Viral    Unik    Olahraga    Politik    Ekonomi    SelebNews    Pasang Iklan    FILM   

Rekomendasi Posts





















Tampilkan postingan dengan label PERISTIWA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PERISTIWA. Tampilkan semua postingan

Diculik 2 Pria Mistaerius, Ali Rahman Ditemukan Sudah tak Bernyawa di Rumah Sakit



CINTABERITA - Nasib malang dialami Ali Rahman (40), Warga Jalan Borboran, Lingkungan VII, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, meninggal dunia dengan kondisi mengenaskan.

Ali Rahman dijemput oleh dua pria berambut cepak dari kediamannya secara paksa, pada Minggu pagi (10/5/2020).

Medan, Adik kandung korban berinisial F mengisahkan, sebelum mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Pertamina Pangkalan Brandan, Minggu (10/5) usai sahur atau sekitar pukul 06.00 WIB, dua pria misterius mendatangi kediaman abangnya.

Kedua pria berperawakan bak aparat membawa paksa Ali Rahman ke lokasi pabrik pengolahan kepala sawit yang berada di perbatasan Sei Bilah dan Desa Teluk Meku.

Adik kandung korban berinisial F mengaku sama sekali tidak mengetahui permasalahan abangnya.

Tiba-tiba keluarga sudah mendapat kabar abangnya berada di rumah sakit di Pangkalan Brandan.

"Abang kami dibawa paksa sama dua pria yang menodongkan senjata api. Dibawa ke pabrik sawit gitu, tiba-tiba dapat kabar udah menghembuskan nafas terakhir di rumah sakit Pertamina Pangkalan Brandan," ujar adik korban.


Bingung cari bandar togel online ,terpercaya ..? Tak usah buingung gabung aja disni  hanya minimal depoosit 25000 kamu sudah bisa bermain disini di jamin ama n dan terpecya se-indonesia. 

Bandar Togel Singapore | Bandar Togel  | Togel Online Terpercaya 

Informasi beredar, Ali Rahman diculik oknum aparat yang juhga menjadi tim pengawas dan pengamanan di pabrik sawit milik pria berinisial A.

Korban disebut telah melakukan tindak pencurian sehingga terjadi dugaan penculikan ini.

Korban diduga disiksa secara brutal di area pabrik kelapa sawit.

Setelah menganiaya korban, pelaku mengantar korban ke rumah sakit Pangkalan Brandan.

Namun, nyawa Ali Rahman tidak tertolong tim medis.

Ia menghembuskan napas terakhir sekitar pukul 10.00 WIB.

Kepling VII, Kelurahan Sei Bilah Ismail membenarkan peristiwa yang menimpa warganya.

Dan kejadian ini dilaporkan pihak keluarga sesaat korban dijemput oleh dua oknum misterius. 



Banjir Bandang di Tirtomoyo Wonogiri Meredamkan Mobil yang Sedang Parkir & Nyaris Hanyut



CINTABERITA - Di tengah pandemi Corona, banjir bandang dengan arus cukup deras terjadi di Kelurahan Tirtomoyo, Kecamatan Tirtomoyo, Kabupaten Wonogiri setelah terjadi hujan deras beberapa jam, Senin (11/5/2020).

Dari informasi yang diterima menggambarkan video detik-detik terjadinya banjir menegangkan pada pukul 16.30 WIB.

Pasalnya air banjir bercampur lumpur dan tanah berwarna cokelat cukup deras menerjang jalanan perkampungan dan masuk rumah.

Bahkan tampak sejumlah mobil yang diparkir di depan rumah ikut terendam lumpur dan nyaris hanyut.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonogiri, Bambang Haryanto membenarkan potongan-potongan video detik-detik kebanjiran yang sebarkan warga.

"Iya benar itu di Tirtomoyo," ungkap dia kepada TribunSolo

"Termasuk ada sejumlah mobil warga yang terendam," akunya menekanan.

Banjir menurut dia terjadi karena hujan deras yang membuat Sungai Wiloko meluap beberapa saat.

BINGUNG CARI BANDAR DAN AGEN BOLA TERPERCAYA ..? GABUNG DISINI SAJA HANYA MINIMAL DEPOSIT 25000 KAMU SUDAH BISA BERMAIN BANYAK PERMAINAN DENGAN MENGGUNAKAN 1 USER ID SAJA . 


AGEN SBOBET |  BERITA BOLA  | AGEN IBCBET 

"Hanya sebentar kok," jelas dia.

Dia mengklaim ketinggian banjir hanya 40 cm karena air yang meluap dari sungai kemudian masuk ke perkampungan kemudian kembali lagi ke sungai yang berada di kawasan tersebut.

Adapun untuk data berapa rumah yang terendam pihaknya masih mendata.

Bahkan tidak da korban jiwa.

"Langsung menyusut, tapi kami data," terang dia. 




Diduga Karena Cemburu, Suami Aniaya Istri dengan Gergaji Lalu Pelaku Bunuh Diri



CINTABERITA - Diduga cemburu, seorang suami berinisial MC (35), warga Kabupaten Malang, Jawa Timur, tega menganiaya istrinya sendiri berinisial A (34) dengan gergaji.

Peristiwa itu terjadi di rumahnya di Desa Klampok, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, pada Sabtu (9/5/2020) kira-kira pukul 15.00 WIB.

Kejadian itu bermula waktu pelaku dan korban terlibat cekcok di di dalam rumahnya.

Pelaku pada akhirnya meninggal dunia setelah dianggap coba bunuh diri dengan melompat dari atap rumahnya. Sedangkan korban tetap di dalam perawatan.

Berikut fakta selengkapnya yang Kompas.com rangkum:

1. Kronologi kejadian

Kapolsek Singosari AKP Farid Fatoni mengatakan, perihal berawal waktu korban dengan dua anak tengah saksikan televisi di rumahnya, kira-kira pukul 14.30 WIB.

Kemudian, pelaku datang. Pelaku selanjutnya mengajak kedua anaknya ke di dalam kamar dan menguncinya.

Setelah itu, pelaku dan korban terlibat adu mulut. Pelaku yang emosi kemudian menyita gergaji kayu dan menganiaya istri.

2. Pelaku dianggap hendak bunuh diri

Melihat istrinya terkapar, sambung Farid, pelaku kemudian naik ke atas atap rumahnya yang berlantai dua. Pelaku kemudian menjatuhkan diri.

Awalnya, warga yang sadar perihal itu mengira pelaku terjatuh waktu hendak melakukan perbaikan atap rumahnya.

Warga kemudian menolongnya. Lalu, warga berusaha memberitahukan ke istri pelaku.

Tapi, waktu warga hendak masuk ke tempat tinggal selanjutnya pintu terkunci.

“Pintu tempat tinggal kemudian dibuka oleh anak korban. Setelah digeledah, warga mendapatkan korban di dalam keadaan terkapar di lantai kamar dengan leher sobek,” ujarnya, Senin (11/5/2020).

Di wilayah itu terhitung ditemukan gergaji yang terkandung bercak darah.

Bingung cari bandar togel online ,terpercaya ..? Tak usah buingung gabung aja disni  hanya minimal depoosit 25000 kamu sudah bisa bermain disini di jamin ama n dan terpecya se-indonesia. 


bandar togel | bandar togel terbaik | bandar togel terpercaya 


3. Pelaku meninggal diperjalanan

Warga yang lihat korban di dalam keadaan terkapar kemudian dibawa warga ke UGD Rumah Sakit Marsudi Waluyo untuk meraih perawatan.

Kemudian, dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang untuk meraih penanganan lebih lanjut.

Sedangkan, pelaku dibawa ke IGD Puskesmas Singosari. Setelah merintis pengecekan medis, pelaku dibawa ke Polsek Singosari.

“Sampai di Polsek Singosari selang lima menit, keadaan pelaku sempoyongan dan muntah. Petugas memanggil ambulans untuk dibawa ke Puskesmas Singosari, tapi di dalam perjalanan pelaku meninggal dunia,” katanya. 

4. Motif dianggap gara-gara cemburu

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Malang AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo mengatakan, sebelum menganiaya istrinya pelaku sempat adu mulut dengan istrinya.

“Intinya dia sempat cekcok serupa istrinya, terus menganiaya istrinya memanfaatkan gergaji, terus pelaku coba bunuh diri dengan melompat dari atap lantai dua,” kata Tiksnarto, lewat pesan singkat.

Pelaku pada akhirnya meninggal dunia setelah dianggap coba bunuh diri dengan melompat dari atap rumahnya. Sedangkan korban tetap di dalam perawatan.



Nur Hudi Anggota DPRD Partai Nasdem Brukan Iming-Iming Uang Damai Rp 1 Miliar ke Siswi SMP Diperkosa Hingga Hamil



CINTABERITA - Ada apa bersama bagian DPRD Gresik berasal dari Fraksi Nasdem, Nur Hudi menambah duwit damai Rp 1 miliar ke korban pemerkosaan?

Pelaku yang memperkosa siswi SMP di Gresik hingga hamil tetap mendesak keluarga korban agar tak melanjutkan kasusnya.

Bahkan, pelaku bersedia mengimbuhkan duwit Rp 1 Milir kepada keluarga korban kalau kasus hukumnya dicabut dengan kata lain damai.

Seperti di informasikan sebelumnya, seorang siswi SMP sementara ini hamil 7 bulan akibar diperkosa oleh tetanggalnya berinisial SG (50).

Namun, hingga sementara ini aparat kepolisian belum lakukan penahanan kepada pelaku yang sudah menghamili gadis dibawah usia tersebut.

Belakangan, pihak berasal dari tersangka mengupayakan menyogok keluarga korban bersama sejumlah duwit yang nilainya lumayan besar.

Awalnya, pihak keluaga didatangai oleh bagian DPRD Gresik, Nur Hudi yang tak lain teman pelaku.

Kehadiran politisi NasDem itu untuk menawarkan iming-iming duwit agar laporan kasus dugaan persetubuhan di Polres Gresik dicabut dan diselesaikan secara kekeluargaan.

Sang wakil rakyat itupun berikan tawaran Rp 500 juta kepada keluarga korban agar kasus yang menimpa SG tidak berlanjut ke ranah hukum.

Namun, tawaran Rp 500 juta itupun ditolak oleh keluarga korban hingga rumahnya kebali didatangi oleh bagian DPRD Gresik, Nur Hudi bersama berikan tawaran Rp 1 Miliar.

Kakak siswi SMP Gresik berinisial C menceritakan, rumahnya ulang didatangi oleh bagian DPRD Gresik, Nur Hudi pada Jumat (1/5/2020) siang.

Dikansir berasal dari Surya.co.id (Tribun-Network), Nur Hudi datang ke rumah korban seorang diri.

Dirumah tersebut, Nur Hudi menemui ibunda korban yakni IS (49).

Orang yang bertamu dan tuan rumah duduk di area tamu beralaskan tikar sebab di rumah kontrakan selanjutnya tidak tersedia kursi dan meja.

Saat pertemuan itu, dia menawarkan sejumlah duwit yang nilainya mengagumkan agar laporan korban di kantor polisi dicabut.

Apalagi terduga pelaku belum dilakukan pemanggilan sejak laporan pertama kali dibikin dua pekan lalu.

"Pak Nur hudi ke rumah saya sendiri menemui ibu.

Malah di naikkan 1 Miliar kalo ibu senang segera adik saya di ajak ke notaris katanya.

Itu duwit berasal dari pelaku katanya tapi lewat pak Nur Hudi niatnya berikan solusi bilangnya gitu," ucap C kepada Surya, Senin (11/5/2020).

Ini bukan kali pertama Nur, coba agar kasus yang menimpa MD itu diselesaikan secara kekeluargaan.

Saat itu, lanjut C, Nur siap menolong duwit Rp 500 juta kepada keluarga korban untuk dibikinkan rumah.

Apalagi rumah kontrakan yang ditinggali MD kondisinya memprihatinkan.

Namun, tawaran itu ditolak dan Nur coba menghubungi pihak keluarga MD layaknya pakde untuk senang merampungkan kasus ini secara damai dan keluarga.


Usaha Nur ini sia-sia, upayanya agar terduga pelaku SG (51) dan korbannya siswi SMP yang sementara ini sedang hamil 7 bulan untuk damai gagal.

Karena keluarga korban bersikeras tetap inginkan kasus ini terjadi dan terduga pelaku segera cepat ditangkap oleh Polisi.

Dikonfirmasi terpisah, Nur Hudi tidak menolak ada pertemuan dirinya bersama ibu korban.

Hal itu dilakukan atas inisiatif sendiri sebab solusi yang diberikannya diklaim lebih bijaksana.

”Semua ini sebab wujud keprihatinan saya pada keluarga Korban MD agar mempunyai rumah sendiri dan tersedia untuk masa depan bayinya.

Padahal ini saya melancangi sendiri sebab tidak di suruh tersangka menjanjikan layaknya itu.

Karena keluarga korban tidak setuju, saya juga tidak menjadi memberikan ke keluarga tersangka," terang Nur.

Pihaknya mengaku menghargai sistem yang terjadi dan tidak ikut campur.

Bahkan sementara ini sudah tidak tersedia ulang komunikasi kedua belah pihak, baik bersama tersangka atau korban.

"Kami pun tidak pernah menghambat sistem hukum yang terjadi atau lakukan lobi-lobi bersama pihak berwajib berkaitan kasus ini.

Bingung cari bandar togel online ,terpercaya ..? Tak usah buingung gabung aja disni  hanya minimal depoosit 25000 kamu sudah bisa bermain disini di jamin ama n dan terpecya se-indonesia. 


agen togel resmi | agen togel terpercaya  | bandar togel terpercaya 

Itulah penjelasan yang sanggup saya memberikan dan terima kasih kita sampaikan kepada teman teman tempat juga publik, hal layaknya ini secara tidak segera sanggup menjadikan pelajaran yang punya nilai bagi kita semua,” paparnya.

Diketahui, jalinan Nur Hudi bersama Sugianto bukanlah saudara. Bahkan sementara SG dan keluarga menceritakan perihal ini kepadanya di lokasi praktek sebagai Supranaturalis.

Terkait duwit damai itu bukanlah duwit pribadinya, tapi duwit warisan terduga pelaku.

Nur mengaku memposisikan diri sebagai wakil rakyat didalam merampungkan kasus ini.

Saat ini, MD sedang berada di rumah menjaga ibunya IS yang sedang sakit di rumah.

Korban Diancam Ibunya Akan Dibunuh

Koban MD mengaku pasrah sementara pelaku lakukan aksi bejatnya.

MD (16) remaja siswi SMP di Gresik, Jawa Timur mengaku diancam kalau tak melayani nafsu tetangganya tersebut.

Pelaku, berinisial SG (50) dikira memperkosa korban sebanyak enam kali hingga hamil.

Pria beristri bersama dua anak itu lakukan aksi perkosaan sejak Maret 2019 hingga April 2020.

Dari perbincangan MD, sementara melampiskan nafsu bejatnya, pelaku sering melontarkan ancaman.

"Kalau saya menolak, dia mengancam dapat membunuh ibu saya," kata MD dilansir SURYAMALANG.COM, Jumat (1/5/2020).

Ancaman itu yang sebabkan MD tidak sanggup menolak ajakan Sugianto.

MD pun coba menutupi aksi bejat Sugianto.

Saat dapat berangkat ke sekolah, MD mengaku sering lihat pelaku menatap bersama tatapan tajam di gapura desa.

Saat dapat melampiaskan nafsunya, pelaku biasa mengirim pesan singkat kepada MD.

Agar MD tutup mulut, S sering berikan duwit sebesar Rp 50.000 hingga Rp 100.000.

S juga berikan pil yang disebut sebagai obat anti-hamil kepada MD.

Ibunda korban berinisial Is baru menyadari seumpama MD hamil pada pada Rabu (22/4/2020).

Kecurigaan sang ibu sebab belakangan MD biasa Mengenakan baju bersama ukuran besar.

Saat tidur, MD juga sering menutupi perut bersama sarung.

"Dia senang tanggung jawab, tapi bersama langkah menggugurkan persentase anak saya. Saya tolak."

"Ini sudah dosa, jangan dilengkapi dosa lagi. Saya minta pelaku ditangkap dan dihukum seberat-beratnya," ucap Is.

Is mengungkapkan pelaku sering tetap mengirim pesan singkat kepada keluarganya.

"Biar anak saya melahirkan. Saya tidak senang menanggung dosa. Pelaku mesti dihukum seberat-beratnya," terangnya.

Satu Keluarga Bunuh Perempuan 16 Tahun, Warga Tuding Dugaan Ilmu Hitam


CINTABERITA - Tragis, satu keluarga diduga membunuh perempuan 16 tahun yang ternyata adalah bagian dari keluarga itu juga. 

Warga sekitar menduga pembunuhan tersebut terkait ilmu hitam, namun polisi menyebut motif lain. 

RO (16) seorang pelajar di Pattaneteang Kecamatan Tompobulu Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan ditemukan tewas dengan luka parah di bagian leher.

Muncul dugaan, RO tewas di tangan DA (50) ayah kandungnya sendiri karena keluarganya melakukan ritual ilmu hitam. Benarkah demikian?

Saat dikonfirmasi wartawan, Kapolres Bantaeng, AKBP Wawan Sumantri mengungkap motif sementara kasus pembunuhan sadis tersebut.

Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap sembilan orang terduga pelaku, Wawan mengatakan pembunuhan dilatarbelakangi oleh harga diri keluarga karena korban dianggap telah membuat malu.

"Korban adalah RO, 16 tahun, kelas dua SMA. Ini adalah anak kelima. Motif pembunuhannya kasus siri. Kasus harga diri, malu. Bahwa korban ini ada hubungan sama orang lain atas nama Usman alias Sumang."

"Keluarga ini malu karena salah satu keluarganya (korban,-Red) berhubungan dengan Usman sehingga dia melakukan pembunuhan," kata Wawan dalam tayangan live di InewsTV sebagaimana dikutip Tribunnews.com, Minggu (10/5/2020).

Wawan melanjutkan, Usman alias Sumang yang dituduh menjalin hubungan dengan korban merupakan salah satu warga yang ikut disandera oleh keluarga pelaku.

Adapun soal siapa yang berperan melakukan pembunuhan terhadap RO, Wawan mengatakan eksekusi pembunuhan dilakukan oleh Rahman, anak pertama dan Anto, anak keempat, yang juga kakak dari korban.

Menurut Wawan, Rahman lah yang menjadi penguasa dalam keluarga ini termasuk dalam memutuskan eksekusi terhadap korban.

"Penguasanya adalah Rahman, anak pertama. Keluarga lain takut sama dia, termasuk ayahnya sendiri. Jadi, dia (Rahman,-Red) yang membuat keputusan untuk mengeksekusi (korban)," ujar dia.

Terkait informasi motif karena kesurupan atau pengaruh ilmu hitam, Wawan mengungkapkan berdasarkan hasil pemeriksaan sementara ini, pihaknya belum menemukan motif tersebut.

Namun, Wawan menyatakan pemeriksaan masih terus dilakukan dan tidak menutup kemungkinan mengarah ke motif-motif baru termasuk soal kesurupan atau ilmu hitam.

"Terkait motifnya kita tidak berhenti. Isu yang berkembang di lapangan mengenai ilmu hitam tidak tertutup kemungkinan kita lakukan (pemeriksaan) untuk mengurai motif-motif lain," kata dia.

Bingung cari bandar togel online ,terpercaya ..? Tak usah buingung gabung aja disni  hanya minimal depoosit 25000 kamu sudah bisa bermain disini di jamin ama n dan terpecya se-indonesia. 



Togel Online Singapore | Togel Online Hongkong | Bandar Togel Singaporenline

Lebih jauh, Wawan menerangkan soal kondisi korban saat ditemukan tak bernyawa.

Menurut Wawan, korban dalam kondisi tewas dengan luka disekujur tubuhnya.

"Satu korban (tewas ini mengalami) luka bacok di sekujur tubuh. Ada pukulan benda tumpul di paha," katanya.

Terkait hukuman yang diterima pelaku, Wawan menyatakan jika nantinya terbukti pembunuhan berencana, pelaku bisa dikenai ancaman hukuman mati.

"Kalau terbukti pembunuhan berencana bisa ancaman hukuman mati. bisa seumur hidup dan sampai 20 tahun," kata dia.

Kronologi Kejadian

Kasus pembunuhan ini penuh drama, lantaran anggota keluarga menahan warga yang melintas di rumah.

Aksi sadis ini dilakukan Darwis (50) dan 11 anggota keluarga lain.

Darwis, sang istri, enam anak kandungnya yang masing-masing bernama R, S, D, A, T, dan TU.

Dua menantu mereka, yakni A dan RU beserta dua cucunya yang masih belia juga diamankan polisi.

Dikutip dari TribunTimur.com dan TribunBantaeng.com, awal kejadian, warga telah mencurigai gerak-gerik aneh dua anggota keluarga pelaku hingga Jumat (7/5/2020).

Sabtu (8/5/2020) pukul 11.00 WITA, satu anak, R berjaga di jalan untuk menahan warga yang melintas.

R membawa senjata tajam dan menyandera Enal (34) warga pertama yang melintas.

Enal mengalami luka pada bagian kepala.

Bukan hanya satu, warga lain, Sumang dan Irfandi juga ikut disandera.

Atas kejadian ini, Polsek Tompubulu turun pada pukul 11.30 WITA.

Pihak polisi melakukan negosiasi pada satu keluarga yang menyadera warga tersebut.

Proses negosiasi tak berjalan mulus.

Pihak keluarga Darwis memilih bertahan di rumah.

Pukul 16.00 WITA, Kapolres Bantaeng AKBP Wawan Sumantri bersama Dandim, turun langsung ke TKP.

Hampir satu jam Kapolres Bantaeng membujuk pun tak membuahkan hasil.

Akhirnya AKBP Wawan memberi komando untuk penangkapan paksa.

Pukul 17.30 Wita personel Polsek Tompobulu yang dibantu oleh personil Reskrim Polres Bantaeng mengambil tindakan.

Satu keluarga tetap ingin bertahan.

Bahkan ada anggota keluarga yang membawa senjata tajam badik di pinggganya.

Akhirnya polisi berhasil merebut senjata tersebut, dan satu keluarga diamankan.

Enal dengan luka terparah langsung menjalani perawatan medis dengan 30 jahitan di kepalanya.

Sumang mengalami luka gores di bagian telinga, beruntung Irfandi tak mendapatkan luka.

Para anggota keluarga ini digelandang ketat ke Polres Bantaeng pada pukul 18.30 WITA.

Polisi lalu melakukan penelusuran di rumah Darwis.

Pada saat itulah, ditemukan mayat perempuan RO di kamar paling belakang rumah tersebut.

Di ruangan yang sama, polisi menemukan barang bukti berupa sebilah badik, parang, dan satu buah tombak serta darah yang tertampung di bawah kolom rumah yang sengaja ditadah.

Pukul 19.02 Wita ambulans dari Dokpol Polres Bantaeng tiba di TKP dan dilanjutkan olah TKP.

Dan pada pukul 20.30 Wita, jenazah korban evakuasi ke RSUD Anwar Makkatutu untuk di lakukan autopsi.

Atas kejadian ini, banyak warga mengira jika keluarga Darwis mengalami kesurupan masal saat melakukan ritual.

Namun, Polres Bantaeng belum membeberkan alasan dan motif pembunuhan ini.

"Kita masih dalami siapa pelaku utama yang eksekusi korban. Sedang didalami yang gorok leher korban sampai tewas. Termasuk juga motifnya," kata Paur Subag Humas Polres Bantaeng, Aipda Sandri.



Yan Vellia Istri Muda Almarhum Didi Kempot Akhirnya Blak-blakan Tentang Kisah Perjalanan Cintanya



CINTABERITA - Kehidupan pribadi almarhum Didi Kempot belakangan ini menjadi sorotan publik karena teka-teki yang ada di dalamnya.

Hal itu terkait kehadiran 2 wanita pada  prosesi pemakaman sang maestro.

Ternyata almarhum Didi Kempot memiliki dua orang istri yang masing-masing melahirkan buah cinta dengannya yang selama ini jarang terekspos.

Belakangan ini, istri kedua Didi Kempot Yan Vellia blak-blakan terkait kehidupan cintanya dengan suami.

Bersamaan dengan itu, terungkap juga fakta sosok istri pertama Didi Kempot, Saputri.

Sosok Yan Vellia, Istri Kedua Didi Kempot

Pernikahan Didi Kempot dan Yan Vellia ikut disorot seiring dengan kepergian sang maestro.

Pasalnya, Didi Kempot diketahui memiliki istri pertama bernama Saputri.

Memang, kehidupan cinta Didi Kempot dengan Yan Vellia tak pernah muncul di publik.

Namun kini dalam wawancara ekslusif dengan Yan Vellia mau membuka perjalanan cinta dengan sang suami usai tahlilan di kediamannya di Jalan Mataram 6 Nomor 5, Kelurahan Banyuanyar, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Kamis (7/5/2020) malam.

"Cinta kita mengalir seperti air aja," ungkapnya mengenang sosok Didi Kempot yang sudah 3 hari pergi selama-lamanya.

Diakuinya, dalam membina biduk rumah tangga selama ini bukan waktu yang sebentar dan mudah.

Bingung cari bandar togel online ,terpercaya ..? Tak usah buingung gabung aja disni  hanya minimal depoosit 25000 kamu sudah bisa bermain disini di jamin ama n dan terpecya se-indonesia. 


agen togel resmi | agen togel terpercaya | bandar togel terpercaya 

Dia pun mau menceritakan pertemuan pertamanya dengan sang maestro campursari.

Diungkapkan ibu dari Saka dan Seika itu, perkenalannya dengan Didi Kempot terjadi cukup lama.

Saat itu Yan Vellia menjadi penyanyi pendamping sang maestro saat roadshow Stasiun Balapan.

"Mas Didi ada roadshow Stasiun Balapan dan ada saya di situ," tutur dia menerangkan, dikutip TribunJatim.com, Sabtu (9/5/2020).

Dari pertemuan di Stastiun Solo Balapan itulah, benih cinta keduanya terpupuk sepanjang hari.

Ia dan Didi Kempot memutuskan menikah pada tahun 1997.

Meskipun suaminya begitu piawai memilik diksi kata yang romantis, namun seorang Didi Kempot tak pandai untuk merayunya.

Seorang Didi Kempot diungkapkan oleh Yan Vellia selalu memberi bukti nyata, daripada kata rayuan manis maupun janji.

"Mas Didi itu syair lagunya romantis tapi aslinya gak pernah romantis," kata Yan Vellia.

"Dia gak bisa ngerayu, yang ada cuman bukti," aku dia.

Didi Kempot dan Yan Vellia sendiri memiliki perbedaan usia yang cukup jauh yakni 15 tahun.

Didi Kempot lahir pada 31 Desember 1966 dan kini telah berusia 53 tahun.

Sedangkan, Yan Vellia lahir pada 28 November 1981 dan kini berusia 38 tahun.

Dari pernikahannya dengan Yan Vellia, Didi Kempot dikaruniai 2 orang putra yang kini berusia 10 tahun dan 3 tahun.

Yan Vellia merupakan seorang penyanyi dangdut asal Semarang, Jawa Tengah.

Ia mengawali karier di dunia tarik suara pada tahun 1980-an.

Yan Vellia juga sempat bergabung dengan grup Orkes Dangdut Ervana 89.

Orkes dangdut itu diketahui cukup populer di Kota Solo.

Tak jarang Yan Vellia menjadi pasangan duet suaminya di atas panggung.

Keduanya bahkan sempat merilis lagu duet, diantaranya Modal Dengkul dan Perawan Kalimantan.




Yan Vellia juga berstatus sebagai manajer dari Didi Kempot.

Selama ini, mereka tinggal di rumah Didi Kempot yang berada di Jalan Mataram VI No 5 RT 002 RW 011, Banyuanyar, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Jawa Tengah.

Rumah tersebut hanya berjarak 200 meter dari rumah Presiden Jokowi.

Yan Vellia begitu setia menemani hingga akhir hayat sang suami.

Mengutip TribunSolo.com via Grid.ID , ketua RT wilayah sempat pun angkat bicara perihal kejelasan pernikahan mendiang Didi Kempot dengan istri keduanya.

Sang Ketua RT yang bernama Ari Wibowo memastikan bila Didi Kempot dan Yan Vellia menikah secara resmi.

Hal ini diperkuat dengan adanya bukti berupa dokumen kartu keluarga yang sah.

Istri Pertama Didi Kempot, Saputri

Di balik kesuksesan seorang pria, ada peran wanita di belakangnya.

Mungkin inilah yang menggambarkan kesuksesan Didi Kempot.

Sempat merasakan pahitnya hidup, ia berhasil mendulang kesuksesan dengan lagu-lagu campur sarinya.

Itu juga berkat dukungan dan doa yang terus mengalir dari istri pertamanya bernama, Saputri.

Bahkan Saputri yang begitu sedih sampai harus dipapah oleh seorang Polwan menuju lokasi pemakaman.

Saputri yang tak kuasa menahan kesedihan sempat pingsan ketika proses pemakaman jenazah Didi berlangsung.

Berikut fakta mengenai Saputri, istri pertama Didi Kempot.

Keluarga ABK yang Jenazahnya Dilarung ke Laut Hanya Dapat Surat Selembar



CINTABERITA - Keluarga dari Sepri (24) mengaku, hanya menerima selembar surat berbahasa China yang mengabarkan bahwa Sepri sudah meninggal dunia.

Sepri diketahui, merupakan anak buah kapal (ABK) kapal China Long Xing 629, yang meninggal dunia saat sedang bekerja di atas kapal dan jenazahnya dilarung ke laut

Dilansir oleh Kompas.com, ada dua ABK asal Ogan Komering Ilir Sumatera Selatan, yang jenazahnya dilarung ke laut, dan keduanya bertetangga.

Sepri merupakan warga Desa Serdang Menang, Kecamatan Sirah Pulau Padang, OKI.

Sepri meninggal dunia terlebih dahulu yaitu tanggal 21 Desember 2019.

Jenazahnya, dilarung ke laut oleh pihak kapal tempat ia bekerja.

Rita Andri Pratama, selaku kakak perempuan Sepri mengatakan, pihak keluarga mendapat kabar secara resmi dari pihak kapal berupa selembar surat berbahasa China.

Setelah diterjemahkan, mengabarkan bahwa adiknya Sepri sudah meninggal dunia dan jenazahnya sudah dilarung ke laut.

Ngotot Agar Rekannya Dimakamkan Dengan Layak, Kapten Kapal Tetap ...

Diceritakan oleh Rita, awalnya pihak keluarga di hubungi via telepon oleh pihak perusahaan, untuk datang ke kantor yang berlokasi di Pemalang, Jawa Tengah.

Namun pihak keluarga tidak bersedia dan meminta perusahaan untuk menyampaikan pesan tersebut melalui telepon saja.

Ternyata pihak perusahaan tidak bersedia dan tetap meminta keluarga Sepri ke Pemalang, Jateng, karena menurut perusahaan tidak etis bila disampaikan melalui telepon.

Akhirnya, setelah pihak keluarga Sepri berangkat ke Pemalang, Jawa Tengah, baru disampaikan bahwa Sepri dalam kondisi sakit.

Saat itu disampaikan Sepri mengalami sesak napas dan bengkak-bengkak.

Menurut pihak perusahaan, meksi sudah diberi perawatan dan diinfus oleh tim media kapal ternyata nyawa Sepri tidak bisa diselamatkan

“Menurut pihak perusahaan, meksi sudah diberi perawatan dan diinfus oleh tim media kapal ternyata nyawa Sepri tidak bisa diselamatkan,” kata Rita

suka bermain poker .... gabung aja disini di jamin aman dan terpercaya se-indonesia banyak bonus-bonus menarik disini hanya minimal deposit 25.000 kamu bisa bermain sesuka kamu .. buruan gabung  tunggu apa lagi ....!


BANDAR DOMINO99 |  AGEN BANDARQ |  AGEN POKER 

Keluarga Sepri sempat menanyakan mengapa jenazah Sepri tidak dikirim ke Indonesia, tapi malah dilarung kelaut.

Namun perusahaan hanya menjawab bahwa komunikasi saat itu sedang susah.

“Namun hanya dijawab pihak perusahaan karena komunikasi saat itu susah,” terang Rita.

Rita mengatakan, secara hati nurani pihak keluarga tidak menerima jenazah adiknya dilarung ke laut.

Rita juga berharap masalah kematian adiknya tersebut diselesaikan oleh pemerintah setuntas-tuntasnya.

“Kami berharap masalah ini dapat diselesaikan oleh pemerintah setuntas-tuntasnya,” harap Rita

Seperti diketahui, beberapa hari ini diberitakan adanya dua ABK sebuah kapal China asal Indonesia yang mayatnya dilarung ke laut.

Masalah itu bahkan mendapat perhatian oleh Pemerintah Indonesia melalui Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.

\

Oknum Pejabat Desa Nekat Menyelinap ke Kamar Janda dan Merudapaksa hingga Puluhan Kali



CINTABERITA  - Aksi bejat dilakukan oleh oknum perangkat desa di Sumenep, Madura.

Oknum tersebut diduga telah menyetubuhi janda di Sumenep.

Persetubuhan bahkan terjadi hingga 10 kali.

Pelaku menyelinap masuk ke kamar korban dan melakukan aksi bejatnya itu.
Korban sudah mencoba berteriak untuk meminta pertolongan, namun diancam dibunuh.

Seorang oknum perangkat desa di Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep, Madura berinisial LN diduga telah merudapaksa janda ZA (40) hingga 10 kali.

Akibat perbuatannya, LN pada Selasa (21/4/2020) dilaporkan oleh korban ZA ke Polres Sumenep yang didampingi oleh anak dan keluarganya.

Informasi yang diketahui TribunJatim.com, peristiwa pemerkosaan yang dilakukan oleh pelaku alias LN itu terjadi pada 18 April 2020 sekitar pukul 01.00 WIB.

Kronologi

Oknum Pejabat Desa yang Nekat Menyelinap ke Kamar Janda dan Merudapaksa hingga Puluhan Kali

Kronologi awal peristiwa pemerkosaan itu, saat korban baru pulang dari rumah saudaranya seusai menonton TV yang tak jauh dari rumahnya.

Namun, setelah sampai di rumahnya, korban langsung masuk ke kamar untuk tidur.

Tidak lama kemudian, tiba-tiba korban melihat pelaku menyelinap masuk ke kamar korban.

Korban merasa kaget melihatnya dan mencoba untuk minta pertolongan dengan cara berteriak.

Tapi bagi korban upaya teriakan itu tidak bisa dilakukan, sebab jika berteriak korban diancam untuk dibunuh oleh pelaku alias LN.

Saat itulah pelaku leluasa melancarkan aksinya, korban hanya berdiam diri yang kemudian terjadi hubungan badan layaknya suami istri.

Tercatat dalam BAP yang sudah ditandatangi Kanit SPKT III Polres Sumenep, BRIBKA Asharul Fahrizi ini jika korban diperkosa hingga 10 kali.

suka bermain poker .... gabung aja disini di jamin aman dan terpercaya se-indonesia banyak bonus-bonus menarik disini hanya minimal deposit 25.000 kamu bisa bermain sesuka kamu .. buruan gabung  tunggu apa lagi ....!


BANDAR DOMINO99 | AGEN BANDARQ | AGEN POKER 


"Maka kami laporkan peristiwa ini, karena telah banyak merugikan dan melecehkan hingga menginjak nama baik keluarga dan bahkan desa," kata anak korban berinisial HD.

HD (anak korban) meminta dalam kasus pemerkosaan ini, Polres Sumenep untuk segeta memproses secara hukum yang berlaku.

"Saya meminta dan berharap kasus ini untuk segera diproses," harapnya.

Kasubbag Humas Polres Sumemep, AKP Widiarti Sutioningtyas membenarkan jika ada warga Kecamatan Dungkek melaporkan dugaan pemerkosaan.

"Iya benar dan akan kami tindaklanjuti," singkat mantan Kapolsek Kota Sumenep ini.

karena Tak Bisa Memasak, SM Berusia 17 Tahun Disiksa AA (37), Mengaku Dinikahi saat Berusia 13 Tahun




CINTABERITA - Istri muda inisial SM (17), asal Rangkasbitung, Banten, tak pernah menyangka suaminya, AA (37), tega menganiayanya hanya gara-gara tak pandai memasak.

Tak hanya itu, hampir setahun SM dilarang tak boleh keluar dari rumah kontrakannya di Desa Kapasiran, Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Duka SM berawal saat ia berusia 13 tahun. Saat itu harus menikah dengan AA yang usianya berbeda sekitar 20 tahun dengan dirinya.

Mereka menikah secara siri. SM lalu tinggal di rumah kontrakan AA. Namun, keberadaan SM tak banyak diketahui oleh tetangganya.

Saban, Ketua RT 003, bercerita, saat pertama kali datang merantau, AA tak pernah melaporkan keberadaan istrinya ke RT setempat.

AA juga tak pernah melapor bahwa telah menikah. Bahkan jika dilihat dari kartu keluarganya, status AA belum menikah.

"Belum punya anak juga, karena kan ini (SM) umurnya baru 17 tahun, nikahnya umur 13 tahun. Jadi mereka sering pindah-pindah (mengontrak)," ungkap Saban.

"Awal mulanya dia ke sini ngontrak, pengakuannya dia sendiri, enggak punya istri, tapi infonya memang nikah siri," imbuh dia.

Sebagai ketua RT, Saban mengaku tak pernah mengetahui keberadaan perempuan di rumah AA hingga kasus penganiayaan tersebut terungkap setelah sang SM berhasil melarikan diri.

"Saya juga enggak tahu sama sekali kalau perempuan ini tinggal di situ, jadi enggak pernah lihat kesehariannya. Apalagi rumahnya di pinggir jalan raya dan lingkungannya sepi, kanan kirinya masih ada yang kosong," ungkapnya.

Sekap dan aniaya istri yang dinikahi siri saat berusia 13 tahun.

Sehari-hari AA (37) adalah pedagang roti keliling.

Saat AA bekerja, sang istri SM (17) disekap di kamar utama yang dilengkapi toilet.

Selama setahun, SM tak boleh keluar rumah.

Perempuan 17 tahun itu juga kerap dianiaya karena alasan sepele, salah satunya dianggap tak bisa memasak.

Selama di kamar, SM dilarang keluar dan tidak diberi makan. Bahkan secara berulang, AA sering membenturkan kepala istrinya ke tembok.

"Akibat dipahami suami (AA) itu tidak bisa masak, akhirnya dia emosi dan dijedotkan (membenturkan) kepala SM," ucap Kapolsek Parung Panjang Kompol Nundun Radiama kepada wartawan, Senin (4/5/2020).

Penganiayaan terakhir dilakukan satu hari sebelum SM memutuskan untuk kabur dari suaminya.

Akibat penganiayaan tersebut, pelipis mata sebelah kiri SM luka.

Loncat dari plafon toilet

Ibu muda berinisial SM (17) menderita trauma berat setelah berhasil kabur dari kontrakan suaminya di Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Ia disekap di kamar dengan toilet, dianiaya dan tak diberi makan sampai berhari-hari hingga berhasil kabur.

Pada Sabtu, 2 Mei 2020, SM berhasil melarikan diri sekitar pukul 16.30 WIB saat sang suami sedang keluar rumah.

Setelah mengetahui suasana aman, ia nekat meloncat dari plafon kamar mandi dan melewati terowongan.

Ia kemudian berhasil keluar melalui tembok yang dia jebol.

SM yang berhasil keluar rumah langsung meminta pertolongan warga sekitar.

Saat ditemukan, tubuh SM penuh luka-luka.

Selain itu, tubuh SM terlihat pucat dan mengeluarkan aroma menyengat.

"Saat ditemukan, baunya (SM) nyengat sampai warga mau muntah dan saat itu kelihatan di pelipis matanya bekas pukulan, sudah kering (lebam) gitu, pucat dan kurus juga badannya," ujar Ketua RT 003 Griya Parungpanjang Desa Kapasiran, Saban, ketika dihubungi Minggu (3/5/2020) malam.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut sempat ragu dan tak langsung menangkap AA karena selama ini pria penjual roti tersebut dikenal baik, sopan, dan rajin bekerja.

Tak lama berselang, SM kemudian menghubungi orangtuanya di Rangkasbitung, Banten.

Mengetahui hal itu, keluarga SM langsung melaporkan penganiayaan tersebut kepada pihak kepolisian.

Bingung cari bandar togel online ,terpercaya ..? Tak usah buingung gabung aja disni  hanya minimal depoosit 25000 kamu sudah bisa bermain disini di jamin ama n dan terpecya se-indonesia. 




bandar togel | bandar togel terbaik | bandar togel terpercaya 

Berubah setelah pandemi

Ketua RT 003 Griya Parungpanjang Desa Kapasiran, Saban, mengatakan, sejak ada pandemi Covid-19, sikap AA menjadi tertutup karena tidak bisa berjualan roti.

Hal tersebut membuatnya kehilangan sumber penghasilan.

"Iya warga saya, dia ngontrak di sini, tapi memang belum ada setahun. Memang suka pindah-pindah (tempat tinggal). Memang orangnya baik, rajin jualan roti ada gerobak. Lengkap usaha, tapi sekarang sudah enggak bisa (kerja) apa-apa lagi," ucap dia.

"Nah, pengakuan perempuan ini, setiap kali pindah (ngontrak) dia selalu disekap, kurang lebih selama tiga tahunlah dia pindah-pindah," imbuhnya.

Setelah kejadian tersebut, polisi langsung mengamankan AA dari kontrakannya, tetapi pria 37 tahun itu sempat akan melarikan diri.

Dia terlibat aksi kejar-kejaran dengan petugas kepolisian.

"Warga kita sudah pada kumpul awalnya mau nangkap, pas polisi keluar dia kabur pakai motor, dikejar, dan dikasih tembakan dua kali akhirnya nurut. Jadi saya enggak sempat tanya, bisa langsung ke Polsek saja," jelas dia.

Kapolsek Parung Panjang Kompol Nundun Radiaman mengatakan, pihaknya masih melakukan pemanggilan saksi-saksi untuk pemeriksaan dan mengungkap dugaan penganiayaan tersebut.

"Masih dalam pemeriksaan, sabar dulu, Kang," cetusnya.

Menurut Nundun, polisi masih menyelidiki kondisi kejiwaan AA apakah saat itu kejiwaannya dalam keadaan kurang sehat sehingga berujung penganiayaan.

"Suami sudah ditahan dan kejiwaannya ini nanti akan kita rujuk ke tenaga ahli (dokter kejiwaan)," ujar dia.

Nundun menyebut AA dijerat dengan Pasal 351 KUHP ayat 1 tentang Tindak Pidana Penganiayaan.

"Pidananya penganiayaan karena ada unsur penganiayaannya, gitu aja," tukasnya.

 
Copyright © 2014 Cinta Berita. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger