Viral    Unik    Olahraga    Politik    Ekonomi    SelebNews    Pasang Iklan    FILM   

Rekomendasi Posts





















Tampilkan postingan dengan label PERISTIWA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PERISTIWA. Tampilkan semua postingan

Terkuak Skenario Apik Pembunuh Sadis Vina Aisyah Pratiwi, Tersangka Terancam Hukuman Mati




CINTABERITA - Mas'ud Andy Wiratama dan Rifat Rizatur Rizan (20), tersangka pembunuh gadis Sidoarjo Vina Aisyah Pratiwi terancam hukuman mati. 

Hal ini beralasan sebab polisi menjerat ke-2 pembunuh gadis Sidoarjo ini bersama dengan pasal pembunuhan berencana. 

Dua pembunuh gadis Sidoarjo ini dijerat Pasal 340 KUHP mengenai pembunuhan bersama dengan ancaman maksimal hukuman mati atau 20 tahun kurungan penjara. 

Pasal ini dilapisi bersama dengan Pasal 338 yang ancaman hukuman paling lama 15 tahun.

"Barang bukti yang kita mempunyai supaya Pasal 340 KUHP pembunuhan bersama dengan memiliki rencana dapat diterapkan di dalam penyidikan kasus ini," terang Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander, Jumat (26/6/2020). 

Berikut fakta-fakta yang mengungkap terdapatnya perencanaan di dalam kasus ini: 

1. Direncanakan di warung kopi

Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander, menyebutkan ke-2 tersangka memiliki rencana skenario pembunuhan di warung kopi kawasan Kelurahan Juwetkenongo, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, terhadap Senin 22 Juni 2020.

Di warung itu lah mereka saling sharing peran dan menyusun skenario pembunuhan.   

Masih kata Dony, tersangka Mas'ud udah memiliki rencana dapat membunuh korban terkecuali yang terkait tidak membayar pinjaman senilai Rp.40 juta.

Pinjaman duit sejak Januari 2020 udah terjadi enam bulan.

"Tersangka Mas'ud mengajak tersangka Rifat untuk membunuh korban terkecuali yang terkait tidak membayar utang," ungkapnya di Mapolres Mojokerto, Jumat (26/6/2020).


2. Sudah siapkan sarung, mobil dan alat-alat lain 

Dikatakannya, tersangka Mas'ud udah menyiapkan kain sarung untuk membekap korban.

Dia terhitung mengemudikan mobil miliknya Ayla Nopol W 1502 NU untuk mengajak korban dan membunuhnya di di dalam kendaraan tersebut. 

Selain itu, lanjur dia, tersangka menyiapkan alat sekuriti tongkat (Baton Stick) yang digunakan memukul kepala korban hingga tewas.

Tersangka memperoleh tongkat besi (Baton Stick) lantaran pernah bekerja jadi sekuriti di Bank BCA Semolowaru Kota Surabaya sepanjang empat bulan.

"Alat bukti yang memperkuat pembunuhan memiliki rencana dari info tersangka yang udah memiliki rencana bersama dengan menyuruh tersangka Rifat untuk membantu membunuh korban," terangnya.

Seperti diketahui, sebelum dibunuh, Vina diajak ke-2 tersangka ke Lawang, Malang, 

Korban diajak ke Lawang untuk mengantar Rifat terhadap Selasa 23 Juni 2020 pukul 17.00 WIB.

Mereka mengendarai mobil Daihatsu Ayla warna putih Nopol W 1502 NU milik tersangka Mas'ud.

Selama perjalanan ke Lawang itu lah tersangka menagih utangnya ke korban, namun gagal.  

Saat ditagih korban belum dapat membayar pinjaman supaya tersangka naik pitam membunuh korban.

"Sesampainya di jalan tol Surabaya- Malang tersangka gagal menagih pinjaman ke korban supaya terjadi penganiayaan yang memicu korban meninggal," ungkapnya.

Dalam pembunuhan ini Rifat berperan menutup kepala korban bersama dengan kaos warna hitam dan membekap mulut korban kenakan kain sarung.

Saat itu, ia duduk di kursi belakang dan korban di kursi penumpang depan. 

"Tersangka kenakan tali tambang plastik warna hijau panjang satu mtr. untuk menjerat leher korban," ujar mantan Kapolres Pasuruan Kota ini.

Kemudian secara seiring tersangka Mas'ud, lanjut Dony, menyita sekuriti tongkat (Baton Stick) panjang 50 sentimeter yang diambil alih dari bawah kemudi. 

"Tersangka memukul korban bersama dengan gagang tongkat besi itu sebanyak 5 hingga 6 kali terhadap anggota kepala korban" terangnya. 

Ditambahkannya, penganiayaan yang dilaksanakan oleh ke-2 tersangka memicu korban meninggal di di dalam mobil.

Kasatreskrim Polres Mojokerto, AKP Rifaldhy Hangga Putra, mengungkap setelah paham Vina tewas, tersangka Rifat memindahkan jasad korban dari kursi penumpang depan menuju kursi belakang di dalam kondisi mobil masih melaju di jalan tol.

Mereka menarik tuas kursi penumpang ke arah belakang di dalam kondisi sejajar supaya memudahkan sementara menarik tubuh korban.

Setelah itu, lanjut dia, jasad korban sementara dipindahkan masih berlumuran darah yang menempel terhadap jok bangku dan holder tempat minum yang berada di pintu mobil sebelah kiri.

Tubuh korban ditutup kain sarung supaya tidak nampak dari kaca mobil.

"Tersangka Rifat pindah duduk di kursi penumpang depan di dalam kondisi mobil masih melaju di jalan menuju pintu Exit tol Singosari Malang," terangnya.

Ditambahkannya, tersangka mengendarai kendaraannya yang memuat jenazah korban 
menuju ke arah Kota Batu lewat Cangar- Pacet Mojokerto.

Dalam kondisi ada korban yang tidak bernyawa di di dalam mobil tersangka berinisiatif melacak lokasi untuk menghilangkan jasad korban.

Mereka menghilangkan jenazah korban di basic jurang Gajah Mungkur, Pacet Selatan, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.

"Kedua tersangka bersama dengan laksanakan pembunuhan dan menghilangkan jasad korban di jurang Pacet," tandasnya.

Persoalan Utang Piutang

Tersangka secara keji membunuh korban lantaran belum dapat mengembalikan duwit utang senilai Rp. 40 juta.

Menurut dia, tersangka Mas'ud sempat mengancam dapat membunuh dan menjual barang-barang milik korban terkecuali yang bersangkutan tidak membayar utang.

Korban belum dapat membayar utang dikarenakan tidak mempunyai duwit supaya tersangka jalankan penganiayaan yang sebabkan korban meninggal.


Suka bermain game judi online poker, dominoqq,dan capsa susun .. Tapi masih bingung cari websete yang aman dan terpercaya,  gabung Saja disni hanya minimal depo 20000 rupiah kamu sudah bisa main delapan permainan kartu dengan menggunakan satu id tanpa pinda credit anda..


AGEN DOMINO99 | DOMINO ONLINE  | AGEN BANDARQ 

"Tersangka mengakui membunuh korban bersama dengan alasan dikarenakan korban tidak dapat mengembalikan duwit utang senilai Rp.40 juta," ungkapnya.

Tersangka Mas'ud mengaku sakit hati lantaran korban tidak kunjung membayar utang.

Korban meminjam duwit secara bertahap sejak Januari 2020. Hasil duwit utang itu dipakai korban biaya renovasi tempat tinggal orang tuanya di Kediri dan lebih dari satu mencukupi keperluan hidup.

"Ya saya kesal dikarenakan dia (Korban, Red) udah janji dapat melunasi utang tapi ternyata tidak dibayar," ucapnya.

Tersangka memberi tambahan toleransi batas sementara supaya korban membayar utang yang sesuai kesepakatan dapat mengembalikan sebelum akan lebaran.

Saat itu, korban menjanjikan dapat membayar utang menanti gaji dan Tunjangan Hari Raya (THR) dan pencairan berasal dari kartu ketenagakerjaan.

Korban belum dapat membayar dikarenakan udah tidak bekerja di keliru satu perusahaan kawasan Pasuruan.

"Jumlah utang tidak cukup lebih Rp.40 juta sejak Januari 2020 saya perlu uangnya dikarenakan itu juga milik orang tua," ujar tersangka Mas'ud.

Seorang Ibu Tiri Tega Mengunci Putranya Dalam Koper Hingga Tewas.




CINTABERITA - Pada awal Juni lalu, dikabarkan seorang anak laki-laki berusia 9 tahun berinisial A tewas dalam keadaan mengenaskan. Berita mengejutkan ini datang dari Korea Selatan.

Anak tersebut ditemukan mati dalam keadaan mengalami serangan jantung yang diduga akibat kegagalan multi-organ setelah ibu tirinya melapor pada 119. Nyawa A pun tidak dapat untuk diselamatkan.

Melalui penyelidikan, ibu tiri A ditangkap pada Rabu (3/6/2020) dan ia mengaku telah mengunci putranya di dalam sebuah koper berukuran 44 x 60 cm pada Senin (1/6/2020).

Dalam rekaman CCTV menunjukkan ibu tiri A dengan tenang berjalan keluar dari apartemen pada pukul 1 siang, hal ini diungkapkan oleh jaksa penuntut.

Suka bermain game judi online poker, dominoqq,dan capsa susun .. Tapi masih bingung cari websete yang aman dan terpercaya,  gabung Saja disni hanya minimal depo 20000 rupiah kamu sudah bisa main delapan permainan kartu dengan menggunakan satu id tanpa pinda credit anda.


BANDAR DOMINO99 | AGEN BANDARQ | AGEN POKER 

Setelah anaknya di kunci dalam koper, setelah tiga jam kemudian ibu tirinya itu kembali ke rumah.

Ibu tiri A juga mengaku memindahkan putranya ke koper dengan ukuran lebih kecil karena A buang air kecil di koper pertama. Pihak polisi mengatakan bahwa A telah terperangkap di dalam koper selama tujuh jam sebelum akhirnya dibawa ke rumah sakit.

Pelaku mengatakan bahwa hal tersebut dilakukannya untuk mendisiplinkan anaknya yang telah berbohong. Pelaku kemungkinan akan menghadapi tuduhan kekerasan anak yang berujung pada percobaan pembunuhan.




Pelaku Perampokan Sadis di Medan Terancam Hukuman Penjara Seumur Hidup


CINTABERITA - Pelaku perampokan sadis, Reza Wijaya dengan kata lain Midun di sebuah rumah, Jalan Sabaruddin No.86 Kelurahan Sei Rengas Permata, Medan Area terancam hukuman penjara seumur hidup.

Kejadian yang berjalan pada  Jumat (26/6/2020) dinihari ini membuat dua orang penghuni tempat tinggal Lukman (50) dan Hasim (82) mengalami gawat akibat bacokan di kepala dan merintis perawatan intensif di Rumah Sakit Methodist Medan.

Kapolsek Medan Area Kompol Faidir Chaniago memastikan pada pelaku Reza terancam hukuman pasal 365 KUHPidana.

Dimana bunyi pasal tersebut pelaku terancam hukuman penjara seumur hidup.

"Pelaku diancam bersama pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau sepanjang pas spesifik paling lama dua puluh tahun, kecuali kelakuan membuat luka berat atau kematian dan dijalankan pada pas malampencurian yang didahului, disertai atau diikuti bersama kekerasan atau ancaman kekerasan, pada orang bersama maksud untuk mempersiapkan atau mempermudah pencurian atau di dalam perihal tertangkap tangan untuk terlalu mungkin melarikan diri sendiri atau peserta lainnya atau untuk senantiasa menguasai barang yang dicuri," bunyi pasal 365.

Sementara untuk para pelaku penadah dua transpuan beridentitas Zulkifli (27) dan Rahmad Hidayat (31) terancam pasal 480 KUHPidana

”Dipidana bersama pidana penjara selama-lamanya empat th. atau denda sebanyak-banyaknya sembilan ratus rupiah Ke-1 Karena bersalah menadah, barangsiapa membeli, menyewa, menukari, terima gadai,  terima sebagai hadiah  atau dikarenakan mau mendapat untung, menjual, menyewakan, menukarkan, menggadaikan, membawa, menaruh atau menyembunyikan sesuatu barang yang diketahuinya atau patut dapat disangkanya, bahwa barang itu diperoleh dikarenakan kejahatan. Ke-II Barangsiapa menyita untung berasal dari hasil sesuatu barang, yang diketahuinya atau patut dapat disangkanya bahwa barang-barang itu diperoleh dikarenakan kejahatan" bunyi pasal 480 KUHPidana.

Pelaku perampokan sadis Reza Wijaya dengan kata lain Midun (30) yang tega membacok dua korbannya hingga sekarat ternyata seorang napi asimilasi

Faidir menerangkan bahwa pelaku merupakan narapidana asimilasi persoalan penggelapan narkoba.

"Pelaku merupakan narapidana asimilasi persoalan penggelapan narkoba," tuturnya.

Berdasarkan hasil penelurusan persoalan yang dijalankan di web http://sipp.pn- medankota.go.id/index.php/ detil_perkara di Pengadilan Negeri Medan, pada mulanya Reza pada April 2019 divonis 2,5 th. penjara atas persoalan penggelapan. 

Juga pada 25 Juli 2017 Reza termasuk pernah dinyatakan bersalah di dalam persoalan penggelapan dan divonis penjara 1 th. 10 bulan. 

Ternyata motif pelaku Reza perampokan sadis di sebuah tempat tinggal di Jalan Sabaruddin No 86 Kelurahan Sei Rengas Permata, Medan Area adalah untuk belanja narkotika jenis sabu. 

Hal ini terungkap pas dijalankan pengembangan oleh kepolisian, dimana Faidir menyatakan hasil pencurian tiga buah handphone untuk belanja sabu. 

"Pelaku menjual HP yang dicurinya kepada penadah Zukifli bersama perjanjian 3 buah HP Rp 900.000. Namun Zulkifli baru memberi duit kepada tersangka Reza Rp 50.000, kemudian pelaku pakai duit tersebut untuk belanja narkoba jenis sabu," sadar Faidir.

Kejadian yang berjalan Jumat (26/6/2020) dinihari ini membuat dua orang penghuni tempat tinggal Lukman (50) dan Hasim (82) mengalami gawat akibat bacokan di kepala dan merintis perawatan intensif di Rumah Sakit Methodist Medan.

Faidir menyatakan kronologi penangkapan pada pelaku  Reza Wijaya dengan kata lain Midun (30) warga Jalan Ismailiyah Kelurahan Komat I Kecamatan Medan Area cuma memerlukan pas tidak cukup berasal dari 24 jam. 

"Pada Hari Jumat tanggal 26 Juni 2020 kira-kira pukul 20.30 WIB, setelah melakukan hasil Lidik Tekab Polsek Medan Area dan hasil sebagian kamera CCTV yang berada di dekat TKP terima Info berasal dari informan yang di percaya bahwa pelaku pencurian sedang berada di Jalan Gandhi," ungkapnya 

Kemudian personel dipimpin Kapolsek dan Kanit Reskrim langsung melakukan penangkapan pada tersangka di Jalan Gandhi. 

Dari hasil interogasi kepada pelaku, ia mengakui perbuatannya, masuk ke di dalam tempat tinggal korban lewat atap seng rumah, dikarenakan panik pas melakukan pencurian kepergok serupa korban Lukman pelaku langsung membacok korban di bagian kepala sebanyak 2 Kali kenakan pisau hingga korban jatuh ke lantai. 

Lebih lanjut, Faidir mengungkapkan pada pas dijalankan pengembangan barang bukyi tersangka Reza Wijaya berusaha melawan petugas mengimbuhkan tembakan peringatan sebanyak dua kali.

"Namun pelaku tidak mengindahkan dan senantiasa berusaha melawan Petugas petugas selanjutnya menembak ke-2 kaki tersangka. Dan kemudian mempunyai korban ke RS Bhayangkara untuk pengobatan," bebernya. 


Suka bermain game judi online poker, dominoqq,dan capsa susun .. Tapi masih bingung cari websete yang aman dan terpercaya,  gabung Saja disni hanya minimal depo 20000 rupiah kamu sudah bisa main delapan permainan kartu dengan menggunakan satu id tanpa pinda credit anda..


BANDAR DOMINO99 | AGEN BANDARQ |  AGEN POKER 

Korban mengalami luka sayatan gawat di bagian kepala dan di dagu hingga ke pipi. 

Faidir menyatakan tak hanya menganiaya para korban, pelaku termasuk mencuri 3 unit handphone yang berada di di dalam rumah.

Ia menyatakan kronologi kejadian dimana mulanya aksi pelaku masuk ke di dalam tempat tinggal korban lewat atap seng punya korban. 

Setelah masuk ke di dalam tempat tinggal korban, pelaku langsung melancarkan aksi pencurian bersama menyita harta benda korban.

"Namun kelakuan pelaku dipergoki oleh penghuni tempat tinggal bernama Lukman. Panik, perbuatannya dipergoki pelaku selanjutnya membacok korban di bagian kepala sebanyak dua kali kenakan pisau hingga korban jatuh ke lantai," tutur Faidir.

Selanjutnya, pelaku lari menuju pintu depan tempat tinggal korban dan korban Hasim berusaha menghalangi pelaku untuk terlihat berasal dari rumah.

"Karena panik pelaku termasuk mambacok kepala korban sebanyak dua kali pakai pisau hingga korban langsung terjatuh di lantai, dan pelaku langsung melarikan diri," beber Faidir. 

Sedangkan ke-2 penadah yang merupakan waria termasuk sukses ditangkap beridentitas Zulkifli (27) warga JalannMedan Area Selatan Gang Merak No 13 Kelurahan Sukarama,  Medan Area. Dan Rahmad Hidayat (31) warga Jalan Menteng 2 Gang Pembangunan, Kelurahan Medan Tenggara, Medan Denai.


Malaysia Tolak Pengungsi Rohingya Dengan Alasan Kesulitan Ekonomi Akibat Covid-19



CINTABERITA - Malaysia sebelumnya menjadi tujuan favorit warga Rohingya untuk mengungsi setelah melarikan diri dari penumpasan yang dipimpin militer pada 2017 di Myanmar.

Namun, Malaysia baru-baru ini menolak para pengungsi Rohingya yang datang dengan perahu di perairan Malaysia. Penolakan tersebut terjadi di tengah meningkatnya kemarahan masyarakat yang menuduh orang asing telah menyebarkan virus. 

Mereka juga menganggap kehadiran orang asing di negara tersebut hanya akan menghabiskan anggaran negara.

Perlakuan Myanmar terhadap etnis Rohingya hingga saat ini masih menjadi kecaman dan terus menuai kritikan. Namun, Myanmar menyangkal telah melakukan pelanggaran HAM dan menyebut bahwa Rohingya bukan warga negara tetapi imigran ilegal dari Asia Selatan.

Warga Rohingya sudah bertahun-tahun menaiki kapal untuk menuju ke negara-negara Asia Tenggara termasuk Malaysia, Thailand, dan Indonesia.

Suka bermain game judi online poker, dominoqq,dan capsa susun .. Tapi masih 
bingung cari websete yang aman dan terpercaya,  gabung Saja disni hanya minimal 
depo 20000 rupiah kamu sudah bisa main delapan permainan kartu dengan menggunakan satu id tanpa pinda credit anda.



BANDAR DOMINO99 | AGEN BANDARQ |  AGEN POKER 

Terkait hal ini, Muhyiddin mendesak badan pengungsi PBB (UNHCR) untuk mempercepat penempatan kembali pengungsi Rohingya di Malaysia ke negara ketiga.

Dia juga menyerukan lebih banyak upaya untuk memerangi perdagangan manusia yang melibatkan etnis Rohingya. Situsai ini menurutnya membuat kasus eksploitasi semakin meningkat.



Polisi Temukan Bayi 18 Bulan Dikurung dalam Kandang Anjing


CINTABERITA - Pihak kepolisian dikejutkan oleh penemuan seorang anak yang dikurung di kandang anjing, Rabu (24/6/2020).

Balita berusia 18 bulan selanjutnya dikurung didalam kandang yang kotor dan dikelilingi sampah serta hewan-hewan lain yang terhitung dikurung.

Polisi kemudian menahan tiga orang dewasa yang berada di tempat tinggal selanjutnya untuk bertanggung jawab didalam dugaan penelantaran anak dan kekerasan terhadap hewan.

Dilansir commercialappeal.com, Jumat (26/6/2020), Awalnya polisi mendatangi tempat tinggal di jalur Dale Cemetery, Henry County, Florida, Amerika Serikat selanjutnya lantaran adanya laporan kekerasan terhadap hewan.

Namun mereka tak menyangka justru dapat mendapati seorang anak yang ditemukan didalam kondisi memprihatinkan.

Balita selanjutnya dikurung didalam kandang bersama luas kurang lebih 1 x 1 meter yang di sekitarnya dipenuhi sampah, serangga dan sejumlah hewan yang di kandang.

Di lantai kurang lebih dan di didalam kandang itu sendiri terkandung kotoran anjing, bekas kencing dan kecoa.

Bahkan di dekat area balita selanjutnya berada, terkandung ular yang terhitung dikurung di didalam kandang.

Sherif lokasi Henry County, Monte Belew menjelaskan bahwa ular selanjutnya punya panjang kurang lebih 3 meter dan dapat beresiko bagi balita tersebut.

"(Ular) itu mampu saja menyerang sang anak jikalau tersedia kesempatan," ujar Belew.

Ia menjelaskan bahwa balita selanjutnya tidak mengalami luka, namun sadar didalam kondisi kelaparan.

Petugas yang menemukan anak selanjutnya langsung menghubungi Departemen Pelindungan Anak yang langsung membawa balita selanjutnya untuk mendapat perawatan.

"Sangat menyedihkan menyaksikan kondisi area tinggal anak tersebut," kata Belew.

"Tidak tersedia barang apapun di tempat tinggal selanjutnya untuk sang bayi selain yang tersedia di didalam kandang. Seluruh mainannya dimasukkan ke sana."

"Tidak tersedia mainan lain, area tidur atau selimut untuknya. Sepertinya ia menggunakan beberapa atau semua waktunya di didalam kandang, dan berasal dari bau amonia yang tercium saat kami mengangkat kandang tersebut, serta berasal dari serangga yang tersedia di bawahnya menunjukkan bahwa anak selanjutnya sering berada di didalam kandang," tutur Belew.

Belew menceritakan bahwa ia dan rekannya mendatangi tempat tinggal selanjutnya setelah mendapat laporan tanpa nama perihal kemungkinan kekejaman terhadap binatang di tempat tinggal tersebut.

Bingung cari bandar togel online ,terpercaya ..? Tak usah buingung gabung aja disni  hanya minimal depoosit 20000 kamu sudah bisa bermain disini di jamin aman dan 
terpecya se-indonesia. 


Bandar Togel Singapore  | Bandar Togel | Togel Online Terpercaya 

Saat mereka mendatangi tempat tinggal itu, penyelidik menyaksikan sejumlah ayam yang berada di halaman tanpa adanya pemeliharaan.

Selain itu, mereka terhitung menemukan sejumlah ular, anjing, dan lebih berasal dari 500 tikus, dan hamster yang dikurung didalam kandang.

"Kami tidak sadar apa tujuan dikumpulkannya tikus dan hamster tersebut, kemungkinan untuk memberi makan ular atau untuk dijual, namun ini jelas-jelas kondisi yang tidak biasa," ungkap Belew.

Sementara itu, dilansir wsmv.com, Jumat (26/6/2020), atas penemuan tersebut, pihak kepolisian menangkap Charles Brown (82), Jeff Brown (46) dan Heather Scarbrough (42) dan menahan mereka.

Tak hanya ditahan atas tuduhan penelantaran anak dan kekejaman terhadap hewan, tiga orang selanjutnya ditangkap atas kepemilikan 127 tanaman marijuana dan 17 senjata api.

Mereka dikira memproduksi obat-obatan terlarang dan menjualnya, sehingga harus merintis pengadilan pidana yang dapat digelar terhadap Selasa (30/6/2020).

"Kekejaman terhadap anak-anak dan hewan terhitung didalam kejahatan terburuk yang kami temui," kata Jaksa Agung Matthew Stowe.

"Kami menjaga anak-anak kami dan dapat konsisten menyelidiki hal ini dan dugaan kekerasan anak lainnya bersama terlalu ketat. Demikian terhitung kekejaman terhadap hewan dapat diperlakukan bersama terlalu nyata-nyata di Distrik Yudisial ke-24 ini," tegasnya. 



Pemerintah Kabupaten Aceh Utara Siap Tampung dan Urus Pengungsi Rohingya



CINTABERITA - Pemerintah Kabupaten Aceh Utara menyatakan kesiapannya untuk menampung dan mengurus puluhan Muslim etnis Rohingya yang terdampar di pesisir Pantai Lancok, Kecamatan Syantalira Bayu, Aceh Utara.

Keputusan tersebut dilakukan atas pertimbangan kemanusiaan, sesuai dengan petunjuk Perpres nomor 125 tahun 2016 tentang Penanganan Pengungsi dari Luar Negeri.

"Kita sangat mengapresiasi atas penanganan cepat oleh pihak UNHCR, IOM dan juga kerja sama pihak TNI/Polri, juga pihak Imigrasi, saat evakuasi dan pendataan pengungsi Rohingya," ujar Bupati Aceh Utara, Muhammad Thaib, Jumat (27/6/2020).

BINGUNG CARI BANDAR DAN AGEN BOLA TERPERCAYA ..? GABUNG DISINI SAJA HANYA MINIMAL DEPOSIT 25000 KAMU SUDAH BISA BERMAIN BANYAK PERMAINAN DENGAN MENGGUNAKAN 1 USER ID SAJA . 


AGEN SBOBET | AGEN IBCBET | SABUNG AYAM


Pernyataan tersebut diutarakan dalam rapat bersama Forkopimda Aceh Utara. Selain itu, rapat itu juga dihadiri perwakilan badan pengungsi PBB yakni United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR), dan lembaga swadaya masyarakat internasional IOM di Pendopo Bupati Aceh Utara.

Muhammad Thaib berharap semua pihak yang terlibat dalam penanganan etnis Rohingya bisa bekerjasama agar para pengungsi Rohingnya bisa terurus dengan baik.

Sementara itu, Komandan Korem 011/Lilawangsa, Kolonel Sumirating Baskoro mengatakan, langkah pertama yang bisa dilakukan yaitu dengan mencarikan tempat penampungan yang layak.

"Saat ini para pengungsi sudah dievakuasi dari kawasan Pantai Lancok tempat penampungan sementara bekas gedung kantor Imigrasi di kawasan Punteut, Kecamatan Blang Mangat, Lhokseumawe," ujar Kolonel Sumirating Baskoro.







Anak Usia 11 Tahun di Perkosa Oleh Ayah Tirinya Sendiri Hinggal Hamil



CINTABERITA - Kejadian di: Wilayah Medan, Paya Bakung, (Sumatera Utara)

Sebut Saja Namanya Nya Bunga(Nama Samaran) Umur 11 Tahun Kelas 6 SD, Bunga Adalah Korban Kebiadapan Ayah Tiri Nya.

Bunga Diperkosa Oleh Ayah TiriNya Hingga Hamil, Saat Ini Usia KandunganNya Sudah 7 Bulan.

Hancur Perih Sedih Saat Pihak Keluarganya Saat Mengetahui Kejadian Ini.

Bunga Mengalami Trauma Dan Tatapan Nya Kosong Dan Tidak Mau Bicara.

Kejadian Yang Dialaminya Membuat Mental Dan Kejiwaan Nya Tergoncang Karna Trauma.

Namun Warga Sekitar Heran Dengan Sang Ibu Yang Seolah-Olah Melindungi Ayah Tiri Nya, Sementara Ibu Bunga Sudah Tau Bahwa Anaknya Hamil Sejak Usia Kandungan Nya 3 Bulan.

Sungguh Biadap Dan Tidak Berperikemanusiaan Orang Tua Bunga Ini. 

Bingung cari bandar togel online ,terpercaya ..? Tak usah buingung gabung aja disni  hanya minimal depoosit 20000 kamu sudah bisa bermain disini di jamin ama n dan terpecya se-indonesia. 

bandar togel | bandar togel terbaik | bandar togel terpercaya 


Pasangan Ini Tega Jual Bayi Mereka Demi Bisa Beli Narkoba



CINTABERITA - Pasangan di Tiongkok tega menjual bayi mereka hanya untuk membeli narkoba dan membayar utang. Pasangan yang kecanduan narkoba tersebut menjual bayi mereka seharga Rp120juta.

Bayi tersebut dijual ke pasangan suami istri yang susah memiliki keturunan. Aksi keduanya pun tercium polisi dan kini pasangan tersebut telah ditahan pihak kepolisian.

Mirisnya, pasangan tersebut sudah menawarkan bayi mereka kepada orang lain dari sebelum sang anak lahir. Sejoli tersebut menawarkan bayinya di internet.

Pasangan yang dikenal sebagai Tuan Wang dan Nona Zhong tersebut terpaksa melakukan hal tersebut karena terbentur masalah keuangan dan mereka butuh narkoba untuk memenuhi kecanduannya.

Selama hamil, Zhong bahkan sering mengonsumsi methamphetamine. Setelah sepakat untuk menjual anak mereka, begitu sang anak lahir mereka langsung menyerahkannya ke pasangan suami istri yang sudah sudah menunggu ingin mengasuh bayi tersebut.

suka bermain poker .... gabung aja disini di jamin aman dan terpercaya se-indonesia banyak bonus-bonus menarik disini hanya minimal deposit 25.000 kamu bisa bermain sesuka kamu .. buruan gabung  tunggu apa lagi ....!


AGEN POKER | AGEN DOMINO99 | DOMINO ONLINE


Selain digunakan untuk membeli narkoba, uang tersebut juga dipakai untuk membayar utang dan membeli 2 ponsel terbaru.

Atas perbuatannya, Zhong dijatuhi hukuman 6 tahun panjara. Sementara itu suaminya, Wang terancam hukuman 5 tahun penjara.


Kades Bantu Persalinan di Trotoar Jalan, Gemetar Buka Pakaian Aminah Saat Liat Air Ketuban



CINTABERITA -  Kepala Desa Pasirharjo, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, Chusana Churori membantu seorang ibu melahirkan di pinggir jalan, Selasa (23/6/2020).

Pria berusia 40 tahun ini mendengar suara histeris wanita yang ingin melahirkan di pinggir jalan, tidak jauh dari rumahnya.


Belakangan diketahui wanita itu bernama Ny Siti Aminah (36).


Ny Siti Aminah merupakan ibu empat anak, warga Dusun Bendelonje, Desa Kendalrejo, Kecamatan Talun ini mendadak melahirkan di tengah jalan dekat rumah Pak Kades saat hendak meminta bantuan bidan desa.


Namun, belum sempat ditolong bidan Ny Aminah melahirkan secara alami dibantu Pak Kades Chusana Churori.


"Sebenarnya saya nggak punya pengalaman khusus soal itu (persalinan). Hanya kebetulan dan modal nekat. Tapi, alhamdulillah semuanya berjalan lancar," tutur Chusana saat ditemui di rumahnya, Rabu (24/6/2020) petang.


Menurut Chusana, peristiwa tersebut berlangsung tanpa terduga. Sebab, kejadiannya mendadak dan ada di depannya, sehingga ia harus menolongnya.


"Peristiwanya (ibu melahirkan) ada di depan saya dan hanya ada saya sehingga ya harus bertindak seperti itu," paparnya.


Ia menceritakan, kejadiannya itu pada Selasa (23/6/2020) petang atau sekitar pukul 16.30 WIB.


Bermula dirinya bertemu dengan Ny Aminah. Saat itu, ia sedang berada di dalam rumah dan tiba-tiba terdengar ada suara ibu-ibu memanggil namanya.


"Pak lurah Pak Lurah, Bu Bidan ke mana? Saat itu, saya langsung setengah lari untuk menemuinya," tuturnya.


Begitu pintu rumahnya dibuka, ia kaget di depannya, ada ibu-ibu hamil kelihatan agak panik dan sedang mencari bidan.


Tujuannya, ia mau melahirkan. Karuan, kades langsung lari ke rumah bidan, yang ada di samping kanan rumahnya.


Rupanya, bu bidan, Panti Rahayu, tak ada di rumah.


Melihat Ny Aminah menahan sakit sambil memegangi perutnya, kades terbawa panik.


Apalagi, Ny Aminah terus mengikutinya, sedang suaminya menunggu di depan rumah bidan sambil menggendong dua anaknya, satu berusia 7 tahun dan yang kecil berusia 14 bulan.


"Melihat itu, saya agak panik dan langsung lari ke dalam rumah, untuk menggambil handphone buat menelpon bu bidan," paparnya.


Baru menelpon dan belum sempat diterima bu bidan, Ny Aminah, yang ada di sampingnya, tiba-tiba mengerang kesakitan.


Bersamaan itu, Ny Aminah langsung terduduk di paving di samping rumahnya dan rumah bidan.


"Dia (Ny Aminah) berteriak aduh pecah pak, pceah pak (maksudnya ketubannya sudah keluar)," teriak Ny Aminah ditirukan kades.


"Pak lurah Pak Lurah, Bu Bidan ke mana? Saat itu, saya langsung setengah lari untuk menemuinya," tuturnya.


Begitu pintu rumahnya dibuka, ia kaget di depannya, ada ibu-ibu hamil kelihatan agak panik dan sedang mencari bidan.


Tujuannya, ia mau melahirkan. Karuan, kades langsung lari ke rumah bidan, yang ada di samping kanan rumahnya.


Rupanya, bu bidan, Panti Rahayu, tak ada di rumah.


Melihat Ny Aminah menahan sakit sambil memegangi perutnya, kades terbawa panik.


Apalagi, Ny Aminah terus mengikutinya, sedang suaminya menunggu di depan rumah bidan sambil menggendong dua anaknya, satu berusia 7 tahun dan yang kecil berusia 14 bulan.


"Melihat itu, saya agak panik dan langsung lari ke dalam rumah, untuk menggambil handphone buat menelpon bu bidan," paparnya.


Baru menelpon dan belum sempat diterima bu bidan, Ny Aminah, yang ada di sampingnya, tiba-tiba mengerang kesakitan.


suka bermain poker .... gabung aja disini di jamin aman dan terpercaya se-indonesia banyak bonus-bonus menarik disini hanya minimal deposit 25.000 kamu bisa bermain sesuka kamu .. buruan gabung  tunggu apa lagi ....!


BANDAR DOMINO99 | AGEN BANDARQ | AGEN POKER 

Bersamaan itu, Ny Aminah langsung terduduk di paving di samping rumahnya dan rumah bidan.


"Dia (Ny Aminah) berteriak aduh pecah pak, pceah pak (maksudnya ketubannya sudah keluar)," teriak Ny Aminah ditirukan kades.


Tak hanya Ny Aminah yang panik, namun kades juga demikian. Lebih-lebih Ny Zuhriyah, istri kades langsung lemas.


"Ya, kami semua panik, namun tak tahu apa yang harus kami lakukan. Namun, melihat Bu Aminah seperti itu, saya dengan cepat membuka pakaiannya, terutama yang menghalangi proses persalinan itu," ujarnya.


Untungnya, Ny Aminah sudah berpengalaman melahirkan karena sudah ketiga kali dan mau yang keempat kalinya saat itu.


Meski dalam kondisi kepepet, Chusanah dengan cepat mengambil posisi terlentang di atas paving.


Tanpa ada yang memberi tahu, kades itu langsung duduk di depan paha Aminah. Hanya hitungan detik, kepala bayi itu sudah terlihat.


"Begitu kepalanya terlihat, kedua tangan saya siap menadahinya. Bersamaan itu, saya memanggil istri saya, untuk mengambilkan selimut," ujarnya.


Meski kepala bayi itu sudah terlihat, namun Pak Kades mengaku tak berani berbuat apa-apa.


DIa hanya kedua tangannya siap menadahi. Rupanya, itu keluar dengan sendirinya dan langsung ditadahi dengan kedua tangannya.


"Ya, saya sempat gemetaran karena saya nggak punya pengalaman khusus (menangani proses persalinan)," ungkapnya.


Begitu bayi sudah berada di tanggannya, Pak Kades Chusanah langsung bernafas lega.


Ia kemudian menyelimuti bayi laki-laki  tersebut. Setelah melahirkan, Ny Aminah dan bayinya, langsung dilarikan ke Puskemas Talun, berjarak 4 km dari rumah kades.


"Saya antar sendiri dengan mobil saya. Sedang, suaminya mengikuti di belakang bersama dua anaknya," ujarnya.


Selama di mobil atau dalam perjalanan ke puskemas, kondisi Ny Aminah sehat. Termasuk, bayinya sehingga membuat kades tak khawatir.


Sementara, Heti Candra Susanti, Kepala Puskesmas Talun mengatakan, kondisi bayi Ny aminah cukup sehat karena usia kandungannya cukup normal 9 bulan tiga hari.


"Berat bayinya 3,3 kg, panjangnya 50 cm. Meski persalinannya seperti itu, semuanya berjalan lancar sehingga membuat keduanya tak ada masalah," paparnya.


Pengemudi Ojek Online Tikam dan Rampok Wanita yang Dikencani di Hotel



CINTABERITA - Perkenalan wanita ini dengan seorang pria yang berprofesi sebagai sopir ojek online lewat aplikasi Michat akhirnya berbuat petaka.

Kesanggupan si wanita mau diajak kencan pengemudi ojek online dengan imbalan uang Rp 600 ribu malah membuat dirinya luka parah dan kehilangan harta benda yang dibawanya.

Ironisnya, peristiwa miris itu terjadi, sesaat setelah si wanita berhubungan badan dengan pengemudi ojek online di sebuah hotel.

Menariknya, sebelum mengalami petaka, si wanita sebenarnya sudah curiga terhadap pria yang akan mengencaninya.

Pasalnya, saat dirinya sudah menunggu di hotel, pria tersebut datang terlambat.

Rasa curiga di awal pun mulai ada disusul dengan kecurigaan-kecurigaan lainnya.

Saat keduanya di dalam kamar, wanita itu sudah mulai curiga melihat gelagat teman kencan prianya yang tak biasa.

Apa yang sebenarnya terjadi antara si wanita dan pria pengemudi ojek online yang mengencaninya, simak kisah selengkapnya berikut.

"Ada uang enggak sih, kalau enggak ada uang ya udah," ucap E (19) di pesan singkat yang dikirimkannya kepada Konong (22).

Bingung cari bandar togel online ,terpercaya ..? Tak usah buingung gabung aja disni  hanya minimal depoosit 25000 kamu sudah bisa bermain disini di jamin ama n dan terpecya se-indonesia. 




bandar togel | bandar togel terbaik |  bandar togel terpercaya 

Lewat aplikasi Michat berhasil mengenalkan Muhajirin alias Konong dan E sehari sebelum keduanya bertatap muka, Sabtu (2/5/2020).

Konong dan E akhirnya sepakat bertemu di sebuah hotel kawasan Mangga Besar, Tamansari, Jakarta Barat, Minggu (3/5/2020) dini hari.

Saat itu, E datang pukul 23:00 WIB sesuai dengan jadwal keduanya janjian.

Tak hanya bertemu, rupanya E telah sepakat dikencani Konong satu malam dengan imbalan uang Rp 600 ribu.

Tiga jam menunggu sendirian tanpa kepastian di dalam kamar hotel membuat E jadi gusar.

Ia bertanya-tanya apakah pria tersebut serius mengencaninya atau tidak.

Hingga akhirnya, E mengirimkan beberapa kali pesan ke nomor Konong yang keseharian sebagai pengemudi ojek online ini.

Di pesan tersebut, E yang telah lama menunggu menyindir kondisi keuangan Konong.

"Karena tadinya korban awal janjian jam 11 (malam) namun pelaku tidak datang. Jadi korban agak kesal," kata Kapolsek Metro Tamansari, AKBP Abdul Ghafur melalui telekonpers dari kantornya, Jumat (8/5/2020).

Konong datang

Konong saat digiring bersama IR di Mapolsek Metro Tamansari, Jakarta Barat.
Konong saat digiring bersama IR di Mapolsek Metro Tamansari, Jakarta Barat. 

Akhirnya pada pukul 02:00 WIB, Konong datang menemui E yang sudah berada di kamar hotel tersebut.

Saat datang, Konong memberitahu alasannya mengapa terlambat.

"Saat datang pelaku bilang (alasan telat) nunggu uang, uangnya terlambat. Jadi pertama bertemu, yang pertama diserahkan uangnya Rp 600 ribu," tutur Ghafur.

Menurut keterangan E kepada polisi, saat keduanya di dalam kamar, E memang sudah mulai curiga melihat gelagat Konong yang tak biasa.

Saat keduanya hendak berhubungan intim, Konong kekeh tak mau meletakkan pakaiannya di lemari.

Ia ngotot ingin pakaiannya ditaruh di samping meja kasur.

E tak mau ambil pusing hingga setelah berhubungan intim apa yang ditakutkannya terjadi.

"Setelah selesai bercumbu pelaku melakukan penganiayaan dengan mencekik korban," terang Ghafur.

E yang tak mau menyerah begitu saja berusaha melawan dengan menendang Konong.

Hal itu membuat Konong makin naik pitam dan mengambil pisau lipat yang disimpan di balik tumpukan bajunya.

Rupanya itulah alasan Konong tak mau menyimpan bajunya di lemari, sebuah pisau telah disembunyikannya.

"Makanya dari awal pelaku enggak mau pakaiannya digantung di lemari sesuai permintaan korban," kata Ghafur.

E dihujani 12 tusukan di beberapa bagian tubuhnya, mulai dari leher, punggung, dada dan lengannya.

Ia juga sempat dicecoki pil oleh Konong.

Meski begitu, E sempat sadar dan meminta bantuan temannya.

"Setelah ditusuk, korban sempat pingsan dan pelaku masuk kamar mandi. Tapi saat pelaku masuk kamar mandi, korban sadar kembali dan dengan tergopoh-gopoh mengambil handphone dan menghubungi rekannya untuk meminta pertolongan," papar Ghafur.

Melihat E masih sadar, lanjut Ghafur, Konong kembali menganiaya.

"Korban kembali dihantam sehingga menyebabkan bibirnya cedera dan giginya goyang," ujar Ghafur.

Setelah itu barulah Konong melucuti harta yang dibawa teman kencannya mulai dari uang, ponsel hingga cincin emas yang melingkar di jari E.

"Pelaku juga sempat ke rumah sakit untuk mengobati luka hasil gigitan korban. Pelaku diantar oleh rekannya berinisial D yang saat ini sedang kami buru," imbuh Ghafur.

Beruntung nyawa E dapat tertolong.

Ia bahkan diperbolehkan pulang usai mendapat perawatan.

"Padahal saat dilarikan ke rumah sakit, gagang pisau lipat itu masih tertancap di leher belakangnya," ujar Ghafur.

Motif Konong

"Motif pelaku dari awal memang niat melakukan perampokan dan penganiayaan," kata Ghafur.

"Tapi (kasus ini) juga dipicu dengan komunikasi kurang baik dengan korban. Karena tadinya korban awal janjian jam 11 namun pelaku tidak datang. Jadi korban agak kesal," imbuhnya.

"Sehingga timbullah perkataan tidak baik dari korban "Ada uang enggak sih, kalau enggak ada uang yaudah"," tambah Ghafur menirukan ucapan korban kepada pelaku.

Tak butuh waktu lama, Konong berhasil ditangkap di rumahnya, Rabu (6/5/2020) malam.

Dalam kasus ini, polisi juga telah menangkap IR (39) selaku penadah barang curian Konong. Serta DPO lain berinisial D.

Atas perbuatannya, Konong terancam dikenakan Pasal 365 KUHP tentang Pencurian disertai kekerasan serta Pasal percobaan pembunuhan.



 
Copyright © 2014 Cinta Berita. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger