Viral    Unik    Olahraga    Politik    Ekonomi    SelebNews    Pasang Iklan    FILM   

Rekomendasi Posts



















Tampilkan postingan dengan label PERISTIWA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PERISTIWA. Tampilkan semua postingan

Warga di Desa Sebertung Kabupaten Langkat Dihebohkan Penemuan Mayat Yang Sudah Menjadi Tengkorak Didalam Sumur Tua



CINTABERITA - Warga di Desa Sebertung, Kecamatan Serapit, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara dihebohkan penemuan mayat yang sudah menjadi tengkorak di dalam sumur tua.

Diduga, mayat tersebut adalah Regi, pelajar kelas 2 SMA Dewantara Putra, Kecamatan Serapit, Kabupaten Langkat, yang sudah menghilang hampir tiga minggu.

Mayat tersebut dipastikan sebagai Regi, setelah orangtuanya datang dan mengenali sandal serta baju yang dipakai anaknya sebelum menghilang.

"Mayatnya ditemukan orang waktu panen kelapa sawit," ujar warga di lokasi penemuan mayat tersebut, Minggu 11 Agustus 2019.
Dan pelakunya adalah teman korban waktu masih kecil bernama DS.

Terkuak Pembunuhan yang dilakukan DS, terhadap Regi, pelajar SMA Dewantara Putra, Kecamatan Serapit, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, karena urusan utang piutang.

Kasat Reskrim Polres Langkat AKP Teuku Fathir Mustafa menyebutkan, pemuda 21 tahun yang tinggal di Dusun V, Desa Sumber Jaya, Kecamatan Serapit, Langkat tersebut sakit hati, karena korban tidak bisa membayar utang sebesar Rp 2 juta.

"Alasan korban pinjam uang, untuk berobat orangtuanya," jelas Fathir, Senin 12 Agustus 2019.

Satuan Reskrim Polres Langkat saat menangkap DS. (Foto :Tagar/Jufri Pangaribuan)

Mantan Kasat Narkoba Polres Deliserdang itu menjelaskan, menurut pengakuan DS, awalnya Regi menghubunginya untuk meminjam uang.

Regi berjanji kepada DS, akan mengembalikan dalam waktu satu bulan. Namun, karena korban tidak bisa menepati waktu pengembalian, dia kemudian meminta tambahan waktu satu minggu.

Setelah tiba waktu yang mereka janjikan, pelajar 17 tahun itu lagi-lagi tak mampu membayar, karena belum memiliki uang.

Lalu, pada Jumat 26 Juli 2019, DS menghubungi korban agar menemuinya di daerah Parik Kelingking. Di sana pelaku sedang memancing.

"Tapi, pelaku sudah membawa pisau. Kita belum tahu pisau itu disiapkan pelaku untuk membunuh korban atau untuk hal lain," ungkapnya.

Pelaku berusaha melawan polisi. Terpaksa kita tembak kakinya

Setelah keduanya bertemu, mereka sempat beradu argumen terkait uang tersebut. Pelaku yang tidak senang langsung menganiaya korban.

"Korban sempat melawan dan menggigit jari kelingking pelaku," sambungnya.

Kemarahan pelaku semakin memuncak, ia menendang dada korban hingga tersungkur. Kepalanya berdarah, terbentur ke pohon kelapa sawit.

Saat itu, posisi korban telungkup. Pelaku kemudian menduduki tubuh korban dan menghujamkan pisau ke pinggang korban, hingga tidak sadarkan diri.

"Di situlah pelaku mendorong tubuh korban ke dalam bekas sumur tua yang ada di sana. Menutupi tubuh dan menguburnya," kata perwira yang pernah menjabat Kasat Reskrim Polres Labuhanbatu itu.

Sementara sambungnya, sepeda motor Yamaha Scorpio milik korban pada hari itu ditutupi pelaku menggunakan pelepah daun kelapa sawit, agar tidak diketahui orang lain.

"Usai membunuh dan mengubur mayat korban, pelaku pulang," jelasnya.

Keesokan harinya, pelaku kembali datang ke lokasi pembunuhan sambil membawa tiga cat piloks, kunci dan obeng.

"Pelaku melepas seluruh kap motor korban dan mencat agar tidak ketahuan orang lain serta dibawa ke bengkel ganti ban," sambungnya.

Setelah 15 hari usai pembunuhan, Sabtu 10 Agustus 2019, masyarakat mendapati jasad yang sudah menjadi tengkorak terkubur di dalam bekas sumur tua.

Usai melakukan penyelidikan dan meminta sejumlah keterangan saksi, Satuan Reskrim Polres Langkat menangkap pelaku pada Minggu 11 Agustus 2019 sekitar pukul 01.00 WIB dari rumahnya.


Suka main lotre dan bingung cari bandar lotre online terpercaya.....? Tak Usah Bingung lagi uda gak jaman ini ada bandar oline terpercaya se -indonesia dan paling aman ... hanya dsini dengan minimal dposit 25.000 kamu bisa bermain sesuka hatimu banyak bonus dan hadiah menarik lainya.

bandar togel | bandar togel terbaik | bandar togel terpercaya


Image and video hosting by TinyPic

Seorang Supir Truck di Bunuh Dengan Sadis Oleh Pekerja Rumah Makan


CINTABERITA - Seorang sopir truck di bunuh pekerja rumah makan dengan sadis saat tidur istirahat di sebuah rumah makan di mesuji.

Satu korban penganiayaan di jalan lintas timur Sumatera, Desa Wirabangun, Mesuji tewas sekitar pukul 03.30 WIB, Minggu (11/8). Ia adalah Sunarto (40), warga Jambi. Lelaki yang berprofesi sebagai sopir ini meregang nyawa dengan luka parah di leher dan dagu. Seorang lagi, Siswandi, warga Kalianda, Lampung Selatan mengalami luka bacok di lengan dan punggung.
.
Polisi mengamankan Azis (30), karyawan Rumah Makan WK yang diduga sebagai pelaku. Barang bukti yang disita berupa golok dan baju korban.
.
Kasatreskrim Polres Mesuji AKP Dennis membenarkan peristiwa tersebut. Penganiayaan terjadi di rumah makan tempat Azis bekerja. Belum diketahui motif penganiayaan itu.
Menurut Dennis, berdasar keterangan Siswandi, saat kejadian, ia sedang tidur. Lelaki yang juga bekerja sebagai sopir ini terbangun ketika mendengar suara benda keras. 
.
“Saksi Siswandi bangun dan melihat leher korban Sunarto telah terluka hingga hampir putus,” kata Dennis.
Dari sini, Azis yang tidak memiliki tangan kiri ini menyerang Siswandi. Ia sempat menangkis dengan tangan hingga terluka. “Setelah itu, tersangka melarikan diri,” ujarnya.
.
Mendapat informasi penganiayaan, anggota Polres Mesuji menuju lokasi kejadian dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Bersama pemilik rumah makan, polisi berusaha mengejar Azis.
.
Lelaki itu berhasil ditangkap tidak jauh dari lokasi kejadian. “Tersangka kami bawa ke Mapolres. Barang bukti yang disita, golok dan baju korban,” sebut dia.

Dennis melanjutkan, pihaknya masih mengembangkan kasus tersebut. Termasuk mendalami motif penganiayaan yang menewaskan Sunarto.


Suka main lotre dan bingung cari bandar lotre online terpercaya.....? Tak Usah Bingung lagi uda gak jaman ini ada bandar oline terpercaya se -indonesia dan paling aman ... hanya dsini dengan minimal dposit 25.000 kamu bisa bermain sesuka hatimu banyak bonus dan hadiah menarik lainya. 

agen togel resmi |  agen togel terpercaya | bandar togel terpercaya 


Image and video hosting by TinyPic

Penjagal Hewan Kurban Meninggal Dunia Secara Mendadak di Atas Sapi yang Siap Disembelih




CINTABERITA - Seorang warga Kelurahan Melong, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi meninggal dunia disela-sela pengurusan hewan kurban kala Iduladha 1440 Hijriyah, Minggu 11 Agustus 2019. Warga yang diketahui tak miliki riwayat penyakit itu meninggal di wilayah penyembelihan hewan kurban.

Warga bernama Asep Hadad itu bermukim di Kampung Sukarintih, Kelurahan Melong, Kecamatan Cimahi Selatan. Saat kejadian, dia hendak menyembelih hewan kurban milik masyarakat.

Lurah Melong, Deden Hidayat membenarkan perihal tersebut. "Berdasarkan hasil pengumpulan Info dari masyarakat, terkandung warga Sukarintih yang meninggal dunia atas nama Asep Hadad kala mengurus hewan kurban untuk disembelih," ujarnya.

Kejadian tersebut diabadikan warga setempat di dalam video sebagai dokumentasi kegiatan. Dalam gambar, Asep Hadad mengenakan peci, kaos biru, celana hitam, dan juga sepatu bot hitam. Dia mendekati sapi yang hendak disembelih. Saat sapi sudah terbaring di lapangan, Asep Hadad bersiap menyembelih hewan tersebut.

Tangan Asep Hadad kemudian sibuk memintal tali tambang sambil terlihat hendak duduk di samping sapi. Namun, tiba-tiba tubuh Asep Hadad ambruk tersungkur sampai menimpa sapi. Warga segera berusaha membangunkan Asep Hadad dan segera membopongnya, tapi dia sudah tak bernyawa.

Begadang menunggui hewan kurban

Menurut Deden, warga menyatakan Asep Hadad tidak miliki riwayat penyakit serius. "Tidak tersedia penyakit. Cuma, pada malam hari beliau begadang menunggui hewan kurban. Mungkin kecapekan, atau tiba-tiba pusing, bisa juga serangan jantung mendadak, kita tidak sadar secara medisnya. Beliau meninggal dunia di lokasi," katanya.

Aparat Kelurahan Melong menyatakan ikut belasungkawa atas kematian Asep Hadad. "Ini musibah. Kami ikut berduka cita, semoga Pak Asep husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan mendapat kesabaran," katanya.

Deden mengatakan, tak hanya video yang direkam warga Kampung Sukarintih berkenaan meninggalnya Asep Hadad, di dunia maya beredar pula video seorang pria yang ditendang sapi kala hendak disembelih. Video tersebut sempat dipercayai terjadi di Kampung Sukarintih. Namun, Deden menepis kabar bahwa peristiwa itu terjadi di Melong. "Tidak tersedia kontak fisik pada warga Sukarintih bersama sapi kurban. Mungkin itu kejadian di area lain," ucapnya.




Bingung cari bandar bola online...!!!!  sekarang uda gak jaman lagi bingung langsung gabung aja disini hanya minimal deposit 50000 kamu sudah bisa bermain disini.., buruan gabung tunggu apa lagi..! 

Agen Judi Online Terpercaya |  Agen Bola Terpercaya | Agen Poker Terpercaya 

Image and video hosting by TinyPic

Berani Aniaya Kapolsek, Anggi Bandar Besar Narkoba Kota Medan yang Ditembak Mati


CINTABERITA  - Nekat aniaya Kapolsek Patumbak AKP Ginanjar Fitriadi terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Colombia, Medan, bandar besar narkoba asal Kota Medan ditembak mati.

Bandar narkoba ini merupakan sosok yang ditakuti oleh penduduk kira-kira dikarenakan sudah meresahkan bersama sediakan barang haram pada warga.

Pelaku berinisial A atau Anggara alias Anggi.

Siapa sosok Anggi yang berani keroyok seorang perwira polisi Kapolsek Patumbak?

Tak perlu waktu yang lama, pelaku pengeroyokan sekaligus bandar itu tewas meregang nyawa usai timah panas menembus tubuhnya waktu ditangkap.

Komandan Polsek Patumbak di awalnya mengalami luka-luka dihajar penjahat bandar besar narkoba CS di Kota Medan.

Bandar Narkoba dan komplotannya melawan waktu bakal ditangkap AKP Ginanjar bersama anak buahnya yang berjumlah belasan orang.

Ginanjar dikeroyok bandar narkoba, hingga alami luka-luka dan terpaksa perlu meraih perawatan intensif di tempat tinggal sakit, Kamis (8/8/2019) sore.

Kasat Narkoba Polrestabes Medan AKBP Raphael Sandy Cahya Priambodo menyebutkan kronologi penganiayaan yang dialami bahwa sebelum akan penganiayaan terjadi, pada Selasa (6/8/2019) Polsek Patumbak mendapat info dan pengaduan soal maraknya peredaran narkoba di Jalan Karya Marindal I Gang Rukun.

Mendapat ada laporan masyarakat, polisi lantas melaksanakan penyelidikan pada Kamis (8/8/2019) kira-kira pukul 17.00 WIB.

Nekat aniaya Kapolsek Patumbak AKP Ginanjar Fitriadi terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Colombia, Medan, bandar besar narkoba asal Kota Medan ditembak mati.

Bandar narkoba ini merupakan sosok yang ditakuti oleh penduduk kira-kira dikarenakan sudah meresahkan bersama sediakan barang haram pada warga.

Pelaku berinisial A atau Anggara alias Anggi.

Siapa sosok Anggi yang berani keroyok seorang perwira polisi Kapolsek Patumbak?

Tak perlu waktu yang lama, pelaku pengeroyokan sekaligus bandar itu tewas meregang nyawa usai timah panas menembus tubuhnya waktu ditangkap.

Komandan Polsek Patumbak di awalnya mengalami luka-luka dihajar penjahat bandar besar narkoba CS di Kota Medan.

Bandar Narkoba dan komplotannya melawan waktu bakal ditangkap AKP Ginanjar bersama anak buahnya yang berjumlah belasan orang.

Ginanjar dikeroyok bandar narkoba, hingga alami luka-luka dan terpaksa perlu meraih perawatan intensif di tempat tinggal sakit, Kamis (8/8/2019) sore.

Kasat Narkoba Polrestabes Medan AKBP Raphael Sandy Cahya Priambodo menyebutkan kronologi penganiayaan yang dialami bahwa sebelum akan penganiayaan terjadi, pada Selasa (6/8/2019) Polsek Patumbak mendapat info dan pengaduan soal maraknya peredaran narkoba di Jalan Karya Marindal I Gang Rukun.

Mendapat ada laporan masyarakat, polisi lantas melaksanakan penyelidikan pada Kamis (8/8/2019) kira-kira pukul 17.00 WIB.



Petugas yang tidak mengidamkan buruannya kabur begitu saja, lantas melaksanakan pengejaran pada tersangka.

Sesampainya di jalan besar, ternyata tersangka tidak sendirian.

Ia dan lebih kurang 20 orang rekannya lantas melaksanakan pengeroyokan pada Ginanjar dan anggota Polsek Patumbak pakai senjata tajam.

"Kapolsek Patumbak alami luka di muka tepatnya pipi kiri dibawah mata dan lengannya. Kemudian dilarikan oleh anggotanya ke RS Colombia peranan meraih perawatan medis," sebut Raphael.

Usut punyai usut, ternyata tersangka berinisial S merupakan adik kandung berasal dari bandar besar Anggi.

Satres Narkoba dan Tim Pegasus Polrestabes Medan yang mendapat informasi Kapolsek Patumbak dianiaya bandar narkoba, langsung melaksanakan pengejaran dan menyeser di seputaran tempat tinggal tersangka.





Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto kala menjenguk kondisi anggotanya, Kapolsek Patumbak AKP Ginanjar di tempat tinggal sakit Mitra Medika Medan.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto kala menjenguk kondisi anggotanya, Kapolsek Patumbak AKP Ginanjar di tempat tinggal sakit Mitra Medika Medan. 

Tak butuh kala lama, tersangka pada akhirnya sukses dibekuk kala berusaha bersembunyi di kamar mandi punya salah seorang warga.

Petugas mendapatkan barang bukti 5 plastik klip berukuran tengah berisi sabu, 5 plastik klip berukuran kecil berisi sabu, timbangan elektrik ratusan plastik dan duwit Rp 300 ribu hasil penjualan narkoba.

Tersangka lantas dibawa untuk dikerjakan pengembangan melacak barang bukti lainnya.

Setibanya di Jalan Marindal belakang Pabrik Alumex, tersangka melaksanakan perlawanan dan berusaha melarikan diri.

Kita telah beri tambahan sebagian kali tembakan peringatan ke udara tapi tidak diindahkan. Petugas pada akhirnya terpaksa melaksanakan tindakan tegas terukur bersama menembak tersangka," beber Raphael.

Bukannya menyerahkan diri, tersangka yang telah didalam posisi terluka justru melompat ke parit.























Tersangka yang telah tak berdaya lantas dibawa polisi ke RS Bhayangkara Medan untuk meraih perawatan.

Setelah sebagian jam dirawat tersangka pada akhirnya tewas

"Tersangka A telah lama menjadi obyek operasi. Dia ini lihai, gara-gara didalam seminggu ia dapat menjajakan setengah sampai satu kilogram sabu," urainya.

"Pokoknya, kita tidak bakal berhenti disini, kita masih melaksanakan pengembangan untuk melacak jaringan narkoba berasal dari tersangka," tegas Raphael.

Kapolsek Patumbak AKP Ginanjar yang berulang kali cobalah dikonfirmasi tidak mengangkat telepon.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Patumbak Iptu Budiman Simanjuntak yang dikonfirmasi membenarkan ada pengeroyokan yang dialami Kapolsek Patumbak.

"Waktu itu kita kembali GKN. Terus kala tersangka mau diamankan, sebenarnya ada perlawanan dan Kapolsek sempat terluka terkena senjata tajam," kata Budiman.

"Tapi kala ini, kondisi Kapolsek telah enggak apa-apa kok," sambungnya.

Ditanya siapa nama detail berasal dari tersangka A yang telah tewas terkena timah panas, Iptu Budiman enggak menyebutkan secara detail.

"Nanti saja ya tunggu di release," tutup Budiman.


Bingung cari bandar bola online...!!!!  sekarang uda gak jaman lagi bingung langsung gabung aja disini hanya minimal deposit 50000 kamu sudah bisa bermain disini.., buruan gabung tunggu apa lagi..! 


Image and video hosting by TinyPic

Akibat Ban Blakang Pecah, Truck Bermuatan Batu Masuk ke Dalam Selokan Sedalam Dua Meter




CINTABERITA - Terjadi kecelakaan tunggal di Tanjakan Mbah Singo RT 3 RW 10, Desa Pendem, Kecamatan Mojogedang, Karanganyar terhadap Minggu (11/8/2019) siang tadi.

Kecelakaan tersebut berjalan terhadap pukul 12.30 WIB dan dialami oleh truk dengan nomor polisi AD 1317 ZE.

Kronologinya, truk yang bermuatan batu bata tersebut berjalan dari arah timur menuju ke arah Mojogedang.

Sesampainya truk di Tikungan Mbah Singo RT 3 RW 10 Desa Pendem, truk mengalami pecah ban dibagian belakang kiri, agar membawa dampak truk oleng ke sebelah kiri dan masuk ke didalam selokan sedalam dua meter.

Akibat kecelakaan tunggal tersebut empat orang jadi korban dengan terjepit di didalam kabin truk.

Empat korban tersebut di antaranya Oky (35), Karno (40), Widodo (30), Dino Tristiawan (27), dan seluruh korban berasal dari Kelurahan Srimulyo, Kecamatan Gondang, Kabupaten Sragen.

Oky selaku pengemudi truk sementara ini tengah dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sidodadi Sragen, Widodo dirawat di RSUD Kartini.

Sedangkan Karno dan Dino Tristiawan mendapat perawan di RSUD Moewardi Solo.

Dalam kecelakaan tersebut proses evakuasi dibantu oleh bermacam pihak layaknya tiga personel Polsek Mojogedang, dua personel Koramil Mojogedang, dan dibantu oleh relawan lokal dengan masyarakat.

Dua mobil ambulan relawan Rendan dan satu unit mobil ambulan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) datang untuk mendukung proses evakuasi.

Pada pukul 14.00 WIB seluruh korban udah bisa dievakuasi dan dibawa ke tempat tinggal sakit.


suka bermain poker .... gabung aja disini di jamin aman dan terpercaya se-indonesia banyak bonus-bonus menarik disini hanya minimal deposit 25.000 kamu bisa bermain sesuka kamu .. buruan gabung tunggu apa lagi ....!


BANDAR DOMINO99 |  AGEN BANDARQ | AGEN POKER

Image and video hosting by TinyPic

Bawa Pasien ke Medan, Ambulans Terbalik di Jalan Tol, 2 Orang Luka-luka


















CINTABERITA - Ambulans milik Rumah Sakit Vita Insani yang membawa 4 penumpang terbalik di Jalan Tol Medan-Tebing Tinggi, tepatnya KM 47.700, Dusun VI Desa Pasar Melintang Kecamatan Lubuk Pakam, Deliserdang, Sabtu (10/9/2019) sore. 

Informasi yang diperoleh  Sabtu (10/8/2019) malam, mobil ambulans Toyota Hilux, BK 1101 WU berikut didalam perjalanan membawa pasien dari Siantar menuju salah satu tempat tinggal sakit di Medan. 

mobil ambulans sementara itu dikemudikan Maruli Tua Pandiangan (45)–warga Jalan Melanthon Siregar, Gang Cantik Manis Lorong III, Kelurahan Marihat Jaya, Siantar Marimbun. 

Sementara penumpang di didalam mobil adalah, perawat Rudi Antonius Siringoringo (33), warga Jalan Gaharu, Kelurahan Kahean, Siantar Utara, drg Erita Flora Manurung (54), warga Kalan Setia Budi, Tanjung Sari, Medan Selayang.

Kemudian, Lestina Manurung (49), warga Jalan Beringin, Kelurahan Kahean, Kecamatan Siantar Utara dan pasien bernama Tionggung br Sirait (80), warga Jalan RS Brahmana, Kelurahan Sigulanggulang, Siantar Utara. 

“Semula mobil ambulan RS Vita Insani mampir dari arah Tebing Tinggi menuju ke arah Medan.

Namun, setiba di wilayah kejadian, tiba-tiba mobil mengalami pecah ban belakang,” kata Kasat Lantas Polres Deliserdang, AKP Budiono Saputro, Sabtu (10/8/2019) malam. 

Akibatnya, pengemudi segera kehilangan kendali dan terbalik ke persawahan warga yang berada di sebelah kiri ruas jalan tol tersebut.

Dua penumpang, yaitu drg Erita Flora Manurung dan Tionggung br Sirait mengalami luka-luka menyusul insiden tersebut. “Kedua korban sementara ini mendapat perawatan di RSU GrandMed Lubukpakam,” pungkas Budiono.

suka bermain poker .... gabung aja disini di jamin aman dan terpercaya se-indonesia banyak bonus-bonus menarik disini hanya minimal deposit 25.000 kamu bisa bermain sesuka kamu .. buruan gabung tunggu apa lagi ....!

BANDAR DOMINO99 | AGEN BANDARQ | AGEN POKER 


Image and video hosting by TinyPic

Baru Menikah Seorang Pria Ditangkap BNN RI (Katanya, Miliaran Rupiah Disita



CINTABERITA - Seorang pria yang tinggal di Jalan Purwo, Gang Sahabat, Dusun 1, Desa Suka Makmur, Kecamatan Delitua, dikabarkan dijemput sejumlah petugas berpakaian sipil, Sabtu (10/8/2019) siang kemarin. 

Informasi yang disatuka metro24jam.com di lokasi, Minggu (11/8/2019) sore, pria berinisial MAZS dengan kata lain Agam, dikira ditangkap oleh personel BNN RI. 

Kedatangan mendadak sejumlah petugas dan segera laksanakan pengepungan di kediaman Agam itu sempat mengakibatkan kaget warga sekitar. 

“Banyak kali yang datang, lebih barangkali sepuluh orang itu. Macem-macem, tersedia yang celana pendek, tersedia yang rambut gondrong, tersedia yang dikucir, macem lah,” tutur seorang ibu tempat tinggal tangga di kurang lebih lokasi. 

“Ada 3 kali orang itu bolak-balik berasal dari sini. Berapa kali kepetuk, padahal saya sengaja nggak melihat.

Eh kepetuk lagi kemarin,” sebut warga itu. Menurut warga, terhadap penggrebekan siang itu, setidaknya tersedia delapan mobil mendadak masuk ke kawasan pemukiman mereka dan segera parkir di kurang lebih lokasi. “Ke gang rumahnya kan gak mampu masuk mobil, menjadi hingga di sini ajalah. Jadi mobil itu tersedia yang parkir dekat musholla itu tersedia dua, di depan tersedia dua, di belakang pun tersedia terkecuali gak salah,” sebutnya lagi. 

Penangkapan Agam pun mengakibatkan warga setempat terheran-heran. Pasalnya, sepanjang ini Agam dikenal mereka lumayan ramah. Warga pun hanya mengetahui bahwa pria yang belum lama menikah itu, sehari-hari bekerja sebagai supir. 


“Dia tu orangnya baik sebenarnya, lumayan ramah, bahagia berbagi. Tapi itulah, gak nyangka terhitung dia gitu kerjanya. Memang dia siang di tempat tinggal aja nampaknya, tapi terkecuali malam baru keluar,” timpal warga lainnya.

Ibunda Agam, pasca penggerebekan keluar duduk di beranda tempat tinggal mereka sembari menangis. Wanita itu seolah tak menyangka bahwa putranya akan ditangkap karena dikira terlibat di dalam sindikat pengedar narkotika internasional. 

Kepala Dusun setempat, Isnin (54), kala dikonfirmasi metro24jam.com mengaatakan, Agam tidak tercatat sebagai warga di lingkungan tersebut. 

Namun dia mengakui, sementara penggrebekan itu, ibunda Agam berada di tempat tinggal selanjutnya ketiga petugas masuk menggrebek. “Sebenarnya kan dia bukan warga kita, hanya berdomisili di sini. Aslinya dia masyarakat kotamadya (Medan).

Maka, kecuali tersedia apa-apa, kita pun ngak ngerti kali,” sebut Kadus di lokasi. Rumah yang digrebek selanjutnya termasuk tetap berstatus warisan orangtua Agam. 

“Jadi ini tempat tinggal warisan, belum dipecah. Jadi tempat tinggal ini bukan atas nama dia. Dia pun baru-baru ajalah di sini, semenjak menikah itu lah,” imbuhnya. Menurut warga, Agam baru lebih dari satu bulan saja menikah dengan wanita warga Jalan Lestari, Desa Kedai Durian, Kecamatan Delitua, Deliserdang. “Istrinya pun lagi hamil muda itu, paling jalur 2 bulan,” kata mereka.

“Waktu si Agam itu didatangi, orang itu (petugas) nanyak. 

‘Siapa yang namanya Agam?’ Terus dijawab dia, ‘Saya Agam’,” sebut warga sembari ulangi pembicaraan petugas dengan Agam. Saat digiring, tangan Agam disebut diikat dengan lakban. “Bukan digari, tetapi memanfaatkan itu macam selotip itu,” katanya. Agam termasuk disebut lebih dari satu kali digiring berkeliling di kawasan tersebut. 

“Dibawa ke sana, terus ke belakang, baru ke kuburan. Si Agamnya diam aja gak melawan,” katanya. Setelah dibawa lebih dari satu kali berkeliling, Agam lantas pasrah dimasukkan ke di dalam mobil dengan seorang terduga lain yang belum diketahui identitasnya. 

Menurut warga, sementara itu tersedia seorang pria yang sempat merekam penggerebekan selanjutnya dengan HP. Namun akhirnya, pria itu dipanggil petugas dan disuruh menghapus rekaman tersebut. “Udah hebat kau merekam-rekam? Mau jadi artis kau? Kau hapus itu!” sebut petugas selanjutnya layaknya ditirukan warga. 

“Dia (perekam) sebetulnya bukan orang sini,” timpal warga lainnya. Dari kediaman Agam, petugas termasuk disebut mengamankan duwit diduga hasil transaksi penjualan barang haram narkotika. 

Jumlahnya pun tak tanggung-tanggung dan disebut capai miliaran rupiah. “Ada yang dengar-dengar sementara orang itu (petugas) ngitung di dalam. Katanya miliaran lah. Tapi gak taulah, soalnya gak tersedia yang keluar uangnya,” sebut warga.

Warga pun menduga bahwa Agam selama ini bertugas sebagai pengutip duwit setoran hasil penjualan narkoba. Selain itu, petugas yang disebut berasal dari BNN RI itu termasuk menngamankan 4 unit sepedamotor, tiap-tiap 2 unit Yamaha RX-King, 1 unit Kawasaki Ninja dan 2 unit Yamaha Vixion dan sejumlah kartu ATM berasal dari beragam bank. 

“Tapi kayaknya [motor] Ninja-nya gak hidup. Aku dengar ngengkol-engkol orang itu,” sadar warga lagi. “Malam itu, orang itu (petugas) mampir lagi ngambil mobil pickup.

Orang itu mampir naik mobil Toyota Rush BK 1401…, gak ingat [seri] belakangnya,” timpal warga lagi.

Kepala Desa Suka Makmur, Suyetno (53) kala dikonfirmasi lewat sambungan telephone Minggu (11/8/2019), membetulkan ada penggerebekan yang dikerjakan personel BNN RI di desanya itu. “Iya ada, dengar-dengar hasil pengembangan itu bang,” kata Kades.


Suka main lotre dan bingung cari bandar lotre online terpercaya.....? Tak Usah Bingung lagi uda gak jaman ini ada bandar oline terpercaya se -indonesia dan paling aman ... hanya dsini dengan minimal dposit 25.000 kamu bisa bermain sesuka hatimu banyak bonus dan hadiah menarik lainya. 


Bandar Togel | Togel Online Terpercaya |  Bandar Togel Online Terpercaya


Image and video hosting by TinyPic

Gara-Gara Asik Video Call Dekat Rell,2 Emak-emak Sekarat Setelah ‘Tersambar’ Kereta Api





CINTABERITA -  Keasyikan melaksanakan video call berasal dari handphone, dua wanita ‘disambar’ kereta api di Lingkungan 2, Jalan Sumber Jaya, Kecamatan Siantar Martoba, tepatnya di belakang kantor Lurah Sumber Jaya, Jumat (9/8/2019) sekira pukul 18.00 Wib.

Informasi yang diperoleh, keduanya adalah Dewi Sekarsari (35), warga Jalan Sumber Jaya Lingkungan 2, Kelurahan Sumber Jaya, Kecamatan Siantar Martoba dan Rohani (39), warga Jalan Pipa Utama Gang Kuini, Kelurahan Sari Rejo, Kecamatan Medan Polonia, Medan.

Peristiwa itu berjalan tak lama sehabis keduanya keluar rumah dan berjalan-jalan di pinggiran rel. 

Sambil berjalan, keduanya melaksanakan video call di pinggir perlintasan kereta api tersebut. Tak lama kemudian, kereta api jurusan Pematangsiantar-Dolok Melangir melintas di sana. Namun, akibat keasyikan video call, bunyi klakson kereta api seolah tak dihiraukan keduanya. 

Sesaat kemudian, keduanya pun tersambar gerbong kereta api.

Keduanya pun terpental ke pagar seng warga yang berada di kira-kira rel selanjutnya dan segera tak sadarkan diri.

Masinis yang memahami ada orang terserempet segera menarik tuas rem. Tak lama kemudian KA pun berhenti dan sang masinis segera menyaksikan kondisi korban. Kapolsek Siantar Martoba, Iptu Resbon Gultom membetulkan ada momen itu.

 Dijelaskan Resbon, keduanya mengalami luka serius di anggota kepala dan pinggang. “Korban telah dibawa ke Rumah Sakit Horas Insani,” kata Resbon, Jumat (9/8/2019) sekira jam 21.00 Wib. 

Bingung cari bandar bola online...!!!!  sekarang uda gak jaman lagi bingung langsung gabung aja disini hanya minimal deposit 50000 kamu sudah bisa bermain disini.., buruan gabung tunggu apa lagi..! 

AGEN SBOBET | BERITA BOLA | AGEN IBCBET 

Image and video hosting by TinyPic

Dua Pria Ini Babak Belur di Amuk Warga Di Saat Sebagian Besar Warga Menyambut Hari Raya Idul Adha




CINTABERITA - Di pas beberapa besar warga menyambut hari raya Idul Adha 1440 H bersama senang cita, dua pria ini tambah babak belur diamuk massa.

Bukan tanpa alasan masyarakat memukuli dua pria ini, keduanya diamankan warga gara-gara kedapatan memetik mangga di pohon milik warga.

Kekesalan warga bukan gara-gara nilai barang curian yang diambil alih oleh pelaku, melainkan warga geram bersama aksi pencurian itu, pasalnya warga sekitar sering kehilangan sejumlah barang yang diduga ditunaikan oleh keduanya.

Tanpa ampun, ke-2 pria berinisial Rk (21) dan Bm (38), warga Jalan Arjuna itu menjadi sasaran amuk massa, tidak cuma memukuli, keduanya pun diikat di sebuah tiang garasi rumah warga, serta ditutup mata keduanya bersama lakban.

Kejadian itu sendiri terjadi Minggu (11/8) pagi tadi di Jalan Pirus, Samarinda Kota.

Rk mengakui dirinya diamuk massa gara-gara memetik mangga. Tidak cuma itu, Rk terhitung dulu memetik sukun di lokasi yang sama.

Dirinya pun tidak mengakui tuduhan warga yang mengatakan dirinyalah pelaku yang sering mengambil alih barang warga.

"Saya cuma dua kali ngambil di sini, mangga dan sukun saja. Tidak dulu tersedia yang lain," ucapnya sambil menghambat sakit, Minggu (11/8/2019).

Sementara itu, Bm mengaku tidak sadar menahu bersama perbuatan temannya itu. Namun, dirinya selamanya menjadi amukan massa, gara-gara pas itu sedang bersama bersama Rk.

"Saya datangin dia ini untuk minta pertanggung jawabannya, gara-gara pinjam motor aku tidak kembali-kembali. Ini senang kami ambil di warnet Jalan Pasundan. Saya tidak sadar kalau dia ngambil mangga," ucapnya.

Tidak berselang lama sehabis dipergoki warga. Keduanya kemudian diamankan jajaran personel Polsek Samarinda Kota. Sesampainya di Polsek, keduanya dihukum bersama terjadi jongkok menuju area tahanan. 



Suka main lotre dan bingung cari bandar lotre online terpercaya.....? Tak Usah Bingung lagi uda gak jaman ini ada bandar oline terpercaya se -indonesia dan paling aman ... hanya dsini dengan minimal dposit 25.000 kamu bisa bermain sesuka hatimu banyak bonus dan hadiah menarik lainya.

bandar togel | bandar togel terbaik | bandar togel terpercaya 
  Image and video hosting by TinyPic

Berawal Dari Reunian Sekolah Berujung Perselingkuhan, Pria Ini Tega Tinggalkan Istri dan 2 Anaknya


CINTABERITA - Seorang pria asal Klaten ditangkap polisi sebab melakukan teror peledakan petasan. Usut memiliki usut, ternyata teror itu dipicu sakit hati berlatar belakang perselingkuhan.

Bambang Murdoko (41) terasa kecewa pada Rubiyem, istri Sigit Purwanto yang menjdi korban teror peledakan petasan memuat paku.

Pasalnya, Bambang udah meninggalkan istri dan dua anaknya di Jakarta demi mencukupi permohonan sang wanita selingkuhannya, Rubiyem.

Tak dinyana, pengorbanan pulang kampung itu sia-sia. Rubiyem beralih anggapan dan menentukan tak melanjutkan perselingkuhan tersebut. Ia pilih selamanya tinggal dengan suami dan dua anaknya di Klaten.

Bambang mengaku udah lama berselingkuh dengan Rubiyem.

Hubungan gelap itu berlangsung pas reuni sekolah, jauh hari sebelum saat perayaan Idul Fitri 2019.

Bambang udah berkeluarga dan tinggal di Jakarta. Dia memiliki seorang istri dan dua anak.

Bambang dan Rubiyem kemudian dipertemukan pas acara reuni sekolah.

Usai reuni sekolah, pertalian antara Bambang dan Rubiyem tambah intim.

Mereka pun sempat berjanji untuk meninggalkan keluarga masing-masing.

Singkat cerita, Bambang menjelaskan udah meninggalkan keluarganya di Jakarta.

Dia pilih kembali pulang ke rumah orangtuanya di Desa Gumulan, Kecamatan Klaten Tengah, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Upaya itu, lanjut Bambang, demi mencukupi permohonan Rubiyem yang sempat menyatakan ingin hidup dengan Bambang.

Sebagai informasi, Rubiyem termasuk udah berkeluarga.

Memiliki seorang suami dan dua anak.

"Dia dulu bilang pilih hidup dengan saya. Saya disuruh kembali ke Klaten. Tetapi kok saat ini dia rujuk kembali dengan suaminya. Padahal saya udah mengakhiri pertalian dengan istri," ujarnya pas konferensi pers di Mapolres Klaten, Kamis (8/8/2019).

Merasa dikhianati, Bambang menentukan untuk meneror keluarga Rubiyem.

Aksi teror gunakan sisa petasan yang dibeli Bambang pas perayaan malam takbiran lalu.

"Saya beli petasan harganya Rp 120 ribu, masih ada. Tidak menjadi saya ledakkan, sebab pas itu bapak saya sakit jantung. Akhirnya cuma saya simpan untuk teror itu," ucapnya sembari menundukkan kepala.



Bingung cari bandar bola online...!!!!  sekarang uda gak jaman lagi bingung langsung gabung aja disini hanya minimal deposit 50000 kamu sudah bisa bermain disini.., buruan gabung tunggu apa lagi..! 

BANDAR BOLA ONLINE | AGEN SBOBET | AGEN IBCBET 




Image and video hosting by TinyPic

Usai Dikencani, SPG Cantik di Temukan Tewas Bersama Kondom Bekas



CINTABERITA - Bagus Putu Wijaya pelaku pembunuhan Sales Promotion Girl (SPG) cantik langsung melarikan diri usai membunuh Ni Putu di Yuniawati Penginapan Teduh Ayu II Kamar no 8 Jl Kebo Iwa Utara, Denpasar, Bali, Senin (5/8/2019).

Ia pergi dari Penginapan Teduh Ayu dengan membawa mobil Toyota Avanza yang digunakan korban.

Kemudian, Bagus Putu Wijaya, menggadaikan mobil tersebut dan uangnya digunakan untuk pelarian di ke Manado, Sulawesi Utara.

“Uang hasil menggadai mobil yang digunakan pelaku untuk melarikan diri datang ke Manado,” ujar Wakil Tim Resmob Polda Sulut, AKP Sugeng Wahyudi Santoso, Jumat (9/8/2019).

Malam itu, setelah membunuh korban, pelaku masih bersembunyi di sekitar Bandara Ngurah Rai.

Dia baru melarikan keesokan paginya dengan pesawat menuju Manado.

“Pesawatnya sempat transit di Surabaya baru ke Manado,” katanya.

Pengakuan pelaku

Berdasarkan keterangan pelaku Bagus Putu Wijaya (33), korban Ni putu Yuniawati adalah wanita yang baru dipacarinya selama sebulan.

"Saya baru sebulan pacaran sama dia dan kemudian bertemu di penginapan Teduh Ayu, Jalan Kebo Iwa Utara, Denpasar, Bali," kata pelaku saat diambil keterangan oleh Wakil Tim Resmob, Jumat (9/8/2019).
























"Kami sesudah itu bertengkar di dalam kamar dan korban menampar saya. Saya marah dan membekap dan juga menyumpal mulut korban sampai meninggal dunia,” sadar Sugeng.


Kronologi penangkapan

Kepolisian menangkap Bagus Putu Wijaya (33) tersangka pembunuhan Ni Putu Yuniawati di Ratahan, Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara, Jumat (9/8/2019).

Bagus Putu Wijaya merupakan tersangka pembunuhan Ni Putu Yuniawati di Bali.

Ia sempat buron sepanjang tiga hari dan melarikan diri ke Manado, Sulawesi Utara.

Bagus melarikan diri ke Manado dan bersembunyi di kediaman istrinya di Kelurahan Teling, Kota Manado.

Tim Resmob Polda Sulut, Tim Macan Polresta Manado, Tim Resmob Polda Bali, dan Tim Resmob Polresta Denpasar, mendapat informasi keberadaan Bagus di Kelurahan Teling.

Saat petugas menggerebek tempat tinggal istrinya, Bagus tak berada di lokasi.

Petugas konsisten mengupayakan mencari keberadaan pelaku dan mendapat informasi bahwa pelaku tengah berada di Ratahan, tempat tinggal saudara istrinya.

Waka Tim Resmob Polda Sulut AKP Sugeng Wahyudi Santoso mengatakan, pihaknya mendapat informasi keberadaan pelaku di Manado berasal dari Polda Bali.

"Nah waktu dapat informasi tersebut, kita tim kombinasi bergegas konsisten mencari keberadaan pelaku," katanya, Jumat (9/8/2019).

 Lanjut Sugeng, pelaku bakal dikirim ke Polda Bali pada, Sabtu (10/8/2019), sekitar pukul 07.00 Wita melalui pesawat terbang.

"Saat ini, pelaku dititip di Polda Sulut dan bakal dikirim pada Sabtu pagi ke Bali," kata dia.

Baru sebulan jadi SPG

"Kalau saya menyaksikan sepanjang korban bekerja itu seperti biasa masuk pagi dan pulang sore, kadang sih malam. Selama di kantor korban terlalu ramah, jikalau ketemu ya saling nyapa kita. Korban juga kan baru kerja sebulan jadi tetap ya belum begitu kenal terlalu dalam," ujar sumber yang tidak senang disebutkan namanya itu.

Setiap berangkat kerja dan pulang, rekannya ini menyaksikan korban tetap mengfungsikan kendaraan sendiri.

"Ya sepanjang korban bekerja kan absen pagi dan absen pulang. Memang waktu proses training, korban udah keluar kantor untuk menjual kendaraan kantor, ya bersua bersama klien. Setiap harinya korban mengfungsikan sepeda motor sendiri," jelasnya.

Namun sebelum saat perihal nahas tersebut, Ni Putu Yuniawatimemang keluar mendatangi kantor untuk absen dan diantar bersama mobil.

"Setiap harinya memang, korban mengfungsikan sepeda motor. Namun sebelum saat perihal itu, saya menyaksikan korban ke kantor untuk absen pulang itu bersama mobil putih, tidak sadar pasti saya no pelatnya itu," ujarnya.

























Menurut data yang ditunjukkan rekannya, korban diketahui punya banyak pengalaman 
bekerja di dealer otomotif jadi sebagai sales sampai supervisor.

"Iya korban jadi bekerja pada tanggal 2 Juli 2019. Ya sebulan lah," ujarnya.

Saat sadar kabar korban tewas, pihak kantor terkejut dan sesudah itu ada sebagian petugas polisi yang berkunjung untuk menanyakan keseharian korban.

"Yang pasti orang di kantor kaget semua. Kemudian ada polisi juga yang pernah berkunjung ke kantor untuk sadar formalitas korban," ujarnya.

Terlepas berasal dari formalitas korban di kantor, diketahui dalam proses penyidikan kabarnya ditemukan barang bukti lagi berbentuk alat kontrasepsi bekas mengfungsikan usai laksanakan interaksi intim.

Namun demikian belum diketahui pasti apa yang terungkap berasal dari penemuan kondom tersebut.

Adapun berkenaan penemuan tersebut waktu dikonfirmasikan kepada Wakapolresta Denpasar, AKBP Benny Pramono belum menanggapi lebih jauh.

"Ya kita tunggu saja, yang pasti nanti dirilis serupa Pak Kapolresta, ditunggu saja," ujarnya.

Terkait pelaku, sampai kini pihak Kapolresta Denpasar mengaku tetap laksanakan pencarian dan pengembangan info berasal dari saksi.

"Ya tetap proses pencarian pelaku dan pengembangan info oleh saksi-saksi. Yang pasti juga diawali berasal dari kontrol saksi-saksi, pengumpulan barang bukti, sampai kontrol CCTV di wilayah perihal untuk mengungkapkan identitas pelaku. Kemudian tetap tunggu hasil kontrol visum juga autopsi berasal dari tempat tinggal sakit Sanglah Denpasar pada jasad korban," ujarnya


suka bermain poker .... gabung aja disini di jamin aman dan terpercaya se-indonesia banyak bonus-bonus menarik disini hanya minimal deposit 25.000 kamu bisa bermain sesuka kamu .. buruan gabung  tunggu apa lagi ....!

AGEN POKER | AGEN DOMINO99 |  DOMINO ONLINE

Image and video hosting by TinyPic

 
Copyright © 2014 Cinta Berita. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger