker .... gabung aja disini di jamin aman dan terpercaya se-indonesia banyak bonus-bonus menarik disini hanya minimal deposit 25.000 kamu bisa bermain sesuka kamu .. buruan gabung  tunggu apa lagi ....!


BANDAR DOMINO99 |  AGEN BANDARQ |  AGEN POKER 

Akhir-akhir ini, beberapa KKP Papua terpecah dan diisukan akan merebut kekuasaan yang selama ini dipegang oleh Goliat Tabuni.

Kondisi Goliat yang semakin renta membuat para KKB itu menjadikan area Freeport lahan peperangan.

Mengingat, di kawasan itu Goliat Tabuni tinggal. 

Namun, selama ini kawasan tersebut didiami oleh KKB Joni Botak.

Lantas bagaimana penembakan terhadap 7 karyawan Freeport terjadi? 

Berikut kronologinya  dalam artikel 'Teror KKB di Kawasan Freeport, Diduga Ulah Joni Botak hingga Lebih dari 8 Orang'.

1. Satu warga asing tewas

Ilustrasi: Sepak Terjang KKB Papua Joni Botak & Lekagak Telenggen, 2 Kubu yang Bersatu Mengincar PT Freeport

Ilustrasi: Sepak Terjang KKB Papua Joni Botak & Lekagak Telenggen, 2 Kubu yang Bersatu Mengincar PT Freeport (Kolase Youtube dan IST/Tribun Manado)

Graeme Thomas Weal (57), yang merupakan warga negara New Zeland tewas. Dia berprofesi sebagai konsultan layanan pusat.

"Dari aksi tersebut ada tiga korban, satu WNA asal New Zeland meninggal dunia dan dua WNI terluka," kata Kapolres Mimika AKBP I Gusti Gde Era Adhinata, kepada wartawan di Kantor Polsek Kuala Kencana, Senin sore.

Sementara itu, dua korban luka-luka adalah Jibril MA Bahar (49) dan Ucok Simanungkalit (57).

Jibril mengalami luka tembak di perut dan paha bagian kanan.

Sedangkan ucok tertembak di bagian siku tangan dan punggung belakang.

2. KKB Joni Botak dikejar

4 KKB Papua Bersatu Siap Serang dari Gunung Botak di Tembagapura, 5.000 Prajurit TNI/Polri Siaga

Sementara itu, Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw, aksi penembakan di kawasan penambangan emas Freeport itu diduga ulah gerombolan pimpinan Joni Botak.

Saat ini aparat keamanan tengah dikerahkan untuk melakukan pengejaran ke gerombolan tersebut.

"KKB dilaporkan melakukan penyerangan dengan menembaki karyawan saat berada di OB 1 Kuala Kencana.

Belum ada laporan terkait pengejaran yang dilakukan tim gabungan, karena anggota masih di lapangan," kata Waterpauw, dilansir dari Antara.

Sementara itu, lokasi penembakan langsung dijaga ketat aparat keamanan bersenjata.

3. Diduga lebih dari 8 orang

Berdasar keterangan yang diperoleh, beberapa saksi mata mengaku sempat melihat delapan orang memasuki area Kantor OB PT Freeport Kuala Kencana dengan menenteng senjata api.

"Pelaku diperkirakan lebih dari delapan orang.

Saksi-saksi melihat ada delapan orang membawa senjata api," jelas Era.

Sementara itu, saat penyerangan terjadi, Kantor OB PT Freeport Kuala Kencana dijaga oleh enam anggota Brimob yang tergabung dalam Satgas Amole.

Usai melakukan penembakan, para pelaku melarikan diri ke arah hutan di belakang Kuala Kencana tembus ke arah Mile 39.

"Upaya yang kami lakukan yaitu bersama Satgas Amole memperketat pengamanan di area Kuala Kencana dan terus berkoordinasi dengan semua satuan untuk melakukan pengejaran.

Malam ini juga kami akan melakukan razia skala besar di daerah-daerah rawan yang diduga menjadi perlintasan kelompok ini," kata Era.

4. PT Freeport sebut ada 7 korban

Tambang terbuka PT Freeport Indonesia, di Grasberg, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika

Sementara itu, menurut juru bicara PT Freeport Reza Pratama, korban kebrutalan anggota KKB itu berjumlah tujuh orang, satu di antaranya meninggal dunia.

"Kami sangat berduka atas kehilangan satu orang rekan karyawan yang meninggal dalam kejadian penembakan di area perkantoran PT Freeport Indonesia, di Kuala Kencana, Timika," kata Reza dalam keterangan pers yang diterima di Jayapura, Senin malam waktu Papua.


Empat orang korban lain dalam insiden penembakan mengalami cedera ringan dan telah mendapatkan perawatan di lokasi.



Viral Pengemudi Mobil Marah-marah Usai Tabrak Pria hingga Tewas di Karawaci, Polisi: Pengaruh Alkohol



CINTABERITA  - Tersangka kecelakaan maut di kawasan Perumahan Lippo Karawaci, Kota Tangerang bernama Aurelia (26) terbukti berkendara dalam keadaan mabuk.

Kanit Laka Lantas Polres Metro Tangerang Kota, Ipda Heri membeberkan bahwa mahasiswa yang kuliah di universitas di Tangerang itu mengonsumsi minuman keras asal Korea.

Heri pun meyakinkan kalau Aurelia berada di bawah pengaruh minuman beralkohol saat berkendara.

"Dia (Aurelia) waktu menabrak itu kan memang dalam kondisi habis minum minuman soju dan main chatting. sehingga tidak konsentrasi dan tidak tahu kalau di depan itu ada orang," jelas Heri saat dikonfirmasi, Selasa (31/3/2020).

Diduga, Aurelia mengonsumsi minuman haram tersebut beberapa jam sebelum berkendara di kawasan Perumahan Lippo Karawaci.

Diberitakan sebelumnya, mobil Brio hitam yang dikendarai Aurelia (26) menabrak korbannya bernamaAndre yang sedang berjalan kaki bersama anjingnya pada Minggu (29/3/2020) petang.

suka bermain poker .... gabung aja disini di jamin aman dan terpercaya se-indonesia banyak bonus-bonus menarik disini hanya minimal deposit 25.000 kamu bisa bermain sesuka kamu .. buruan gabung  tunggu apa lagi ....!


BANDAR DOMINO99 | AGEN BANDARQ | AGEN POKER 

Kejadian itu lantas viral terekam dalam video singkat berdurasi setengah menit menunjukkan pelaku justru bertengkar dengan istri korban.

Reaksi Aurelia pun menimbulkan tanya, sudah merenggut nyawa orang justru memarahi istri korban di samping jenazah Andre.

Mengenai hal tersebut, Heri pun menilai bahwa pelaku tidak menyadari bahwa dirinya telah menabrak Andre dalam kecepatan tinggi karena di bawah pengaruh minuman keras.

Sadar setelah mobil yang dikendarainya menabrak pohon dan mobilnya hancur di bagian kiri depan.

Akibat perbuatan lalainya, Aurelia dijerat Pasal 310 ayat (4) UU LLAJ, dalam hal kecelakaan sebagaimana dimaksud pada ayat (3) yang mengakibatkan orang lain meninggal dunia.

"Dengan ancaman paling lama enam tahun penjara," kata Heri.










Seorang Pasien Positif Covid-19 Meninggal Dunia di Medan, Korban Berstatus (PDP)




CINTABERITA  - Seorang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) COVID-19 yang dirawat di Rumah Sakit Bunda Thamrin, Kota Medan meninggal dunia, Selasa (31/3/2020).

Hal ini dibenarkan oleh Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Pemprov Sumut, Aris Yudhariansyah.

"Iya benar ada meninggal pasien PDP di RS Bunda Thamrin Medan, Meninggal sekitar jam 9 pagi hari ini," tuturnya kepeda Tribun Medan.

Ia menyatakan bahwa pasien tersebut udah menekuni rapid test dan hasil positif.

"Hasil rapid testnya positif itu semalam kita lakukan. Namun, hasil laboratorium berasal dari Jakarta belum keluar," tutur Aris.

Lebih lanjut, Aris  menyatakan bahwa pihaknya langsung laksanakan penyelidikan epidemiologi (PE) kepada rekan-rekannya di BNNP Sumut.

"Kita udah terasa hari ini Penyelidikan Epidemologi seluruh ke rekan kerja. Beliau bekerja di BNN Provinsi, kita cari pernah kontak eratnya," tegasnya.  

Pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Sumut ini menyatakan situasi terakhir pasien memadai berat dan udah 4 hari dirawat.

"Kondisinya demam, sesak nafas dan penurunan kesadaran. Sudah empat hari masuk dan dirawat di rumah sakit," bebernya.

Ia menyatakan bahwa barangkali besar pasien terkena di Medan karena tidak memiliki riwayat perjalanan ke luar kota atau luar negeri.

"Kalau berdasarkan penyelidikan selagi dia tidak ada pergi kemana-mana. Artinya ada barangkali terkena di Medan," pungkasnya.

Informasi yang dihimpun oleh Tribun Medan berasal dari beraneka sumber, pasien tersebut bekerja di Badan Nasional Narkotika (BNN) Provinsi Sumatera Utara.

Sang pasien juga dikabarkan merupakan warga Kabupaten Deliserdang dan tinggal di Kecamatan Pancur Batu.


3 Pasien PDP Covid-19 Meninggal

Petugas medis membawa Pasien Dalam Pengawasan (PDP) COVID-19 ke dalam ruang infeksius RSUP Adam Malik, Medan, Sumatera Utara, Rabu (18/3/2020).TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI

Perkembangan terkini perihal wabah Covid-19 (Virus Corona) disampaikan Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Kota Medan, dr. Edwin Effendi, Selasa (31/3/2020).  

Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Kota Medan berjumlah 495 orang sampai hari ini, Selasa (31/3/2020).

Kadis Kesehatan Kota Medan, dr. Edwin Effendi menyatakan ada 3 pasien berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang meninggal dunia di Kota Medan.

"Pasien ODP Di Kota Medan ada 495 orang lantas PDP adalah 58 orang dan lantas yang meninggal PDP ada tiga orang," tuturnya selagi konfrensi pers di Pemprov Sumut, Selasa (31/3/2020).

Ini adalah konfrensi pers pertama pihak Pemko Medan atau Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Medan sesudah begitu banyaknya persoalan yang berjalan di Kota Medan.

Dan Pihak Gugus Tugas Kota Medan gunakan sarana punya Pemprov Sumut/Gugus Tugas Pemprov Sumut. 

Ia menyatakan selagi ini keseluruhan pasien positif COVID-19 di Medan berjumlah 5 orang dan satu udah meninggal dunia.

"Yang positif COVID-19 ada 5 orang lantas yang meninggal positif ada satu," malah Edwin.

 Informasi yang dihimpun Tri bun satu pasien positif yang meninggal tersebut meninggal di Adam Malik berprofesi sebagai dokter, lantas tiga pasien PDP yang meninggal tersebar di RS Adam Malik seorang PNS, lantas di RS Siloam, Medan (wiraswasta), dan yang terakhir di RS Madani Medan (anggota Parpol PAN Sumut).

Edwin menyatakan bahwa perihal kematian ini bisa dikatagorikan perihal luar biasa (KLB).

"COVID-19 ini yang meningkat cepat jika untuk persoalan kesehatan ini udah juga perihal luar biasa. Kemudian angka kematian yang memadai tinggi ini berasal dari yang positif dan yang berstatus Pasien Dalam Pengawasan COVID-19.  

Ia juga mengakui bahwa selagi ini mobilitas masyarakat masih di tinggi di Kota Medan.

"Kemudian mobilitas masyarakat yang masih banyak di luar ini benar-benar beresiko untuk penularan COVID19 yang jadi perhatian kita," tutur Edwin.

Pesawat Lionair Jatuh di Bandara Manila Filipina Semua Penumpang dan Kru Tewas



CINTABERITA - Pesawat Lionair IAI 1124A Westwind jatuh dan terbakar saat lepas landas di Bandara Internasional Ninoy Aquino (NAIA), Minggu malam, 29 Maret 2020.

Semua penumpang dan kru pesawat yang berjumlah delapan orang dinyatakan tewas.

Otoritas Bandara Internasional Manila (MIAA) mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa insiden itu "terjadi di ujung landasan pacu 24 saat pesawat lepas landas, sekitar pukul 8 malam.

Pesawat dengan nomor registrasi RP-C5880 dan dioperasikan oleh perusahaan lokal Lionair, menuju Bandara Haneda di Jepang.

Pesawat hangus dilalap api.




"Sayangnya, tidak ada penumpang yang selamat dari kecelakaan itu," kata MIAA seperti dilansir rappler.com.

Di Twitter, Senator Richard Gordon mengatakan orang-orang di atas termasuk petugas medis penerbangan, perawat, dokter, 3 awak pesawat, dan seorang pasien dan pendamping pasien.

Dalam jumpa pers Minggu malam, pihak berwenang mengatakan penumpang dan kru terdiri dari 6 warga Filipina dan 2 orang asing - seorang Kanada dan seorang Amerika.

Namun nama-nama mereka belum dapat diungkapkan, menurut pihak berwenang.

MIAA mengatakan tim pemadam dan penyelamatnya segera dikirim ke lokasi setelah kecelakaan "untuk memadamkan api dengan busa kimia."

Api dipadamkan pada pukul 9:02 malam, menurut Biro Perlindungan Kebakaran.

Landasan pacu NAIA ditutup setelah kejadian.

General Manager MIAA Ed Monreal mengatakan landasan akan dibuka Senin pagi, 30 Maret.

Pesawat dengan nomor registrasi RP-C5880 diproduksi 1981 dan saat ini berusia 39 tahun.

Sebelumnya pesawat Ini dioperasikan di Kanada dan Spanyol.

IAI Westwind adalah jet bisnis yang awalnya diproduksi oleh Aero Commander, seperti Commander Jet 1121.

Pesawat ini dikembangkan oleh Amerika Serikat dan Isreal.

Menurut data pesawat IAI-1124 mengalami 22 kecelakaan dengan total 47 kematian.

Kecelakaan Lionair lainnya

Wakil Direktur Otoritas Penerbangan Sipil Filipina (CAAP) Don Mendoza mengatakan dalam konferensi pers bahwa pesawat itu "layak terbang" dan lisensi pilot masih berlaku.

Namun dia mengatakan CAAP akan mempertimbangkan untuk menerbangkan pesawat Lionair, karena ini adalah insiden fatal kedua yang melibatkan perusahaan dalam 7 bulan.

Pada 1 September 2019, sebuah pesawat evakuasi medis juga dioperasikan oleh Lionair jatuh di Laguna, menewaskan semua 9 orang.

"Kami sedang mempertimbangkan untuk menghentikan seluruh armada karena ini cukup mengkhawatirkan," kata Mendoza.

suka bermain poker .... gabung aja disini di jamin aman dan terpercaya se-indonesia banyak bonus-bonus menarik disini hanya minimal deposit 25.000 kamu bisa bermain sesuka kamu .. buruan gabung  tunggu apa lagi ....!

BANDAR DOMINO99 | AGEN BANDARQ | AGEN POKER 

"Tentu saja, kami akan melakukan penyelidikan menyeluruh tentang ini dan kami akan memberi tahu operator tentang langkah yang harus diambil."

Mendoza juga mengatakan pesawat yang jatuh pada hari Minggu telah digunakan untuk mengangkut pasokan medis ke Iloilo, Sabtu, 28 Maret.

Lionair, sebuah perusahaan yang berbasis di Filipina, berbeda dari Lion Air, maskapai bertarif rendah Indonesia.

Menurut situs webnya, Lionair menyediakan penerbangan charter dan evakuasi medis. Pada bulan September tahun lalu, sebuah penerbangan yang dioperasikan oleh Lionair jatuh di Laguna, sebuah provinsi di selatan Manila.



Pria MTH (20) Ditangkap Polisi setelah Diduga Menyebarkan Video Mesum Dengan Mantan Pacarnya

CINTABERITA - Kapolres Sumenep, AKBP Deddy Supriadi mengatakan, kasus penyebaran konten porno selanjutnya terungkap sesudah korban berinisial MN (16), geram disaat menyadari video mesumnya dengan tersangka tersebar di sarana sosial.

Terlebih, tersangka juga sempat mengirimkan capture foto video panas itu kepada korban.

"Dari situlah korban MN melaporkannya ke polisi," katanya seperti dilansir dari TribunJabar.id, Jumat (27/3/2020).

Mendapat laporan itu, polisi langsung melaksanakan penangkapan terhadap tersangka.

Setelah dijalankan pemeriksaan, tersangka mengaku sengaja menyebarkan video mesumnya dengan korban itu dikarenakan menjadi sakit hati.



Sebab, sesudah berpacaran selama dua tahun justru korban memutuskannya.

"Karena menjadi kesal dengan MN, tersangka MTH nekat menyebar atau mengirim video panas terjalin badan dengan korban ke salah satu kelompok WhatsApp," katanya.

Kepada polisi, tersangka juga mengaku selama berpacaran dengan korban selanjutnya udah berulang kali melaksanakan pertalian badan seperti suami istri.

Saat terjalin badan itu, tersangka sempat merekamnya gunakan ponsel.

"Berdasarkan pernyataan dari tersangka, ternyata selama berpacaran udah terjalin badan seperti suami istri selama 10 kali," katanya.

Atas perbuatannya itu, tersangka dijerat dengan pasal 45 ayat 1 UU nomer 19 Tahun 2016 mengenai transaksi informasi elektronik dengan ancaman 6 tahun penjara. 


Bingung cari bandar togel online ,terpercaya ..? Tak usah buingung gabung aja disni  hanya minimal depoosit 25000 kamu sudah bisa bermain disini di jamin ama n dan terpecya se-indonesia. 

Di Spanyol Korban Meninggal Akibat Covid-19 Dalam Sehari Mencapai 838 Orang



CINTABERITA - Pemerintah Spanyol mengambil kebijakan lockdown total setelah virus Corona atau Covid-19 merenggut ribuan nyawa warganya.

Satu hari setelah pengumuman lockdown total, terjadi peningkatan angka kematian.

dalam tempo satu malam sebanyak 838 orang meninggal dunia akibat terpapar Covid-19.

Berdasarkan data hingga Minggu (29/3/2020), tercatat angka korban meninggal dunia akibat virus corona di Spanyol sebanyak 6.528 orang.

Secara global, Spanyol berada di urutan kedua setelah Italia dalam angka kematian akibat corona.

Angka kasus positif Covid-19 juga mengalami peningkatan. Saat ini sebanyak 78.797 orang terinfeksi Covid-19 di Negeri Matador tersebut.

BINGUNG CARI BANDAR DAN AGEN BOLA TERPERCAYA ..? GABUNG DISINI SAJA HANYA MINIMAL DEPOSIT 25000 KAMU SUDAH BISA BERMAIN BANYAK PERMAINAN DENGAN MENGGUNAKAN 1 USER ID SAJA . 


AGEN SBOBET |  BERITA BOLA  | AGEN IBCBET



Angka itu naik signifikan dibanding data sehari sebelumnya, yakni 72.248 kasus positif corona.

Diketahui, keputusan lockdown total ini merupakan langkah terbaru pemerintah dalam menghadapi penyebaran virus corona.

Perdana Menteri Pedro Sanchez, dalam pidatonya di televisi, Sabtu (28/3/2020) malam, mengumumkan bawah semua pekerja harus tinggal di rumah selama dua pekan.

Pedro Sanchez mengatakan para pekerja akan tetap menerima gaji seperti biasa.

Serikat pekerja menyambut baik langkah-langkah tersebut dan akan mematuhi aturan baru pemerintah.

Di ibu kota Madrid, jalan-jalan sepi terpantau sepi pada Minggu (29/3/2020) pagi.

Polisi setempat pun melakukan patroli dengan menghentikan bus dan mobil untuk memeriksa para penumpang dan menanyakan alasannya keluar dari rumah.

Sekolah, bar, restoran, dan toko-toko yang menjual barang-barang ditutup sejak 14 Maret lalu kecuai toko-toko yang menjual kebutuhan pokok.

Penyebaran Global

Secara global, virus Corona sudah menyebar ke 202 negara.

Merujuk dari data worldometers, hingga Minggu (29/3/2020) pukul 14.00 WIB, kasus infeksi Covid-19 di dunia telah mencapai 664,621.

Sementara untuk korban meninggal bertambah 34 orang, sehingga total ada 30.891 kasus kematian akibat Covid-19.

Kendati demikian tercatat sebanyak 142.368 orang dinyatakan berhasil sembuh.

Dari laporan tiap negara, Amerika masih menjadi negara tertinggi yang terpapar virus mematikan ini dengan 123,776 kasus.

Namun untuk angka kematian, Italia dan Spanyol memiliki jumlah kasus yang meninggal tertinggi dan telah melebihi data di China.

Hingga hari ini, kasus kematian di Italia sebanyak 10.023.


Sementara China berada di urutan ketiga dengan jumlah angka kematian tertinggi yakni 3.300 kasus.

Untuk Indonesia hingga Sabtu (28/3/2020) pukul 12.00 WIB, jumlah pasien positif Covid-19 sudah mencapai 1.155 kasus.

Tercatat 59 orang di Indonesia berhasil sembuh dari Covid-19, sementara sebanyak 102 pasien meninggal dunia.

Jumlah kasus Indonesia berada di bawah Arab Saudi yang memiliki 1.203 kasus dengan angka kematian empat orang.





Angka Kematian Pasien Positif Virus Corona Terus Bertambah di Indonesia, Terbanyak Ada DKI Jakarta



CINTABERITA - 102 pasien yang terinfeksi virus corona meninggal dunia. Juru berbicara pemerintah untuk penanganan virus Corona, Achmad Yurianto mengatakan angka itu berdasarkan information yang disatuka hingga Sabtu (28/3/2020) pukul 12.00 WIB.

Jumlah pasien Covid-19 yang meninggal mengalami menambahkan di 11 Provinsi, dan paling banyak berada di DKI Jakarta.

Total 62 pasien di DKI Jakarta meninggal dunia, disusul sesudah itu Jawa Barat sebanyak 17 orang dan Jawa Tengah sebanyak tujuh orang.

Wilayah Jawa Timur dan Banten hingga saat ini tercatat empat pasien virus corona yang meninggal dunia. Lalu ada Bali dan Daerah Istimewa Yogyakarta yang juga mencatatkan pasien meninggal virus corona sebanyak dua orang. 

Kepulauan Riau, Sumatra Selatan, Sumatera Utara, Sulawesi Selatan hingga kini baru satu orang pasien yang meninggal dunia.

Hingga Sabtu, keseluruhan kasus positif Covid-19 menjadi 1.155 kasus. Sebanyak 59 orang diantaranya sembuh dan 102 pasien meninggal.

Sebelumnya diberitakan, Jika Virus Corona atau covid-19 tak menyusut hingga bulan Ramadan, Sosiolog Imam Prasodjo prediksi tempat tinggal sakit hingga tenaga medis bakal kewalahan

Hingga kini kasus Virus Corona di Indonesia tak kunjung mereda, justru jadi meningkat.

Sosiolog Imam Prasodjo mengaku waswas lantaran banyak orang Indonesia yang tetap menyepelekan bahaya virus corona.

Ia juga memprediksi, jikalau Virus Corna tetap meningkat hingga bulan Ramadan, maka tempat tinggal sakit dan tenaga medis bakal kewalahan.

Imam Prasodjo membayangkan jikalau sikap orang Indonesia tetap banyak yang menyepelekan corona ini bertahan hingga bulan puasa, maka tempat tinggal sakit sanggup kolaps.


Angka Kematian Pasien Positif Virus Corona Terus Bertambah, Terbanyak Ada DKI Jakarta, Ini Faktanya


Hal ini lantaran sanggup menjadi masyarakat Indonesia banyak yang nekat untuk ibadah tarawaih berjemaah, mudik, atau kegiatan ibadah lain yang membuat kerumunan.

hal ini diungkapkan Imam dalam acara DUA SISI unggahan YouTube Talk Show tvOne, Kamis (26/3/2020).

Imam mengaku sejak awal kemunculan Virus Corona  telah punyai firasat, penularannya bakal parah.

"Saya telah memprediksi, virus ini mempunyai keganasan menular yang luar biasa yang kita kudu antisipasi," kata Imam Prasodjo.

Dari kesadaran bakal parahnya virus corona, Imam Prasodjo hingga terasa waswas.

Namun yang utama membuat Imam Prasodjo waswas bukan seberapa mematikan Virus Corona, namun betapa banyak orang Indonesia yang berasumsi enteng.

"Saya secara pribadi, aku juga waswas, namun waswas bukan dikarenakan virusnya, waswas pada masyarakat yang berasumsi enteng tanda-tanda mewabahnya virus ini," terang Imam Prasodjo.

Sosilogi Imam Prasodjo menyebut banyak orang yang tetap santai saja dan tidak menghiraukan imbauan pemerintah, di antaranya untuk menghindari kerumunan.

"Orang yang dengan benar-benar rileksnya, kita telah disarankan untuk tinggal di rumah, jangan laksanakan kerumunan, namun dia laksanakan itu juga," ungkap Imam Prasodjo.

Iapun menghendaki Indonesia sanggup mengikuti sikap warga negara lain seperti Korea Selatan yang warganya sanggup telaten tanpa lockdown.

Tanpa kudu aparat bersikap keras seperti di China.

"Nah itu yang membuat aku waswas, dikarenakan jikalau melihat apa yang terjadi di Korea misalnya, mereka luar biasa disiplin, tidak kudu ada lockdown, namun dia patuh pada wejangan terpapar atau memaparkan," terangnya.

Kekhawatiran Imam Prasodjo juga mengarah kepada wabah Virus Corona nanti kala bulan Ramadhan.


BINGUNG CARI BANDAR DAN AGEN BOLA TERPERCAYA ..? GABUNG DISINI SAJA HANYA MINIMAL DEPOSIT 25000 KAMU SUDAH BISA BERMAIN BANYAK PERMAINAN DENGAN MENGGUNAKAN 1 USER ID SAJA . 


AGEN SBOBET |  BERITA BOLA | AGEN IBCBET

Menurutnya, masyarakat kudu sejak saat ini didisiplinkan sehingga nantinya penularan tidak makin kritis akibat sikap nekat saat bulan Ramadan.

"Saya tuh ketar-ketir pada saudara-saudara kita yang sebangsa, yang berasumsi enteng pada apa yang terjadi," kata Imam Prasodjo.

"Apalagi nanti jikalau puasa, kita kudu ada persiapan bagaimana berikan kesadaran ibadah," sambungnya.

Sebagai pemeluk agama Islam, Imam mengaku dirinya juga pasti bakal sulit untuk tidak laksanakan ibadah Salat Tarawih berjemaah di masjid.

"Saya sebagai orang muslim pasti Tarawih berjamaah, itu satu hal yang sulit sekali untuk tidak dilakukan, dikarenakan telah terbiasa," kata Imam Prasodjo.

Namun Imam menyadari jikalau umat muslim tetap nekat untuk laksanakan ibadah yang berkerumun, maka korban Virus Corona bakal makin banyak dan tempat tinggal sakit makin kewalahan.

"Tetapi jikalau tetap dikerjakan juga, risikonya (besar).

Orang saat ini (pasien) telah 800-an lebih," kata Imam Prasodjo.

Bisa menjadi mereka telah terpapar Virus Corona atau terpapar dalam perjalanan sehingga menularkan kepada seluruh saudaranya di kampung.

"Apalagi nanti mudik.

Kebayang enggak jikalau perumpamaan masyarakat kita tidak benar-benar pikirkan bahwa ini adalah sesuatu yang berbahaya," ujar Imam.

"Dan sesudah itu mudik dalam situasi yang bisa saja terpapar dalam perjalanan dan menulari seluruh saudara," imbuhnya.








Heboh Oknum Polisi di Gresik Kerap Meraba & Cium Ibu Mertua di Kamar



CINTABERITA  - Terbongkar tindakan cabul oknum Polisi di Gresik, kerap meraba dan mencium ibu mertua di kamar, istri temukan foto di HP jadi bukti.

Mendadak heboh Seorang oknum polisi di Gresik dikira laksanakan pelecehan.

Tak tanggung-tanggung korbannya adalah orang dekat, yakni ibu mertua.

Aksi bejat oknum polisi Gresik ini akhirnya diketahui sang istri sesudah ibunya mengadu kerap terima pelecehan dari menantunya itu.

Bahkan sudah 7 kali oknum polisi tersebut berani meraba dan mencium ibu mertuanya di kamar sampai di tepi jalan.

Mengetahui hal itu, sang istri segera bergegas melapor ke propam dan minta sang suami yang dikira oknum polisi berpangkat Brigadir itu sehingga dicopot dari korps kepolisian.

Melansir Surya, informasi oknum polisi cabul ini didapat setela sang istri melapor ke propam Polres Gresik, Jumat (27/3/2020).

Oknum polisi berinisial NS (36) dikira laksanakan pencabulan terhadap ibu mertuanya, DM (50).


suka bermain poker .... gabung aja disini di jamin aman dan terpercaya se-indonesia banyak bonus-bonus menarik disini hanya minimal deposit 25.000 kamu bisa bermain sesuka kamu .. buruan gabung  tunggu apa lagi ....!


agen togel resmi | agen togel terpercaya |  bandar togel terpercaya 



Diketahui, ibu mertua NS ini merupakan ibu kandung istri NS, IT (25).

Belum diketahui, mengapa NS yang dikira oknum polisi itu pilih ibu mertuanya yang sudah berumur paruh baya.

Padahal, umur istrinya tetap muda, yakni 25 tahun.

Apalagi, NS dan IT baru saja menikah terhadap bulan September 2019 lalu.

Mulai terkuak satu per satu bukti sementara sang istri memahami ada sejumla foto wanita paruh baya di hp suami.

Rencananya, sesudah laporan polisi ditindaklanjuti, oknum polisi Gresik itu akan digugat cerai istrinya.

Dalam laporan yang dibuat IT dan DM, NS kerap kali laksanakan pecelehan meraba dan menciumi ibu mertua di kamar tidur dan di tepi jalan.

Jumat (27/3/2020), IT dan DM melaporkan tingkah laku NS tentang pencabulan dan pelecehan ke seksi profesi dan pengamanan (Propam) Polres Gresik.

Saat dikonfirmasi, Kasubbag Humas Polres Gresik, AKP Hasyim Asyari membetulkan laporan yang di terima oleh pihak korban yang sudah melapor terhadap Jumat (27/3/2020) ke Propam.

"Iya benar," singkatnya, Sabtu (28/3/2020).

Ibu mertua berani terang-terangan

DM, yang jadi korban dugaan pelecehan oleh menantunya sendiri baru memberanikan diri membuka secara terang-terangan ke keluarga.

Hal itu lantaran, dia mengaku sudah tidak kuat terima pelecehan oleh NS sejak Desember th. lalu.

Total sudah 7 kali dicabuli




Tidak sampai terkait badan ya," tuturnya sementara dilakukan konfirmasi awak media.

Korban baru berani melapor dikarenakan selama ini kasihan menyaksikan anaknya yang tetap berusia 25 th. mesti berpisah.

Sebab, umur rumah tangga anaknya belum sampai 1/2 tahun.

Namun, mengingat kelakukan menantunya itu malah makin menjadi, DM pun melaporkan ke polisi.

Meski tinggal bersama bersama keluarga besar korban.

Pelaku malah makin gencar laksanakan aksi bejatnya.

Mulai dari meraba dan menciumnya di kamar tidur, sampai di tepi jalan.

Bahkan lewat video call tetap laksanakan tindakan pelecehan.

"Korbannya tidak cuma satu. Ada termasuk yang akan melaporkan NS ini.

Sama-sama sudah berusia lanjut," kata dia.

Kliennya termasuk mengaku selama ini memergoki handphone pelaku berisikan gambar-gambar wanita lanjut usia.

Istri minta NS dicopot bersama tidak hormat.

Didampingi ibunya sendiri bersama kuasa hukum.

Dia minta sehingga suaminya dihukum setimpal.

Setelah persoalan ini, dia termasuk melayangkan cerai.

"Intinya, IT dan DM menghendaki NS dihukum seberat-beratnya dicopot bersama tidak hormat," pungkas Syafi'i.

Dikonfirmasi terpisah, NS dihubungi lewat lanjutan telephone tidak kunjung menjawab.

Melalui pesan singkat termasuk belum dibaca sampai berita ini diturunkan.







 
Copyright © 2014 Cinta Berita. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger